
Ehan pun meminta mereka merapatkan barisan. lalu iya sebagai petunjuk permainan sekaligus juri yang akan ikut dalam permainan tersebut.
" Jadi gini temen-temen permainannya kita akan berhitung cepat nah yang kebagian angka ganjil... tau ga angka ganjil ... " ucapnya terpotong
" Tau... " ucap penonton
" Kalian tau angka ganjil " tanya Ehan
" Tau... " ucap peserta itu
" Apa " tanya pada Haikal
" Iya angka satu... tiga... lima... tujuh... sembilan ... gitu contohnya " ucapnya
" Benar... kadang kamu pintar juga " celetuk Ehan
" Nah.. kalau kalian bertemu dengan angka genap kalian ganti dengan huruf E ... contohnya ... aku tunjuk Satria dia jangan bilang satu... tapi hari bilang huruf E... gimana kalian mengerti " ucap Ehan
" Ngerti " ucap Peserta
" Kalian mengerti " tanyanya pada penonton
" Mengerti " ucap serempak mereka
" Baik kalau begitu kita mulai dari Abang ... mari berhitung..." ucap Ehan
" E " ucap Farel
" Dua " ucap Ina
" E " ucap Satria
" Empat " ucap Kemal
" E " ucap Satria
" Enam " ucap Rena
" E " ucap Haikal
" Delapan " ucap Dandi
" E " ucap Ali
" Sepuluh " ucap Ina
" Sebelas " ucap Haikal menjawab salah
" Baik teman teman... sebaiknya kita apakan Haikal " tanya Ehan
" Suruh joged " jawab salah satu mereka
" Suruh nyanyi " jawab salah satu mereka
" Traktir kita makan " jawab salah satu mereka
" Waduh " ucap Satria
" Sudah-sudah jangan ribut... lebih baik kita kasih dia pertanyaan " ucap Ehan dengan terseyum licik
" Aduh... ko aku jadi takut " batinnya
" Haikal... ini pertanyaan cepat dan kamu harus jawab dengan jujur dan tentunya cepat... " ucap Ehan
" Baik " ucap Haikal
" Hal buruk apa yang suka kamu lakukan dan ketahuan orang " tanya Ehan
" Ngupil "
" Hal buruk apa yang sudah kamu lakukan dan tidak ketahuan orang " tanya Ehan
" Kentut "
" Apa kebiasaan buruk mu " ucap Ehan dengan terseyum jahat
" ngompol dikasur " jawabannya membuat semua orang tertawa
" Apakah sekarang suka ngompol dikasur " tanya Ehan kembali
" Iya "
" Ibumu tidak marah "
" Sangat marah... sering pukul pantatku dengan sapu lidi " ucapnya terseyum malu
" Gimana ekspresinya "
" Aduh.. aduh ampun Ema.. ampun... " ucapnya sambil memegang pantatnya
Ucapnya membuat semua orang yang ada disana, pipi Haikal pun menjadi merah seperti pipi tomat, karena iya malu telah membuka keburukannya dia sendiri.
" Lanjutkan... lanjutkan " ucap penonton bertepuk tangan riang
__ADS_1
" Baik tenang semua Ehan lanjutkan ya.. untuk Haikal mohon maaf saya tidak mengumbar keburukan mu tapi mulutmu sendiri lah yang sudah berkhianat " ucapnya sambil terseyum senang
" Kita mulai dari angka belasan ya ... melanjutkan yang tadi " ucap Ehan
Semua peserta menjadi Fokus karena iya tak mau bernasib sama dengan haikal
" Mari berhitung.. dimulai dari Satria..." ucap Ehan
" EE" ucap Satria
" E Dua" ucap Ina
" EE " ucap Satria
" E Empat " ucap Kemal
" EE" ucap Satria
" E Enam " ucap Rena
" EE" ucap Satria
" E Delapan " ucap Dandi
" EE" ucap Satria
" E Sepuluh " ucap Ina
" EEE " ucap Satria
" Tunggu Ehan ko aku terus yang kebagian huruf E terus " ucapnya protes
" Gimana juri aja... dilarang protes.. kalau protes lagi akan kena hukum " ancam Ehan ... yu kita lanjutkan
" EEE" ucap Satria
" EE Dua" ucap Dandi
" EEE " ucap Satria
" EE Empat " ucap Kemal
" EEE " ucap Satria
" EE Enam " ucap Rena
" EEE" ucap Satria
" EE Delapan " ucap Dandi
" EEE " ucap Satria
" EEEE " ucap Satria
Satria pun tanpa sadar melakukan protes lagi
" Kamu kenapa sih... aku kebagiaan yang huruf E terus " ucap Satria
" Maf aku ingat pas kamu Ee dicelana...jadi pikirannya Kesana terus " ucap Ehan sambil tertawa puas
" Ih jorok " ucap Ina
