
Keesokan harinya, Sisil yang sudah rapi sedang menyiapkan makananya, lalu datanglah Leo sudah bersiap-siap untuk sarapan.
" Pagi Mas " sapa Sisil
" Pagi Juga " dengan wajah datarnya lalu duduk dikursi makannya
" Mas mau sarapan Nasi goreng atau Roti " tawarnya
" Roti saja " ucapnya
Sisil pun segera mengambilkan makanan untuk sang suami tak lupa dengan kopi kesukaan Suami yang selalu ia minum.
" Belum pernah aku diperhatikan oleh seseorang seperti ini, meskipun hanya sekedar membawakan roti dan membuat kopi, rasanya nyaman dan senang " batin Leo
" Lusa Kita akan pulang Ke indonesia " ucapnya
" Tapi kan Mas, Sisil belum jalan-jalan disini, belum lagi bawa oleh-oleh buat Oma, Ayah, Mamah dan Papah " oceh-nya
" Yasudah hari ini kita pergi untuk berbelanja, tapi nanti siang sesudah Saya meting penting " ucap singkatnya
" Baik Mas " ucapnya
" Hari ini kamu ikut Saya ke kantor, tapi ganti bajumu pake jeans " titahnya
" Enak Saja kalo sampai dia pake dres bisa-bisa semua orang yang ada dikantor lihat kaki mulusnya " batin Leo
Sisil segera pergi kekamarnya dan menggantinya dengan baju santainya. meskipun dengan celana jeans dan kaos saja Sisil sudah terlihat cantik. ia pun langsung menghampiri Leo
" Mas Leo Ribet deh, harus ganti baju segala " keluh Sisil didalam hatinya
" Astaga kenapa denganku.. bahkan lihat Sisil pakai Kos dan celana jeans saja dia terlihat mengemaskan " Suara hati Leo yang menatap Sisil.
" Ayo Mas " Ajaknya
...****************...
Merekapun segera menaiki mobil dan segera pergi menuju kantor Leo. dan benar saja sesampainya disana semua mata memandang Sisil. Leo pun dibuat heran dengan kelakukan mereka meskipun Sisil terlihat cuek namun Leo merasa tak senang. Ia pun langsung membawa Sisil keruangannya.
Ceklek
Ternyata diruangan tersebut sudah ada Klainya dan juga Renal, Klainnya tersebut terseyum pada Sisil dan Sisil pun membalas seyumananya.
" Halo Mr. Leo, apa Kabar "
" Kabar Baik Mr Mark, bagaimana dengan kabar Anda " tanya Mark
" Is Fine. Em... Mr Leo.... " ucapnya terpotong
" Sebaiknya Kita langsung mulai metingnya " ucap Renal
" Kamu Diam Situ, ada klain penting dan jangan membuat kekacawan, Kau mengerti, cepat duduk sana dikursiku " bisiknya dan dibalas angukan oleh Sisil
Merekapun segera meting dengan Mr Mark, asisten Mr Mark menjelaskan tentang proyek-proyek yang akan dibangunya dan Leo hanya menjadi pendengar dengan baik namun matanya terus mencuri-curi pandang dengan Sisil.
Sisil pun merasa bosen lalu ia memainkan game dihandponenya namun ia juga sesekali kalah makanya terkadang ia seyum-seyum sendiri, namun ekspesi Leo malah mengerutkan dahinya terasa heran
" Dia lagi ngapain dengan Handpone itu, pake seyum-seyum segala jangan-jangan Dia sedang membalas chat dari pria lain... awas saja Jika ia selingkuh takan Aku ampuni Kau " batin kesal Leo
__ADS_1
" Baik Metingnya selesai untuk urusan kontrak serahkan saja pada Renal " ucapnya ketus
" Tapi Tuan.... " ucapnya terhenti saat mata Leo melototi Renal
" Ok Mr Leo semoga anda mau menanamkan saham pada perusahaan Kami..Terima kasih" ucap Mark menjabat tangan Leo
" Kenapa dengan Tuan Leo " batin Renal
Mr Mark dengan Renal segera pergi dari ruangan tersebut. Lalu Leo menghampiri Sisil yanga masih asik memainkan handponenya, lalu ia merampas Handpone itu dengan tanganya langsung diacungkan keatas.
" Kembalikan Mas "
" Kamu lagi ngapain seyum-seyum gitu " ucapnya merangkul pingang Sisil dengan tangan sebelahnya lagi.
Detak jantung Leo semakin berdetak kencang apalagi jarak diantara mereka hanya beberapa senti.
