Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Ekstra Part 23


__ADS_3

Kini Bu Irma membawa Ina dan Ali ke kelas dan memperkenalkan mereka pada teman-teman sekelasnya


" Pagi anak-anak ... " ucap Bu Irma


" Pagi Bu Irma " ucap mereka


" Anak-anak kita sekarang kedatangan anak baru ... silahkan perkenalkan nama kalian " ucap sang guru


" Halo... perkenalkan nama saya Farina Leosil Putri Wiratmaja.. senang bertemu dengan kalian " ucapnya sambil terseyum


" Hai teman-teman nama saya Muhamad Ali Juandi.. Salam kenal " ucap Ali


" Kalian bisa duduk ditempat duduk yang kosong... dan pelajaran akan ibu mulai " ucap sang guru


" Baik Bu... " ucap Mereka


" Ina cantik duduk dekat aku saja " ucap Satria


" ga mau " ucap Ina


" Satria... jangan ribut... " ucap Sang guru


" Iya Bu... "


" Ina cantik " bisiknya


" Bu... Satria ganggu terus " ucap Ina


" Satria.... kamu mau ibu hukum... perhatikan yang ibu terangkan " ucapnya


" Ga mau Bu " ucapnya


Ali dan Ina pun segera duduk ditempat yang kosong dan mengikuti pelajaran sedangkan Satria duduk dibelakang Ina dan Ali


" Ina cantik... Ina cantik " ucapnya


" Kalau tidak diam aku laporkan Bu guru ya " ancam Ina


" Iya Ina cantik... aku diam ... diam dihatimu " ucapnya cengengesan


Merekapun kembali memperhatikan sang guru menerangkan materi pelajaran pada mereka.


.


...****************...


.


Sedangkan dikelas Ehan dan Satria ia sekarang sedang menunggu sang guru datang, ia duduk disatu banku. yang lebih kagetnya iya satu kelas dengan kemal dan Rena.


" Ehan... kamu sama aku... maksudku kita... satu kelas " ucap Rena senang dan gugup


" Em " ucap Dingin Ehan


" Ehan nanti kita duduknya satu bangku saja " Tawarkannya Rena


" Ga usah.. Aku bareng abangku saja ... " ucapnya


" Ehan nanti jam istirahat temani aku kekantin bareng ya " ajak Rena sambil terseyum


" Ga mau " bentaknya


" Hey kamu " ucap Kemal langsung memangil Ehan namun Dicuekin


" Hey Kamu " ucap nya lagi dengan wajah kesal


" Hey.... " ucapnya menghampiri Ehan mengebrak meja Ehan

__ADS_1


" Apa " ucap Dingin Ehan sambil berdiri


" Aku panggil-panggil ga denger... budeg Hem " ucapnya


" Oh dari tadi Kamu pangil aku... aku kira pangil siapa " ucapnya masih cuek


" Aku akan memberi perhitungan sama kamu... " ucap Kemal


" Ga takut " ucap Ehan


" Kemal... apa-apaan sih... kenapa kamu kasar sama Ehan..." tanya Rena


" Dia kasar sama kamu... kenapa kau belain dia " ucap Kemal kesal


" Istirahat sekolah aku tunggu didepan gerbang sekolah " ucap Kemal


" Ok " ucap Ehan


" Ehan... sudah jangan didengerin... biarin saja " ucap Rena


" Ini urusan lelaki kamu tidak usah takut " ucap Ehan


" Tapi Ehan... aku takut kamu kenapa-kenapa " ucap Rena


" Sudah lah " ucapnya kembali duduk di bangkunya


Kemal pun segera duduk di bangkunya.. karena Sang guru sudah datang.


Sang guru pun menerangkan kepada muridnya tentang pelajaran tentang matematika, Beliau menerangkan tentang rumus-rumus kepada murid-muridnya.


