Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 112


__ADS_3

Sang Oma dan sang Ayah segera pulang untuk meyiapkan segala kebutuhan Oma selama didesa.


" Sil Oma pamit dulu... mau bawa peralatan Oma selama didesa... " ucap sang Oma


" Baik Oma " ucap Sisil


Sang Oma pun segera memasuki mobil yang dikendarai Marco dan melajukan mobilnya menuju mansion. sedangkan Renal sekarang sedang sibuk menelepon biro tenaga kerja yang akan dijadikan baby sister sang Majikan.


Sedangkan Yesi, salsa dan pa Anwar sedang sibuk mempersiapkan peralatan sang baby dan Sisil yang akan dibawanya ke desa.


Ujang pun tak kalah sibuk ia menelepon sang Abah dan Ema untuk membersihkan rumah yang akan ditempati Sisil disana Nanti


Leo pun segera mengambil handphonenya disaku celananya dan segera menelepon Sang Momi.


Tut.... Tut.... Tut.... Tut....


" Halo sayang.. Ada yang bisa Momi bantu " ucap Natali


" Momi Kita ketemunya besok Siang saja... Aku tidak bisa sekarang " ketusnya Leo


" loh kenapa sayang " ucap Natali basa basi


" Aku ada urusan "


" Apakah istri mu tak mengijinkan kita bertemu " tanyanya


" Bukan urusan Momi " ucapnya masih ketus


" Ko kamu begitu sih sama Momi... momi itu sayang sama Kamu... kangen sama Kamu salah jika Momi ingin bertemu " ucapnya dengan suara manja


" Besok jam Sepuluh kita bertemu " ucap Leo


" Tapi.. Tapi... " ucap Natali terputus


" Mau atau tidak... jika tidak juga ga papah " ucapnya dengan sinis


" Baiklah kita ketemu di cafe B jam sepuluh... Kamu ga boleh bawa istri mu " titahnya


" Suka-suka Aku dong " ucap sinis


" Momi hanya mau kita ada waktu berdua... tanpa diganggu orang lain "


" Dia Istriku bukan orang lain "


" Ayolah Sayang... please ya... kita hanya berdua... " Rengek nya


" Baiklah " Leo pun segera mematikan teleponnya


" Siapa juga yang mau mempertemukan istriku pada Momi Aku tau niat buruk Momi pada Sisil " batin Leo


" Gimana Mas... apa Momi setuju " ucap Sisil


" Tenang sayang semuanya beres... Momi sudah percaya dan mau bertemu besok " ucap Leo senang


" Syukurlah.. " ucap Sisil merasa Lega


.


...****************...


.


Sang Dokter pun memasuki kamar perawatan Sisil dan baby nya. hanya untuk memeriksa keadaannya.


Ceklek,,


" Maaf Tuan Saya periksa dulu istri dan anak anda " ucap Sang Dokter


" Silahkan Dok " ucap Leo


Sang suster pun bergantian memeriksa Sisil dan ketiga putrinya.


" Alhamdulillah semuanya Sehat dan sesuai permintaan Anda Saya akan memperbolehkan istri anda pulang malam ini juga " ucap sang Dokter sambil tersenyum


" Terima Kasih Dok.. tapi Saya hanya mau dokter kasih vitamin buat mereka agar daya tahan tubuh mereka tetap Kuat.. Mereka akan pindah kedesa.. saya takut cuaca kan agak berbeda nanti mereka sakit " ucap Leo


" Iya Dok ga papah jika ketiga Baby saya dibawa kedesa... " ucap Sisil


" Nona tenang saja.. nanti saya resep kan vitamin buat Anda dan ketiga baby anda .... " ucap Dokter

__ADS_1


" Baik Dok terima kasih " ucap Sisil


" Kalau begitu ini vitamin untuk anda dan ini untuk baby anda... tebus di apotek ya Tuan... dan untuk sementara Baby anda harus menggunakan pakaian yang tebal-tebal... terutama putri anda " ucap sang Dokter


" Baik Dok .. terima kasih " ucap Leo membawa kertas itu


" Kalau begitu Saya permisi " ucap Sang Dokter


" Sekali lagi terima kasih dok " ucap Sisil sangat senang


Sang Dokter pun segera meninggalkan ruangan tersebut.


.


...****************...


.


Renalpun sudah menemukan 3 orang yang akan menjadi baby sister untuk sang majikan. dan segera memperkenalkan ya pada Leo.


" Tuang Maaf saya sudah bawakan Tiga orang yang akan menjadi baby Sister Anak Anda " ucap Renal


" Mana "


" Ini Tuan... "


" Mba... sini masuk " ucap Renal


" Permisi.. " ucap Mereka serempak


Sisil dan Leo pun memperhatikan dandanan mereka . Sesuai dengan yang Sisil inginkan.


