
Kini Bu Irma membawa Ina dan Ali ke kelas dan memperkenalkan mereka pada teman-teman sekelasnya
" Pagi anak-anak ... " ucap Bu Irma
" Pagi Bu Irma " ucap mereka
" Anak-anak kita sekarang kedatangan anak baru ... silahkan perkenalkan nama kalian " ucap sang guru
" Halo... perkenalkan nama saya Farina Leosil Putri Wiratmaja.. senang bertemu dengan kalian " ucapnya sambil terseyum
" Hai teman-teman nama saya Muhamad Ali Juandi.. Salam kenal " ucap Ali
" Kalian bisa duduk ditempat duduk yang kosong... dan pelajaran akan ibu mulai " ucap sang guru
" Baik Bu... " ucap Mereka
" Ina cantik duduk dekat aku saja " ucap Satria
" ga mau " ucap Ina
" Satria... jangan ribut... " ucap Sang guru
" Iya Bu... "
" Ina cantik " bisiknya
" Bu... Satria ganggu terus " ucap Ina
" Satria.... kamu mau ibu hukum... perhatikan yang ibu terangkan " ucapnya
" Ga mau Bu " ucapnya
Ali dan Ina pun segera duduk ditempat yang kosong dan mengikuti pelajaran sedangkan Satria duduk dibelakang Ina dan Ali
" Ina cantik... Ina cantik " ucapnya
" Kalau tidak diam aku laporkan Bu guru ya " ancam Ina
" Iya Ina cantik... aku diam ... diam dihatimu " ucapnya cengengesan
Merekapun kembali memperhatikan sang guru menerangkan materi pelajaran pada mereka.
.
...****************...
.
Sedangkan dikelas Ehan dan Satria ia sekarang sedang menunggu sang guru datang, ia duduk disatu banku. yang lebih kagetnya iya satu kelas dengan kemal dan Rena.
" Ehan... kamu sama aku... maksudku kita... satu kelas " ucap Rena senang dan gugup
" Em " ucap Dingin Ehan
" Ehan nanti kita duduknya satu bangku saja " Tawarkannya Rena
" Ga usah.. Aku bareng abangku saja ... " ucapnya
" Ehan nanti jam istirahat temani aku kekantin bareng ya " ajak Rena sambil terseyum
" Ga mau " bentaknya
" Hey kamu " ucap Kemal langsung memangil Ehan namun Dicuekin
" Hey Kamu " ucap nya lagi dengan wajah kesal
" Hey.... " ucapnya menghampiri Ehan mengebrak meja Ehan
__ADS_1
" Apa " ucap Dingin Ehan sambil berdiri
" Aku panggil-panggil ga denger... budeg Hem " ucapnya
" Oh dari tadi Kamu pangil aku... aku kira pangil siapa " ucapnya masih cuek
" Aku akan memberi perhitungan sama kamu... " ucap Kemal
" Ga takut " ucap Ehan
" Kemal... apa-apaan sih... kenapa kamu kasar sama Ehan..." tanya Rena
" Dia kasar sama kamu... kenapa kau belain dia " ucap Kemal kesal
" Istirahat sekolah aku tunggu didepan gerbang sekolah " ucap Kemal
" Ok " ucap Ehan
" Ehan... sudah jangan didengerin... biarin saja " ucap Rena
" Ini urusan lelaki kamu tidak usah takut " ucap Ehan
" Tapi Ehan... aku takut kamu kenapa-kenapa " ucap Rena
" Sudah lah " ucapnya kembali duduk di bangkunya
Kemal pun segera duduk di bangkunya.. karena Sang guru sudah datang.
Sang guru pun menerangkan kepada muridnya tentang pelajaran tentang matematika, Beliau menerangkan tentang rumus-rumus kepada murid-muridnya.