" Kamu bikin aku malu " ucap Satria kesal
" Ini kesalahan... aku kan dah bilang ga boleh protes... jadi Kamu harus dihukum "
" Hukum... hukum... hukum..." ucap Mereka
" Satria oh satria... ini pertanyaan cepat dan kamu harus jawab dengan jujur dan tentunya cepat... " ucap Ehan
" Ok " ucap kesal
" Hal buruk apa yang suka kamu lakukan dan ketahuan orang " tanya Ehan
" Kentut "
" Hal buruk apa yang sudah kamu lakukan dan tidak ketahuan orang " tanya Ehan
" Ngorok kalau bobo "
" Apa kebiasaan buruk mu " ucap Ehan dengan terseyum jahat
" Kalo tidur harus sama guling kesukaanku " jawabannya membuat semua orang tertawa
" Huh... anak manja " ucap penonton
" Berapa Sering kamu Ee dicelana " tanya Ehan kembali
" Sering .. UPS.. " ucapnya keceplosan dan langsung menutup bibirnya dan merasa sangat malu
" Lebih dari sepuluh kali " tanya Ehan penasaran
" Iya ucapnya malu-malu kucing " ucapnya sangat malu
__ADS_1
" Gimana ekspresinya "
Kini Satria hanya mengerak-gerakan bibir dan matanya ... ( Kalian tau lah kalau anak kecil pake popok kalau lagi pup seperti itu ekpresinya )
Semua orang yang ada disana pun tertawa terbahak-bahak.. seakan lucu dengan tingkah satria dan Ehan.
" Lanjutkan... lanjutkan " ucap penonton bertepuk tangan riang
" Baik tenang semua Ehan lanjutkan ya.. untuk Satria mohon maaf saya tidak mengumbar keburukan mu tapi mulutmu sendiri lah yang sudah berkhianat sudah membuka aibmu" ucapnya sambil terseyum senang dan bahagia
" Karena aku cape.. bagaimana kalau sekarang giliran kemal yang akan aku kasih pertanyaan.. gimana setuju " ucap Ehan
" Setuju " balasan mereka
" Baik... Kemal sini cepat.. sesuai dengan permintaan penonton kamu harus menjawab pertanyaan dari saya... ini pertanyaan cepat dan kamu harus jawab dengan jujur sejujur-jujurnya dan tentunya harus cepat... " ucap Ehan
" Baik " ucap Kemal
" Hal buruk apa yang suka kamu lakukan dan ketahuan orang " tanya Ehan
" Ngiler "
" Kamu kalau ngiler kapan " Tanya Ehan penasaran
" Kalau liat makanan enak " ucapnya
" Hal buruk apa yang sudah kamu lakukan dan tidak ketahuan orang " tanya Ehan
" Mengigau kalau tidur"
" Apa kebiasaan buruk mu " ucap Ehan dengan terseyum jahat seperti biasa
" Pura-pura tidur kalau ibu nyuruh aku kewarung " jawabannya membuat semua orang heran
" Kenapa pura-pura tidur " tanya Ehan dengan heran
" Iya karena... ongkos kirim tak sesuai "
" Maksudmu " tanya Ehan semakin heran
" Jadi gini ibu nyuruh beliin cabe harga seribu masa aku dikasih ongkos kirim seribu " ucapnya kesal
" Terus kamu maunya berapa " cibir Farel
" Ya minimal lima ribu gitu.. jadi aku bisa beli Roti, chiki, coklat, minuman dingin " ucapnya sambil terseyum
" Itu mah rugi yang nyuruh " ucap Ehan
" Ada yang suka kaya kemal " tanya Ehan
" Ada... tidak.. " ucap penonton antusias
" Jangan ditiru ya... perbuatan kemal ga baik... kalau aku jadi ibunya udah lah... aku ga akan kasih makan Dia biar kapok... " Cibirnya
" Lanjutkan... lanjutkan " ucap penonton bertepuk tangan riang
" Baik tenang semua Ehan akan lanjutkan ya.. untuk Kalian yang sudah dibukakan aibnya.. mohon maaf sekali lagi saya tidak mengumbar keburukan mu tapi mulutmu sendiri lah yang sudah berkhianat membuka aibmu sendiri " ucapnya sambil terseyum senang
.
.
.
.
So ikuti terus kisahnya...
Semoga kalian terhibur...
Hai.. Hai... Ada kabar terbaru loh.....
Novel tentang kisah anak kembar ini versi dewasa sudah ada ....
Ketik di kolom pencarian Novel yang berjudul KISAH CINTA ANAK KEMBAR CEO
Dan untuk bab penutup di novel ini...
saya selesaikan dulu ya...
beberapa Part kedepan....
Semoga kalian suka...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