
Terlihat sang Oma dan Ayah Leo merasa heran dengan kehadiran Yesi karena tidak biasanya Leo membawa perempuan pada mereka karena sebelumnya Salsa pun belum pernah kesana.
" Leo coba jelaskan pada Oma " tanyanya
" Jadi begini Oma, Yesi itu akan membatu kita mengurus. keperluan Kita sehari-hari selama dua minggu " ucapnya dengan senyum sinis ya
" Tapi.... Tapi " ucap Yesi kaget
" Maksud Kamu pembantu " ucap sang Oma
" Mas apa Maksudnya ini " ucap Sisil yang masih heran dengan kelakuan sang Suami
" Nanti Aku jelaskan dikamar " bisik ya
" Apa sebenarnya hubungan Yesi dan Mas Leo... rencana apa yang akan dibuat Mas Leo " batin Sisil
" Ia Oma Dia akan jadi pembantu " ucap Leo
" Apa-apaan sih Leo masa secantik Aku dijadiin pembantu.... Tapi tidak apa-apa Aku bisa merebut hati Oma dan juga Ayah mertua untuk merestui hubungan Aku dengan Leo" batin Yesi
" Ia Oma, jadi jika Oma membutuhkan apa-apa, Oma bisa langsung kasih tau Aku " ucap Yesi tersenyum pada Oma
" Kenapa Aku merasa tidak yakin dengan wanita ini... sepertinya wanita ini orang jahat dan Leo membawanya kesini untuk menghukumnya " Batin Oma
" Kenapa Leo membawanya kesini... Apa Dia selingkuhannya Leo.... dan Leo membawanya agar Dia dekat dengan Kami... kalo begitu ceritanya.... akan Ku buat Dia tak betah disini " batin Sang Ayah
" So jadi istriku yang cantik... Kamu jangan masak lagi ya.... Mas ga mau Kamu kecapean... " ucap lembutnya pada Sisil
" Sial kenapa Leo harus berkata seperti itu... tapi Tidak apa-apa.... sebentar Lagi Sisil akan ku tendang dari Mansion ini " batin Yesi
" Apa masakan ku tidak enak jadi Mas menyuruhku jangan masak " ceplosnya
" Bukan begitu sayang " ucapnya
" Sisil lihatlah Suamimu begitu sayang Sama Kamu.... Oma harap Kalian hidup damai dan saling mencintaimu " ucap sang Oma
" Benar Kata Oma... Aku terlalu sayang padamu jadi Aku ga mau Kamu cape-cepe.... Lagian Suamimu kan Orang kaya... ga enak kalo dilihat seperti Aku menyiksamu " ucap Sombongnya
" Dan jangan Lupa soal Cucu " goda sang Ayah
" Sedang dalam Proses Ayah... Doakan Saja... " ucap Leo
" Ia dong Masa Anak Ayah ga tokcer " ucap sang ayah tertawa
" Enak aja dibilang ga tokcer.... Kita hanya belum melakukan itu ayah... Leo yakin jika Kita sudah melakukan itu... pasti Sisil juga akan Hamil " batin Leo
" Oma, Ayah dan Kamu sayang tunggu sebentar ya.... Aku mau tunjukkin kamar Yesi " ucap Leo
__ADS_1
Merekapun membalas dengan Anggukan, karena mereka sedang Asik mengobrol satu sama Lain melepas rindunya pada Sisil. Leo mengajak Yesi ke kamar yang dikhususkan untuk pembantu.
" Yesi disini ada 4 pembantu.. masing-masing sudah ada tugasnya " ucapnya sambil berjalan
" Leo tunggu... Kenapa Kamu lakuin ini sama Aku... Aku Kira Kamu akan membawaku bekerja diperusahaan mu " tanya Yesi
" Ini hukuman untukmu... Kamu meyuruh-nyuruh istriku masak... sedangkan belum tentu masakanmu lebih enak dari Dia... Aku hanya membalas apa yang Kau lakukan padanya sebelumnya " ucapnya
" Tapi Leo.... " ucapnya
" Sudah lakukan hanya Dua minggu saja jangan protes " bentaknya
Tiba lah mereka di kamar khusus pembantu.
Tok.... Tok..... Tok....
Ceklek
" Tuan Ada yang bisa saya bantu " ucap Kepala pembantu bernama Ani
" Ani, Ini Yesi mulai besok ia akan membantumu mengurus Mansion ini tugasnya hanya memasak " ucap Leo
" Rasakan Kamu Yesi " ucap batinnya senang
" Baik Tuan "
" Yesi, Ani adalah kepala Asisten Rumah tangga Disini, Dia juga akan menunjukan Kamar mu... Istirahatlah... " ucapnya
Leo Pun segera menemui Oma, Sisil dan sang Ayah masih Asik mengobrol, untuk membawa Sisil beristirahat. Mereka semua pergi kekamar mereka masing-masing untuk beritirahat.
.......................
Sementara Ani mengantarkan Yesi kekamarnya.
" Ini Kamarnya semoga nyaman " ucap ketusnya
" Apa " ucap Kagetnya
" Hei Yaman Gimana ini sempit sekali kamarnya, mana ga ada Ac " oceh-nya
" Tunggu.... Aku tidak mau disini " ucapnya memegang tangan Ani
" Cerewet sekali Dia.... mentang-mentang kenal sama Tuan " batin Ani
" Terus mau dimana Hah, ga Usah manja... Disini Kamu itu pembantu.... bukan Tamu " cibirnya
" Pembantu aja So banget " batin Ani
__ADS_1
" Tapi.... " ucapnya terpotong
" Dengar ya Kamu harus cepat-cepat istirahat besok jam 4 pagi Kau harus bangun dan meyiapkan Sarapan untuk Tuan, Tuan Muda, Nona dan Oma " ucapnya menutup pintu kamar Yesi
" Apa jam 4 pagi " rengeknya
" Jadi pembantu aja.... Manja " ucapnya melangkah pergi
" Sial.... Sial.... Sial.... awas aja Kamu Sisil... Akan kubalas Kau.... tapi bagaimana ini.... Apa Aku Bisa tidur.... mana sempit...panas...Aduh.... Leo Jahat " ucapnya merebahkan badannya keranjang tersebut.
....................
Sementara didalam Kamar Sisil sudah berganti baju dan merebahkan badanya disofa kamar tersebut. sedangkan Leo berada dikasurnya tampak heran dengan apa yang dilakukan Sisil.
" Sisil Kemari " titahnya
" Ia Mas "
" Tidur disini... " ucapnya
" Tapi Mas... Aku takut " jawabnya
" Tenang saja... Kita ga akan melakukan hal itu... lagian ini ada guling untuk jadi pembatas kita " ucapnya
" Baik Mas "
Merekapun Tidur bersama dalam. sebuah ranjang meskipun ada guling yang jadi pemisah jarak namun ketika malah hari justru guling itu akan hilang dan yang terjadi mereka berpelukan seerti biasanya.
Bersambung....
Halo Semua,..
Hayo apa yang akan dilakukan Keluarga Leo pada Yesi dan apakah Yesi akan diterima oleh semua Keluarga Leo
Ada yang bisa nebak guys....
Kalo kalian penasaran nanti Aku akan up lagi Sore So tungguin Kisah mereka ya...
Aku nya lagi ga enak badan jadi upnya dikit...
Maafkanya Semua
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara
Like....Komen..... dan Vote ......
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....
Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