
Sudah 6 hari Sisil melakukan hal-hal yang membuat ia sangat merasa cape dan lelah, kegiatannya hanya menyiapkan makan, olahraga, masak dan olahraga lagi begitu lah.
tanpa disadari pun berat badan Sisil menurun drastis.
Semua orang tak menyadari hal itu, karena Sisil selalu memakai pakaian yang agak besar karena jika ia menggunakan pakaian yang ketat ia merasa kurang nyaman.
Hari ini hari adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Sisil maupun Yesi. Hari ini adalah hari ujian untuk menentukan kelulusan Sisil. Yesi sudah menyiapkan pendaftarannya dari jauh-jauh hari, Disini ada 15 peserta yang mendaftar termasuk Sisil.
Sisil sedang siap-siap untuk ujiannya yang akan dilakukan tepat pada jam delapan pagi. ia pun bingung dan sedang memilih-milih baju yang akan dipakainya. Suara ketukan pun mengagetkannya.
Tok... Tok..... Tok.....
" Siapa ya Pagi-pagi gini mencari ku " ucapnya sambil membuka pintu
" Hai Sil " sapa ya
" Hai Bu Yosi, yuk masuk " ucapnya senang
" Kamu lagi apa Sil " tanya nya
" Saya bingung Bu, cari baju yang pas. Saya hari ini mau ujian " ucapnya
" Ibu bantu pilihkan ya Sil " ucapnya
" Siap Bu...Makasih " jawabnya dengan senang
Mereka pun memilah-milih baju yang sesuai agar penilaian para penguji lebih bagus.
" Em.... ini aja Sil, biar kamu terlihat langsing " ucap Yosi meyerahkan baju untuk Sisil pakai
" Wah Bu.....bagus sih tapi aku kurang pede bajunya terlalu ketat " ucapnya ragu
" Ayolah Sil, ga ketat ko tapi pas... lihat di kaca...Kamu tuh cantik jika berdandan.... sekarang Kamu sudah punya Suami... biasakan berdandan " nasehatnya
" Baik lah Bu.... " jawabnya
Yosi segera menata rambut Sisil dan memberikan makeup tipis untuknya agar penampilannya maksimal.
" Sudah selesai Yuk... " ajak Yosi
Merekapun segera pergi keruangan yang sudah disiapkan, Sisil terlihat tegang, Ia urutan No Satu, entah kebetulan atau ini keberuntungan baginya.
Saat seorang penguji Sudah memangilnya barulah ia segera melangkahkan kakinya
" Sisil Melisha Putri " seru Yesi
" Lihat saja nanti akan ku buat Kau malu Sisil " batin Yesi
Tap... Tap... Tap... suara hentakan kaki Sisil
Semua langsung menatap kearah Sisil, bahkan Yesi pun dibuat kaget olehnya.
" Apa-apaan ini.... Ko Dia bisa seperti ini.....tenang Yesi.... Kau harus pikirkan caranya agar Dia gagal dan menderita " lirih batin Yesi
" Silahkan perkenalkan Namamu " ucap salah satu penguji
__ADS_1
" Hai semuanya nama saya Sisil Melisha Putri, Saya berasal dari Indonesia, Saya datang kesini dengan berat badan 83.7 kg dan sekarang berat badan saya 51.5 kg, Saya berada disini sudah sekitar 2 minggu " ucapnya
Lalu Yesi meyuruh mengajak Sisil untuk menimbang berat badannya, karena ia tak percaya dengan perubahan Sisil.
" Kenapa begini Coba.... apa yang harus kulakukan " batinya panik
Lalu kemudian satu persatu penguji memberikan beberapa pertanyaan dan Sisil Pun bisa menjawabnya. wajahnya kini pucat karena gugup dengan serangkaian pertanyaan apalagi Yesi yang terus memberinya pertanyaan yang banyak.
" Yesi..... pikirkan caranya agar Sisil gagal... aduh.... Aku ga bisa berpikir kalo panik seperti ini.... " Batin Yesi
Sekarang Sisil sudah berada diluar ruangan karena ia sudah menyelesikan ujianya. Yosi pun datang memberinya minuman dan satu buah roti untuk sarapannya.
