
Ehan pun mengajak kemal, Haikal, Dandi dan Satria menjauh dari sang bunda.
" Aku ga mau tau pokonya kalian harus berikan aku kado " ucap Ehan
" Ya udah kita pulang dulu terus nanti kita kesini lagi " ucap Haikal
" Keburu acaranya selesai ... ni kadang si Haikal bikin orang emosi ya " ucap Dandi
" Terus kita harus gimana " ucapnya pada kemal
" Kenapa nanya gue... pikir sendiri " ucap kemal
" Ehan... besok aja deh kadonya kita janji deh " ucap Haikal
" Aku maunya sekarang " ucap Ehan
" Terus gimana dong " ucap Dandi
" Kita akan lakuin apapun yang kamu mau itung-itung itu kado dari kita " ucap Haikal
" Kita... lu aja kali gue ogah.. apalagi bakso " ucap Kemal
" Yang penting ga makan-makan deh... yang aneh-aneh kaya kemarin-kemarin " ucap Dandi
" Heem... bener aku setuju sama kemal dan Dandi " ucap Haikal
" Aku punya ide " ucap Ehan dengan terseyum jahat
" Apaan " tanya Kemal
" Bos... Ko perasaanku jadi ga enak " ucap Dandi
" Semoga aja kita ga dikerjain kaya kemarin-kemarin " ucap Haikal
" Semoga saja " ucap Kemal
" Tunggu saja... ide cemerlang dari Ehan pasti membuat kalian.... bahagia... " ucap Satria terseyum senang
Sang bunda pun memangil Ehan dan Farel untuk segera ke panggung. untuk melakukan memotong tumpeng yang sudah disediakan.
" Ehan... Farel sini nak " ucap Sisil dan merekapun menghampiri sang bunda
Sisil dan Leo pun mengucapkan banyak-banyak pada semua pihak yang telah membantu sang putranya. merekapun satu persatu berpidato dihadapan para guru dan staf sekolah tak lupa dihadapan teman-teman Ehan dan Farel
" Selamat siang semuanya... saya Leo Wiratmaja ayah dari Farel dan Farhan... mengucapkan terima kasih pada Anak-anak saya tentunya... yang sudah membanggakan Ayah dan bunda... makasih nak... dan tak lupa juga saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih pada semua Guru, Staf disekolah dan orang-orang yang terkait dalam membantu anak-anak saya untuk bisa mengikuti lomba tersebut... Terima kasih semuanya " ucap Leo dengan rasa bangga terhadap putranya
" Hai semuanya... semoga kalian sehat selalu ya ... saya Sisil.. saya adalah bunda Ehan dan Farel saya cuma mau menambahkan yang diucapkan oleh suami saya... saya disini mau mengucapkan kepada semua teman-teman Ehan dan Farel.. yang sudah memberikan semangat untuk mereka menghadapi perlombaan itu... Sekarang kita ke acara intinya ya... bunda tau kalian sudah lapar kan " tanya Sisil mencairkan suasana
" Kemal laper bunda " teriakannya
" Dasar ya tukang makan " cibir Farel membuat semua tertawa
" Farel ga boleh gitu nak... " ucap Sisil
" Iya bunda " ucapnya
" Kemal sini nak " ajak Sisil dan kemal pun naik ke panggung menghampiri Sisil
" Sekarang kita potong tumpengnya... kamu ambil piringnya " ucap Kemal
" Loh bunda ko bawa kemal " ucap Ehan heran
" Lihat kasian dia sudah lapar " ucap Sang bunda
__ADS_1
" Dia kalau ada makanan... pasti dia laper terus " cibir Farel membuat Kemal kesal
" Sudah ... jangan begitu... " ucap Sisil
Tumpeng pun dibawa kehadapan Farel, Ehan, Leo ,Ina Sisil dan kemal. Kemal betapa kagetnya dan senang melihat ada makanan dihadapannya
Ehan Dan Farel pun memotong tumpengnya sedikit sebagai simbol dan mereka memberikannya pada Ayah dan bundanya. sudah simbol tersebut Sisil pun mengajak siapa saja yang mau memakan tumpengnya bisa berbaris didepan takutnya ribut.
Merekapun memakan tumpeng itu dengan lahap. dan beberapa cemilan yang sudah disiapkan.
Kemal dan teman-temannya pun berkumpul kembali memakan makananya, Ehan dan Farel pun menghampiri mereka.
