
Hari yang ditunggu-tunggu oleh Natali pun tiba, iya dijadwalkan akan bebas dan bisa menghirup udara segar pada hari ini. tidak seperti dipenjara yang menurutnya tidak seindah dunia luar.
Leo meminta pada pihak polisi untuk membebaskan Sang Momi pada siang hari. dan pihak Polisi akhirnya menyetujui.
Dengan perasaan senang Natali hari ini tampak tersenyum. beda halnya dengan Bagas, iya tak tahu jika hari ini iya akan bebas bersama sang majikan.
Leo dan Renal sudah sampai di kantor polisi untuk menjemput Sang Momi, Leo pun segera masuk kedalam kantor polisi. iya segera menemui petugas dan menanyakan keberadaan Natali saat ini.
" Pa Maaf Saya mau tanya apakah tahanan yang bernama Natali sudah keluar dari penjara " ucap Leo
" Maaf anda siapa " ucap Sang petugas
" Saya keluarganya Pa... Saya anaknya " ucap Leo
" Tunggu sebentar Tuan.. Saudara Natali sedang menandatangi berkas-berkas yang harus ia lengkapi " ucap Sang petugas
" Baik Pa "
" Bapak tunggu saja disini.. nanti juga Saudara Natali akan kesini " ucap Sang petugas
Merekapun menunggu Natali diluar ruangan yang biasany mereka tempati untuk bertemu Natali.
" Hore akhirnya aku bebas " ucapnya kegirangan
" Iya Nyoya Saya juga merasa sangat senang sudah bebas " ucap Bagas
" Saudari Natali... Anak anda sudah menjemput anda dan menunggumu di luar ruangan ini... " ucap petugas disana
" OMG... Leo... serius Pa " tanya Natali
" Iya mari Silahkan " ucap Sang petugas
Natali dan Bagas pun segera keluar dari sel tahanan dan segera menghampiri Leo berada.
" Anakku sayang... Leo " Teriakan Natali merasa sangat senang
" Iya Mom " ucap Leo langsung kaget karena Sang Momi langsung memeluknya
" Terima kasih Nak... Momi benar-benar senang dengan semua ini " ucap Natali
" Leo juga senang Momi sudah bebas dari sini dan bisa kembali berakting " jawab Leo melepas pelukan Natali
" Tuan Leo " Ucap Bagas
" Em... " ucap ketus
" Saya sangat berterima kasih pada anda... dan maafkan saya ... " ucap Bagas
" Iya " ucap nya ketus
" Leo sekarang kita mau kemana... " Tanya Sang Momi
" Sebaiknya Kita makan dulu.. Leo lapar belum makan " ucap Natali manja
" Ok... "
" Renal.. kita pergi cari makanan dahulu " ucap Leo melangkah menuju mobilnya, Natali dan Bagas pun mengikutinya dari belakang
Mereka sudah berada di dalam mobil lalu Renal segera mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.
" Tuan... Kita mau makan dimana " tanya Renal
" Mom.. mau makan dimana " ucap Leo pada sang Momi yang berada disampingnya
" Momi mau makan makanan Eropa ... Momi sudah kangen negara itu " ucap Natali dengan tersenyum bahagia
" Baik Nyoya " ucap Renal
" Iya... " ucap Natali kesal entah mengapa setiap melihat Renal, Natali bawaannya kesal dan mau marah
" Em... Leo ... bagaimana persiapan pernikahan mu " ucap Sang Momi memulai pembicaraan
" Itu semua salsa yang urus " ucapnya ketus
Merekapun sudah sampai di restoran Eropa sesuai dengan permintaan sang Momi, mereka segera masuk kedalam dan duduk dimeja yang sudah dipesan Renal sebelum pergi kesana
__ADS_1
" Silahkan Nyoya " ucap Renal membetulkan kursi duduk Natali
" Makasih " ucap Natali ketus
" Renal " panggil Leo
" Iya Tuan " ucap Renal
" Kamu bisa duduk disini " ucap Leo
" Tapi sayang... Kita kan majikan mereka.. mereka memang sudah sepantasnya duduk dimeja lain " ucap Natali sinis
" Iya Tuan... Yang dikatakan Nyoya memang benar... Saya duduk dimeja lain saja " ucap Renal
" Yasudah tapi jangan jauh-jauh " ucap Leo
" Dia kan cuma asisten Kamu.. segitunya.. sudah kaya istri mu saja... khawatir setengah mati " cibirnya
" Bukan begitu Mom... setelah ini Leo banyak kerjaan dengan Renal jadi Leo ga bisa biarkan Renal jauh-jauh gitu " ucap Leo dengan terseyum dipaksakan
" Yang dikatakan Tuan memang benar.. " ucap Renal terseyum
" Saya ga nanya kamu " ucap Natali ketus kembali
Merekapun memakan makanan yang sudah mereka makan,tampak Natali sangat lahap memakan makanan tersebut
" Ini Momi ga salah makan kaya yang kelaparan saja ... " batin Leo
" Nyoya kaya yang kesurupan ga makan setahun kali ya " batin Renal
" Ini benar-benar enak " batin Natali terus menambah makananya
" Ini makanan terenak selama seminggu ini aku ga nafsu makan " ucap Bagas sangat menikmati makananya
Merekapun sudah selesai dengan makannya, Leo pun mengantarkan Sang Momi ke apartemen Salsa. sesampainya disana Natali dan Bagas turun, sedangkan Leo dan Renal segera melajukan mobilnya menuju kantor.
