Di Balik Toga Rahayu

Di Balik Toga Rahayu
Keluarga Yang Berbahagia


__ADS_3

Benar saja di rumah Andika dan Rahayu sudah ramai sekali beberapa keluarga yang datang, ada Mama dan Papa mertua, Bunda dan Ayah serta ibu dan bapak, tak lupa beberapa teman Rahayu kuliah seperti Dania dan Sari turut sera meramaikan kehadiran baby Aska.


“Sayang ini suster Mirna, dia yang akan bantu kamu menjaga Aska nanti biar tidak kerepotan”. Andika memperkenalkan seorang wanita yang tak begitu muda namun juga tak terlalu tua.


“Siang Bu saya Mirna suster yang akan bantu Ibu merawat baby Aska”.


“Siang juga sus Mirna”. Sapanya dengan sangat dan ramah.


(Sus Mirna ini mantan ncusnya Reyna teman-teman, jadi sudah sangat berpengalaman mengurus bayi).


Untuk beberapa hari ke depan Ibu dan Mama juga akan turut serta untuk tinggal di sana membantu merawat Aska, semua keluarga begitu antusias untuk menjaga Aska, bayi kecil yang terlahir dari bibit unggul dan memiliki ketampanan di atas rata-rata.


“Mana cucu Pa yang ganteng, aku pengen lihat?”, teriak Papa yang baru sampai dari kerja dan langsung singgah ke rumah Andika.


“Tuhkan sekarang posisiku tergantikan oleh Aska, semua orang mencari Aska”, sindir Andika pada semua orang yang ada dalam ruang tengah rumahnya.


Sontak membuat semua orang yang ada di sana tertawa bersamaan.


“Kamu sudah tua, sudah tidak ada lucu-lucunya’, kini giliran Mama menambahkan ucapan Papa.


“Tuh kan sekarang aku jadi berasa anak tiri”. ucap Andika memelas dan mendrama situasi yang membuat semua orang tertawa di sana.


Acara penyambutan baby Aska dilanjutkan dengan makan-makan bersama seluruh keluarga besar, Mama begitu repot mengurus segala keperluan makanan dari makanan kecil, aneka cemilan dan berbagai macam minuman tersedia di sana termasuk juga dengan makanan berat yang banyak sekali pilihannya.


Dania dan Sari tak kalah antusiasnya dengan nenek-nenek muda, berkali-kali mereka mencoba untuk belajar menggendong Aska tak lupa untuk mengabadikan moment tersebut dan membagikan di laman sosial media mereka.


“Ya Allah mbak Ayu sudah jadi ibu saja sekarang, mana ternyata suaminya pak Andika pula duh jadi iri seh”. Goda Dania dengan memeluk Rahayu.


“Semoga kalian berdua lekas di pertemukan dengan jodohnya juga ya”.


Dengan kompak dua wanita lanjang tersebut mengamini do’a tersebut.


Bunda juga turut berbahagia atas kelahiran Aska meskipun bukan cucu kandungnya, bunda juga sangat menyayangi Aska, bahkan bunda membelikan banyak sekali kado untuknya, berbagai macam mainan dan juga baju-baju terbungkus rapi untuk bayi mungil itu.


Sejak kehadiran Aska dalam hidup mereka, tak henti-hentinya tamu yang berdatangan untuk menjenguk bayi ganteng itu, mulai dari kerabat-kerabat yang jauh, tetangga-tetangga sekitar rumah mereka, juga dari beberapa rekan dosen Andika.

__ADS_1


Rahayu begitu menikmati moment barunya menjadi seorang ibu, meskipun setiap malam harus lelah untuk begadang tapi dia begitu bahagia sekali, Andika pun demikian meskipun pekerjaannya padat dan tak ada jeda ia selalu menyempatkan diri untuk menemani keluarganya.


***


Satu minggu kemudian.


Tepatnya hari minggu, Rahayu dan Andika mengadakan acara tasyakuran aqiqah bayi mereka. Selain mengundang keluarga dekat dan kerabat baik dari pihak Rahayu dan Andika mereka juga mengundang tetangga dekatnya termasuk Merisa.


Rahayu sejak pagi tadi sudah bersiap dengan menggunakan gamis warna baby blu senada dengan warna baju koko yang di gunakan oleh Andika dan juga baby Aska. Kecantikan Rahayu meningkat berkali-kali lipat kala menggunakan gamis itu dan menggendong bayinya. Membuat mata Andika terbelalak sempurna dan tak sanggup untuk berkedip.


