Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Ekstra Part 31


__ADS_3

Ehan pun meyuruh Dandi untuk maju kedepan, karena Haikal dan Kemal sudah iya kerjain tinggal Dandi seorang. Dengan senyum jahatnya iya meyuruh Dandi untuk maju kedepan.


" Bagaimana kalau sekarang giliran Dandi yang akan aku kasih pertanyaan.. gimana ada yang setuju " ucap Ehan


" Setuju " balasan mereka


" Baik... Dandi ayo sini cepat kedepan.. sesuai dengan permintaan penonton kamu harus menjawab pertanyaan dari saya... ini pertanyaan cepat dan kamu harus jawab dengan jujur sejujur-jujurnya dan tentunya harus cepat... " ucap Ehan


" Baik " ucap Dandi dengan wajah tegangnya


" Hal buruk apa yang suka kamu lakukan dan ketahuan orang " tanya Ehan


" Kentut yang kelepasan "


" Kelepasan gimana " Tanya Ehan penasaran


" Suka tiba-tiba kentut " ucapnya


" oh... pantat kamu sudah bikin malu " Cibirnya


" iya " ucapnya Malu-malu


" Pertanyaan selanjutnya .. Hal buruk apa yang sudah kamu lakukan dan tidak ketahuan orang " tanya Ehan


" Kalau tidur suka ditemenin mamah " ucapnya ragu


" Oh... jadi kamu anak mami " ucap Ehan


" Apa kebiasaan buruk mu " ucap Ehan dengan terseyum jahat seperti biasa


" masih ngompol dikasur " jawabannya membuat semua orang heran


" Kamu Segede gini masih ngompol " cibir ehan


" Iya karena... Ga tau kenapa... "


" Ibumu memang ga marah " tanya Ehan semakin heran


" Ibuku selalu memarahiku dan mengancam akan menyunatku lagi " ucapnya sedih


" Nanti punya kamu buntung dong " cibir Farel


" Ya Makanya kalau tidur aku suka pake pempers aku takut.. " ucapnya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal


" Ga papah nanti kamu banyak uang kalau di sunat lagi " ucap Ehan sambil tersenyum


" Kamu mah senang lihat aku buntung " ucap Dandi


" Hahahahha " ucap penonton senang


" Buat kalian yang suka ngompol kurang-kurangin deh.. kan ga lucu kalau kalian buntung semua anu nya... " ucap Ehan membuat semua tertawa dan bertepuk tangan riang


" Baik tenang semua Ehan akan lanjutkan ya.. untuk Kalian yang sudah dibukakan aibnya.. mohon maaf sekali lagi... saya tidak mengumbar keburukan mu tapi mulutmu sendiri lah yang sudah berkhianat membuka aibmu sendiri " ucapnya sambil terseyum senang


" Acaranya kita lanjutkan .... peserta kini tinggal Farel, Ali, Ina dan Rena kalian akan bermain tebak nama hewan... jadi kalian akan mengucapkan huruf abjad... nah ketika aku bilang stop... kalian harus menyebutkan nama hewan yang tersebut ... mengerti " ucap Ehan


" Mengerti " ucap mereka


" Kita mulai dari Abang Farel ... " ucap Ehan


Semua peserta menjadi Fokus karena iya tak mau kalah dan harus dikerjain oleh Ehan.


" A B C D E F G H I J K L " ucap mereka terhenti


" Kalian tebak nama hewan dari L... " ucap Ehan terseyum jahat


" Lalat " ucap Farel


" Landak " ucap Ina

__ADS_1


" Lele " ucap Rena


" Ayo Ali jawab... " ucap Ehan


" Aku hitung sampai tiga kalau kau kalau kau harus dihukum " ucap Ehan


" Em... em... " ucapnya menjadi tegang


" Satu... Dua... tiga... kamu tidak bisa menjawab maka kau harus dihukum " ucap Ehan


" Dihukum apa " tanyanya


" Maunya apa " tanya Ehan dengan wajah jahatnya


" Kamu aku hukum dengan menyayikan lagu potong bebek tapi semuanya harus diganti dengan huruf o " ucap Ehan


" Huruf O " tanyanya heran


" Iya... lakukan sekarang "


" Potong bobok ongso... Mosok do koolo.. Nono monta donso..Donso ompot kolo... Sorong ko koro ... Sorong ko konon..loo loo loo loo loo loo loo loo... Sorong ko koro ... Sorong ko konon.. loo loo loo loo loo loo loo loo... " ucapnya dengan memotong kan bibirnya


" Astaga Ali .... bibirmu itu... sungguh tak indah... terlalu moyong.. seperti makan keong " ucapnya sambil tertawa


" Baik kita lanjutkan lagi ya ... " ucap Ehan pada penonton


" Iya... " ucap penonton


" Kita mulai lagi dari Abang Farel ... " ucap Ehan


Semua peserta menjadi sangat Fokus.


