
" Kamu Mau menikah denganku " ucap Renal semakin membuat Yesi kaget bagaikan durian runtuh bertubi-tubi kata-kata indah ia dengar sebagai balasan air matanya semalaman menangis.
" Jika ini mimpi.. Aku ga mah bangun lagi " batin Yesi
" Semoga Yesi... menerima lamaranku " batin Renal
" Kalau hanya untuk bercanda lebih baik Kau pergi " ucapnya mendorong Renal dan hendak pergi namun tangannya ditahan Renal
" Tunggu... " ucapnya Menarik tangan Yesi
Renal mengambil sesuatu yang telah ia siapkan disaku celananya, ia berlutut sambil membuka sebuah kotak yang berisi cincin sebagai lambang jika ia tak pernah main-main.
" Maukah Kau menikah denganku " ucapnya lantang tanpa Ragu
Akhirnya Yesi tak dapat menahan air Matanya lagi. Ini merupakan air mata kebahagiaan baginya. Ini yang selalu ia tunggu-tunggu dari Renal, dan sekarang impianya untuk segera menikah akan cepat terlaksana.
" Aku Mau... " ucap Yesi dengan segera Renal memasangkan Cincin dijari manis Yesi. cincin itu benar-benar indah
Kemudian mereka berdua berpelukan saling melepas Rindu masing-masing. ada seyum kebahagiaan dari mereka yang terpancar.
" Yesi... lebih baik Kau mandi... rambutmu bau " goda Renal
" Renal... baru juga Kita romantis... dan sekarang Kau sudah mengejekku " ucap Yesi memasang bibir moyongnya tanda ia sangat kesal dengan calon suaminya
" Muach... cepat mandi... Aku siapkan Sarapan dahulu " ucapnya dengan wajah datarnya
Yesi pun segera melangkah kekamar mandi dan Renal segera kedapur untuk memasak sarapan untuk calon istrinya.
Renal sudah selesai dengan masakanya dan Yesipun sudah rapi. Ia terlihat Rapi dan cantik hari ini dengan seyum yang terus ia pancarkan.
" Halo sayang " Sapa Yesi
Glek,,
" Kenapa Kau berpakaian seperti ini " ucap Renal menahan amarahnya
" Biar terlihat seksi " Celetuk Yesi
" Maksudmu... agar semua laki-laki memandangimu... hem " ucapnya dengan wajah kesal
" Loh... bukan itu... biar Calon suami Ku itu tertarik.. Soalnya Aku ragu sebelumnya apa Dia normal atau tidak " ocehnya
" Ganti bajumu sekarang " ucap Renal
" Ga mau.. "
" Ganti... " ucapnya dengan tatapan tajam
" Tapi.... Tapi... " ucapnya gelagapan
" Kalau Kamu tidak mau menggantinya... Aku akan memakanmu " ancamnya
" Ok... Aku ganti "
Lalu Yesi segera pergi kekamarnya dan segera mengganti lagi bajunya dengan baju yang lebih sopan. Setelah selesai ia pun segera menghampiri Renal dan segera memakan sarapanya.
" Bagaimana Penampilanku " ucap Yesi
__ADS_1
" Bagus "
" Terima kasih " ucapnya sambil terseyum dan segera memkan makanannya
" Aku mau acara pernikahan Kita dilakukan sebulan lagi " ucap Renal
Uhuk... uhuk...
" Pelan-pelan tidak akan ada yang memakan makananmu " ucapnya meyodorkan minumanan pada Yesi
" Kamu ga salah... apa itu ga terlalu cepat " ucap Yesi
" Tidak... Lebih cepat lebih baik "
" Tapi Aku belum pernah bertemu Orang Tuamu... terus Orang Tuaku dan Orang Tuanmu belum saling bertemu.... " ucap Yesi
" Tidak masalah... Nanti akan Ku beri tahu..... Kita langsung menikah saja " ucap dingin Renal
" Terus... acaranya Kamu mau seperti apa... Aku sih maunya... " ucap Yesi terpotong
" Kamu yang urus semua... apapun yang Kamu mau.. lakukanlah... Aku yakin seleramu bagus... " ucap Leo
" Baiklah " ucapnya senang
Yesi dan Renalpun melanjutkan sarapannya, setelah semua selesai Renal pamit untuk pergi kekantor, namun sebelum kekantor ia mengatar sang calon istri itu untuk menemui Sisil.
