Dendam Sang CEO

Dendam Sang CEO
Episode 91


__ADS_3

Yesi dan Renal sekarang menuju Rumah sakit dimana Sisil akan mengecek kandunganya. setelah sampai ia segera turun dan menemui Sisil


" Sil... " teriakan Yesi dan menghampirinya


" Kamu Sudah diperiksa " tanya Yesi


" Belum... sebentar lagi.. Kita kan janjian masih 1 jam lagi " ucap Sisil


" Urusanku dan Renal sudah selesai jadi aku segera kesini... penasaran juga pengen lihat seperti itu " menunjuk ke perut Sisil


Dokterpun sudah datang dan mempersilahkan Mereka memasuki ruangan tersebut.


" Baik... Ini Siapa yang Mau diperiksa " tanya Dokter Jeje, Dokter Jeje ini adiknya dokter Imel. Dokter kepercayaan keluarga Leo.


" Saya Dok.. " ucap Sisil


" Baik.. yang tidak berkepentingan silahkan keluar... " ucap Sang Dokter


" Boleh... Tapi Bapak ini harap tunggu diluar " ucap Sang Dokter


" Tapi... Dok " ucapnya terpotong saat melihat tatapan tajam Leo


" Kamu Keluar... Kamu mau lihat perut mulus istriku kan... Sana Keluar " usir Leo


" Baiklah Tuan " ucap Renal


Lalu sang Dokter mengoleskan gel keperut Sisil dan sebuah alat ditempelkan kedalam perutnya. Kemudian Leo melihat kondisi Si Baby didalam sebuh televisi lcd.


" Dok Ko wajahnya seperti itu.. bentunya peyok.... " ucapnya meneteskan Air mata


" Maf Tuan... alat ini tidak akan sesempurna ketika kita melihat langsung Bayi ini hanya gambaran saja... " ucap Sang Dokter


" Oh.. Saya kira Anak Saya jadi begitu... " ucapnya menghapus air matanya


" Tuan.. Nona Anak anda Kembar " ucap Sang Dokter mampu membuat mereka kaget


" Apa... " ucap Serempak mereka


" Laki-laki dan Perempuan " ucap Sang Dokter


" Mas... Anak Kita... " ucap Sisil meneteskan Air mata kebahagiaan


" Namun untuk Bayi yang Perempuan... kondisinya Lemah... " ucap sang Dokter membuat Sisil sedih


" Terus apa yang harus Kami lakukan " ucap Leo


" Saya akan kasih Nona vitamin, Nona harus banyak makan dan istirahat serta jangan banyak pikiran... usahakan juga jangan stres " ucap Sang Dokter


" Inget kata Dokter ya sayang " ucap Leo


" Dok... Saya juga mau di Usg kaya Sisil " rengek Yesi

__ADS_1


" Yesi Kamu kan ga hamil " cibir Leo


" Biarin... " ucap kesal Yesi


" Yesi sebaiknya Kita pulang... Kan kita mau shoping... " bujuk Sisil


" No Sil... Aku mau kaya kamu... hamil juga " ucap Yesi sambil memayunkan bibirnya


" Ayo pergi " bentak Leo


" Ga Mau " ucap Yesi


" Mas ga boleh kasar... Mas tunggu aja diluar " ucap Sisil


" Baiklah " Leo pun pergi dari ruangan tersebut


Yesi pun segera berbarin ditempat tidur lalu Sang Dokterpun mengoleskan gel keperut Yesi dan sebuah alat ditempelkan kedalam perutnya. Kemudian Sisil dan Yesi melihat kondisi rahim Yesi disebuh televisi lcd. Dan ternyata megejutkan.


" Anda sudah telat datang bulan berapa bulan " ucap Sang Dokter


" Em.. Heheheh lupa " ucap Yesi


" Jadi maksud Dokter Yesi hamil " ucap Sisil


" Ia benat Nona Sisil... " ucap sang Dokter terpotong


" Sebentar ya Dok saya pangilkan dulu suaminya " ucap Sisil keluar dari ruangan


" Renal... gawat... Kamu dipangil Dokter " ucapnya mengerjai Sang Asisten


" Yesi Kenapa... " ucapnya masuk kedalam Ruangan tersebut, Sisi dan Leo pun segera masuk kedalam ruangan mengikuti Renal.


" Dok... Istri Saya kenapa " ucap Panik Renal


" Selamat ya pa... " ucap sang Dokter


" Selamat apa... Dok.. kalau bicara yang jelas " dengan wajah masih panik


" Selamat Untuk bapak dan Ibu sebentar lagi jadi Orang Tua " ucap Sng dokter sambil terseyum


" Apa maksud dokter " ucap Renal belum mengerti


" Itu Artinya Istri Kamu hamil... " cibir Leo


" Apa... Alhamdulilah " teriakan senangnya lalu bersujud mengucap syukur


" Tapi Dok saya tidak mengalami mual-mual seperti Sisil " tanyanya


" Kondisi orang berbeda-beda bu... dan tak sama " ucap Sang dokter


" Terus istri saya harus gimana dok " ucap Renal

__ADS_1


" Istri bapak harus menjaga kandungannya, tidak boleh melakukan aktifitas berat dan usahakan jangan stres biar perkembangan baby nya sehat... "


" Saya akan meresepkan vitamin buat bu Yesi... Apa ibu ada alergi dengan susu " tanya dokter


" Tidak Dok... berarti ibu boleh minum susu hamil setiap hari " ucap Sang dokter


" Dok usia kandungan Yesi berapa minggu " tanya Sisil


" Usianya memasuki enam belas minggu " ucap sang Dokter


" Dok enam belas minggu berapa bulan " tanya Renal


" Empat bulan gitu aja ga tau " ucap Kesal Leo


" Maaf Tuan Aku kan belum pengalaman " jawab Renal


" Terus menurutmu Aku juga pengalaman... " ucap Leo


" Tidak Tuan. .. " ucap Renal


" Sudah jangan bertengkar " ucap Sisil


Yesi sudah selesai diperiksa, Merekapun melangkah menuju mobilnya, Leo dan Renalpun mengantar sang istri ke depan Mall sedangkan Renal dan Leo pergi sebentar untuk membesuk Salsa


.


.


.


.


.


Bersambung....


Halo Semua,.


Maafkan jika untuk beberapa part kedepan akan menguras emosi kalian...


So... Ikuti terus kisanya...


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan Dukung Aku dengan cara


Like....Komen..... dan Vote ......


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua....


Karena Doa yang baik akan kembali kepada orang memberi Doa.... 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2