Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 121


__ADS_3

Keesokan harinya,,


Leo dan Renal sudah berada dikantornya, iya melakukan pekerjaannya seperti biasanya namun tiba-tiba ada telepon dari pihak polisi yang meminta Leo untuk ke kantor polisi Karena Natali dikabarkan sakit lagi


Kring.... Kring... Kring


" Halo " ucap Leo


" Maaf dengan Tuan Leo... "


" Iya ini Siapa " ucap Leo


" Kami dari pihak polisi mau mengabarkan jika Ibu anda yang bernama Natali sekarang sedang sakit di sel tahanan... dan Dia terus meminta Kami untuk menghubungi anda " ucap Sang polisi


" Dia sakit apa " ucap Leo


" Dari kemarin dia tak henti-hentinya bulak balik ke kamar mandi "


" Baiklah nanti siang saya Kesana... " ucap Leo


" Baik Tuan... Maf sudah menggangu waktunya " ucap Sang polisi


" Iya.. " ucap Leo mematikan teleponnya


Tok....Tok....Tok...


" Masuk "


" Tuan... hari ini Kita ada jadwal meeting dengan dua perusahaan ternama " ucap Renal


" Jam berapa "


" Pukul satu dan pukul tiga " ucap Renal


" Batalkan semua... Kita pergi ke sel tahanan ... Momi sakit lagi " ucap Leo


" Baik Tuan... saya permisi " ucap Renal pamit


Setelah pekerjaan mereka selesai barulah Leo dan Renal pergi menuju Kantor polisi untuk bertemu dengan Natali.


Seperti kemarin Renal menepikan mobilnya menuju pedagang bubur, iya membelikan bubur yang tidak pedas dan hanya satu bungkus.


Setelah selesai membeli bubur iya pun segera melajukan kembali mobilnya menuju kantor polisi.


.


...****************...


.


Mereka sudah sampai di kantor polisi lalu segera masuk kedalam. dan menanyakan keberadaan Natali pada petugas yang ada disana.


" Pa Maaf Saya mau nanya keberadaan tahanan yang bernama Natali " ucap Leo


" Maaf Tuan yang kemarin kesini kan " ucap Sang petugas


" Iya Pa... Saya anaknya Pa " ucap Leo


" Mari Ikut Saya " ucap Sang petugas


Leo dan Renalpun mengikuti Sang petugas dari belakang untuk bertemu Natali yang masih berada diruangan perawatan khusus.


" Saudari Natali... Anak anda ingin bertemu dan menjenguk anda ... " ucap petugas disana


" Leo " tanya Natali


" Iya Momi " ucap Leo


" Aku masih kesal dengan Renal dan bubur itu... aku jadi begini gara-gara bubur pedas itu " batin Natali


" Sepertinya Nyoya memang sedang sakit sekarang " batin Renal


" Momi benar-benar pucat ini berarti dia sakit benaran " batin Leo


" Leo " lirihnya


" Momi kenapa lagi " tanya Leo


" Momi sakit " ucapnya manja

__ADS_1


" Momi sakit apa... " tanya Leo


" Momi sakit perut " ucap Natali melihat wajah Renal sinis


" Nyoya sakit apa... haruskah saya bawakan dokter kesini " Tanya Renal


" Iya bawa yang banyak " ucap Natali ketus


" Gara-gara kamu Renal... semalaman aku bulak baik ke WC sampai lemas begini " batin Natali kesal


" Kalau begitu Leo akan suruh Renal untuk membawa dokter kesini nanti " ucap Leo


" Iya sayang... " ucap Natali dengan tersenyum karena Leo menurutnya terlihat sangat peduli padanya


" Nyoya Yakin mau saya bawakan banyak dokter " goda renal


" Iya... " ucap Natali kesal


" Momi sabar nya nanti setelah Leo pulang kesini pasti dokternya kesini " ucap Leo


" Kamu memang anak Momi yang baik... Momi sayang padamu " ucap Natali memuji Leo


" Nyoya saya bawakan bubur lagi untuk anda " ucap Renal menyodorkan plastik berisi bubur


" Aku tidak mau " ucap Natali dengan wajah ketus


" Loh kenapa Nyoya " ucap Renal dengan tersenyum tipis


" Jangan-jangan si Renal mau mengerjai aku lagi " batin Natali


" Momi harus makan buburnya biar Momi cepat sembuh... kalau begitu Leo Suapin ya " ucap Leo membuka bubur itu


