
Ehan sudah berada di kampus, iya segera mencari keberadaan Dona di sekeliling kampus namun tidak bertemu, lalu iya bertemu dengan Niko
" Ehan " pangil Niko menghampiri Ehan
" Ada apa " ucap Ehan
" Kamu cari siapa " Tanyanya
" Aku cari Dona " jawabnya
" Tadi aku lihat dia dikantin " ucap Niko
" Ayo kita Kesana " ucap Ehan
" Ehan tunggu... Kita mau ngapain Kesana " ucap Niko mengejar langkah ehan
Kini Ehan dan Niko segera menuju kantin dan menemui Dona. setelah mereka menemukan Dona, Ehan pun duduk disampingnya
" Kamu " ucap Dona
" Aku Ehan " ucapnya
" Ehan " ucapnya Dona senang
" iya "
" Ada apa Ehan kesini, jangan bilang Ehan kangen sama Dona ya " ucapnya sambil terseyum senang
" Bukan " ucap Ehan kesal sebenarnya iya malas menghampiri Dona namun demi kebaikan sang Abang iya pun harus berbicara dengan Dona
" Lalu ada apa " ucapnya penasaran
" Aku mau minta maaf soal abang Farel yang menyamar jadi aku untuk mendekatinu" ucap Ehan menatap wajah Dona
" Oh yang itu " jawab Dona cuek
" Ini cewe sok kecantikan banget, kalau Abang ga suka dia dah aku tinggalin dan ogah kesini hanya untuk bicara sama dia " batin Ehan kesal
" Tumben banget Ehan mau minta maaf sama cewe apalagi yang bukan salahnya " Batin Niko
" Akhirnya Ehan ngejar-ngejar aku " batin Dona
" Aku harap Kamu maafin Abang Farel " ucap Ehan
" Em.. aku pikir-pikir dulu aja deh " ucap Dona dengan senyum jahatnya
" Ih, amit-amit ini cewe bisa-bisa tuh Farel suka sama cewe bentukannya kaya begini " batin Niko
" Yasudah terserah yang penting aku dan Abang Farel sudah meminta maaf, jika kamu tidak memaafkan itu hak kamu " ucap Ehan hendak berdiri namun tangannya ditahan Dona
" Ehan Tunggu " lirih dona
" Apa lagi " ucap Ehan ketus
" Aku akan maafkan Farel tapi dengan satu syarat " ucapnya dengan penuh harap
" Apa "
" Kamu harus jadi pacarku " ucap Dona dengan wajah memelas
" Maaf Dona aku sudah punya pacar dan sebentar lagi akan bertunangan " ucap Bohong Ehan
__ADS_1
" Cewe sama aja, ga pernah bikin aku ngejar-ngejar dia, ini karena kegantengan ku yang tiada Tara " Batin Ehan kepedean
" Tunangan, pacar juga si Ehan ga punya, gimana ceritanya punya tunangan " batin Niko yang hanya diam dan jadi pendengar sejati
" Apa " ucap Dona kaget sambil meneteskan air matanya
" Iya " ucap Ehan hendak meninggalkan Dona namun lagi-lagi tangannya dipegang Dona
" Ehan " lirihnya
" Apa lagi " ucap Ehan tambah kesal
" Aku akan maafin Farel asal kamu mau berkencan denganku sehari " ucapnya Dona dengan wajah sedihnya
" Aku tidak bisa " ucap Ehan
" Ok, temani aku nonton bioskop dan makan malam bersama denganmu, setelah itu aku tidak akan mengganggumu lagi " ucapnya
" Apa aku harus nonton dan makan sama dia, tapi dia kan janji juga ga akan menggangu ku lagi setelah ini, semoga Abang tidak marah dan aku tidak ketahuan " batin Ehan
" Baik, setelah itu jangan ganggu aku, dan bersikap baik lah pada Farel " ucap Ehan
" Iya aku janji " ucapnya terseyum walau hatinya sakit
" Gila nih Ehan ngapain tuh mau Nerima tawanan Nene sihir dah tau dia kaya ular " batin Niko
" Ok, Aku pegang janjimu " ucap Ehan
" Nanti malam aku tunggu di mall x jam tujuh jangan sampai terlambat " ucap Dona dengan senyum senang seakan luka yang Ehan berikan tadi bahwa Ehan sudah mau bertunangan hilang mendengar Ehan mau berkencan dengannya
.
...****************...
.
" Ehan " ucap Nikk
" Apa " ucapnya
" Lu yakin mau kencan sama dia " ucap Niko heran
" Ya mau gimana lagi " jawabnya
" Ingat loh, abangku kasian " ucap Niko
" Aku cuma berharap Abang Farel bahagia itu saja ko " ucap Ehan
" Jujur aku senang kalau Dona sekarang menjauhi Farel, aku takut dia hanya manfaatkan Farel saja, sekarang saja dia kaya gitu sifatnya " ucap Niko
" Aku juga berpikiran begitu, tapi melihat ka farel kemarin hancur hatinya, hatiku pun merasakan hancur juga " jawab Ehan
" Iya juga sih, tapi kan ini untuk kebaikanya " ucapnya Niko
" Biar Abang sendiri yang nilai Dona deh, Aku bicara apapun juga ga akan didengar, Abang malah belain Dona mulu " Keluh Farel
" Iya sih susah kalau udah cinta buta " cibir Niko
" Iya begitu lah, kemarin dirumah Abang Farel ngamuk-ngamuk " Ucap Ehan pada Niko
" Astaga, terus sekarang keadaannya gimna " ucapnya Niko dengan wajah khawatir
__ADS_1
" Dia seperti ga mau kuliah " ucap Ehan
" Kalau begitu sudah gawat dong han " ucap Niko
" Sekarang Lu tau kan posisinya gue " ucap Ehan dengan raut wajah bingung
" Pasti berat ya " Niko
" Berat banget apalagi syarat yang Dona ajuin ga masuk akal " ucap Ehan
" Dona kan suka sama lu, pantes saja dia ngejar-ngejar lu " ucap Niko
" Karena kegantengan gue dari lahir yang hakiki jadi cewek-cewek kaya begitu " ucap Ehan mencairkan suasana
" Gila di saat seperti ini masih aja kaya begitu " ucap Niko heran
" Jangan bilang sama Abang ya " ucap Ehan pada Niko
" Siap Tenang, aku bisa jaga rahasia " ucap Niko
" Eh tapi Nik aku punya ide " ucapnya Ehan
" Apaan tuh " ucap Niko penasaran
" Pokonya nanti aku kasih tahu " ucap Ehan terseyum jahat
" Siap kalau begitu " ucap Niko
Mereka segera duduk di bangkunya masing-masing karena Dosen sudah datang kekelas mereka, lalu mereka segera mengikuti pelajaran yang diajarkan dosen tersebut.
.
.
.
.
.
Bersambung....
So... Ikuti terus kisahnya...
Sambil menunggu Novel ini Up..
Jangan lupa Ketik di kolom pencarian Novel yang berjudul KISAH CINTA ANAK KEMBAR CEO
Semoga kalian suka...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Jangan bosen-bosen ya .....
Marhaban ya Ramadhan
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan, jangan lupa jaga kesehatan ya guyz