" Ada apa denganku... Tahan Leo tahan... Bibir nya sangat menggoda " batin Leo
" Mas Lepasin Aku " ucap Sisil
" Kamu sedang melakukan apa dihandponemu " bentaknya masih dengan posisi sebelumnya
" Maksud Mas apa.. Aku hanya sedang bermain Game " ucapnya gugup
" Belum pernah aku sedekat ini dengan seorang laki-laki " batin Sisil
Kemudian seseorang membuka pintu ruangan Leo tampak kaget dengan apa yang dilihatnya, Sisil dan Leo pun menoleh pada seseorang itu.
" Bagus ini saatnya membalas kamu Sha, Mafkan Aku Sil " Bisiknya langsung mencium Sisil
Salsa yang terkejut pun hanya bisa menutup mulutnya dengan tanganya tanda sebagai ia keget dengan apa yang dilakukan Leo, sedang Leo menikmati bibir indah dan kenyal milik Sisil yang memang sedari tadi menggodanya. namun Sisil hanya bisa melotot dengan apa yang dilakukan Leo.
" Gawat lama-lama aku bisa ga tahan nih " lirih batin Leo
" Sabar Salsa Sabar, jangan perlihatkan kemarahanmu sekarang... Kamu harus membalas mereka nanti " batinnya perih
" Ekhem " ucap Salsa
Sisil dan Leo segera berhenti berciuman dan melihat kearah Salsa sekarang.
" Ada apa, gangu Saja " ucap ketusnya
" Mas ga boleh begitu " ucap Sisil
" Maf Leo, Aku kesini mau ajak Sisil berbelanja oleh-oleh, tadi Sisil bilang ke Aku Lusa kalian mau pulang dan kebetulan Aku juga sama Mau pulang lusa, So apa salahnya " ucapnya dengan terseyum
" Ide yang bagus, Salsa lihat saja pembalasanku " batin Leo
" Ok Kita kan pergi bersama " ucap Leo
" Bagus, ini akan membuatku lebih dekat dengan Leo, dengan begitu Aku bisa merebutnya kembali " batin Salsa
" Em Leo tapi Aku ikut mobil Kamu ya, biar kita barengan " ucapnya
" Em " ucap Leo tanda setuju
...****************...
__ADS_1
Merekapun segera menaiki mobil untuk pergi ke Mall terbesar disana, sesampainya disana tingkah Leo terus aneh, membuat Sisil heran namun ia lebih memilih cuek dan membiarkan Leo melakukan apa yang Dia mau.
Leo terus menggandengangnya dan sesekali mengusap keringat Sisil dengan Tisu meskipun sebenarnya keringatpun hanya sedikit namun demi membuat Salsa sakit hati ia lakukan.
Tiba lah mereka disebuah toko menjual asesoris yang biasanya dijadikan sebagai oleh-oleh.
" Sayang, habis ini Kita makan Dulu, pasti Kamu cape kan " ucap lembut Leo merangkul Pingang Sisil
" Baik Mas " sedikit Risih
" Rasanya ingin Kucakar Kau Sisil ... tapi Kau harus sabar Salsa...." ucap batin Salsa
" Renal belikan Saya minum " Titah Leo
Setelah Renal berhasil membawa sebotol Air mineral lalu, Leo meyodorkan Air mineral itu kepada Sisil.
" Minum dulu sayang pasti Kamu cape " ucapnya lembut memberikan botol itu
" Mas Leo sangat perhatian sama Aku " batin Sisil
" Sudah Mas " ucapnya meyodorkan kembali air minumnya
Hal mengejutkan pun terjadi Botol bekas minum Sisil yang masih tersisa Air ia minum, membuat Orang-orang menatapnya.
" Pasti Kamu Kaget kan Salsa....Rasakan " batin Leo
" Mas itu kan Bekas Aku " ucap Sisil terbata-bata
" Loh kenapa Sayang, Kita kan suami istri punya Kamu ya punya Aku juga, begitupun makanan apa salahnya berbagi " ucapnya dengan terseyum menatap Sisil
" Aku sudah ga tahan Lagi.... Leo.... Kamu keterlaluan.... Aku saja belum pernah Kau perlakukan seperti itu " batin Salsa mulai kesal
Merekapun sudah selesai berbelanjanya lalu mulai mencari tempat makan yang enak disekitar Mal tersebut.
.
.
.
.
Bersambung....
Halo Semua,..
Salsa enaknya diapain ya guys....
Arthur minta saranya ya semua
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
__ADS_1
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