...****************...
Sesampainya di Mansion Leo, Renal dan Yesi segera masuk kedalam Mansion, disana terlihat semua anggota keluarga sudah meyelesaikan sarapnya, Marco pun pamit untuk pergi ke reatoran sedangkan Oma kembali Istirahat kekamarnya.
" Hay Sil... " sapa Yesi
" Tidak... "
" Syukurlah " ucap Sisil senang
" Sayang... Aku pergi dulu kekantor ya.. nanti makan siang Aku pulang dn menemanimu makan siang " ucap Leo
" Ia mas... "
" Sayang... jangan nakal ya... Anak ayah... jagain Mominya... " ucap Leo mengusap perut Sisil membuat semua orang terseyum
Leo dan Renalpun segera pergi kekantornya. sedangkan Sisil mengajak Yesi ketaman belakang Mansion, pemandngan yang sejuk dan indah disana tersedia.
" Wah... Sil.... keren... Ko aku selama disini ga tau tempat ini " ucap Yesi senang
" Ini tempat rahasiaku... " ucapnya sambil terseyum
" Aku lihat Kau hari ini senang... apa ada kabar baik " pancing Sisil
" Kou Tau Sil... Tadi Renal melamarku. .. " ucap Yesi kegirangan
" Wah.. selamat ya Yesi... aku ikut senang.... lalu kapan Kalian menikah " tanyany
" Renal mengajak Aku menikah 1 bulan lagi... tapi... " ucapnya dengan raut wajah sedih
" Kenapa "
__ADS_1
" Renal belum mempertemukanku dengan Keluarganya... Aku pun sama belum mempertemukan keluargaku dengan Renal "
" Sabar ya.. nanti juga waktunya tiba akan saling mengenal " ucap Sisil menenangkanya
" Tapi Aku juga sedih "
" kenapa lagi " ucap Sisil
" Renal itu maunya Aku yang mengurus semuanya... Dia maunya tinggal beres ga mau ribet " keluh Yesi
" Kamu beruntung.... bisa memilih konsep baju pengantin yang cocok... coba Aku... Leo semua yang siapkan tanpa bertanya apa ini sudah sesuai dengan keinginanku atau bagaimana " ucap Sisil jadi sedih
" Maf sil Aku ga berniat membuatmu sedih " ucap Yesi merasa bersalah
" Ga papah... Kamu jalani Saja semua prosesnya... Aku yakin... pasti akan bagus banget konsepnya " ucap Sisil
" Oh ia Sil bagaimana jika memilih konsepnya bersamamu... Kita pilah pilih aja dulu " ucap Yesi
" Aku setuju "
" Makasih ya Sil... sudah memafkanku dimasa Lalu.... Leo benar-benar tidak salah pilih... Kamu baik... dan layak dipertahankan " puji Yesi
" Kalau masalah memafkan... Tuhan Saja maha pemaaf apalagi Kita... bahkan perlakuanmu tidak seberapa meyakitkan jika dibandingkan Mamahku dan Ka Salsa tapi Aku selalu memaafkanya " ucap Sisil
" Kalau masalah Kasus Salsa bagimana jadinya " ucap Yesi
" Aku pasrah aja.. Aku ga bisa berbuat apa-apa lagian.... Emang ini sudh diluar batas... apalagi Dia tidak peduli dengan Anakku... " ucap Sisil sedih lagi
" Kita doakan selama ia di penjara.... Semoga Salsa berubah dan menerungi semua kesalahanya " ucap Yesi menenangkanya
Ani pun membawakan Jus buah-buahan dan cemilan untuk mereka, Mereka pun berbincang-bincang sambil memakan cemilan itu.
,
,
,
,
,
,
Bersambung....
Halo Semua,.
So... Ikuti terus kisanya...
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