Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 105


__ADS_3

Keesokan harinya,,


" Sayang Bangun... Sarapan dulu " ucap sang Suami membangunkan Sisil


" Oh... ga mau bangun ya... Asik.. Aku ciumin kamu ya terus-terusan ya.. " ucap Leo


" Aku hitung ya... Satu.. Dua... ti.. " ucap Leo terpotong


" Ada apa sayang " ucap Sisil pura-pura bangun


" Paling bisa.. aja pura-pura nya " ucap Leo tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya tandanya heran


" Pura-pura apa sayang " ucap Sisil dengan senyum nakalnya


" Aku tau Kamu sudah bangun dari tadi... cuma kamu malas untuk beranjak dari tempat tidurmu... iya kan " tanya Leo yang dibalas tertawa oleh Sisil


" Aku dah bawakan Kamu makanan " ucap Leo


" Iya Mas " ucap Sisil mengambil piring yang berisi sarapan yang sudah disiapkan Leo


" Oek... Oek...Oek...Oek..." baby Farel menangis dengan segera Leo membuatkan susu untuk anaknya


" Sayang... Kamu makan Aja dulu Biar aku yang bikinkan Farel Susu " ucap Leo


" Dia masih menangis sayang... ga papah Aku nanti lanjutkan makannya... takut Baby Farhan bangun dan sama-sama menangis " ucapnya


Sisil pun mengendong Farel dan mencoba menenangkannya namun malah Farhan pun menangis mendengar Saudaranya ikut menangis. didalam ruangan itu berisik dengan suara tangisan baby seakan sedang bernyanyi namun Sisil dan Leo tampak gugup dan sedikit bingung.


Leo memberikan botol susu kepada Farel yang sedang digendong Sisil lalu Leo pun mencoba menenangkan Farhan dan menggendongnya serta tak lupa memberi ia botol susu agar lebih tenang. namun Farhan masih saja menangis.


Sisil pun tak tega melihatnya lalu ia duduk di ranjang ya dengan tangan Kiri memegang Farel dan tangan kanan mengendong Farhan. Leo yang melihat itu bingung antara kasian dan lucu karena tidak biasanya baby nya manja sama Sisil.


" Sayang Pasti Kamu kerepotan " ucap Leo


" Jagoan Ayah ko manja sama Bunda Kalian " ucap Leo sambil mencium pipi keduanya


" Ga papah Mas... Ini kan sudah menjadi tangung jawabku mengurus mereka " jawabnya


" Nanti jika Kita sudah pulang... Aku akan siapkan Baby sister " ucap Leo


" Iya Mas "


" Sekarang Kamu makan... Aku Suapin... " ucap Leo


" Nanti Saja Mas... " tolak Sisil


" Kamu harus punya banyak tenaga mengurus mereka yang manja " ucap Leo menyuapi sang istri


" Mas Makasih Iya sudah pengertian padaku... dan mau sama-sama memperhatikan Mereka " ucap Sisil tersenyum


" Kalian Adalah semangatku... aku akan dengan senang hati membahagiakan kalian " ucap Leo mengecup kening Sisil


Ceklek,,


Yesi dan Renalpun datang menjenguk Sisil dan para baby nya.


" Hai Sil... bagaimana keadaanmu sekarang " tanya Yesi


" Badanku sekarang lebih enakan " ucap Sisil


" Sayang... Aku sama Renal ngobrol dulu diluar ya " ucap Leo menyimpan piring sarapan Sisil yang masih ada makanan tersisa disana.


" Iya mas... " ucap Sisil


Leo dan Renalpun sekarang sudah berada di luar. tak lama Marco dan Sang Oma pun datang melihat Leo dan Renal yang sedang diluar.


" kalian ngapain disini... " ucap Sang Oma


" Kami mau ke kantin Oma... Leo lapar "


" Sisil udah sarapan " tanya sang Oma


" Sudah Oma... Sisil lagi sama baby Farhan dan Baby Farel iya sedikit manja hari ini... maunya digendong Sisil... " ucap Leo

__ADS_1


" Kasian sekali Sisil.. yaudah Oma masuk dulu ya " Pamit Oma dan Marco


Ceklek,,


" Hai... cucu Oma " sapa sang Oma


" Gimana Sil keadaan Kamu " ucap sang Ayah mertua


" Baik Ayah... "


" Loh Ko baby Farel dan Baby Farhan manja sama Bundanya... ga kangen apa sama Oma ... " ucapnya mengendong Baby Farel karena kasian melihat Sisil kerepotan


" Si gantengnya Oma... " ucap Sang Oma mencium pipi baby Farel


" Oek... Oek...Oek...Oek..." Sekarang giliran baby Farhan yang menangis


" Loh Sayang Ko nangis ya... kenapa... " ucap Sisil mengendong Baby-nya


" Coba Sil sama Aku gendong " ucap Yesi membawa Baby Farhan kedalam gendongannya namun tak berhasil, sang Baby malah menangis kencang


" Aduh.. ini gimana Oma... " tanya Sisil panik


" Kamu ga boleh panik... Sini Oma gendong... "


" Tapi Kasian Oma pasti kerepotan kalau harus gendong Dua baby " ucap Sisil


" Sudah siniin... " ucap Sang Oma dan Sisil pun menuruti perkataan sang Oma dan benar Saja sekarang Baby Farhan tidak menangis di gendongan sang Oma


" Baby Farhan Kangen sama Oma ya... Kalian memang cucuku yang ganteng-ganteng " ucap sang Oma duduk di kursi dan menciumi kedua baby Tersebut.


