Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 41


__ADS_3

Ting... Tong.... Ting... Tong....


" Pa Renal ada yang bisa Saya bantu " ucapnya


" Saya disuruh sama Tuan Leo untuk mengambil makanan yang sudah Nona masak " ucapnya


"Hem Mas Leo niat hati mau menggertak Dia, eh malah Dianya sendiri mengirim Renal kesini " batin Sisil


" Silahkan masuk sebentar ya Saya siapkan terlebih dahulu" jawabnya


Renal pun mengikuti Sisil dapurnya benar saja disana terdapat makanan yang terlihat sangat enak.


" Oh ia Pa Renal, itu puding buatan Saya tolong dicobain " ucapnya


" Baik Nona terima kasih "


" Kesempatan ga ada Tuan, Aku makan saja lah, lagian juga Masakan buatan Nona lezat-lezat " Batin Renal


" Gimana " tanya seseorang


" Enak Tuan makanannya ....UPS...... " ucapnya terpotong


" Gawat itu kan suara Tuan Leo " ucapnya sambil melihat kesamping


" Bagusnya dibilang jangan memakan masakan Istriku malah Kau memakannya " ucapnya sambil menjewer telinga Leo


" Ampun Tuan... Ampun... hanya mencicipinya... dan sedikit ko " jawabnya


" Sedikit apanya Kau makan 5 potong Puding Hah " ucap kesel Leo


Lalu Sisil pun datang ketempat dimana ada Renal karena ia mendengar suara keributan disana


" Loh Mas Leo, ko disini " tanyanya


" Em... Aku berubah pikiran, Aku mau makan Disini saja " jawab singkatnya


" Yasudah Yu Kita makan Aku siapkan dulu, Pa Renal ikut makan juga ya "


" Siap Nona


" Tapi.... Sil Dia ga boleh makan disini " rengeknya


" Mas makanan Kita masih banyak, mubazir kalo tidak dibagi-bagi, lagian kan Pa Renal juga belum makan kan " ucapnya


" Belum Nona "


" Mumpung Nona menawariku " batin Renal


" Ok, tapi Renal ga boleh nambah makanan hanya Satu piring saja " ucapnya


" Baik Tuan " ucap Renal senang


Merekapun segera menyantap makanannya dengan lahap. Sisil pun senang masakannya disukai oleh Suaminya. dan Renalpun ikut senang karena Dia juga bisa mencicipi masakan sang istri dari majikannya itu, namun Leo tampak tidak senang karena makanan sang istri dicicipi oleh orang lain.


" Kapan lagi Aku dapat kesempatan makan makanan Nona meskipun hanya satu piring " batin Renal


" Liat Saja renal pembalasanku " batin Leo


" Syukurlah makanannya habis " batin Sisil


...****************...


Flash Back


" Maf Tuan Leo memanggil Saya " ucap Renal


" Kamu sekarang pergi ke Apartemenku dan bawakan Ku Makanan yang Sisil sudah masak " titahnya

__ADS_1


" Baik Tuan "


" Jangan sampai Kau memakannya inget itu " ucapnya


" Baik Tuan " ucapnya lalu pamit pergi ke Apartemen


" Em... sepertinya Aku tak percaya dengan Renal... Aku tak rela jika ia memakan makanan Sisil " batinnya


" Aku pulang saja Lah ke Apartment perasaanku tak enak " jawabnya


Leo pun segera pergi dari kantornya menuju Apartment nya dan benar saja ia melihat Renal memakan banyak puding disana


" Renal.... tidak bisa dipercaya kalo masalah makan Dia, tapi badanya kurus... apa Dia cacingan " batin Leo


Leo segera menghampirinya dan mengjewernya


...****************...


Setelah Leo dan Renal selesai dengn makan siangnya, merekapun segera pergi kekantor untuk menuntaskan pekerjaanya


Sedangkan Sisil hanya berdiam Diri di Apartemen dengan menonton flem drama Korea kesuakaanya. hingga ia tertidur di Sofa.


Malam hari ketika Leo pulang dari kantornya ia melihat Sisil sedang tertidur disana lalu ia mematikam Tv nya dan mengendongnya kekamar Sisil dan tak lupa menyelimutinya.


" Tidur yenyak ya Sil " ucapnya mencium kening Sisil


Ia pun segera menuju kamarnya untuk mandi dan membersihkan Diri, setelah ia selesai ia segera membaringkan tubuhnya di kasur empuknya.


