
" Dan pemenangnya adalah.. Rena " ucap Ehan
" Hore... " ucap Rena senang
" Apa yang kamu minta... cepat katakan " ucap ehan
" em... em.. " ucap Rena gugup
" Hanya satu permintaan " ucap Ehan dengan dingin
" Apa Ehan akan kabulkan permintaan ku " ucap Rena
" Ko ke aku " tanyanya
" Aku mau minta sesuatu ke kamu Ehan " ucap Rena
" Apa yang kamu mau " jawabnya
" Tapi kamu harus mengabulkan permintaanku " ucapnya
" Iya Ehan kamu harus mengabulkan permintaanya... kan apapun yang pemenang katakan kamu harus kabulkan " ucap Satria mengompori penonton
" Iya... kabulkan... " seru penonton
" Diam Kamu " ucap Ehan kesal
" Ayo... kabulkan saja " ucap Kemal dengan terseyum jahat
" Benar tuh Ehan kabulkan " ucap Haikal
" Kabulkan... kabulkan.. kabulkan.. " ucap Ina dan Ali yang diikuti oleh sorak-sorai penonton
" Kabulkan... kabulkan... kabulkan... " ucap Penonton
" Ayo kabulkan saja " bisik Farel
" Semoga saja iya tak minta macam-macam " batin Ehan
" Ok... ok...aku akan kabulkan permintaan Rena... tapi hanya satu permintaan " ucap Ehan
" Asik " ucap Rena
" Cepat katakan apa mau mu " ucapnya dengan wajah kesal
" Aku mau... Kamu jadi pacarku " ucap Rena membuat Ehan dan semua orang kaget
" Apa... " ucap Ehan
" Iya... kamu jadi pacar aku " ucap Rena sambil terseyum senang
" Mana ada cewe nembak duluan " ucap Ehan
" Ada... aku nembak kamu " ucap Rena
" Ini orang ga tau malu banget " batin Ehan
" Terima... terima... terima... " ucap Semua penonton
" Gimana ini " keluhnya
" Ayo terima saja " bisik Farel
" Abang.... " ucap Ehan kesal
" Ingat janji kamu apa tadi.... akan mengabulkan permintaan pemenang... kamu ga mau kan dibilang pembohong " Bisik Farel membuat Ehan semakin bingung
" Terima... terima... terima... " ucap Semua penonton
" Ayo terima " ucap Satria
" Diam kamu " ucap Ehan dengan pipi merah
" Terima... terima... terima... " ucap Kemal, Haikal dan Dandi
" Sudah... sudah jangan ribut.. Ehan mau bicara sesuatu " ucap Farel
" Ehan ayo silahkan bicara " ucap Farel terseyum jahat
" Aku... em.. aku... aku " ucapnya terpotong dengan sifat jahil satria
" Aku apa Ehan " teriakanya
" Masa gitu aja ga berani ungkapin... kamu malu-malu kucing atau malu-maluin " ucap Kemal
" Iya jawab yang benar dong Ehan " ucap Haikal senang
" Diam kalian semua " kini Ehan semakin kesal
" Makanya cepat ngomong jangan diam saja " bisik Farel
" Iya bang " ucap Ehan
" Sok bicara sebelum orang lain memojokkan mu " bisik Farel
__ADS_1
" Bener juga kata bang Farel " batinnya
" Rena... " ucapnya membuat penonton baper
" Pegang tangannya " ucap Satria
" Liatin saja ku balas kau satria " batin Ehan
" Rena " ucap Ehan sambil memegang tangan Rena dan membuat penonton disana baper sendiri karena Rena tersipu malu
" Apa Ehan " ucapnya malu-malu
" Aku mau... menjadi pacarmu " ucapnya sambil terseyum
Semua orang tersipu malu dan bersorak-sorai atas kemenangan Rena tentunya, membuat Ehan yang awalnya dingin pada Rena menjadi pacarnya
" Hore " ucap Rena senang sedangkan Ehan hanya bisa kesal dalam hatinya.
" Ehan... I Love You " ucapnya dengan malu-malu
" Jawab dong Ehan " ucap Satria
" Iya kamu ga peka banget " ucap Kemal
" I Love you to " ucap Ehan dengan senyum di paksakan
Semua orang pun bertepuk tangan pada Rena dan Ehan. Ehan pun turun dari panggung sang segera menuju toilet untuk mencuci mukanya karena iya sedang kesal.
" Tahu akan begini aku ga akan ajak dia " ucapnya
" Sudah syukuri saja " jawab Farel tiba-tiba datang
" Abang " ucapnya kaget
" Selamat ya " ucap Kemal terseyum sinis
" Ehan... kamu sekarang ga jomblo lagi " ucap Satria
" Diam kamu ... " ucap Ehan masih kesal
" Sudah yu kita kembali ke pesta... pasti ayah bunda nungguin kita .. " ucap Farel
" Ayah bunda apa... Rena " ucapnya gugup saat Ehan melototi nya
Akhirnya Ehan dan teman-teman segera menuju pestanya, mereka sangat menikmati pestanya. Rena pun tak segan-segan kini mendekati Ehan.