" Oma... Aku Poto nya " ucap Yesi


" Boleh... Oma kan masih cantik " ucapnya


" Oma senyum dong... " ucap Yesi


" Ok "


" Ih... Oma senyum dong... " ucap Yesi mulai kesal


" Oma gini nih " ucap Yesi memperlihatkan giginya


" Heh anak nakal " ucap Oma pada Yesi


" Ko Yesi dibilang anak Nakal " tanya Yesi


" Gigi Oma ompong dan Kau meyuruh Oma memperlihatkan gigi Oma pada dunia... Sudah tak waras anak ini... Oma malu... gimana jika Justin Bieber tidak menyukai Oma lagi " ucapnya kesal


Yesi Sisil dan Ayah Marco tak kuasa menahan tawanya saat Sang Oma berkata begitu.


" Emang Oma Tau Justin Bieber yang mana " ledeknya


" Tau.. berondong Oma itu... si ganteng kalem... " ucap Oma mampu membuat semua orang tertawa kembali


" Oma tau dari mana... " tanya Yesi masih penasaran


" Oma berteman dengannya di Facebook dan Instagram... " ucap Oma sambil tersipu malu


" Hahaha... Oma punya Instagram... Oma-oma punya kaya gituan... gaul sekali " ucap Yesi tertawa terbahak-bahak


" Punya Dong.. Oma berteman dengan Steven Wiliam, Amar Zoni, Rafi Ahmad, Arya Saloka... pokonya masih banyak deh yang ganteng-ganteng... " ucap Sang Oma


" Oma ga sadar diri dah tua juga " celetuk Yesi


" Bahkan Nih Oma suka Dm mereka... " ucapnya senang merasa menang dari Yesi


" Serius Oma... Kalau begitu Coba Aku follow akun Instagram Oma " ucap kaget sekaligus penasaran Yesi


" Coba ketik @Ririn si cantik Thea ... " ucap Oma tersipu malu


" Hahaha... Oma Oma ada ada saja " ucap Yesi sambil tertawa bersama Sisil dan Marco .


" Coba Aku lihat Poto Oma " ucap Yesi mengklik nama yang diberikan Oma pada akun Instagram miliknya

__ADS_1


" Loh Ko Oma... ini foto beda banget " ucap Sisil, yang sama-sama melihat foto tersebut


" Ini benar Oma kan... Oma jangan Suka berbohong kaya begitu.. ini beda banget... ini ga ada keriputnya " ceplos Yesi


" Dasar Anak nakal ngatain Oma keriput " ucap Oma


" Eh maksud Yesi pokonya beda banget "


" Ya beda lah orang itu Poto Oma waktu umur 20 tahun lagi imut-imutnya " ucap Sang Oma mampu membuat mereka tertawa kembali


" Terus sekarang Umur Oma berapa tahun " tanya Sisil


" Tujuh puluh " ucap Marco


" Kamu ya... Bukan tujuh puluh tapi Enam puluh sembilan " ucap Sang Oma


" Oma lima bulan lagi kan mau Tujuh puluh... anggap saja Tujuh puluh.. " ucap Marco


" Pokonya Enam Sembilan " ucap Oma kekeh


" Berarti 49 tahun yang lalu Dong... " Ceplos Sisil


" Benar " ucap Sang Oma


" Terus Oma menipu mereka dong...dengan Poto ini " ucap Yesi


" Oma tidak menipu.. orang mereka juga memuji-muji Oma... siapa suruh percaya " ucap Sang Oma


"Hahahah... pas diajak ketemuan mereka pada kabur Dong Oma " ucap Yesi


" Tidak lah.. Orang Oma tolak semua jika ada yang ngajak ketemuan " ucap Oma


" Kenapa Oma " tanya Sisil


" Oma ga pede... " ucap Oma


" Kenapa ga pede " kata Yesi


" Ya iyalah ga pede... banyak keriput " ucap Sang Oma membuat Sisil menggeleng-gelengkan kepalanya


" Sil ...coba Kamu bayangin... kalau kamu ketemuan sama Kakek-kakek apa yang Kamu lakukan .. padahal di Poto Justin Biber " tanya Yesi


" Oma Aku ijin mau ke Toilet pengen pipis " ucap Sisil langsung pergi menuju toilet


" Eh malah ga dijawab " ucap Yesi sambil tertawa kembali


.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,.


Maafkan jika untuk beberapa part kedepannya akan menguras emosi kalian...


Semoga kalian terhibur


So... Ikuti terus kisahnya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....

__ADS_1


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁


__ADS_2