Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 43


__ADS_3

Flash Back


Leo sedang mengendong Sisil dikamar tersebut tiba-tiba Kaki Leo tersandung meja Lalu ia jauh bersamaan dengan Sisil.


Bruk.....


" Aw Mas " Kaki Sisil terkilir


" Maaf Sayang, Sakit ya " ucapnya mengusap Kaki Sisil


" Pelan-pelan " meringis kesakitan


" Ia Mas Akan pelan " ucapnya membawa Salep untuk meredakan rasa sakitnya


" Tunggu... Diluar sedang ribut-ribut apa... Apa jangan-jangan mereka sedang menguping ku dari tadi " batin Leo


" Sayang Tahan ya, Pasti ini Akan Sakit tapi nanti juga enakan " bisik ya lalu Sisil hanya menganguk


" Ini kesempatanku untuk membuat mereka semua sakit hati... Mafkan Aku Sil... " batin Leo penuh kemenangan


Leo mencoba memijat Kaki Sisil tepat ditempat yang terkilir hingga lagi-lagi Sisil meringis kesakitan


" Ampun Mas ampun " meringis kesakitan


" Mas.... "


" Terus pangil namaku Sayang " ucapnya mengerjai Yesi dan Salsa


" Terus sayang terus " sambil menahan tawanya


" Mereka sedang menguping Kita sayang " bisik ya


Lalu terdengar suara ketawa


dari sisil namun samar-samar. bahkan yang mereka pikirkan itu suara desahan


...****************...


Setelah rasa sakit dikaki Sisil hilang barulah Sisil tidur dengan nyenyak kembali, ada rasa kasian saat melihat wajah Sisil. seharusnya Dia tak terlibat dengan dendamnya karena Dia tidak tau apa-apa.


" Maafkan Aku Sil " ucapnya mencium kening Sisil dan menyelimutinya


Leo segera mandi agar terlihat lebih segar dan Dia bisa meyakinkan kedua wanita yang ia bencinya.


Setelah selesai ia hendak mencari Renal, langkahnya terhenti ketika mendengar keributan salah satu kamar dipesawat tersebut.


" Tuan " ucap Renal


" Ada apa ini " tanyanya


" Begini Tuan tadi Yesi dan Salsa hendak menggagalkan Tuan dan Nona sedang Ehem... ehem... " Ucap malunya mengatakan Tuanya sedang bercinta


" Maksud Kamu " ucapnya heran


" Benar Tuan terlihat segar pasti sudah begitu... " ucap batin sambil terseyum


" Itu loh Tuan yang tadi dikamar Tuan.... Nona bilang pelan-pelan dan Ampun..... " ucapnya dengan wajah malu


" Oh Mereka menguping Saya termasuk Kamu "


" Bukan begitu Tuan.... Saya hanya mengamankan Kedua wanita itu.... " ucapnya dengan gugup


" Aduh jangan sampai Tuan Tau... Aku menguping juga... bisa Malu Aku ... " batin Renal


" Buka pintunya " pintanya


" Tapi Tuan.... Mereka... " ucapnya terpotong


" Sudah Buka saja " titahnya


Ceklek

__ADS_1


Kedua wanita itu penampilannya tampak kacau dengan wajah berantakan karena luntur make up nya, terlihat juga mata mereka bengkak namun tak membuat hati Leo iba justru ia semakin senang


" Mau ketawa takut Dosa " batin Leo


" Kalian Kenapa Hem " tanyanya


" Kita dikurung sama Renal " ucapnya bebarengan


" Renal benar Itu "


" Ia Tuan "


" Kenapa " bentaknya


Salsa dan Yesi menjadi gugup, tidak akan mungkin juga Mereka mengatakan Jika mereka mau menggalkan tindakan Leo yang mereka anggap sedang bermesraan.


" Em.... Itu.... " ucap Yesi gugup


" Jadi begini Tuan..... "


" Em... Tadi kita main petak umpet sama Renal ga sengaja terkunci.... sepertinya...Aku sudah... salah paham " ucap Salsa


" Ia begitu Leo " ucap Yesi


" Kalian menganggapku bodoh ternyata... tapi sebaiknya... Aku pura-pura tidak tau aja... " batin Leo


" Bersihkan penampilan kalian, lihat kucel begitu " ucapnya duduk dikursinya


" Jelek banget Kamu " ucap Yesi menunjuk Salsa


" Kamu yang lebih Jelek " ucap Salsa kesal


" Kamu... Kamu.... Kamu.... " ucapnya bebarengan sambil saling menjengut rambut.


