
Ting... Tong.. Tong...
" Siapa itu " ucapnya
Ceklek
Deg....
" Ka...mu.... " ucap Yesi kaget
" Betul juga ucapan Leo... ga sia-sia aku berdandan seperti ini " batin Yesi
" Dia terlihat kacau... sekali... kasian juga tapi... biarkan... suruh siapa tak memihak ku... " batin Salsa
" Mau apa Kamu kemari " ucapnya sambil menangis dan pura-pura akan menutup pintu
" Tunggu " ucapnya menahan pintu dan segera masuk kedalam
" Pergi Kamu... belum puas Kamu kemarin lakukan itu padaku " ucapnya pura-pura menangis lagi
" Hei... Aku temanmu... masa Aku tega melihat teman Sendiri sedang kacau balau seperti ini Aku tingalin sendiri...." ucapnya sambil melihat sekitar Apartemen Yesi yang sangat berantakan
" Sekacau itu kah Dia " batin Salsa
" Kamu sudah masuk perangkapku " Batin Yesi
Hik... hiks... hisk tangis Yesi pun pecah
" Sudah jangan menangis... Aku akan ada untukmu " ucapnya merangkul Yesi
" Aku bantu kekamar... Kamu harus banyak istirahat pasti semalam kamu begadang dan menangis semalaman " ucap Salsa
Merekapun segera menuju kamar Yesi, Dan Salsa pun melihat tampak sangat berantakan. Salsapun terseyum tipis meyaksikan semua ini
" Apa Kamu sudah makan " tanya Salsa pura-pura perhatian
" Belum dari kemarin Aku ga nafsu makan " ucapnya
" Jangan begitu... nanti Kamu sakit... " ucap salsa
" Ga peduli bahkan hatiku lebih sakit "
" Kamu harus Kuat... Renal tidak ada apa-apanya... Aku yakin... jika Kau kembali mengejar Leo... Kau tidak akan seperti ini " kompornya
" Kemarin Sore... Leo mendatangi Aku ke Apartemen " pancing Yesi
" Bagus dong.. Tapi buat apa Dia kesini " Tanya Salsa
" Tau ga... Dia marah-marah padaku... Dia bilang jangan pernah mengancamku dengan vidio itu... Aku ga ngerti... Ancam apa... handpone Aku kan hilang dari kemarin " ucapnya sambil menangis tersedu-sedu
" Bagus... rencanaku berhasil satu persatu... " batin Salsa
" Terus. .. Kamu udah jelaskan pada Leo " timbal Salsa
" Sudah.. tapi.. Dia tak percaya... malah sekarang Dia membenci Aku... " ucapnya menangis dengan suara kencang
" Kamu yang sabar ya... ini salah paham... " ucapnya menenangkan Yesi
" Orang yang selama ini... yang Aku cintai malam tadi.... Dia... membenciku sekarang " ucap Yesi menangis dan terbata-bata
" Aku tau kenapa Dia bisa seperti itu... " ucap Salsa
" Kenapa "
" Karena Sisil pasti Dia mempengaruhi Leo yang tidak-tidak.. Dia orangnya memang seperti itu... bahkan nih sekarang Leo juga benci Aku... yang harus marah kan aku... Adik Aku sendiri malah menikah dengan Leo... Dia juga merebut Leo dariku... " ucap Salsa
" Ko ada ya Kaka yang sepeti ini " batin Yesi
" Semoga Dia percaya " batin Salsa
" Ko Adik Kamu gitu sih... " ucap Yesi
" Lebih parahnya... Aku mamah dan papah malah tingal didesa " ucap Salsa dengan wajah sedihnya
__ADS_1
" Apa... Desa... Leo tega sama kamu seperti itu " ucap Yesi
" Ia... Hiks... hiks... hiks.. " Salsa pura-pura menangis
" Terus... Kenapa Kamu bisa kesini... mau apa... " pancingnya
" Sebenarnya Aku mau balas dendam Sama Sisil.... Aku ga mau Leo benci sama Aku... " ucap Salsa
" Kamu mau balas dendam sama Sisil... mana bisa penjagaanya kan Ketat... " ucap Yesi
" Dia anganggap Aku bodoh apa... " batin Salsa
" Semoga Leo mendengarkan rencana Salsa " batin Yesi
" Asal Kamu mau bekerja sama dengan Ku... Aku pasti akan memberitahumu... " ucap Salsa
" Asal Aku bisa membalas dendamku juga pada Leo dan Sisil Aku mau... " ucapnya
" Sip... sekarang kita sahabat. .. " ucap Salsa
" Benar-benar Bodoh... ini sifamu yang kadang menjadi bumerang bagimu " batin Salsa
" Ga semudah itu Salsa... semoga Dia lebih percaya padaku " batin Yesi
" Terus sekarang apa rencanamu " ucap Yesi
" Aku akan mempengaruhi Sisil... untuk dia pergi ke Desa... " ucapnya
" Caranya "
" Aku punya kejutan Buat Sisil tentang kelakuan Leo dulu " ucap Salsa
" Pasti yang maksud vidio itu... Aku harus mengambil handponeku kembali " batin Yesi
" Dengan bukti rekaman ini, dan suara Kamu Yesi... Sisil akan benci Kamu dan Leo... dan aku bisa mempengaruhi Sisil.. " batin Salsa
" Kapan Kamu akan menemui Sisil... " ucap Yesi
" Besok... Apa Kau mau ikut " ajak Salsa
" Tapi Kita harus tunggu Leo lengah dan pergi kekantor " ucap Salsa
" Ide bagus... Aku setuju " ucap Yesi
" Sekarang Kamu Mandi... Aku Akan membuatkan makanan untukmu... dan bolehkan Aku bermalam disini " ucapnya
" Boleh... yaudah Aku mandi ya... " ucapnya pergi kekamar mandi
Salsapun pergi kedapur ia menyiapkan bahan makanan dan membuat makanan sebisanya dan menghindngkanya. sedangkan Yesi masih dikamar mandi.
