
Sementara ditempat lain Natali terlihat marah dengan foto-foto syur Catrine yang beredar, apalagi dengan Vidio yang menjadi viral.
Bruk,,
" Sialan Catrine.... " teriakan Natali diruangannya
" Bagas... " teriakan Natali memangil sang asisten
" Iya Nyonya... " ucap Bagas
" Kamu tau sekarang Catrine dimana " tanyanya
" Nona Catrine sekarang di Apartemennya Nyoya .... " ucap Bagas
" Sekarang Kita ke Apartemen .. Saya akan bikin perhitungan pada Catrine... " ucap Natali dengan perasaan marah
.
...****************...
.
Bagas pun segera melanjutkan mobilnya dengan kecepatan cepat. dan Natali terlihat sangat kesal dan marah pada Catrine
Sesampainya disana ia segera menuju Apartemennya yang dihuni Catrine. dengan langkah tergesa-gesa ia pun sampai disana. ia segera membuka pintu Apartemennya.
Ceklek,,
Brukk,,
" Apa-apaan ini " ucap Natali dengan wajah sangat marah ketika ia melihat Catrine sedang tidur dengan seorang laki-laki di Apartemennya.
" Momi " ucap Catrine kaget dengan apa dihadapannya. mau berdiri pun ia tak mampu karena ia tak memakai busana sehelai pun
" Siapa sih berisik .. " ucap Sang laki-laki yang menjadi teman kencannya Catrine
" Bangun " ucap Catrine dengan ketakutan dan membangunkan temanya tersebut
" Kenapa Sayang... masih belum cukup semalam " ucap sang Laki-laki itu yang masih menutup matanya
" Bagun..... " teriakan Natali
" Ada apa ini " Bentak sang Laki-laki itu
" Harusnya Saya yang bertanya ada Apa... kenapa kalian lakukan ini... " bentak Natali dengan wajah kesal
" Bagaimana ini " bisik sang Laki-laki itu pada Catrine
" Kamu pergi dari Sini... aku mohon " bisik Catrine
Sang Laki-laki itu pun segera memakai pakaiannya dan pergi dari sana dengan segera.
" Momi ini.. tidak seperti yang Momi lihat... " ucapnya dengan terbata-bata
" Terus maksudmu apa " ucap Sinis Natali
" Momi Aku... Aku... " ucapnya langsung bersujud di kaki Natali
" Lepaskan "
" Aku ga akan lepaskan Momi sebelum Momi memaafkan ku " ucap Catrine sambil menangis
" Aku muak denganmu... ternyata Foto-foto dan Vidio itu memang benar... Kau itu murahan...ga tau Diri... keluarga mu saja sudah mau bangkrut dan Kau bermain-main denganku... Mau jadi apa Kau... gembel atau gelandangan... " Natali sangat marah
" Ampuni Aku Momi " ucapnya terus menangis
" Pakai bajumu " ucap Natali membuang baju Catrine yang ada didekatnya kedepan wajah Catrine
" Wanita sialan Kau Catrine.. Kau sudah menghancurkan rencana ku... " ucap Natali menjambak rambut Natali yang masih berlutut padanya sambil menangis
__ADS_1
" Bangun... Pakai bajumu... " bentaknya masih menjambak rambut Catrine
" AW... " rengeknya
" Kau tau... rasa sakit ini tidak sebanding dengan Kau Yang sudah memperlakukanku... cepat pakai bajumu... " ucap Natali
Dengan segera Catrine pun memakai baju yang sudah diberikan oleh Natali. setelah ia memakai bajunya Natali pun membawanya kedalam kamar mandi dan Natali mencelupkan wajah Catrine kedalam bak mandi
" Rasakan ini " ucapnya mencelupkan wajah Catrine
" Ha..ha..ha Momi ampuni Aku... aku ga mau mati " ucapnya dengan nafas tersengal-sengal dan berontak
" Kau memang harus mati sekalian... " ucap Natali mencelupkan kembali wajah Catrine kedalam bak mandi
" Ha..ha..ha Momi maafkan Aku... aku ga mau mati ga mau... " ucapnya dengan nafas tersengal-sengal mencoba berontak kembali
" Bagas... " teriakan Natali
" Iya Nyoya... " ucapnya menghampiri sang majikan
