
Mereka pun pergi meninggalkan ruangan itu, dan Sang mamah pun mengajak Salsa untuk makan terlebih dahulu karena ia merasa kangen dengan sang Anak.
" Sha Kita makan Dulu yu... " Ajak sang Mamah
" Yu mah .. "
Merekapun memasuki restoran terdekat dengan rumah sakit itu. Mereka langsung duduk di kursi yang sudah disediakan dan segera memesan makananya
" Sha... Mamah kangen sama Kamu.. " ucap Sang Mamah
" Aku juga kangen mah... " ucap Salsa singkat
" Kamu kenapa Hem... masih marah sama Mamah... "
" Kenapa Marah mah... Aku ga marah... " ucap Salsa
" Sha... Mamah kemarin-kemarin marah sama Kamu gara-gara si Ujang itu... Dia pasti sudah mencuci otakmu... agar Kamu mau dekat dengannya.. " ucap Bu Ida
" Mah... Cukup ya... jangan pernah Mamah jelek-jelekkin Ujang... karena Dia itu orangnya baik... Dan Dia tidak mencuci otakku ... " ucap Salsa mulai marah namun ia masih bisa menahannya
" Tuh kan ... kamu selalu belain Dia... apa hebatnya Dia Hem " ucap Bu Ida
" Kalau Mamah Disini hanya untuk ngomongin itu Sama Aku.. lebih baik Aku pergi... " ucapnya berdiri namun ditahan tangganya oleh Sang Mamah
" Ya udah Kita bahas yang lain lagi... " ucap Sang mamah pun mengalah
Makanannya sudah datang merekapun segera memakan pesannya sembari mengobrol kembali
" Sha.. ucapan tadi Kamu ke Sisil itu serius... " ucap Sang Mamah
" Maksudnya " Tanyanya heran
" Permintaan Kamu barusan... " ucap Sang Mamah
" Mamah Ko aneh... anaknya mau berubah malah seperti ini " batin Salsa
" Soalnya Mamah heran loh Sha... masa kamu kan mau merebut Leo dari Sisil ... masa ia Kamu baik sama Sisil " ucap Sang Mamah
" Aku harus pura-pura depan Mamah... biar ia percaya... " batin Salsa
" Kalau Kita ingin menghancurkan musuh... dekati saja Dia... Jika waktunya tepat hancurkan lah semuanya... " ucap Salsa
" Suatu Saat Mamah pun akan aku berikan kejutan... yang tak pernah mamah Duga... maafkan Aku Mah... sudah tidak ada lagi cara agar Aku dan Ujang bersatu " Batin Salsa
" Anak Mamah emang pinter banget... pokonya top deh... " puji sang Mamah
" Oh Ya Sha... Selama Kamu keluar dari penjara Kamu tinggal dimana " tanya sang Mamah
" Aku tinggal disalah Satu Apartemen milik Tante Natali "
" Natali itu mamahnya Leo kan " ucapnya sedikit kaget
" Ia Mah... "
" Benar... Kamu harus terus rebut hatinya calon ibu mertua Kamu... " ucap Sang Mamah mendukung Salsa
__ADS_1
" Mah... Setelah ini Mamah mau kemana " tanya Salsa
" Mamah mau pulang cape... "
" Aku antar ya... kebetulan Aku bawa mobil baru pemberian Tante Natali " ucap Salsa sambil tersenyum
" Ayo Sha... Mamah ga sabar deh...pengen naik mobil baru Kamu "
Merekapun menaiki Mobil yang dikendarai Salsa. Bu Ida pun merasa senang dengan sikap Salsa. Setelah Salsa mengantarkan Bu Ida kerumahnya lalu ia putar arah ke rumah sakit untuk menemui Sisil.
.
...****************...
.
Ia sekarang sudah berada di rumah sakit dan segera menuju tempat dimana Sang putri Sisil dirawat. Ia melihat Sisil tampak cemas dan khawatir dengan keadaan Anaknya. ia pun segera menghampirinya.
" Sil... " ucap Sang Kaka
" Mau apalagi Sih Ka... " ucap Sisil bingung.