" A B C D E F G H I J K L M N O " ucap mereka terhenti


" Kalian tebak nama hewan dari O.. " ucap Ehan terseyum jahat


" Orang utan " ucap Farel


" Ayo Ina jawab... " ucap Ehan


" Aku hitung sampai tiga kalau Ina tidak menjawab maka harus dihukum " ucap Ehan


" Em... em... " ucapnya bingung


" Satu... Dua... tiga... kamu tidak bisa menjawab maka kau harus dihukum " ucap Ehan


" Ina maafkan kakakmu yang ganteng ini.. karena harus menghukum mu " ucap Ehan


" Apa hukumnya ka " ucap Ina


" Kamu harus berhitung satu sampai dua puluh namun harus mengunakan huruf i " ucap Ehan


" Tapi ka... nanti aku ga kelihatan cantik lagi " ucapnya


" Ayo cepat... " ucap Ehan


" Siti.. Dui... Tigi... Empit ... Limi ... Enim. Tijih.. diliipin... Simbilin... Sipilih.. sibilis.. duibilis.. tigibilis... empitbilis... limibilis... enimbilis... dilipinbilis... sembilinbilis... Diipilih.. " ucapnya sudah


" Terimakasih Ina.. silahkan duduk kembali di bangku kamu " ucapnya mempersilahkan duduk


" Terus kita nasibnya gimana... dari tadi berdiri.. pegal nih " ucap Kemal


" Kalian masih ada... kirain udah pada kemana " ucap Ehan sambil tertawa


" Cepat nih kita pegal " ucap Haikal


" Aku juga pegal " ucap satria


" Kalian boleh duduk dikursi yang sudah disediakan di bawah " ucap Ehan

__ADS_1


" Makasih " ucap mereka meninggalkan panggung panas itu


" Kini tinggal ada Rena dan Abang Farel... ayo berikan tepuk tangan pada mereka " ucap Ehan membuat keduanya semakin tegang


" Siapa yang dukung Farel " ucap Ehan


" Aku... " ucap sebagian penonton berbicara sambil menunjuk tangannya ke atas


" Siapa yang dukung Rena " ucap Ehan


" Aku... " ucap sebagian penonton lagi dan berbicara sambil menunjuk tangannya ke atas


" Persaingan semakin ketat persiapkan diri kalian... " ucap Ehan


Farel dan Rena pun saling pandang dan fokus dengan apa yang diucapkan Ehan.


" Aku harus menang " ucap dalam hati Rena


" Lihat saja aku harus menang... " batin Farel


" Kita mulai lagi ya... di mulai dari Abang Farel ... " ucap Ehan


Semua peserta dan penonton pun dibuat tegang olehnya.


" A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W Z " ucap mereka terhenti


" Kalian tebak nama buah dari Huruf Z " ucap Ehan terseyum jahat


" Aku... aku " ucap Rena gemas


" Coba Bang Farel apa " ucap Ehan


" Sebentar... " ucap Farel


" Aku... aku " ucap Rena masih kekeh


" Aku mau bang Farel dulu " ucapnya pada Rena


" Tapi... tapi... " ucap Rena kesal


" Biarkan saja dia yang jawab dulu " ucap Farel


" Yasudah apa " ucap Ehan dingin


" Buah Zuriat... " ucap Rena


" Ga ada buah Zuriat ada ya juga Durian " ucap Ehan sinis


" Ada ko " ucap Rena


" Ada... ada.. ada " ucap penonton


" Oh.. ada ya kirain ga ada " ucap Ehan terseyum saat iya sercing pada geogle ternyata ada


" Ayo Bang Farel jawab " ucap Ehan


" Em.. em... "


" Aku hitung sampai tiga kalau abang tidak menjawab maka yang menang adalah Rena " ucap Ehan


" Em... em... " ucapnya bingung


" Satu... Dua... tiga... " ucap Ehan


" Bang... kamu bisa kalah juga " cibir Ehan


" Dan pemenangnya adalah.. Rena " ucap Ehan


" Hore... " ucap Rena senang

__ADS_1


" Apa yang kamu minta... cepat katakan " ucap ehan


" em... em.. " ucap Rena gugup


__ADS_2