Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Epusode 74


__ADS_3

Sedangkan Dikantor Leo terliht sngat gelisah, Leo mulai merasakan tidak enak hatinya. lalu ia pun memberitahukan Renal untuk mengosongkan jadwalnya dan mengajak Renal untuk segera pulang ke Mansionnya


" Renal... hari ini kosongkan semua jadwalku... Aku mau pulang ke Mansion " ucap Leo


" Tapi... Tuan " ucapnya


" Perasaanku tak Enak... takut terjadi sesuatu pada Sisil " ucapnya


" Baik Tuan "


Merekapun segera melangkah menuju Mobil, sepanjang perjalanan mereka temhambat karena macet yang terjadi akibat adanya kecelakaan.


" Kenapa bisa macet seperti ini " ucap Leo kesal


" Sepertinya didepan ada kecelkaan Tuan soalnya banyak Polisi " ucap Renal


" Disaat buru-buru ada saja halangan " ucapnya dengan wajah kesal


...****************...


Sementara Di Mansion Sisil menghentikan perdebatan Yesi dan sang Kakak itu.


" Ka Salsa... Sudah... berisik nanti Oma kesini " ucapnya


" Untung ada Sisil kalo ga dah Aku cakar Kau Domba betina " batin Yesi


" Lihat Saja Yesi... akan Ku buat perhitungan Kau " batin Salsa


" Tuh dengerin adiknya.... ini Kakak sama Ade beda banget kaya langit dan bumi " celetuk Yesi


" Ngomong apa Kamu... " ucap Salsa mulai terpancing emosi


" Itu barusan ada nyamuk " ucap Yesi sinis


" Sil... Kamu dengerin Aku lagi ya... sebenarnya Leo menikahimu hanya karena ingin membalas dendam padaku... Dia tidak benar-benar mencintamu... Dia masih mencintaiku... Aku cinta pertamanaya.. Kamu tau akan istilah cinta pertama itu susah dilupakan... " ucap Salsa


" Rasanya Sakit Ka ketika Ka Salsa bicara begitu seakan-akan aku salah selama ini... " batin Sisil


" Mungkin itu Dulu Ka... Aku yakin Leo sekarang sudah benar-benar mencintai ku " ucap Sisil


" Bagus Sil jangan terpengaruh " ucap Yesi


" Diam Kau tidak ada urusanya dengan mu Yesi... Pergi sana " ucap Salsa


" Yey emang situ siapa usir-usir diriku " ucapnya seperti mengejek Salsa


" Aku sebentar lagi jadi Nyoya dirumah ini " ucap Salsa dengan pedenya


" Hey jangan kepedean.. jadi orang.... mimpi pun ga pantas " Yesi sudah mulai terpancing emosi


" Diam Kamu " ucapnya sambil menunjuk Yesi


" Sisil aku tegasin sama Kamu.... Kamu harus tingalin Leo... karena yang Leo cintai bukan Kamu tapi Aku. .. dan yang harus Kamu tau Aku yang pantes mendapatkan kemewahan ini... sudah cukup selama ini Kamu mendapatkanya... " ucap Salsa


" Sampai Kapanpun Aku tidak akan melepaskan Mas Leo " bentak Sisil

__ADS_1


" Mulai berani Kamu bentak Aku kakakmu " ucapnya sambil berdiri


" Maaf ya ka untuk kali ini.... Aku ga mau mengalah... dari awal Kakak yang salah... Aku harus relain hidup dengan lelaki yang tidak Aku cintai... tapi sekarang saat cinta sudah tumbuh diantara Kami... Kami takan melepaskanya " ucapnya


" Kamu berani ya.. Sama Kaka... sini Kamu " ucapnya menarik tangan Sisil


" Eh... dia mulai kasar lagi... mana Sisil masih sakit lagi... nanti Aku di amuk Leo lagi... aku harus gagalkan " batin Yesi


" Aw.. Ka sakit " ucap Sisil


" Lepaskan.... Dia " ucap Yesi memisahkan tangan Salsa dan Sisil


Salsa mulai membuka pakaian lemari Sisil dan diambilnya Koper, sebagian pakaian Sisil mulai ia masukan kedalam koper tersebut.


" Ka... Mau apakan semua pakaianku " ucap Sisil


" Yang harusnya tinggal didesa itu Kamu... bukan Aku Sil " ucap Salsa


" Ka... jangan ka... " merebut koper itu


" Kamu Diam disana biar Aku yang rebut Ok " bisik Yesi


" Siniin kopernya " ucap Yesi merebut kopernya


" Ga mau " ucap Salsa


Ceklek,,


" Ada apa Kalian ribut-ribut berisik.. " ucap Sang Oma


" Hey... ini rumah Ku... jangan membuat Onar " ucap sang Oma


" Ini sebenarnya ada apa " ucap Oma lagi


" Gini Oma... Sisil katanya kangen sama Mamah dan Papah di kampung.. jadi Kami berniat mengunjungi mereka " ucap Salsa mendahului


" Ka Salsa memang... jahat... Aku kira Dia sudah berubah " batin Sisil


" Sialan Salsa pengen Aku ulek... kaya sabel ayam geprek gitu " batin Yesi Kesal


" Sisil... Oma tau mungkin Kamu kangen sama Kedua Orang Tuanmu tapi Kamu juga harus pikirkan kesehatanmu... Kamu belum pulih benar.. kasian Baby Kamu... " ucapnya menghampiri Sisil


" Apa... Sisil hamil... " ucap Salsa


" Ia... Kamu memangnya tidak tahu... Kakak macam Apa Kamu " ucap Yesi


" Diam Kamu Yesi " ucap Salsa


" Ini ga bisa dibiarkan.... Harusnya Aku yang bahagia dengan Leo... bukan Kamu... " ucapnya sambil menangis


" Kamu... Tau... Aku selama ini memimpikan semua yang Kamu miliki sekarang.. tapi Kamu malah merebutnya padaku... " ucap Salsa


" Cukup Ka... dari awal Aku tidak merebut apapun darimu... Leo yang memintaku sendiri karena kebodohanmu... Kamu pikir Leo akan berlutut dan meminta Kamu menikah dengannya setelah Kau pergi dan bersenang-senang dengan lelaki lain... " ucap Sisil mulai Kesal


" Maksudmu... " ucapnya Salsa sambil melotot

__ADS_1


" Aku tau... Kaka pergi ke Amerika bersama lelaki kan... hah... kakak disana bersenang-senang tanpa memerdulikan perasaan Leo " ucap Sisil


" Diam Kamu... Sisil " bentak Salsa


" Kesabaranku sudah habis... Ayo kita pergi Kedesa... tinggalkan rumah ini... rumah ini tidak cocok denganmu " ucap Salsa menarik tangan Sisil


" Lepaskan... " ucap Oma dan Yesi membela Sisil


Bruk..


" Sialan Kalian mendorongku hem... " ucapnya bangit dan mendorong sang Oma hingga kepalanya terbentur kelantai dan pinsan


" Oma... Oma... " ucap Sisil


" Sini Kamu.. " ucap Salsa menarik lagi tangan Sisil


" Lepaskan Tangan Itu... atau cakar mukamu.... " ancam Yesi


" Silahkan Saja Aku ga takut... " ucap Salsa


" Aw... perutku " lirih Sisil


" Kamu kenapa Sil.... muka Kamu semakin pucat " ucap Yesi


" Darah.... Kakiku ada darah " ucapnya lalu pingsan


.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,..


Tenang saja suatu Saat Salsa akan dapat balasan dari Leo yang setimpal...


So... Ikuti terus kisanya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2