
".Bagaimana... Apakah Kau mau bekerja sama dengan Ku " ucap Leo
" Baiklah... Apa yang harus ku perbuat " ucap Yesi
" Sebentar Akan ku balas dulu pesanya dan Aku akan pura-pura marah padamu " ucap Leo sambil terseyum senang
......................
" Apa Maksudmu Yesi " balas Leo pada handpone Yesi yang dipegang Salsa
" Akhirnya Kau ingat juga dengan vidio itu... " balas Salsa memakai handpone Yesi
" Katakan Apa maumu... " balasan Leo
" Aku hanya ingin dirimu... "
" Jangan Mimpi... Kamu jahat sekali sudah menipuku dan Renal " balas chat Leo
" Apapun Akan ku kalakukan untukmu.. Aku akan kirimkan ini pada handpone Sisil dan.. Kamu apa yang akan terjadi... " Ancamnya Salsa
" Jangan pernah mengancamku... "
" Kamu lihat saja Nanti " balasan Salsa
" Yesi... Lihat saja pembalasanku " jawabnya
Salsapun mengnonaktifkan handpone Yesi sekarang, ia sangat bahagia saat ini karena bisa menghancurkan Yesi, bahkan semua orang tak ada lagi yang berpihak padanya.
......................
Tut... Tut... Tut...
" Sudah Kau lacak no handpone yang barusan Aku berikan " ucap Leo pada anak buahnya
" Sudah Tuan.. pemilik handpone ini masih dihotel Abc "
" Bagus Kita sudah tau keberadaanya, sekarang Kamu awasi Salsa dihoter tersebut.. nanti ku kirimkan foto wajahnya " ucap Leo
" Baik Tuan "
Leo segera mengakhiri teleponnya, Ia mulai terseyum dan senang, Salsa akhirnya bisa ia temukan dan Yesi akan jadi Alat buat balas dendamnya.
" Yesi... Aku yakin Besok Dia akan datang ke Apartemenmu... Kamu harus terlihat Kacau... galau dan berantakan " ucap Leo
" Leo apa-apaan Seperti peramal saja " batin Yesi
" Dari mana Kau tau Leo " ucap Yesi
" Hanya menebaknya... Dia tipe orang ga akan puas sebelum ia tau jika lawanya benar-benar hancur " ucap Leo
" Akhirnya Tuan Leo... kembali seperti Dulu... ini berkat kehamilan Nona Sisil jadi ia tidak ingin hal yang buruk terjadi " batin Renal
" lihat Saja Salsa... pembalasanku " batin Leo
" Besok Kamu diam di Apartemen jangan kemana-mana... dan nanti malam di Apartemenmu akan dipasang CCTV dan penyadap.. jaga-jaga takut Salsa melakukan hal yang nekat " ucap Leo
" Baik Leo " ucap Yesi setuju
" Renal untuk seminggu kedepan Kau dilarang bertemu Yesi... tahan rindumu.. " goda Leo
__ADS_1
" Siap Tuan " ucap Renal
" Apa-apaan Renal... gitu banget ga ada kangen-kangennya " batin Yesi
" Leo Kamu apa-apaan Sih " ucap Yesi kesal
" Orang Renal ga protes... " ucap Leo tertawa
" Bagaimana Saya protes.. Anda berbicara seperti memberi perintah " batin Renal
" Awas ya Renal... Kamu bakal ngejar-ngejar aku " ucapnya kesal dan meningalkan tempat itu
" Renal Ko ga menghentikan Aku atau kejar Aku ke " batin Yesi
" Cepat Kejar " ucap Leo
" Baik Tuan permisi " ucap Renal
Renalpun segera mengejar Yesi namun tak terkejar lalu ia memutuskan untuk pergi lagi kekantor meyelesaikan pekerjaanya yang tadi tertunda.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan Leo kembali kedapur untuk mengukus Roti yang dipesan sang Istri, lalj ia dengan bersemngat membuatkn Roti Kukus untuk sang Istri dan membutkanya Susu ibu hamil.
Lalu ia segera melangkah menuju kamar Sisil, ia melihat sang istri sedang menunggunya sambil bermain game di handponenya.
" Sayang... Maaf jadi nunggu lama ya " ucap Leo
" Ga papah ko Mas... lagian Aku lagi seru " ucapnya sambil memperlihatkan game di handponenya
" Sekarang Kamu makan dulu sayang... pasti baby Kita sedang kelaparan " ucap Leo
" Aku makan Sendiri saja Mas " ucap Sisil
" Nih mas Kamu yang main sekarang " meyodorkan handponenya
" Aku ga bisa sayang " ucapnya
" cari tau dong Mas " balasanya sambil memakan Rotinya
Sisil pun segera menghabiskan makanannya dan Leo tampak Asik dengan game nya. Sisil hanya terseyum lalu ia meminum Susunya sampai habis.
" Mas Aku lagi " pinta Sisil
" Sayang udah makanya hem " ucapnya mengembalikan Handponenya
" Sudah Mas... sekarang Kamu istirahat jangan main game terus " ucapnya
" Sekarang lebih baik Kamu minum vitamin dulu sayang " ucap Leo meyodorkan minumnya
" Baik lah " Sisil meminum vitamin tersebut
Sisil pun membaringkan tubuhnya lalu diselimuti oleh Leo,
" Selamat tidur ya sayangku " ucap Leo sambil mengecup kening Sisil
" Ia sayang " ucap Sisil terseyum
" I love you " ucap Leo
__ADS_1
" I love you to " balas Sisil
" Sekarang Kamu berdoa dan tidur ya sayang... besok Aku akan menanyakan pada Dokter apa Kau boleh pulang atau tidak "
" Ia sayang "
Sisil pun memejamkan matanya dan tertidur pulas lagi, sedangkan Leo mencoba merebahkan tubuhnya pada Sofantak jauh dari tempat tidur Sisil
" Besok Aku harus ngomong sama Sisil tentang vidio itu. .. sebelum Salsa melakukan sesuatu pada Sisil " ucap Leo
Tut... Tut... Tut...
" Sudah Kau pasang CCTV di Apartemen Yesi dan penyadapnya " ucap Leo pada anak buahnya
" Sudah Tuan.. Barusan Kami sudah pasang... Tuan bisa mengeceknya sekarang lewat handpone "
" Bagus... kalian cepat juga ya " puji Leo
" Ia Tuan... "
" Sekarang Kamu awasi Yesi kalau ada hal yang mencurigakan laporkan padaku " ucap Leo
" Baik Tuan.... "
" Bonus Kalian Saya tranfer sekarang " ucap Leo memutuskan teleponnya
" Sebentar Lagi... Salsa Kau akan masuk perangkapku " batin Leo
Leo pun segera menelepon Renal untuk mengecek Cctv dan penyadap di Apartemen Yesi berguna atau tidaknya
Dan Renalpun segera mengeceknya dan benar saja alatnya berpungsi dengan baik bahkan ketika Yesi kesal dengan Sikap Renal yang baginya Acuh kepada Yesi. ia bisa mendengarkanya.
Setelah mengeceknya Renalpun melaporkan kembali pada Leo. dan Leo sangat senang karena Sebentar lagi Salsa akan kena batunya. dan rencananya gagal
.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,..
Kira-kira rencana Leo dan Yesi berhasil ga ya... menjebak Salsa
So... Ikuti terus kisanya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