.
...****************...
.
Ceklek,,
" Momi " ucap Salsa pura-pura senang
" Salsa sayang... " ucap Sang Momi memeluk Salsa
" Momi masuk yu " ajak Salsa, merekapun segera masuk kedalam Apartemen Salsa
" Momi mau minum apa " tawar Salsa
" Tidak usah Sayang... Momi masih kenyang " ucap Natali
" Momi kesini mau tanya persiapan pernikahanmu besok " tanyanya
" Semuanya lancar Mom... Salsa bahagia " jawabnya
" Momi juga bahagia Jika kamu bahagia " ucap Natali
" Momi Ko Momi bisa bebas " tanya Salsa
" Momi bujuk Leo untuk membebaskan Momi.. meskipun harus mengorbankan 25% sahamku pada Leo.. " ucap Natali
" Maafkan Salsa ya Mom " ucapnya dengan wajah pura-pura sedih
" No problem sayang... is Ok... yang penting Kamu dan Leo bersatu " ucapnya memeluk kembali Salsa
" Sebentar Lagi kamu akan jadi bonekaku untuk mengeruk harta Leo... tunggu saja " batin Natali
" Kasian juga... tapi apa boleh buat.. Dia jahat... jadi aku harus memberinya pelajaran.. " batin Salsa
" Bolehkah Momi mengecek semua persiapan pernikahanmu " ucap Natali
" Boleh dong Mom... Yu kita ke gedung tempat dimana besok acaranya dilaksanakan " ucap Salsa
__ADS_1
Merekapun segera menuju Gedung dimana besok akan menjadi gedung bersejarah untuk salsa melangsungkan akad nikah.
.
...****************...
.
Ditempat lain tepatnya dimansion Leo sekarang ia sedang bersiap-siap meyiapkan keperluannya Selama dikampung nanti. iya dibantu oleh Renal untuk mempersiapkan semuanya.
" Tuan semuanya sudah siap " ucap Renal
" Kamu yakin.. Tidak ada yang ketinggalan " tanya Leo
" Sepertinya tidak " ucap Renal
" Cek lagi " jawab sang majikan
Renalpun segera mengecek kembali barang-barang yang ada didalam koper tersebut. dengan hati-hati ia mengecek satu-persatu barang tersebut.
" Leo... " ucap Marco masuk kedalam kamar leo
" Iya Ayah... " jawabnya
" Rumah ini sepi ya nak... Ayah sudah kangen sekali dengan si kembar " ucap Marco
" Iya Ayah apalagi Leo... " ucapnya sambil terseyum
" Cepat kamu packing nya... takut Momimu segera kesini " ucap Marco pergi dan menunggunya di mobil
" Baik Ayah... ini juga sudah beres " ucap Leo dan segera melangkah pergi dari sana
Marco dan Leo pun sudah berada di dalam mobil, Leo pun mengendarai mobil Renal yang ia pakai agar sang Momi tidak curiga.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,.
Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...
Tinggal satu episode lagi ya guys...
Insya Alloh aku up malam...
So... Ikuti terus kisahnya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁
__ADS_1