
Semua orang yang disana pun merasa kaget , namun wajah Natali tampak marah dengan pengakuan Bagas. beda halnya dengan Leo dan Renal merek tersenyum sinis melihat wajah dan tingkah Natali
" Sudah ku duga " ucap sinis Leo
" Momi... coba jelaskan ini semua... kenapa Momi memfitnah Saya " ucap Leo
" Em... em... " ucap Natali gugup
" Sialan Pakai bilang segala lagi ini salahku... dasar ga becus... " batin Natali
" Mohon maaf semua untuk kesalahan pahamnya.. Kalian bisa bubar... saya ucapkan Mohon maaf sekali lagi " ucap Leo mengusir halus para pemegang Saham
Di ruangan itu hanya ada Nina, Renal Bagas, Leo dan Natali. Leo pun meyuruh Nina kembali bekerja. dan Dia mengobrol serius dengan sang Momi
" Nina.. Kamu silahkan kembali bekerja " ucapnya membuat Nina segera meninggalkan tempat ini
" Renal mana Kertas yang saya minta " ucap Leo
" Ini Tuan... " ucapnya
" Bagus terima kasih " ucap Leo mengambil kertas itu lalu menyodorkannya pada Sang Momi
" Apa ini " tanya Natali
" Baca dan tanda-tangani " ucap Sinis Leo
" Maksudnya apa ini " Natali mulai marah
" Berikan saham 25% milikmu dan aku anggap urusan kita selesai... " ucap Leo
" Apa ... " ucap Natali kaget
" Terserah jika kau mau masuk penjara " ucap Leo tersenyum sini
" Aku tidak mau " ucap Natali
" Baik kalau begitu... Renal Bawa orangnya kesini " ucap Leo
" Apa yang akan Leo lakukan " batin Natali
Ceklek,,
Renalpun membawa beberapa orang ke hapadan Leo dengan mengunakan seragam khusus.
" Ini Tuan ... sesuai yang anda minta " ucap Renal
" Maksudnya apa Kau bawa mereka " ucap Natali kaget
" Cepat tanda tangani atau Kalian akan dibawa oleh mereka masuk kedalam penjara " ucap Leo
" Kamu tega padaku seperti ini " bentak Natali
" Momi juga tega memfitnahku tadi " cibir Leo
" Aku ibu kandungmu " ucapnya
" Dan aku anak kandungmu... kenapa Kau tega didepan semua orang mau memfitnahku... " ucap Leo dengan sinis
" Leo ... " bentak Natali
" Kenapa... kecewa... tidak sesuai dengan yang Momi harapkan... jangan sedih... Ayo bapak-bapak polisi bawa Dia dan penjarakan " ucap Leo dengan senyum jahatnya
" Apa maksudmu.... aku tidak mau dipenjara " ucap Natali
" Kesabaran ku sudah habis ..tapi Aku mengajakmu damai namun Kau tidak mau... ini cara agar Kau tak bisa menggangguku lagi " ucap Leo
" Lepaskan Aku... lepaskan " ucap Natali berontak ketika bapak-bapak polisi menangkapnya dan menyeretnya
" Aku kira Tuan Leo tidak akan tega pada Momi nya namun ternyata.. diluar dugaan " batin Renal
Natali pun dibawa ke mobil polisi menuju sel tahanan. ada rasa sedih marah campur aduk jadi satu perasaanya saat ini.
Leo pun sekarang meyuruh Renal untuk pulang dan beristirahat karena cape dari malam sampai sekarang mereka hanya beristirahat sebentar
" Renal " panggilnya
" Iya Tuan " ucap Renal
__ADS_1
" Bagaimana Kondisimu... " ucap Leo
" Saya baik-baik Saja " ucapnya
" Segera pulang dan beristirahat " titah Leo
" Tapi Tuan... "
" Aku tidak suka penolakan... cepat lakukan... biar kantor Saya yang handle " jawabnya
" Kalau begitu terima kasih banyak Tuan " ucap Renal senang
" Em.. "
" Kalau begitu Saya permisi " ucap Renal
Sementara Leo sekarang sedang duduk di kursi kebesarannya. lalu ia pun mengambil handphonenya dan segera menelepon sang istri
Tut...Tut....Tut...