" Ehan... kamu beneran mau ladenin ucapan si kemal... ketahuan bunda nanti marah loh " ucap Farel
" Kau ga akan pake kekerasan Ko... aku akan pakai otak yang cerdik menghadapi dia... " ucapnya
" Kamu yakin " tanya Farel
" Kenapa ga bang... " ucapnya
" Ok bang ... makasih " ucapnya sambil terseyum
Tiga jam berlalu bel pun sudah berdering menandakan istirahat untuk kelas 4 dan Jam pulang untuk kelas 2.
Farel dan Ehan pun segera keluar kelasnya berniat mau bertemu dengan sang adiknya.
" Hey Ina " ucap Ehan
" Ka Ehan... Abang Farel... " ucapnya senang
" Gimana sekolahnya hari pertama seru " ucap Ehan
" Seru ka... cuma temen Kaka satu ini yang rese... ngajak aku ngobrol aja " ucap Ina
" Ga papah asal jangan ajak kamu jalan " ucap Ehan
" Kaka " ucapnya kesal
" Hey satria awas ya adikku nangis gara-gara kamu akan ku bawakan moster cacing lagi padamu... " ucap Farel
" Ga berani aku... menyakiti orang yang aku sayang " ucapnya
" Ayo Ali... kita pulang... bunda pasti sudah nungguin kita " ucapnya membawa Ali pergi dari sana
Sekarang Ehan dan Farel sedang berada di depan gerbang sekolahnya, ia bersama Ina dan juga satria yang sedang mengunggu sang bunda menjemput.
" Bunda.... " ucap Ina
" Anaknya bunda sudah selesai sekolahnya... yu kita pulang " ajak sang bunda
__ADS_1
" Iya bunda " ucap Ali dan Ina
" Bunda pulang dulu ya... nanti pulang sekolah bunda jemput kalian... " ucap Sang bunda
" Baik Bunda " ucap Mereka
Kini sang bunda melajukan mobilnya menuju pulang kerumah, sementara satria mengunakan sepedanya untuk pulang
" Aku pulang dulu ya... " ucap Satria
" Ok... " ucap Mereka
" Hey... gorila... " enak kemal
" Kalo Kita yang kurus disebut gorila terus kita apa " tanya Farel
" Hey kingkong " ucap Ehan
" Wah Bos ... Dia mengejek Kita " ucap Dandi salah satu teman kemal
" Sialan... pada cucurut itu " ucap Kemal
" Apa Kau... para cucunguk " ucap Ehan tak mau kalah
" Kamu berani sama aku " ucap Kemal
" Siapa takut " ucap Ehan
" Mending kita mundur... Kamu mau bunda marah sama kamu " bisik Farel
" Abang tenang aja " ucapnya
" Sini Kau... " ucap Kemal
" Sini aja yang butuh " ucap Ehan
" Kamu ya..." ucap Kemal menghampiri Ehan
" Dasar Kau kurus kering " ejeknya lagi
" Kamu Gendut kaya Donat " ucapnya
" Rasakan ini " ucapnya hendak menonjok Ehan namun gagal karena Ehan menghindar
" Ga kena... ga kena " ucap Ehan menjulurkan lidah
" Aku udah tegang ini bocah masih bisa bercanda " ucap Farel menggeleng-gelengkan kepalanya merasa heran dengan tingkah sang adik
" Serang " ucap Kemal
Dandi dan Haikal pun mencoba menangkap Farel, namun Farel malah mendorongnya
" Apa-apaan kalian... Aku ga ikutan itu urusan Ehan sendiri " ucap Farel dengan wajah dingin
" Abang Ko ga belain aku " teriakan Ehan membuat kemal tak menyerangnya lagi
" Kan aku dah bilang... jangan di ladeni nanti bunda marah ... Kamu ga pernah dengerin aku " ucapnya
" Abang penghianat ... " ucap Ehan kesal
" Kita jadi berantem ga sih... kenapa kalian jadi yang ribut " ucap Kemal
" Diam aku masih kesal Sama Abang Farel " ucapnya
" Terus hubungannya sama kita apa " ucap Dandi
" Ga tau... " ucap Farel
__ADS_1
" Ayo Kita lanjutkan berantemnya " ucap Kemal
" Ayo... kita lanjutkan " ucap Ehan