Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 16


__ADS_3

" Saya terima Nikah dan kawinnya Sisil Melisha Putri binti Anwar Juandi dengan mas kawin perhiasan berlian satu set, satu unit mobil dan Satu saham perusahaan di Anwar Grup dibayar tunai "


" Bagaimana para saksi " ucap sang penghulu


" gawat ini gawat apa yang harus kulakukan " ucap panik Bu Ida dalam hatinya


" Tunggu.... " teriakan seorang gadis dengan menangis tersedu-sedu


Semua mata melihat kearah Salsa, penampilan sangat kacau bahkan make-upnya luntur terkena air matanya yang tak henti-hentinya menangis


" Leo apa Kau sudah gila, Aku kekasihmu kenapa Kau menikahi Dia " ucapnya dengan nada tinggi


" Kau sudah bukan lagi kekasihku, disaat Kau memutuskan untuk pergi dariku tanpa pamit " ucap sinis nya


" Tapi tidak ada kata putus dari Kau ataupun Aku, Kita masih sepasang kekasih " mendekati Leo mau nyenggol Sisil


" Kalo begitu Kita putus hari ini juga " ucapnya mendorong tubuh Salsa hinga tersungkur


Dengan Sigap Salsa memegang kaki leo dan bersujud


" Maafkan Aku Leo, Aku tau Aku salah, Aku pergi hanya ingin mendapatkan piala ini " membuka kopernya dan menunjukan ya pada Leo


" Bahkan Aku bisa buatkan penghargaan itu dari emas asli 24 karat " cibirnya


" Maafkan Aku Leo " masih memohon

__ADS_1


" Lepaskan,....Pa penghulu kita lanjutkan " ucapnya tanpa ada rasa bersalah


Sisil pun merasa iba pada sang Kaka lalu Ia menggenggam tangan Leo dan berbisik padanya


" Leo aku mohon Maafkan Kakaku dan kembalilah padanya " ucapnya dengan wajah sedih


" Kamu dengarnya, sampai kapanpun Aku tak akan kembali padanya, jika Kau tak mau melakukan pernikahan ini Aku pastikan Kakakmu dan semua Keluargamu akan jadi gembel dijalanan " Ancamnya


Sisil kembali Diam, ia tak bisa berbuat apa-apa, beda halnya dengan Salsa ia terus berteriak-teriak sambil menangis, bahkan urat malunya sudah putus karena dia tak peduli dengan semua orang yang berada disana memandanginya, yang ia mau Leo membatalkan pernikahannya


" Leo..... Aku mohon.... kembali padaku " ucapnya


" Berisik....pengawal bawa dia keluar " ucap Leo


Para pengawal menghampiri Salsa dan menyeret paksa keluar, sambil teriak-teriak Salsa tidak mau, Bu ida yang menyaksikan pertunjukan itu hanya bisa menahan kesalnya.


Salsa berontak dia menendang kaki, tangan, dada para pengawal, Dia berlari menghampiri Leo dan menjambak rambut Sisil, sambil memaki-maki sang Adik.


" Dasar, Adik ga tau Diri, merebut pacar Kakakmu sendiri Hah, ngaca bahkan untuk menjadi kriteria tipe Leo pun Kau tak pantas.... " masih menjambak rambut Sisil


" Lepaskan, atau Kau Ku laporkan ada polisi " ancam Leo


" Salsa ikut Papah " sang Papah menyeret Salsa


" Pah lepaskan Pah, sakit " rengeknya

__ADS_1


Salsa dibawa keluar, sang Papah yang tak tahan dengan sikap Salsa lalu menamparnya


PLak.....


" Kamu tau apa kesalahan terbesarmu " ucapnya


" Pah udah dong, kasian Salsa " ucap sang istri berusaha menenangkanya


" Ini semua karena kesalahan Mamah yang selalu saja memanjakan Salsa " bentaknya pada sang istri


" Tapi pah... " mencoba membela Diri


" DIAM " bentaknya lagi


" Papah kecewa sama Kamu salsa, kenapa kamu harus kabur dan membawa adikmu dalam masalah, Kamu tau jika pernikahan ini sampai gagal Kau dan Ibumu akan jadi gembel dijalanan " ucap tegasnya


" Pah maafkan Aku, Aku akan perbaiki semuanya bujuk Leo untuk kembali lagi padaku " ucapnya sambil menangis


" Sudah terlambat, bahkan Leo sudah tak mau denganmu, ini semua ulahmu dan Kamu harus menanggung akibatnya " ucap tegas sang Papah pergi ketempat tadi


" Tapi Pah.... Pah.... " ucap Salsa


" Bagaimana ini Mah " ucap salsa sambil menangis


" Kamu harus tenang dulu, sekarang kita lihat dulu acaranya, nanti setelah Sisil menikah dengan Leo kita hancurkan pernikahannya, Mamah yakin Leo masih mencintai kamu, sekarang Dia marah saja padamu jadi Dia mau menikah dengan Sisil " ucapnya menenangkan Salsa

__ADS_1


" Baik Salsa akan coba menerima pernikahan ini " dengan raut wajah sakit hati ia relakan Leo dengan Sisil.


__ADS_2