" Em... Tidak Nak ... Momi tidak nafsu makan ... " ucap Natali


" Pokonya Momi harus makan... biar Momi cepat sembuh " ucap Leo menyodorkan sendok berisi bubur ke depan wajah sang Momi


" Tapi...tapi... " ucapnya harus membuka mulutnya karena Leo memaksanya


" Pasti Nyoya sedang ketakutan... karena kemarin aku kerjain " Batin Renal senang


" Eh ternya ga pedes... " batin Natali


" Kenapa Momi ga Suka " tanya Leo


" Enak tidak " ucap Leo


" Em.. enak sekali sayang " ucap sang Momi tampak lahap memakannya


" Momi harus cepat sembuh kan mau menghadiri pernikahan salsa " ucap Leo


" Iya sayang... kamu cepat bebaskan Momi sekarang " ucap Sang Momi


" Kalau sekarang Momi bebas... kasian Momi di apartemen kan tidak ada yang mengurus mending Momi disini saja sampai keadaan Momi membaik " ucap Leo


" Tapi nak... " ucap Natali terpotong


" Sialan... Leo malah bilang begitu lagi " batin Natali


" Nyoya disini aja dulu... kalau sudah sembuh pasti Tuan bebaskan ... makanya Nyoya harus semangat untuk sembuh " ucap Renal sambil tersenyum


" Mau tertawa tapi takut dosa " batin Renal


" Dia meledek aku atau memang menyemangati Aku " Batin Natali


" Yang dikatakan Renal Benar... Momi harus semangat " ucap Leo


" Momi habiskan buburnya Leo pamit pulang " ucap Leo


" Loh Ko pulang sayang... Momi masih kangen kamu " ucap Natali


" Besok kita ketemu lagi " ucap Leo


" Yasudah Kamu hati-hati dijalan... jangan lupa besok jemput Momi disini " ucap Natali dengan kecewa


" Iya Momi " ucap Leo meninggalkan ruangan disana dan segera menuju mobilnya


" Permisi Nyoya " pamit Renal


" Em... " ucap Natali benar-benar kesal dengan Renal

__ADS_1


.


...****************...


.


Merekapun segera meninggalkan tempat itu, dan Renal pun segera menuju mansion untuk mengantar Sang majikan pulang. Sepanjang perjalanan Leo berbincang-bincang terlebih dahulu.


" Renal "


" Ia Tuan " ucap Renal


" Besok Kamu bebaskan Momi... Lusa saya akan pergi menemui Istri dan anak saya... " ucap Leo


" Jadi Tuan lusa kan hari pernikahan Salsa.. jadi anda tidak akan datang " ucap Renal


" Iya... jika Saya ada disana mungkin akan ada keributan " ucap Leo


" Tapi Tuan saya tidak mengerti... bagaimana cara salsa agar acaranya bisa berjalan lancar "


" Itu urusan Salsa... biarkan saja " ucap Leo


" Terus bagaimana dengan saya " ucap Renal


" Kamu awasi Salsa dan Ujang takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan... terutama Ujang kamu lindungi dia " titah Leo


" Baik Tuan " ucap Renal


" Dan untuk sementara waktu saya akan berlibur dikampung bersama istri dan anak saya " ucap Leo


" Berapa lama Tuan " ucap Renal


" Sekitar satu Minggu... jika ada yang bertanya padamu tentang Aku... bilang saja tidak tahu... kecuali para klien " ucap Leo


" Baik Tuan... "


" Selama Saya tidak ada Kamu handle urusan kantor " ucap Leo


" Baik Tuan "


" Pasti Aku akan lebih sibuk dari biasanya... Mana Yesi lagi hamil besar lagi... " batin Renal


Leo sekarang sudah sampai dimansionnya, iya segera turun dan masuk kedalam kamarnya untuk beristirahat, semenjak istri dan anaknya tidak ada Iya merasa sangat kesepian.


Sedangkan Renal sekarang sudah melajukan mobilnya menuju Apartemen nya namun sebelum ia pulang ia tak lupa membelikan makanan kesukaan Sang istri.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,.


Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....






__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


__ADS_2