" Wah Bos ini super lezat " ucap Haikal
" Heem enak sekali " ucapnya
" Ehan... kamu mau cobain makanan punya aku " Tawarkan Rena
" Ga " ucapnya dingin
" Ehan.. Ina cantik mana " tanya satria
" Tuh sama Ali " ucap Ehan
Merekapun segera menyelesaikan makannya dan merekapun melanjutkan pestanya. Sementara Kemal Haikal, Dandi, Farel, Rena dan Satria heran dengan sikap Ehan.
" Bos ngapain tuh Si Ehan ke depan... " ucap Dandi
" Perasaanku jadi ga enak " ucap Kemal
" Aku takut Ehan akan bersikap usil lagi " ucap Haikal
" Pasti Dia akan melakukan hal gila lagi " cibir Farel
" Emang Ehan mau ngapain " tanya Rena
" Kamu lihat Saja " ucap Farel
" Untung Aku ga ikut-ikutan... Siap-siap untuk kalian bertiga " ucap Satria
" Emang dia mau ngapain " tanya Kemal
" Pokonya kalian harus lahir batin " ucap Satria
Ehan segara naik kepanggung dan mengumumkan sesuatu kepada semua orang yang ada disana
" Hai semuanya " ucap Ehan
" Halo Ehan " sapa mereka
" Kalian menikmati pestanya " tanya Ehan dengan gaya usilnya
" Iya " ucap Mereka serempak
" Aku punya hiburan buat kalian semua " ucap Ehan dengan senyum jahatnya.
" Apa " tanya mereka
" Kemal, Haikal dan Dandi coba naik keatas panggung " ucap Ehan sambil tersenyum senang
" Bos mau diapakan kita " tanya Dandi
__ADS_1
" Aku takut bos " ucap Haikal
" Ayo cepat kita Kesana " ajak Kemal
Merekapun segera menuju panggung sesuai permintaan Ehan.
" Kita tampilkan artis kita Trio wekwek kita... " ucapnya sambil tertawa
" Sialan lu " bisik kemal
" Eit... jangan marah-marah nanti darah tinggi " ucapnya
" Mau apa Kau ajak Kami kesini " bisik kemal yang merasa malu dihadapan semua teman-teman
" Jadi gini guys.. aku tuh mau main bareng kalian tapi kita harus maunya banyakan... ada yang mau ikut main lagi " tanya Ehan
" Aku " ucap Rena
" Yah.. dia lagi... tapi ga papah deh... pokonya yang mau ikutan harus kunpul dipanggung ini... kita butuh empat orang lagi " ucap Ehan
" Aku " ucap Ali
" Aku ikut " ucap Ina
" Aku ikut " ucap Satria
" aku ikut " ucap Farel
" Baik karena semuanya sudah kumpul mari kita lanjutkan permainannya... kalian Siap " tanya Ehan
" Siap " ucap Serempak yang ada dipanggung
" Jadi yang kalah itu harus mengikuti perintah yang diminta penonton... gimana setuju " ucap Ehan
" Setuju " ucap Penonton tambah semangat
" Kalau yang menang bagaimana " tanya Rena
" kalau yang menang apa ya... " ucap Ehan bingung
" Kalau yang menang harus mengikuti semua yang dikatakan oleh pemenang " ucap Kemal
" Aku takut Rena menang gimana ini ... tapi ga mungkin lah " batin Ehan
" Ok.. yang menang boleh meminta satu permintaan pada siapapun... " ucap Ehan
" Asal jangan yang aneh-aneh " ucap Kemal
" Ya .. ga boleh gitu dong ...gimana yang menang aja " ucap Satria
" Kamu mau dikerjain Ehan " bisik Kemal
" Kan dia ga ikutan " ucap Satria
" Bisik-bisik apa kalian " ucap Ehan
" Tidak-tidak ... " ucap mereka dengan gugup
" Aku lanjutkan lagi ya permainan nya " ucap Ehan
" Ok " ucap mereka serempak
Para guru dan staf melihat acara yang anak-anak lakukan. dan merekapun sangat penasaran apa yang akan dilakukan Ehan dengan teman-teman karena Ehan merupakan murid yang cerdik dan usil tak jarang semua orang belum kenal sama dia pasti akan membencinya. namun ketika iya sudah akrab dengannya iya akan senang berteman dengannya.
__ADS_1