“Masayaallah sayang, Mamanya Aska cantik sekali”, ucapnya dengan menyambut tangan Rahayu dan menciumnya sekilas.


“Papanya Aska juga ganteng banget sih, siapa dulu dong yang ngerawat”, goda Rahayu dengan mencubit mesra lengan suaminya.


Seandainya saja Rahayu tidak baru melahirkan mungkin Andika akan memakannya saat itu juga.


Sementara itu sepasang mata yang nampak mengawasi gerak mereka dari kejauhan.


Ya dia Merisa yang begitu tertegun mengamati kemesraan tetangganya, pasangan muda yang begitu serasi dan juga berbahagia membuat semua orang iri melihatnya termasuk dia.


“Selamat ya Yu, Mas Dika atas kelahiran putranya”, ucapnya dengan memegang lembut tangan Aska dan satu tangannya memberikan bingkisan kado untuk Aska.


“Semoga Aska menjadi anak sholeh, berbakti pada orang tua dan mewarisi kegantengan Papanya eh”, ucapnya dengan bercanda menetralkan ketegangan di antara mereka.


“Terimakasih ya Mer atas kehadirannya”, jawab Rahayu dengan memberikan senyuman tulus pada tetangganya itu.


“Ayo mari silahkan duduk”.


Rahayu mempersilahkan semua tamunya untuk duduk. Kini semua undangan sudah hadir semua, mereka memberikan selamat dan doa untuk baby Aska, tak lupa juga memberikan wejangan pada Mama dan Papa Aska cara mendidik anak yang baik.


Rahayu dan Andika saling berpandangan dan melempar senyum kala mendengar setiap nasihat yang di berikan pada mereka berdua.


Acara pun di buka oleh pembawa acara dengan mengucapkan salam serta selamat datang bagi tamu undangan yang sudah berkenan untuk hadir.


Kemudian berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-quran, semua tamu undangan tampak dengan khusuk mendengarkan setiap alunan ayat suci yang di bacakan.

__ADS_1


Setelah pembacaan doa, acara di lanjutkan dengan Andika sedikit memberikan sambutan pada semua tamu yang berkenan hadir, ia mengucapkan rasa trimakasih yang tak terhingga atas kehadirannya dan memohon doa untuk putra mereka Aska.


Tak lupa acara di tutup dengan permintaan maaf Andika beserta keluarga apabila ada kekurangan dan kesalahan selama menjamu tamu undangan di rumah mereka.


Setelah sedikit memberikan sambutannya, Andika kembali menyerahkan pada pembawa acara. Tibalah di puncak acara yakni pemotongan rambut baby Aska secara simbolis yang diiringi dengan sholawat dan doa-doa semua tamu yang datang.


Beberapa saat kemudian acara sudah selesai semua tamu undangan dan kerabat jauh sudah pulang ke rumah masing-masing.


“Alhamdulilah acara berjalan lancar”, ucap Rahayu dengan meletakkan baby Aska di atas kasurnya yang empuk.


Ibu dan Mama masih tinggal di sana untuk membantu membereskan sisa-sisa acara. Kedua besan itu tampak rukun sekali membantu Rahayu mengurus putranya. Sesekali mereka berdua tampak berebut untuk menggendong Aska.


Rahayu yang merasa lelah dengan serangkaian acara tersebut turut berbaring di samping putranya, merebahkan tubuhnya setelah beberapa jam lalu menggendong Aska dan semalam begadang menyusui.


Ia mulai memejamkan matanya.


“Oek...oek....oek...”, tangis Aska membangunkannya saat itu juga.


“Hem”, ucap Rahayu kesal kala melihat suaminya dengan sengaja menggoda dan dan menguyel-uyel anaknya yang sedang tidur.


“Maaf sayang aku sedang gemes sekali dengan dia, dia begitu lucu dan tampan seperti aku”, ucapnya tanpa berdosa sedang Rahayu dibuat kesal oleh tingkah suaminya.


Akhirnya kedua pasangan Mama Papa baru tersebut bersama-sama menenangkan anak mereka, Andika lebih menenangkan istrinya dengan berkali-kali memberikan ciuman mesra untuk Rahayu.


~TAMAT~


.


.


.


.


.

__ADS_1


Trimakasih sudah mengikuti kisah perjalanan cinta Puspita Rahayu dan Andika Putra Maharaja teman-teman. Jangan lupa singgah di novelku yang lainnya 😊


__ADS_2