
Sedangkan Dirumah sakit kini Sisil sedang shock mendengar kejujuran Leo, walau dihatinya ada rasa kecewa tapi Dia juga tidak bisa membenci Leo.
" Sayang... ini sudah Sore... semenjak tadi pagi Kau tak makan lagi... Kamu mau makan apa hem " ucap Leo lembut
" Aku tidak lapar Mas " ucap Sisil
" Sisil pasti marah besar padaku " batin Leo
" Mungkin Kamu tidak lapar tapi Baby Kita bagaimana... Kamu boleh marah sama Aku... tapi jangan menyiksa Baby Kita... " ucap Leo dengan wajah sedih
" Aku jadi ga tega sama Mas Leo " batin Sisil
" Kamu makan dulu ya... terus minum vitaminnya... nanti Sore kita pulang kerumah " bujuknya
" Sekarang Kamu mau makan apa anak Ayah " ucapnya mengusap perut Sisil
" Sisil Kalau marah Susah ditaklukan... bagaimana ini.... " batin Leo
" Benar Kata mas Leo... Baby pasti lapar ya Nak.. " batin Sisil
" Aku ga mau makan Nasi... aku mau makan Kue brownis Kukus.. dan itu harus buatan mu Mas... pakai toping Keju " ucap Sisil sambil mengusap perutnya
Dor...
Ucapan Sisil mampu membuat Leo Kaget dan terdiam, membuat makanan pun masih kesusahan apalagi membuat Kue.
" Ya ampun.... tapi Aku harus bikinin Sisil Kue itu... agar Sisil pun memaafkan ku... " batin Leo
" Baiklah... Kamu tunggu disini ya sayang... atau tidur lah... nanti jika sudah matang akan ku bangunkan "ucapnya menyelimuti Sisil
" Makasih Mas " ucap Sisil
Leo pun segera melangkah menuju dapur kantin, ia bingung harus bagaimana lalu ia pun memangil chef profesional ke kantin Rumah Sakit.
Tut... Tut.... Tut...
" Halo Tuan " ucap Renal
" Renal Aku butuh bantuanmu " ucap Leo
" Apa yang bisa Saya bantu Tuan " ucap Renal
" Tolong Kamu carikan Chef profesional yang sudah handal dalam membuat Kue... "
" Maf Tuan... Untuk apa Chef... saya juga bisa jika hanya membuat Kue " tawar Renal
" Aku ga yakin jika Kamu yang buat... ini itu harus yang spesial... istriku mau Kue brownies Kukus...Aku harus membuatnya jika Kamu yang mengajariku... berantakan semuanya... " cibirnya
" Tuan... Sekarang apapun kemauan sang istri Anda turuti... sebahagiakah itu.... punya baby " batin Renal
" Baik Tuan saya hubungi chef profesionalnya " batin Renal
" Terima Kasih " ucap Leo mengakhiri teleponnya
Renal pun segera menghubungi chef profesional dan memberi tahunya untuk pergi ke rumah sakit tepatnya kantin Rumah Sakit.
Sekarang Leo bersama Chef Roni sedang mempersiapkan bahannya, setelah bahanya Siap Chef Roni pun segera memberi pengarahan dan Leo dengan sabar mengikutinya.
Leo mulai mengocok dan mengaduk adonan, Lalu ia pun melumuri loyang dengan mentega setelah itu ia masukan adonanan yang sudah diaduk kedalam loyang dan siap di masukan kedalam panci pengukus yang telah panas.
Leo dan Chef Roni menunggu beberapa menit hingga Kue itu matang, setelah matang ia pun segera menghidangkanya lalu menaburinya keju.
" Makasih Chef Roni " ucap Leo
__ADS_1
" Sama-sama Tuan... " ucapnya sambil tersenyum
" Kalau begitu Saya permisi " ucap Chef tersebut.
Leo pun segera menuju kamar Sisil dengan perasaan senang dan bangga.
Ceklek
" Dia sudah tidur " gumamnya
" Sayang " ucapnya membangunkan sang istri
" Dia ga bangun-bangun apa aku coba dekatkan Kue ini kedepan hidungnya " ucap jahil Leo
" Baunya enak " ucapnya sambil mata tertutup
" Buka matanya sayang... Kita makan Kuenya mumpung masih panas " ucapnya
" Baiklah " ucapnya perlahan-lahan membuka matanya
" Mau aku suapi " Tawar Leo
" Ia Mas " ucap Sisil
" Aammmm " ucap Leo
" Enak Sayang " tanya Leo
" Em... rasanya enak sekali Mas... " ucapnya sambil menelan Kuenya
" Mudah-mudahan dengan Kue ini Sisil bisa memaafkan Aku... " batin Leo
" Kamu Suka... " tanya nya lagi
" Boleh Sayang... " ucapnya Leo sambil menyuapi Sisil
Sesudah Sisil menghabiskan Kue nya lalu Ani datang dan membereskan semua barang-barang Sisil. karena Sebentar lagi Sisil diijinkan pulang oleh Dokter.
Ceklek
" Sore Tuan dan Nona " Sapa Dokter Imel
" Sore Dok " ucap Sisil sambil tersenyum
" Bagaimana keadaan Nona sekarang... apa ada yang sakit... Atau Nona masih merasa pusing dan Mual " tanyanya
" Tidak Dok.. Saya sekarang lebih baik keadaanya " ucap Sisil
" Alhamdulilah.. kalau begitu Nona... Saya akan berikan anda vitamin... untuk beberapa hari kedepan... seminggu lagi.. Nona harus check up lagi kesini ya... " nasihatnya
" Baik Dok "
" Tuan... usahakan Nona Sisil tidak boleh melakukan aktifitas yang yang membuatnya kelelahan... dan juga usahakan agar Nona tidak stres... atau banyak pikiran " ucapnya pada Leo
" Baik Dok Saya akan menjaganya sekuat tenaga saya " ucap Leo bersemangat
" Tuan Leo... kadang dia bisa seromantis itu. batu kali ini " batin Dokter Imel
" Kalo begitu Kami permisi dulu Dok " ucap Sisil
...****************...
Mereka pun segera melajukan mobilnya menuju Mansion. Setalah sampai dimansion Sisil. pun disambut Oleh Oma dan Ayah mertua.
__ADS_1
" Selamat datang kembali cucuku .... " ucap Oma
" Makasih Oma, Ayah " ucap Sisil
" Sehat-sehat terus ya Cucuku " ucap Sang Ayah mertua
" Ayah... Oma... Leo bawa dulu Sisil ke kamar ya Oma... " pamitnya
Merekapun segera menuju kamarnya
Ceklek
" Mas.. ini " ucapnya kaget didepan pintu
" Ia Sayang... maafkan Aku ya " ucapnya sambil berlutut
" Aku sudah memafkanmu " jawabnya
" Makasih sayang... " ucap Leo sambil tersenyum
" Yu Kita masuk.. " Ajak Leo
" Mas... ini ko bernrakan gini " canda Sisil
" Renal sebagian wanita meyukai seperti ini sayang " ucap Leo bingung
" Ga Ko Mas... Aku suka " ucapnya memeluk sang Suami
" Kamu jangan Marah lagi Ya sayang.... " ucap Leo masih memeluknya
" Sekarag Kamu istirahat Sayang... inget kata Dokter " ucapnya mencium kening Sisil
" Ia Mas... " mereka pun segera beristirahat
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,..
Tinggal nunggu Rencana Yesi buat Salsa...
So... Ikuti terus kisanya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