" Ehan... kita dansa yu " ajaknya
" Ayolah... " ajaknya kembali
" Ayo Ehan... dansa sana " ucap Farel dengan terseyum
" Ga bisa " ucap Ehan risih
" Nanti diajarin Rena " ucap Satria
" Benar itu Ehan... nanti Rena ajarin " ucapnya
" Ga Sudi... " ucapnya kesal
" Ehan... ga boleh gitu nak... sama pacar sendiri.. " goda sang bunda yang tiba-tiba menghampiri sang anak
" Bunda... " ucapnya tambah kesal
" Cepat kamu dansa sama Rena.. kasian dia " ucap Leo dengan terseyum senang
" Tapi ayah " ucapnya terpotong
" Ayo cepat... " ucap Sang ayah
Akhirnya Ehan pun segera pergi dari sana menuju depan panggung yang luas. Rena pun meyuruh sang pembawa acara untuk mengubah musiknya dengan musik yang cocok dibawakan untuk dansa. tak terasa sebagian orang disana pun mengikuti Ehan dan Rena berdansa.
Sisil dan Leo yang melihat tingkah Ehan semakin gemas padanya. bahkan Sisil pun tertawa melihat sang anak bersikap dingin pada perempuan.
" Mas... Ehan lucu ya... " ucap Sisil
" Iya... namanya juga anak-anak " ucap Leo melihat tingkah Ehan
" Iya... dia mirip kamu " ucap Sisil
" Ko mirip aku " tanya Leo
" Mirip Kamu dahulu pas kita awal ketemu dan Mas belum mencintai ku.... Dingin.. ketus.. jutek... " ucap Sisil pada sang suami
" Maafkan Aku yang dulu ya.. sering menghinamu dengan berat badanmu " ucap Leo
" Tidak masalah ... semua adalah masa lalu yang penting sekarang " ucap Sisil sambil terseyum
" Apakah Ratu dihatiku ini mau ikut berdansa denganku " ajak Sang suami pada Sisil
" Kamu ajak aku berdansa mas " ucapnya dengan terseyum senang
" Iya sayangku... berdansa lah denganku " ucap Leo menyodorkan tangannya
__ADS_1
" Aku mau "
Leo dan Sisil pun menuju tempat dimana yang lain dansa dan sebelah sang anak yaitu Ehan dansa.
Ehan kesal dengan sikap Rena yang terlalu mendekati dia. Dia pun punya ide untuk menjahili sang pacar.
" AW.. " ucap Rena merasa sakit kakinya Ehan injak
" Maaf... aku ga tau " ucap Ehan
" Ga papah " ucapnya
" Sampai kapan kamu akan sabar menghadapi ku " batin Ehan
" AW.. " ucap Rena merasa sakit kakinya Ehan injak lagi
" Maaf.. aku ga bisa.. kan aku sudah bilang aku ga bisa melakukanya " ucapnya dengan menampakan wajah sedih
" Tidak apa-apa Ehan.. kamu jangan sedih " ucapnya
" AW.. " ucap Rena merasa sakit kakinya Ehan injak lagi
" Maafkan aku... Aku benar-benar tidak bisa melakukan ini " ucapnya dengan wajah sedih
" Ga papah ko Ehan.. kamu harus semangat " ucap Rena
" AW.. " ucap Rena merasa sakit kakinya Ehan injak lagi dan lagi
" Maafkan aku... Sudah lah aku menyerah kasian padamu " ucapnya dengan masih berpura-pura wajah sedih
" Aku tidak apa-apa ko Ehan... " ucapnya sambil terseyum
" Tapi... tapi " ucap Ehan heran
" Aku tau kamu tidak suka sama aku.. dan belum mencintaiku... tapi kamu harus tau aku akan membuatmu mencintai ku " batin Rena
" Kita coba lagi dansanya " ucap Rena
" Gila ini cewe.. disakiti masih aja bilang ga papah.. tapi kasian juga Rena " batin Ehan
ini wajah-wajah sikembar
Ini Rena yang membawakan bunga untuk Ehan
Ini Satria yang yang mengejar-ngejar Ina
Ini Kemal, Haikal dan Dandi teman baru Ehan
.
.
.
.
So ikuti terus kisahnya...
Semoga kalian terhibur...
Hai.. Hai... Ada kabar terbaru loh.....
Novel tentang kisah anak kembar ini versi dewasa sudah ada ....
Ketik di kolom pencarian Novel yang berjudul KISAH CINTA ANAK KEMBAR CEO
Dan untuk bab penutup di novel ini...
saya selesaikan dulu ya...
beberapa Part kedepan....
Semoga kalian suka...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁
__ADS_1