Untungnya Anak Kembar laki-lakinya sudah tidur. sang Oma dan Yesi pun segera membawa nya keruangan perawatan mereka sebelumnya. Di ruangan intensif nya hanya ada Leo dan pa Anwar.
" Aku mohon... maafkan Aku " ucap Salsa meneteskan air matanya
" Lebih baik Kaka pergi dari Sini " ucap Sisil
" Aku Takan pergi dari sini sebelum Kamu maafin Aku " ucap Salsa keras kepala
" Maafkan Aku " lirihnya
" Apa dengan kata maaf bisa menyembuhkan putriku... " emosinya mulai membara
" Sayang... tenang... Kamu harus kontrol emosimu... " ucap Leo
" Sha lebih baik Kamu pulang.. untuk sekarang jangan temui kami terutama Sisil... emosinya ga stabil... Aku takut nanti terjadi hal yang tak diinginkan " ucap Leo
" Tapi... aku Takan pergi dari sini sebelum Kau memaafkan ku Sil... " ucap Salsa
" Kalau Kata maaf bisa merubah keadaan putriku... Aku dengan besar hati akan memaafkanmu... ka.." ucapnya
" Sayang... Kamu sebaiknya pulang " ucap Pa Anwar merangkul Salsa
" Pah... ijinkan Aku... disini... Aku hanya ingin kata maaf dari Sisil... " ucap Salsa
" Aku akui aku manusia penuh dosa... Aku hanya ingin Kamu mendengarkan dulu penjelasan ku sil... Aku lakukan kaya kemarin Agar Tante Natali percaya sama Aku... Aku butuh Dia agar Aku bebas dari penjara... tapi Aku tidak sepenuhnya menuruti kemauannya.... " jelaskannya
" Aku sudah punya Ujang.. dan aku ingin bahagia dengannya.. Leo menawariku masa depan agar bersama Ujang... Aku terima ... Aku hanya ingin menebus dosaku padamu.. aku hanya ingin memberi pelajaran pada Tante Natali dengan caraku... "
" Sumpah aku ga tau jika akhirnya akan seperti ini... " tangisan salsa pun tak ia bisa dibendung
" Sudah... Nak jangan menangis... Papah restui Kamu dengan Ujang... " ucap sang papah sambil memeluknya
" Papah yakin merestui aku dengan Ujang... papah ga kecewa sama Aku ... seperti mamah padaku... karena Ujang bukan orang kaya... " ucap Salsa menghapus air matanya
__ADS_1
" Papah lihat... Ujang orangnya baik... sopan... Papah suka sama dia... Apalagi sudah buka hati kamu agar lebih baik lagi... " ucap sang papah sambil tersenyum
" Makasih ya pah... " ucap Salsa sambil memeluk sang papah
" Sama... sama. sayang... untuk masalah Mamah biar papah yang bicarakan " ucap Salsa
" Mas .. benar Ka Salsa serius dengan Ujang " bisik Sisil
" Benar... "
" Terus kamu nawarin Kan Salsa apa... sehingga ia mau bekerja sama denganmu... dan mau sama Ujang " ucap Sisil heran
" Nanti juga kamu tau... " ucap Leo
" jadi gimana sil.. kamu sudah maafin aku... " tanya Salsa
" Aku maafin Kaka jika bisa merubah keadaan putriku " ucap Sisil sinis
" Aku senangnya sudah memaafkan Kaka.. tapi.. aku belum bisa terima jika putriku yang menderita " batin Sisil
Salsa pun merasa sedih apalagi ketika melihat baby mungil yang tersiksa dengan alat yang dihubungkan kedalam tubuhnya yang lemah. ia berjanji jika sang putri Sisil sembuh, ia akan menyayangi sepenuh hati bahkan jika Sisil ijinkan ia akan merawat sang bayi dengan baik.
" Maafkan Tante sayang... cepat bangun dan sadar disini banyak orang yang menyayangi mu nak... " ucap Salsa saat melihat dari kaca keadaan putri Sisil
.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,.
Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...
Jangan baper ya...
Anak Sisil akan baik-baik aja Ko ...
So... Ikuti terus kisahnya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁
__ADS_1