Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Ekstra Part 24


__ADS_3

Merekapun melanjutkan berantemnya Satu lawan tiga orang. meskipun Ehan hanya satu orang tapi Dia tak kehabisan akal untuk melawan kemal


" Serang " ucap Kemal pada Dandi dan Haikal


" Ayo tangkap aku jika berani " ucapnya menjulurkan lidahnya Dandi pun mencoba menangkapnya dan mengejarnya terjadi lah drama kejar-kejaran


" Aduh gimana Sih... masa kalian gitu saja ga becus " teriakan Kemal


" Dia licin kaya belut " ucap Haikal


" Eh kalian tau ga.. ternyata belut enak kalau di cobek loh " ucap Ehan


" Masa sih " tanya Dandi


" Kalian udah pernah makan belut belum " Tanya Ehan


" Belum "


" Cobain deh... aku juga ketagihan " ucap Ehan


" Aku jadi laper " ucap Haikal yang tubuhnya hampir sama dengan kemal yaitu sama-sama gendut


" Tapi Masih jarang yang jual kalau disini " ucap Haikal


" Aku tau tempat yang selalu ada belut " ucap Ehan dengan terseyum licik


" Dimana " ucap penasaran Dandi


" Kalau kalian mau tau nanti pulang sekolah kita cari gimana " ucap Ehan


" Kalian lagi apa sih bisik-bisik " ucap Kemal


" Sini bos kita lagi membicarakan Belut... " ucap Haikal


" Belut " tanya Kemal


" Kamu tau ga belut itu apa " tanya Ehan


" Ga tau... " ucap Kemal


" Nanti pulang sekolah kita berburu belut gimana kamu berani " tantang Ehan


" Ok Bernai " ucap Ehan


" Kalian jadi berantem ya ga sih " tanya Farel


" Ga jadi... kita lagi membuat siasat untuk bisa menemukan belut " ucap Ehan


" Dia ini... aku kira akan babak belur ternyata malah berunding belut " ucap Farel heran


" Abang mau ikut ga " tanya Ehan


" Aku ikut " ucap Farel


" Nanti pulang sekolah... kita pulang dulu terus janjian disini ... kalian pakai sepeda ya... karena sebelah sana sekolah aku lihat ada sawah.. biasanya belut ada di sawah " ucap Ehan


" Ok Deh " ucapnya Kemal

__ADS_1


" Jagan telat " ucap Ehan terseyum tipis ternyata siasatnya berhasil


" Sip lah... kalau begitu Aku ke kantin dulu... laper " ucap Haikal pada mereka


" Tunggu kita Kesana sama-sama " ucap Ehan


" Kamu yakin mau Kesana sama mereka " ucap Farel


" Ayo bang... " ajak Ehan


" Ya udah deh " ucap Farel mengikuti mereka menuju kantin


Disana Rena merasa heran melihat kemal dan Ehan sama-sama duduk disatu meja.


" Ehan " ucap Rena


" Apa " ucap Ehan dingin


" Kamu sama Kemal ga jadi berantem " tanya Rena heran


" Ga jadi.. kita itu mau coba menangkap Belut bersama nanti pulang sekolah " ucap Dandi


" Wah kayanya seru " ucapnya


" Iya... pasti seru.. soalnya kita belum pernah menangkap belut " ucap Haikal


" Aku boleh ikut " ucap Rena


" Apa ... kamu mau ikut " ucap mereka serempak


" Kamu anak perempuan mending main boneka saja " ucap Ehan


" Mending masak-masak " ucap Farel


" Tapi aku mau ikut kalian... aku juga mau tau caranya gimana " ucap Rena


" Tapi kami anak laki-laki semua " ucap Ehan


" Ga papah dong... please ya aku mau ikut " ucap Rena


" Ajak aja... aku yakin dia ga akan betah.. nanti juga pulang sendiri " ajak Farel


" Oke kamu boleh ikut tapi dengan satu syarat " ucap Ehan


" Syaratnya apa " ucap Rena


" Kamu telat kami tinggal " ucap Ehan dingin


" Baiklah... aku janji ga akan telat ... kita janjian dimana jam berapa... " tanya Rena dengan semangat


" Kita ketemu disini jam satu siang pakai sepeda " ucap Ehan


" Ko pakai sepeda " tanya nya


" Terus kamu mau pakai mobil.. ke sawah " ucap Ehan


" Aku nebeng kamu aja " ucap Rena pada ehan

__ADS_1


" Kamu berat ogah.. nebeng sama si kemal aja " ucap Ehan membuat Kemal senang


" Ga mau ... " ucap Rena


Bel pun segera berbunyi tanda Istirahat berakhir mereka segara masuk kedalam kelasnya.


Mereka mengikuti pelajaran yang diberikan oleh sang guru dengan khusu. setelah mereka mengikuti pelajaran selama dua jam bel tanda pulang pun berbunyi.


" Hore... " ucap ****** anak-anak


" Baik... ibu akhiri pelajarannya... kalian belajar yang benar.. besok ibu akan adakan Ulangan... " ucap sang guru


" Yah Bu " ucap mereka segera berhamburan keluar .


Sisil sudah menunggu didepan gerbang sekolah kedua anaknya. Farel dan Ehan pun segera menghampiri sang bunda


" Bunda " pangil Ehan


" Sudah pulang jagoan-jagoan bunda " ucap Sisil


" Sudah bunda " ucapnya


" Ayo masuk ke mobil kita segera pulang Ina dan Ali sedang menunggu kita " ucap Sisil


" Baik Bunda " ucap Mereka segera masuk kedalam mobilnya


Sisil disana berada bersama supir, sang supir pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. sesampainya di rumah, Farel dan Ehan segera mandi dan bersiap-siap untuk makan siang bersama dengan sang bunda dan adiknya.


Mereka sudah berkumpul di meja makan disana ada Sisil, Ina, Ali, Farel dan Ehan. Terlihat Ehan dan Farel lahap memakan makananya.


" Abang.. Kaka gimana pertama sekolah senang " ucap Sang bunda


" Senang bunda kita jadi banyak temen... " ucap Ehan


" Syukurlah kalau kau banyak teman... " ucap sang bunda


" Oh iya bunda... boleh tidak kalau kita main sama teman-teman nanti jam Satu siang " ucap Ehan meminta ijin pada sang bunda


" Kalian emang mau main kemana " ucap sang bunda


" Mau kerumah teman bunda " ucap Farel


" Tapi kalian pulangnya jangan sore-sore " ucap Sang bunda


" Kalau Ka Ehan sama abang main sama temannya terus Ina main sama siapa " ucapnya sedih


" Ka Ina main aja sama Ali... Ali juga ga punya teman " ucapny


" Wah iya... aku kan punya Ali... teman terbaikku... ga kaya Kaka dan abangku mainnya suka sama cowo lagi ga suka sama cewe " ucap Ina


" Sayang ... ga boleh gitu... biarkan kakamu main sama cowo... Kamu mainnya sama Ali saja ya " ucap Sisil


" Iya bunda "


Merekapun segera melanjutkan memakan makananya dengan sangat lahap, setelah selesai merekapun pamit kepada sang bunda.


Dengan menggunakan sepeda masing-masing mereka pergi ke rumah satria terlebih dahulu. agar lebih rame mainnya.

__ADS_1


__ADS_2