Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 40


__ADS_3

Keesokan harinya seperti biasa Sisil tampak yang sudah rapi dan menyiapkan makanan, tak lama kemudian datanglah dan Leo segera duduk untuk sarapan.


" Pagi Mas " sapa Sisil


" Pagi Juga " ucapnya sambil tersenyum


" Ini Rotinya Mas " tawarnya


" Terimakasih " ucapnya


Sisil pun segera memberikan kopi kesukaan Suami yang selalu ia minum.


" Kenapa ya Aku merasa yaman diperlakukan seperti ini Oleh Sisil " batin Leo sambil mencuri-curi pandang kepada Sisil


" Hari ini Kau packing semua barang dan jangan sampai ada yang tertinggal, besok kita akan pergi tepat pukul 10 pagi " titahnya


" Em.. Baik Mas " ucapnya


Setelah selesai dengan sarapannya Renal datang untuk menjemput Leo. dan mereka segera pamit kepada Sisil. sedangkan Sisil terlihat segera memasuki kamarnya dan mengemas semua barangnya seperti yang telah dipesan sang Suami.


...****************...


Sesampainya dikantor pelatihan Leo dan segera masuk kedalam, lalu tidak bertemu dengan Yosi, sebenarnya Yosi Dan Renal dulu mereka satu jurusan ketika Sama-sama kuliah di kampus yang sama dengan Leo namun beda jurusan.


" Yosi " ucap Renal memangil seorang perempuan


" Renal, apa Kabar " ucapnya sambil tersenyum


" Kabar baik, Kamu sendiri bagaimana " sapa Renal


" Baik juga, emm... Ngomong-ngomong Kamu ngapain kesini " tanyanya


" Mau ketemu Yesi, Kamu tau dimana Ruangannya " ucap sinis Leo


" Tau, tapi Bu Yesi lagi meeting kalau jam segini " jawabnya


" Gimana Tuan, kalau kita tidak tunggu sekarang besoknya Tuan dan Nona Sisil mau segera pergi ke indonesia " tanya Renal


" Tunggu.. Kalian kenal Sisil " tanya Yosi heran


" Ia, Kamu kenal Sisil Juga " ucap Renal


" Kenal banget, kan Aku jadi guru pembimbingnya dan selama disini Dia selalu bersama Aku " ucapnya tersenyum


" Jadi Kamu tau kejahatan Yesi selama ini " tanya Leo


" Tau tapi Kita keruangan itu dulu ya " ajaknya kesebuah ruangan yang didepan pintu terdapat tulisan Cctv


Mereka semua masuk kesana, dan Yosi meminta seseorang yang menjaga ruangan itu untuk memutar Cctv beberapa Hari yang lalu. Dan benar saja semua perlakukan Yesi terekam jelas saat dikantin dan di aula. raut wajah Leo saat ini benar-benar marah pada Yosi


" Sialan Kamu Yesi... lihat saja akan Ku balas Kau " ucapnya mengebrak meja membuat semua orang yang ada disana takut

__ADS_1


" Tenang Tuan, jangan terpancing emosi dulu, Kita harus pikirkan yang selanjutkan Kita akan lakukan pada Yesi " ucapnya dengan hati-hati


" Tarik semua saham yang aku punya disini " ucapnya


" Tuan jangan seperti itu... nanti kalau ini bangkrut terus Kita gimana... maksudku karyawan disini bagaimana " ucap Yosi


" Aku ga peduli, Renal kamu hancurkan karir Yesi sekarang... Kamu bikin pemberitaan yang jelek-jelek tentangnya dengan bukti-bukti yang Kita punya " titahnya


" Baik Tuan "


Leo dan Renal segera menuju keruangan Yesi, ketika pintu dibuka dan Yesi melihat kedatangan Leo betapa senang hatinya.


" Leo menemuiku ya ampun.... tampan sekali " batin Yesi


" Hai Leo, ada apa kemari " Sapa Yesi


" Maksud Kamu apa menyiksa Sisil selama disini " ucapnya to the poinnya


" Maksudnya menyiksa apa ya, Kamu tak lihat perubahan Sisil sekarang Dia langsing dan cantik " ucapnya terbata-bata


" Omong Kosong, cepat Jelaskan sekarang " bentak Leo


" Leo... em... ini tidak seperti yang Kamu pikirkan... " ucapnya gugup


" Lalu apa ini " memberikan salinan Cctv itu


" Em... Leo.... itu.... Anu... " ucapnya takut


" Renal sudah Kau tarik semua saham punyaku disini " ucapnya


" Sudah Tuan " jawabannya


" Leo Aku mohon jangan seperti itu... Hiks.... hiks.... kasiani lah Aku....Aku mohon.... " ucapnya sembari memohon


" Ya ampun Yesi sampai begini dihadapan Leo " batin Yosi


" Ia ia Aku minta Maaf... Aku akui.... Aku minta Maf Leo.... " ucapnya sambil menangis


" Maf.... Kamu bilang Hah, Kata Maf bahkan tidak cukup..... " bentaknya lagi


" Maafkan Aku Leo maafkan Aku akan melakukan apapun untukmu asalkan pelatihan ini tetap berjalan dan jangan tarik saham mu " ucapnya menangis


" Ide yang bagus Ku kerjain saja Dia " Batin Leo


" mulai besok Selama 2 minggu Kau ikut Aku ke Indonesia dan untuk sementara pelatihan ini diurus Oleh Yosi " ucap tegasnya


" Mungkin di Indonesia Aku akan disuruh kerja diperusahaan nya tanpa di gaji " batin Yesi menduga-duga


" Baik lah " ucapnya menghapus air matanya


" Besok Renal akan menjemputmu nanti kita ketemu dibandara, So persiapkan dirimu " ucapnya melangkah pergi

__ADS_1


...****************...


Leo dan Renalpun segera pergi dari sana dan melajukan mobilnya segera menuju kantor untuk melanjutkan Pekerjaannya.


Leo sudah ada diruanganya Dia sedang membaca dan mendatangani semua berkas yang penting. kegiatannya berhenti saat satu Nama yang tampil dilayar handphonenya bernama Sisil berbunyi


" Halo " ucap datarnya


" Halo Mas, hari ini Kamu makan siang kantor atau di Apartemen" tanyanya


" Jika Aku pulang ke Apartemen pekerjaanku takan cepat selesai " jawabnya ketus


" Yasudah kalau begitu Aku saja yang kekantor mu " rengeknya


" Tidak usah repot-repot nanti Ku suruh Renal belikan makanan untukku " ucapnya


" Tapi Mas Aku masak " jawab sedihnya


" Makan saja sendiri "


" Yaudah deh Aku suruh Renal aja kesini dan memberikan semua makanannya padanya " ucapnya sedih menutup teleponnya


" Halo Sil.... Sil... Em Dia marah "


Leo pun segera memangil Renal keruangannya dan menyuruhnya ke Apartemennya untuk membawa Makanan yang sudah Sisil Masak. Renalpun segera pergi dari kantor itu menuju Apartemen itu.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,..


Saatnya Kita balas dendam sama Yesi.... enaknya Diapain ya guys


Arthur minta sarannya ya semua


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2