" Ko Aku jadi ga bisa tidurnya " ucapnya


" Aku tidur dikamar Sisil aja deh, lagian Dia kan ga akan tau, nanti pagi-pagi saja Aku pergi dari kamarnya " gumannya sendiri


Leo segera melangkah menuju Kamar sisil dan membaringkan tubuhnya disamping Sisil, tidak terasa merekapun terlelap bersama.


...****************...


" Ya ampun.... ini kedua kalinya Aku tidur bersama Mas Leo.... tapi Aku kalo Aku hamil gimana.... ehhh tunggu kata orang kalo kita tidak melakukan hubungan suami istri tidak akan hamil meskipun Kita tidur bersama terus.... heheheh dasar Sisil bodoh " batinya sambil sedikit terseyum


Ia pun segera melepaskan pelukan Leo dan segera mandi dan bersiap-siap menyiapkan sarapannya sebelum Mereka pulang ke Indonesia.


Sisil sedang memasak Nasi Goreng dan baunya sangat harum dan menggoda siapa saja yang menciumnya tidak terkecuali Leo, Ia terbangun ketika ia merasakan lapar diperut saat mencium wangi nasi goreng tersebut.


Leo segera mandi, setelah rapi Ia pun segera menemui Sisil diruang makanya.


" Pagi Mas " sapa Sisil


" Pagi Juga " ucapnya terseyum


" Ini Rotinya Mas " tawarnya


" Aku mau sarapan Nasi goreng " ucapnya


" Baik Mas " ucapnya memeberikan nasi goreng tersebut.


kemudin terdengar Suara bel Apartemen tersebut


Ting... Tong.... Ting... Tong....


" Siapa ya pagi-pagi kesini " ucap sinisnya


" Mungkin itu Renal Mas " jawabnya langsung membuka pintu Apartemen tersebut


" Ga mungkin Kalo Renal kan Kemarin Aku menyuruhnya untuk menjemput Yesi " bati Leo


Tak lama kemudian Sisil datang bersama sang Tamu.


" Pagi Leo " sapa Salsa

__ADS_1


" Em.. "


" Ngapain Sih Dia kesini buat kesel aja " batin Leo


" Kalian lagi mau sarapannya, bolehkan Aku sarapan bersama... kebetulan Aku belum makan " ucap terseyum pada Sisil


" Boleh dong Ka, Kaka mau Roti atau Nasi goreng " tawarnya


" Nasi goreng Saja "


" Sayang Biarkan Dia ambil sendiri, sekarang Kamu Makan yang banyak " ucap lembut


" Ia Mas " ucapnya mengambil makananya


" Sayang Sini Aku suapim makannya " tawar Leo


" Harus gitu mereka mesra-mesraan jam segini didepanku pula " batin Salsa


" Sisil Makanan Kamu selalu Enak dari dulu " puji Salsa


" Makasih Ka "


" Emangnya, istriku itu yang paling The best... pintar masak bikin suami betah dirumah " ucapnya terseyum


" Mas Bisa Aja " ucapnya tersipu malu


" Cih... Jiji Aku lihat tingkah Sisil " batin Salsa


" Tapi Ngomong-ngomong Kamu ga cape apa ga dibantuin pembantu, masa punya suami Kaya dibikin Kaya babu " ucapnya pedas


" Jaga ucapanmu Salsa " bentak Leo


" Ka Salsa jangan bilang gitu,... justru Aku senang bisa meyiapkan semua keperluaan Suamiku tanpa bantuan orang lain... itu menjadi ladang pahala buatku " ucapnya sambil terseyum


" Pahala apa... dah Kaya babu aja " batin Salsa


" Sialan Kau Salsa lihat saja akan Ku balas " batin Leo


" Lagian bagiku Makanan buatan istriku sudah yang paling Enak Loh... " ucapnya mengelus rambut Sisil


Sisil hanya terseyum senang mendengarnya, dan Salsa merasa kesal dengan pujian Leo.


Mereka bertiga sudah selesai dengan sarapannya lalu bersiap-siap pergi ke bandara dengan menggunakan Satu Mobil.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,..


Apa yang akan dilakukan Leo didalam pesawat pribadinya bersama ketiga perempuan itu ( Sisil, Salsa dan Yesi)


Arthur minta saranya ya semua...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....

__ADS_1


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


__ADS_2