" Halo Mas... " ucap Sisil
" Halo Sayang " ucap Leo
" Kamu lagi apa... " tanya Leo
" Aku sedang bermain dengan anak-anak Kita " ucap Sisil
" Pasti seru iya " ucap Leo sedih
" Mas tidak usah sedih... hanya beberapa hari ingat " ucap Sisil
" Ia sayang... "
" Mas udah makan... " ucap Sisil
" Belum... "
" Mas makan Dulu nanti sakit " ucap Sisil
" Ya udah sekarang mas makan nya... by sayang " ucap Leo
Baru sebentar Leo pun sudah merindukan istri dan anaknya. Ini baru pertama ia tanpa mereka biasanya mereka selalu ada didekatnya.
Sang Ob pun mengantarkan makanan untuk sang majikan yang telah dipesan Renal. Leo pun memakan makanannya lahap karena iya sangat lapar.
.
...****************...
.
Sementara ditempat lain Natali masih dalam perjalanan menuju sel iya pun segera menelepon Salsa. karena menurutnya Salsa adalah harapan ia satu-satunya untuk mendapatkan Leo.
Tut....Tut...Tut...
" Halo Momi " ucap Salsa
" Halo Sha ...Kamu dimana " tanyanya
" Aku sedang bertemu Wo untuk membicarakan konsep pernikahanku Mom " ucapnya
" Bagus... kamu persiapkan sendiri ya... momi untuk sementara waktu akan sibuk dan tak bisa menemanimu.... " ucap Sang Momi
" Baik Momi biar Salsa yang urus "
" Bagus... dengan tidak adanya Momi... aku akan leluasa meyiapkan pernikahanku dengan Ujang " batin Salsa
" Bagus... Rencana ku yang kedua pasti berhasil... Lihat saja Leo Kau akan tau akibatnya " batin Natali
" Tapi Momi... apakah Momi sudah bilang ke Leo ... bahkan Kita akan menikah " ucap Salsa
" Belum Sayang... bagaimana jika Kamu berpura-pura hamil anak Leo " ucap Natali
" Tapi Mom... apakah Leo akan percaya " ucap Salsa
" Kamu lakukan segala cara Agar Leo percaya ... mengerti " ucapnya kesal
__ADS_1
" Baik Momi... " ucap Salsa langsung mematikan teleponnya.
Natali pun sudah sampai di penjara langsung dimasukan kedalam sel, dipisahkan dengan Bagas.
.
...****************...
.
Kini Salsa sudah bertemu dengan Wo yang akan menangani acara pernikahannya. iya pun memilih kembali konsep yang akan dia pakai dihari yang paling bahagia.
" Tapi yang telepon Siapa neng " ucap Ujang
" Momi Natali "
" Mau apa Dia telepon Neng " tanyanya lagi
" Nanti Aku jelaskan " ucap Salsa
" Tapi Neng Ujang takut... "
" Sudah kamu tinggal antar Aku meyiapkan pernikahan... " ucap Salsa
" Ok lah neng " ucap Ujan
Merekapun memilih bersama-sama konsepnya dan merekapun sudah menemukan konsep yang cocok untuk mereka.
" Kalau yang ini bagaimana " tanya Salsa pada Ujang
" Jangan Neng... Ujang kurang suka.. ini terlalu rame "
" Yang ini bagaimana " tanya Salsa kembali
" Ga suka.. terlalu mewah "
" Terus kamu maunya yang mana " Salsa mulai kesal
" Bagaimana yang ini " ucap Ujang
" Aku suka... jadi kita ambil yang ini " tanya Salsa
" Iya Neng " ucap Ujang
" Bu Romlah aku pilih yang ini " ucap Salsa
" Pilihan yang bagus... sederhana namun masih ada kesan mewahnya " ucap sang Wo bernama Bu Romlah
.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,.
Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...
Sesuai permintaan kalian... yang mau cerita ini ditamatkan... saya akan kabulkan namun setelah Salsa menikah.. mungkin beberapa part ke depan... tapi saya mohon untuk memberi komentar yang membangun bukan untuk membuat saya down .. karena memunculkan imajinasi tumbuh itu harus ada semangat dalam diri ... mungkin buat orang-orang yang sudah berkarya atau sudah membuat sebuah tulisan akan tau...
Maaf jika dalam tulisan saya masih banyak kekurangan bahkan tidak sesuai dengan yang kalian harapkan.. terima kasih sudah membaca karya saya sampai dengan Episode sekarang...
So... Ikuti terus kisahnya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