" Ini kesempatanku... Aku akan memberimu kejutan buat senjataku suatu saat nanti... " gumannya
......................
Renal yang melihat kejanggalan pun segera memberi tahu lewat mikrofon kecil yang sedari tadi dipakai Yesi dibelakang telingganya. Dan Yesi pun akan berhati-hati kepada salsa
" Yesi... Yesi... "
" Em... Aku sedang Mandi " bisiknya
" Nanti Salsa akan memberikanmu minuman... Kamu jangan minum ya... Aku melihat tadi Dia menaruh serbuk seerti obat ke minumanmu " ucap Renal
" Makasih " ucap Yesi
" Sama-sama " ucap Renal
" Manusia dingin " gumannya
......................
Setelah Mandinya Yesi segera memakai baju dan terlihat rapi, tidak seperti ia tadi berakting didepan Salsa...
" Apa Salsa Akan curiga jika aku pakai baju begini " ucap Yesi
__ADS_1
" Ku ganti saja pakai baju tidur... " ucapnya meskipun sekarang masih sore
Ia pun segera melangkah menghampiri Salsa didapur dan mengajak ngobrol Salsa yang sedang cuci piring sedngkan tanganya lincah menukarkan gelas miliknya
" Untung Dulu Aku pernah licik... jadi adegan ini tidak membuatku kaget " batin Yesi
" Wah... Baunya enak Nih... " ucapnya mencoba sedikit masakan Yesi
" Tunggu sebentar ya... Kita makan Sama-sama " ucapnya
" Kamu... bisa masak Sha... enak juga makananmu " pura-pura memujinya
" Ia kah... " ucapnya kepedean
" Yu kita makan " Ajak salsa
Merekapun Makan bersama, Yesi pun tampak menikmati makanan Salsa yang biasa aja dan memang perutnya sudah lapar sekali
" Sebentar lagi Kau akan tertidur pulas" batin Salsa
" Aduh... Aduh... "
" Kamu kenapa Yesi... apa Kamu pusing... " ucap Salsa
" Pusing... Oh jadi dia memasukanku obat tidur... Aku harus pura-pura dan berakting lagi " batin Yesi
" Ia nih Sha... aduh kepalaku.... mataku juga berkunang-kunang " ucapnya Yesi berpura-pura
" Cepet juga tuh Obat bekerjanya " batin Salsa
" Yu Kita kekamar " ucap Salsa memapah Yesi
" Ini sebenarnya Salsa mau apa ya... Apa rencananya padaku " batin Yesi
Sekarang Yesi Sudah berada di kamar dan ia pun berpura-pura tertidur. dan Salsa segera meyelesaikan rencananya
" Maafkan Aku ya Yesi... Ini demi kebaikanku... Aku sudah tak mau bersaing dengan siapapun... " gumananya
Salsa pun segera membuka kancing baju Yesi satu persatu dan ia pun segera membawa handponenya lalu memotret Yesi yang sedang seksi
" Sialan... Jahat sekali dia... untung Leo berjaga-jaga pasang CCTV.. pingin rasanya Aku cakar... tendang dan kuliti dia " kesal Yesi dalam hatinya yang masih pura-pura tidur
Tiba-tiba Salsa malah tertidur disamping Yesi, Yesi pun mengintip Salsa, dan membiarkanya agar tertidur lebih lama. setelah itu ia memakai lagi bajunya.
" Gue kira Lu ga sejahat ini Sha... padahal Adik Kamu baik banget... sekarang Aku ngerti kenapa Leo lebih memilih Sisil dibanding kamu... " gumannya
" Sekarang Aku tukar dulu handponenya Salsa dengan handpone yang sudah aku masukan alat peyadap " ucap Yesi
" Apa Dia akan menghancurkan nama baikku dengan menjebakku dengan poto-poto seksi ini " ucapnya ingin menghapus poto-poto nya
" Apa Aku balas saja... Aku kan punya bukti... biar Dia juga ga gangu Leo dan Sisil lagi..." ucap Yesi
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,..
Apa yang direncanakan Yesi pada Salsa setelah apa yang sudah Salsa lakukan padanya..
So... Ikuti terus kisanya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