" Perkenalkan nama Kalian siapa " tanya Sisil


" Nama saya bi Ijah Nona "


" Kalau saya Inem Nona "


" dan Saya onah Nona "


" Nama Saya Sisil.. dan ini suami saya Leo... anak saya yang pertama namanya Farel, ini yang kedua namanya Farhan yang ini putri saya namanya Farina.. " jelaskan Sisil


" Yang laki-laki mirip tuan... cakep-cakep " ucap Inem


" Tugas kalian... menjaga anak-anak saya di desa... jangan sampai terjadi apa-apa.. " ucap Leo


" Baik Tuan "


Ceklek,,


Sang Oma pun datang membawa koper. dengan senyum bahagia ia segera menghampiri Sisil


" Oma sudah siap.. " ucapnya


" Semua barang-barang Sisil dan baby juga sudah siap " ucap Yesi


" Kita berangkat sekarang " ucap Leo


Barang-barang Sisil pun dibawa oleh Renal, dan ketiga baby sister tersebut. Yesi sangat sedih karena ia tidak bisa ikut.


Sementara Ujang langsung pulang ke apartemen Salsa. Sementara Yesi pulang bersama Pa Anwar.


Mereka pergi mengunakan Dua mobil, Satu mobil berisi Renal dan ketiga Baby susternya dan yang satu lagi berisi Marco, Oma Leo Sisil dan ketiga Baby-nya.


Tiga jam berlalu dan mereka sudah sampai di Rumah yang akan Sisil, Oma beserta Baby kembarnya tinggal.


" Lumayan ya rumahnya.. tapi cuacanya dingin sekali " ucap Oma karena mereka sampai pada tengah malam


Mang Juju dan Ambu Euis sudah menunggu kehadiran mereka. karena sebelumnya Ujang sudah memberitahu mereka bahwa nona Sisil akan tinggal didesa untuk sementara waktu.


" Selamat datang Atuh Nona dan Tuan " sapa Ambu Euis


" Saya bawakan Kopernya " ucap Mang Juju


Renal dan mang Juju membawakan koper Oma , Sisil dan Baby kembar itu masuk kedalam, Merekapun ikut masuk.


" Sayang... Kamu ga akan kepanasan ... Disini tidak ada AC " ucap Leo


" Heh Anak Nakal... AC gimana ini aja udaranya lebih dari AC dingin minta ampun " ucap Sang Oma

__ADS_1


" Ini kamar Nona Sisil dan anaknya... mari silahkan masuk " ucap Mang Juju


Sisil segera menidurkan sang Baby itu di kasur nya. Lalu ia pun meminta pada Leo untuk beristirahat di kamar.


" Mas... Aku disini dulu ya " ucap Sisil


" Ia sayang... " ucap Leo


Mang Juju pun mengajak Mereka kecuali Sisil untuk melihat kamar Oma,


" Ini kamar buat Oma " ucap Mang Juju


" Kecil juga... tapi ga papah ko " ucap Oma langsung membaringkan tubuhnya di kasur itu


" Saya tunjukan kamar mba-mba ini... ga papah kan kalau Mba-mba tidur dalam satu kamar " ucap Mang Juju


" Tidak apa-apa mang... kami juga sudah biasa di kampus tidurnya bersama-sama dengan keluarga " ucap Inem


Inem, Ijah dan Onah pun segera membereskan barang-barang mereka lalu seger beristirahat.


" Tuan... ini teh hangat untuk anda.. " ucap Ambu Euis


" Makasih Bu " ucap Leo


Ambu Euis hendak pergi dari sana namun tertahan karena Leo memangilnya


" Eh... Bu mau kemana " tanya Leo


" Mau ke kamar Nona... memberikan ini " ucapnya


" Biar Saya saja... " ucap Leo membawa gelas berisi teh kedalam kamarnya .


Sedangkan Renal dan Marco beristirahat sejenak di ruang tamu itu. karena besok pagi ia harus segera pergi ke Jakarta.


Ceklek,,


" Sayang... " ucap Leo


" Iya mas "


" Pasti Kamu capek... sini aku pijitin " tawarnya


" Iya Mas.. boleh.. " ucap Sisil sambil tersenyum


Leo pun memijit kaki Sisil dengan pelan, Sisil pun merasa bahagia karena selama ia hamil dan melahirkan Leo selalu perhatian padanya.


" Sayang kamu disini baik-baik... jaga diri.. " ucap Leo


" Iya mas... meskipun aku berat tanpamu mas " ucap Sisil dengan wajah sedihnya


" Aku harus membalaskan dendam ku pada Momi.. Karena dari dulu iya tak pernah mengurusku terus kenapa sekarang tiba-tiba iya mau mengatur hidupku... maafkan aku membuatmu sedih... " batin Leo


" Sayang... kamu disini hanya sebentar... tunggu aku ya sayang " ucapnya mengecup kening Sisil


Sisil pun segera menidurkan sang Baby-nya kedalam box bayi lalu iya dan Sang Suami segera tidur dalam ranjangnya.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,.


Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....

__ADS_1


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


__ADS_2