" Ehan... kamu beneran mau ladenin ucapan si kemal... ketahuan bunda nanti marah loh " ucap Farel


" Kau ga akan pake kekerasan Ko... aku akan pakai otak yang cerdik menghadapi dia... " ucapnya


" Kamu yakin " tanya Farel


" Kenapa ga bang... " ucapnya


" Ok bang ... makasih " ucapnya sambil terseyum


Tiga jam berlalu bel pun sudah berdering menandakan istirahat untuk kelas 4 dan Jam pulang untuk kelas 2.


Farel dan Ehan pun segera keluar kelasnya berniat mau bertemu dengan sang adiknya.


" Hey Ina " ucap Ehan


" Ka Ehan... Abang Farel... " ucapnya senang


" Gimana sekolahnya hari pertama seru " ucap Ehan


" Seru ka... cuma temen Kaka satu ini yang rese... ngajak aku ngobrol aja " ucap Ina


" Ga papah asal jangan ajak kamu jalan " ucap Ehan


" Kaka " ucapnya kesal


" Hey satria awas ya adikku nangis gara-gara kamu akan ku bawakan moster cacing lagi padamu... " ucap Farel


" Ga berani aku... menyakiti orang yang aku sayang " ucapnya


" Ayo Ali... kita pulang... bunda pasti sudah nungguin kita " ucapnya membawa Ali pergi dari sana


Sekarang Ehan dan Farel sedang berada di depan gerbang sekolahnya, ia bersama Ina dan juga satria yang sedang mengunggu sang bunda menjemput.


" Bunda.... " ucap Ina


" Anaknya bunda sudah selesai sekolahnya... yu kita pulang " ajak sang bunda

__ADS_1


" Iya bunda " ucap Ali dan Ina


" Bunda pulang dulu ya... nanti pulang sekolah bunda jemput kalian... " ucap Sang bunda


" Baik Bunda " ucap Mereka


Kini sang bunda melajukan mobilnya menuju pulang kerumah, sementara satria mengunakan sepedanya untuk pulang


" Aku pulang dulu ya... " ucap Satria


" Ok... " ucap Mereka


" Hey... gorila... " enak kemal


" Kalo Kita yang kurus disebut gorila terus kita apa " tanya Farel


" Hey kingkong " ucap Ehan


" Wah Bos ... Dia mengejek Kita " ucap Dandi salah satu teman kemal


" Sialan... pada cucurut itu " ucap Kemal


" Apa Kau... para cucunguk " ucap Ehan tak mau kalah


" Kamu berani sama aku " ucap Kemal


" Siapa takut " ucap Ehan


" Mending kita mundur... Kamu mau bunda marah sama kamu " bisik Farel


" Abang tenang aja " ucapnya


" Sini Kau... " ucap Kemal


" Sini aja yang butuh " ucap Ehan


" Kamu ya..." ucap Kemal menghampiri Ehan


" Dasar Kau kurus kering " ejeknya lagi


" Kamu Gendut kaya Donat " ucapnya


" Rasakan ini " ucapnya hendak menonjok Ehan namun gagal karena Ehan menghindar


" Ga kena... ga kena " ucap Ehan menjulurkan lidah


" Aku udah tegang ini bocah masih bisa bercanda " ucap Farel menggeleng-gelengkan kepalanya merasa heran dengan tingkah sang adik


" Serang " ucap Kemal


Dandi dan Haikal pun mencoba menangkap Farel, namun Farel malah mendorongnya


" Apa-apaan kalian... Aku ga ikutan itu urusan Ehan sendiri " ucap Farel dengan wajah dingin


" Abang Ko ga belain aku " teriakan Ehan membuat kemal tak menyerangnya lagi


" Kan aku dah bilang... jangan di ladeni nanti bunda marah ... Kamu ga pernah dengerin aku " ucapnya


" Abang penghianat ... " ucap Ehan kesal


" Kita jadi berantem ga sih... kenapa kalian jadi yang ribut " ucap Kemal


" Diam aku masih kesal Sama Abang Farel " ucapnya


" Terus hubungannya sama kita apa " ucap Dandi


" Ga tau... " ucap Farel

__ADS_1


" Ayo Kita lanjutkan berantemnya " ucap Kemal


" Ayo... kita lanjutkan " ucap Ehan


__ADS_2