Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 117


__ADS_3

Mereka kini sudah berada di perusahaan Leo, Salsa pun segera menuju ruangan Leo. Namun di tahan oleh sekretaris Leo


" Tuan Leo ada " ucap Salsa


" Ada... Tapi maaf Bu Salsa... Tuan Leo tidak bisa menerima tamu saat ini " ucapnya


" Telepon Dia dan katakan Salsa mau bicara.. penting " ucap Salsa


" Baik Bu Salsa sebentar "


" Neng Salsa jangan galak-galak atuh " ucap Ujang


Sang Sekretaris pun dengan terpaksa menelepon Sang majikan.


Tut.... Tut.... Tut...


" Iya "


" Maaf Tuan Leo di sini ada Bu Salsa mau bertemu katanya penting " ucapnya dengan gugup


" Suruh Dia masuk " ucap Leo


" Baik Tuan... "


" Bu Salsa mari saya Antarkan ke ruangan Tuan Leo... " ucapnya melangkah menuju ruangan Leo sementara Salsa dan Ujang mengikutinya dari belakang


Ceklek,,


" Silahkan masuk " ucap Sekretaris membuka pintu ruangan Leo


" Makasih " ucap Salsa langsung masuk kedalam bersama Ujang dan duduk di sofa ruangan itu


" Ada apa " ucap Leo ketus


" Aku cuma mau bilang bahwa semua persiapan untuk pernikahanku sebagian sudah beres " ucap Salsa


" Bagus "


" Momimu memintaku untuk berpura-pura hamil anak mu " ucap Salsa


" Apa... " Ujang yang kaget


" Biasa Aja kali " ucap Salsa kaget dengan ekspresi Ujang


" Kamu tenang aja... Momi ku sekarang sedang dipenjara.. dan tak berbuat macam-macam.. Kamu hanya tinggal lakukan tugasmu " ucapnya Sinis


" Kenapa Momimu bisa dipenjara " Tanya Salsa


" Tanyakan Saja pada Dia " ucap Leo ketus


" Dan Satu lagi " ucap Salsa


" Apa "


" Masalah surat-surat yang harus di lengkapi jelang pernikahan bagaimana... " ucap Salsa


" Kamu serahkan persyaratan pada Renal biar Dia yang urus ... " ucap Leo


" Baiklah "


" Jangan lupa Sepuluh kartu undangan kamu cetak dengan namaku dan sisanya cetak nama Ujang... " ucap Leo


" Kamu tenang saja... sudah beres " ucap Salsa


" Syukurlah "


" Kalau begitu Aku pamit mau menjenguk Momi " ucap Salsa


" Em... " ucap Leo


Salsa dan Ujang sekarang sudah meninggalkan ruangan Leo dan menuju ke penjara dimana Natali berada disana.


.

__ADS_1


...****************...


.


Sesampainya disana Merekapun segera menuju penjara dan meminta ijin petugas untuk bertemu dengan Natali


" Pa Maaf Saya mau bertemu dengan tahanan yang bernama Natali " ucap Salsa


" Baik Ibu... Bapak tunggu disana.. Saya akan segera memangil saudari Natali " ucap Sang petugas


" Baik Pa " ucap Sisil dan Ujang melangkah menuju ruangan khusus yang ada disana


Sang petugas pun memberitahukan petugas disana ada tamu yang akan membesuk Natali


" Saudari Natali... ada kunjungan untuk Anda ... Mari ikut Saya " ucap petugas disana


" Apakah Itu Leo.. apa Leo berubah pikiran " batin Natali


Natali dituntun oleh petugas menuju ruangan khusus. Natali disana melihat Salsa merasa malu dan kaget, ia pun segera duduk dikursi yang sudah disediakan.