" Aw... Sakit....Kamu Jelek.... jelek " ucap Yesi


" Kamu jelek... jelek.... jelek... " ucap Salsa


" Kalian Kenapa bertengkar.... " ucapnya


" Tahan Salsa Kamu ga boleh sakitin Sisil depan Leo " batin Salsa


" Ingin rasanya Aku cakar kedua Kaka beradik ini " batin Yesi


" Sisil jawab pertanyaan Kaka, Kaka dan Yesi wajahnya jelek Siapa " tanyanya


" Em... Keduanya jelek " ucap polosnya sambil duduk disamping Leo


" Jangan mentang-mentang Sisil Adikmu Lalu Kau hanya bertanya padanya " ucap Yesi


" Kalu begitu Renal Diantara Aku dan Yesi siapa yang jelek " tanyanya


" Aku setuju dengan jawaban Nona Sisil... Kalian berdua Jelek " ucap sinisnya


" Renal " ucap bebarenganya yang langsung meyerang Renal


Sisil dan Leo hanya jadi penonton yang sedang mengamati pertunjukan mereka dan sesekali tertawa melihat tingkah lucu mereka.


Yesi dan Salsa cape dengan pertengkaranya lalu Mereka memutuskan untuk Mandi, membersihkan tubuh mereka dan berdandan cantik didepan Leo.


Pesawat sudah mendarat dengan selamat, mereka segera keluar dari pesawat tersebut. Dan Supir yang sudah disuruh Renal menjemputnya telat tiba.


...****************...


Salsa sebenarnya ingin ikut menaiki mobil Leo namun Leo menolaknya bahkan Renal sendiri pun menaiki Taksi.


Didalam Mobil terdapat Yesi dengan sang supir, Leo dan Sisil duduk didepan. Mereka segera menuju Mansion Leo. Yesi merasa senang ketika Leo meminatnya untuk tinggal dimanasionya.


" Yesi " ucap Leo


" Ia Leo, em... Ada apa " tanyanya

__ADS_1


" Kamu mau tidak kalau tinggal di Mansionku " tanyanya


" Ko Mas Leo mengajak Bu Yesi tinggal di Mansionnya... sebenarnya apa hubungan Bu Yesi dengan Mas Leo " Batin Sisil


" Apa Leo ngajak Aku tinggal bareng sama Dia... Ya ampun... Mau banget " batin Yesi


" Em... Boleh " ucapnya sambil malu-malu


" Bagus.... Kamu masuk perangkapku " batin Leo


Sampailah Mereka di Mansion Leo, Sisil disambut oleh Oma dan sang Ayah Mertua.


" Sisil ini Kamu Nak ..... cantik sekali .... Oma kangen sama Kamu... Kamu apa Kabar.... " ucap sang Oma


" Sisil juga kangen Oma... Sisil baik... Oma apa Kabar " ucapnya memeluk sang Oma


" Oma Baik Sayang " jawabnya melepaskan pelukan Sisil


" Ayah... gimna kabarnya " ucap Sisil menyalami tangan Sang Ayah mertua


" Ayah baik Nak... yuk masuk " ucapnya


" Mungkin sekarang Sisil diterima sekali dikeluarga Leo... tapi nanti Aku yang akan ada diposisi itu " batin Yesi


" Ayah, Oma ko ga tanyain kabar Leo " rengeknya


" Pasti Kamu akan baik-baik saja " ucap sang Oma


Merekapun segera masuk dan duduk diruang tamunya.


" Sisil bawakan oleh-oleh untuk Oma dan juga Ayah " ucapnya sambil terseyum


" Ga usah Repot-repot loh Sil, yang penting Kamu pulang dengan selamat Oma udah senang " ucapnya


" Ga repot Ko Oma " ucapnya


" Aku ko ga ada yang nanya gitu... dicuekin... kesal " batin Yesi


" Oh ia Leo Dia Siapa " tanyanya pada Yesi


" Perkenalkan Saya Yesi...Oma...Om " ucapnya


Terlihat sang Oma dan Ayah Leo merasa heran dengan kehadiran Yesi karena tidak biasanya Leo membawa perempuan pada mereka karena sebelumnya Salsapun belum pernah kesana.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,..


Hayo sebenarnya apa yang akan dilakukan Leo pada Yosi...


Ada yang bisa nebak guys....


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2