" Sil wajah Kamu pucat sekali " ucap Yosi mengusap wajah Sisil
" Bu.... Aku gugup " lirihnya
" Jangan khawatir... semuanya akan berjalan lancar... semangat " ucapnya memberikan dorongan semangat
" Kamu sudah hubungi suamimu untuk menjemputmu " tanya Yosi
" Belum Bu... Aku takut Dia kecewa makanya Aku tak memberi tahunya " jawabnya
" Jika Kau sudah dinyatakan lulus segeralah pulang pasti suamimu sekarang sedang merindukanmu " ucapnya
" Aku ga tau sudah 10 hari Mas Leo susah dihubungi bahkan pesankupun tak ada satu pun dibalasnya...tapi Aku ga boleh sedih.... akan Ku berikan kejutan jika Aku sudah lulus... " batin Sisil
Semua peserta sudah mengikuti ujianya, tiba saatnya diumumkan siapa-siapa saja yang lulus dari 15 orang hanya ada 7 orang yang dinyatakan lulus.
" Sisil Melisha Putri " ucap penguji 1
" Saya Bu " dengan wajah tegangnya
" Aduh bikin penasaran Saja.... tegang banget " batin Sisil
" Kamu Lulus " ucap penguji 1
" Alhamdulilah, Terimakasih Bu.... terimakasih... Terimakasih " ucapnya senang
Saat namanya dipanggil betapa senang hatinya. setelah acara selesai Sisil kembali kekamarnya untuk membereskan semua pakaiannya dibantu oleh Yosi.
" Selamat ya Sil " ucap senang Yosi
" Makasih Bu " langsung memeluknya
" Ini berkat Ibu juga " ucapnya terharu
" Sama-sama sekarang kita bereskan bajumu, dan jangan lupa telepon suamimu " ucapnya
" Baik Bu " ucapnya sambil tersenyum
...****************...
Flash back
Para penguji senang dengan semua jawaban Sisil kecuali Yesi, bahkan Yesi menghasut Semua penguji untuk tidak meluluskan Sisil. Sisil pun dipersilahkan untuk keluar dan menunggu hingga semua peserta selesai dengan ujiannya. Saat semua sudah selesai para Juri pun berdiskusi untuk menentukan siapa-siapa saja yang lulus saat itu.
" Saya Kurang setuju dengan peserta yang bernama Sisil " ucap Sisil
__ADS_1
" Loh kenapa Bu " ucap penguji 1
" Aku setuju saja Bu " ucap penguji 2
" Ibu sih ga tau kelakuannya " Yesi mencoba menjelek-jelekkan- Sisil
" Memangnya kenapa " ucap penguji 3
" Dia itu orangnya malas, mana mungkin dalam dua minggu berat badannya seperti itu atau Dia diam-diam pergi keluar untuk sedot lemak " ucapnya terus mengompori para penguji
" Kalo menurut Saya sih ga mungkin Bu " ucap penguji 1
" Ia Bu mana mungkin " ucap penguji 2
" Ga ada yang ga mungkin kan didunia ini " ucap Yesi
" Ibu Yesi yang terhormat, keamanan Kita sangat ketat Dia takan bisa pergi dari sini gimana sih Bu, kalo itu bisa terjadi berarti Anda Lalai dan tak bisa melakukan pekerjaan anda dengan benar " ucap kesal penguji 3
" Sial, mereka malah menyudutkan ku.... tapi Aku ga akan meyerah untuk menggagalkan kelulusan Sisil " batin Yesi
" Ia juga ya Bu, tapi yang Saya dengar bahwa Sisil itu selama ini tidak mengikuti pelatihan dengan benar " hasutnya lagi
" Tapi Bu dari semua jawabannya Dia saya yakin jika Dia mengikuti pelatihan selama ini " ucap yakin penguji 2
" Bisa Saja ia berbohong Bu " ucap Yesi
" Saya ga lihat Dia berbohong Bu " ucap penguji 1
" Ibu Yesi kalo Dia benar seperti yang Ibu bilang, Dia tak mengikuti pelatihan selama ini terus kenapa Ibu biarkan, kenapa ga Ibu tegur saja Dia, atau Ibu ga berani sama Dia " ucap penguji 3 yang semakin kesal dengan sikap Yesi
" Betul nih Ibu " ucap penguji 1 dan 2
" Saya baru tahu sekarang " ucap sinisnya
" Kesel banget dengan penguji 3 kenapa Dia belain Sisil terus.... bagaimana ini... Oke hari ini Kamu boleh lolos dari dariku tapi lihat saja nanti Aku takan tinggal diam, Aku akan merebut Leo darimu" lirih Yesi dalam batinnya
.
.
.
.
Bersambung.....
Halo Semua
Gimana Visual Sisil semoga kalian Suka ya..
Saya sengaja di Episode ini panjangin part nya..
Tak lupa Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan jangan bosen-bosen untuk
Like....Komen..... dan Vote ......
semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