" Dari mana Kau tau aku disini " Ucap Natali heran


" Dari Leo Momi... Momi kenapa bisa sampai seperti ini " ucap Salsa dengan wajah pura-pura sedih


" Ini semua gara-gara Sisil " ucap Natali


" Loh Ko Sisil " jawab Salsa


" Aku meyuruh Leo menikahimu dan dia tidak mau... lalu aku ancam saja dan menjebaknya namun Rencanamu gagal " ucap Natali


" Itu mah bukan salah Tuan Leo atuh Nyoya tapi salah Nyoya " ucap Ujang keceplosan dan membuat Natali


" Stttt Diam... " ucap Salsa


" Maaf Nyoya... " ucap Ujang menundukkan kepalanya


" Ini semua salah Sisil... Dia pasti sudah mempengaruhi Leo bahkan sudah mencuci otak Leo supaya Leo membenciku " ucap Natali pura-pura menangis


" Amit-amit punya ibu kaya Nyoya Natali " batin Ujang


" Kamu tenang saja ... Aku pasti bebas " ucap Natali menghapus air matanya


" Bagaimana caranya " Tanya Salsa


" Aku mungkin harus melepaskan saham ku 25% di perusahaan Leo " ucap Natali


" Apa " ucap Salsa pura-pura kaget


" Ya mau gimana lagi " ucap Natali memasang wajah lesu


" Sebentar lagi Kamu akan menjadi Alat dan bonekaku untuk mengeruk harta Leo kehilangan 25% bagiku hitung-hitung pengorbanan nanti aku bisa mendapatkannya kembali bahkan lebih banyak " batin Natali


" Aku mau tau bagaimana ekspresi mu ketika Kau benar-benar hancur nanti ..." batin Salsa


" Tapi.. tapi.. " ucap Salsa terpotong


" Kamu tenang aja... aku tidak akan bangkrut jika hanya kehilangan saham segitu " ucapnya Natali dengan sedikit sombong


" Aku percaya pada Momi.. Momi kan kaya raya seperti Leo " ucap Salsa memuji Natali agar Sang Momi makin percaya padanya


" Pastinya Dong salsa " jawabnya sambil tersenyum


" Bagaimana dengan persiapan pernikahanmu " ucap Natali dengan antusias


" Semuanya sudah beres tinggal membeli perhiasan " ucap Salsa


" Apakah Kamu sudah bicara sama Leo " tanyanya


" Sudah Mom.. Awalnya dia tidak percaya.. tapi aku berhasil meyakinkan dia...dan akhirnya percaya " ucap Salsa


" Bagaimana caranya " Tanya Natali


" Aku berhasil meyakinkan Leo dengan tespek yang sudah aku beri tanda strip dua dengan spidol " ucapnya

__ADS_1


" Bagus... anak pintar... " ucap Natali dengan tersenyum jahat


" Semoga saja Momi Natali percaya dengan apa yang aku katakan " batin Salsa


" Ko Neng Salsa berbohong pada Nyoya Natali " batin Ujang


" Bagus... Sepertinya salsa cocok denganku sama-sama licik " batin Natali


" Saudari Natali waktu berkunjung anda sudah habis... silahkan anda masuk kedalam sel penjara lagi " ucap Sang petugas


" Baik Pa " ucap Natali


" Momi aku pamit ya " ucap Salsa


" Ia sayang.. Kamu hati-hati dijalan " ucap Natali . kemudian Iya mengikuti sang petugas untuk masuk kembali menuju sel tahanannya.


.


...****************...


.


Sedangkan Salsa dan Ujang segera pergi dari sana menuju apartemen Salsa. sepanjang perjalanan mereka pun mengobrol.


" Neng Salsa kenapa tadi neng bohong pada Nyoya Natali "


" Maafkan Aku Ujang... aku berbuat itu agar Momi Natali tidak curiga pada kita " ucap Salsa


" Pada awalnya Ujang kan ga setuju sama semua rencana kita... " ucap Ujang


" Please... untuk kali ini Kamu ikutin permainanku... aku cuma mau kita bersatu... " ucap Salsa


" Aku juga mau bersatu sama Kamu.. tapi bagaimana dengan mamah Ida " tanya Ujang kembali


" Kalau kita sudah menikah mau tidak mau..pasti mamah akan merestui kita... aku mohon Kamu bersabar " ucap Salsa


" Aku selalu sabar nunggu itu terjadi neng.. Aku hanya takut semua tak sesuai yang kita harapkan " ucap Ujang


" Kita berdoa sama Allah untuk dilancarkan semua urusan kita " ucap Salsa meyakinkan Ujang


" Neng benar... " ucap Ujang sedikit lega


.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,.


Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....





Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....

__ADS_1


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


__ADS_2