" Kamu pastikan Keluarga Catrine jatuh bangkrut dan miskin sekarang juga " ucap Natali
" Aku mohon Momi.. jangan lakukan itu... " ucap Catrine
" Terus aku peduli... " ucap Ketus Natali
" Kasihanilah Aku... Momi.... " ucapnya
" Sebelum Kamu berbuat seperti tadi harusnya Kamu pikirkan dulu... " ucap Natali lalu menyeret Catrine keluar Apartemen nya
" Aku Sudah tidak butuh Kamu.. sebaiknya Kamu pergi sebelum Aku lakukan yang lebih kejam lagi padamu.... " usir Natali
" Momi... Aku mohon... kasihanilah Aku... jangan buat keluargaku jatuh miskin " ucapnya sambil menangis tak henti-hentinya
" Aku tak peduli... " ucapnya langsung menutup pintu Apartemen nya
Bruk,,
" Tok...tok... tok.... Momi kasihanilah Aku... "
" Tok...tok... tok.... Momi Kasih Aku kesempatan sekali lagi "
" Tok...tok... tok....Momi jangan bikin keluargaku jatuh miskin "
" Tok...tok... tok....Momi aku mohon... maafkan Aku... maafkan aku "
Itulah teriakan Catrine diluar pintu Apartemen milik Natali. Bagas segera mengemasi barang-barang Catrine kedalam Koper. dan Natali masih terlihat marah meskipun sekarang amarahnya sudah sedikit reda.
" Nyoya ini semua barang-barang milik Nona Catrine " ucap Bagas
" Berikan padaku " ucap Natali
Ceklek,,
" Momi sudah memaafkan ku kan.. " tanya Catrine sambil menghapus air matanya
" Jangan... kepedean... Kamu " ucap Natali dengan senyum jahatnya
" Maksud Momi apa " tanyanya
" Nih ... ambil ini... " ucap Natali melempar koper tersebut
" Jangan pernah lagi muncul dihadapan ku... Atau Aku tidak segan-segan membuat hidupmu menderita .. camkan itu " ucap Natali hendak menutup pintu Apartemennya namun pintunya dihalangi oleh Catrine
" Apa yang harus ku lakukan agar Kau mau memaafkanmu " ucap Catrine
" Sudah tidak ada maf bagimu kesalahanmu... sudah benar-benar fatal... dan membuatku malu dihadapan Leo " ucapnya
" Tapi Momi... " ucapnya terpotong
__ADS_1
" Saya ingatkan jangan panggil saya dengan sebutan Momi.. Jijik aku dengarnya... " ucap Natali lalu menutup pintunya
Bruk,,
Hiks....hiks...hiks... suara tangisan Catrine kencang dia menangis sambil duduk didepan pintu berharap Natali memaafkannya
" hahaha... Lihat saja Kau Catrine... ini akan menjadi mimpi buruknya... " ucap Natali
.
...****************...
.
Natali segera menghubungi Salsa mengajaknya untuk bertemu untuk membicarakan sesuatu yang penting.
Tut...Tut... Tut..
" Halo Salsa.. " sapa Natali
" Halo Momi Natali " ucap Salsa
" Kamu apa kabar " tanya Natali
" Baik ... Momi apa kabar " ucap basa basi Salsa
" Kabarku baik... bagaimana jika kita bertemu... sudah lama kita tak jumpa " ucap Natali
" Ada perlu apa Momi mengajakku bertemu... " tanya Salsa
" Aku hanya ingin mengobrol santai denganmu " ucap Natali sambil tersenyum jahatnya
" Kapan " tanya Salsa
" Sebenarnya aku malas bertemu dengan Tante Natali tapi aku harus bertemu dengannya dan segera melakukan Rencanamu... dan tak boleh gagal " Batin Salsa
" Bagus... Satu rencana gagal ada rencana yang lain... gara-gara Catrine sialan... tapi salsa pun tak buruk.. " batin Natali
" Sore ini... di cafe B jam empat.. gimana apa kamu bisa " ucap Natali
" Em... Bisa Momi... aku sedang tidak sibuk " ucap Salsa
" Makasih ya Sha... sampai ketemu nanti " ucap Natali
" Iya Momi... sampai ketemu disana " ucap Salsa menutup teleponnya.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,.
Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...
So... Ikuti terus kisahnya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