
"Kamu,sakit?"tanya Hendrik,Rania berpapasan sama Hendrik yang akan masuk kamar nya Lucas,ada urusan mungkin
"Engga tuan,kenapa?"tanya Rania
"Wajah kamu merah,kaya udang rebus,btw jangan panggil saya tuan dong,udah beberapa kali saya bilang,panggil sayang,cinta atau apalah."ucap Hendrik
Rania memutar bolanya matanya malas,ia bosan hampir tiap ketemu Hendrik pasti di goda seperti sekarang,ia kan malu
"Masa sih tuan,saya merasa biasa aja ko,tidak merasa di rebus apalagi di goreng,"ucap Rania
"Apa gara-gara,kamu melihat saya ya,jadi kamu tersipu sampai wajah kamu memerah."ucap Hendrik dengan pedenya.
"Aduh,tuan,kalau mau bercanda.agak siangan bisa tidak,saya turun dulu ya,masih banyak yang lebih penting buat saya kerjakan."Rania berlalu tanpa menunggu persetujuan Hendrik,lagian buat apa tidak penting juga
pokonya kamu harus jadi pacar saya Rania,lucu banget sih,pasti senang kalau tiap hari bisa melihat dia.
"Kenapa loe senyum-senyum,kesurupan ya?"Lucas yang baru keluar dari kamar mandi, kaget melihat Hendrik yang senyum sendiri
"Luc,gue kayanya beneran jatuh cinta sama Rania,bantuin gue dong,dapetin dia"Hendrik memelas
Lucas mendengus melihat tingkah Hendrik,apalagi mendengar ucapannya,apa katanya tadi bantuin buat jadi jalan antara dia dan Rania,oh big now
"Sudah lah,di kantor banyak cewe lebih modis yang bisa loe ganggu,Rania masih polos gue gak mau dia jadi korban loe."ucap Lucas,tanpa melihat Hendrik
"Ah,loe gak asyik tau,gue serius suka sama Rania,bukan cuma buat main-main Luc,loe harus percaya sama gue." Hendrik mendekati Lucas yang sedang memilih baju
"Engga,lagian bakal susah kalau mau dapetin dia,Bodyguard nya mama,berat tau ga."dengan santai Lucas memakai baju di hadapan Hendrik,itu sudah biasa apalagi mereka sahabat dekat
"Ya emang,tapi kalau loe yang ngomong,tante Renata pasti bakal mempertimbangkan lah,ayolah bantuin gue,"Hendrik ngotot minta bantuin comblangin dia sama Rania
"Sudah lah,mending loe menyerah saran gue,cari cewe lain."Lucas keluar dari ruang ganti di belakangnya Hendrik mengekor
"Mana berkas yang gue minta?"Lucas mengalihkan obrolan,daripada ia bingung harus dengar permintaan Hendrik
__ADS_1
"Tuh udah gue simpan di atas meja,emang loe mau kemana sih,biasanya juga gila kerja,tumben ga masuk."tanya Hendrik,ia heran subuh-subuh Lucas meminta dirinya untuk membawakan berkas penting kerumahnya
"gue mau nganterin bibi ke terminal,jadi untuk kerjaan gue serahkan sama loe dulu,oke."jawab Lucas,ia lalu memeriksa berkas yang di bawa Hendrik
"Gue kira,bibi ga jadi pulang,"ucap Hendrik
Lucas fokus memeriksa berkas nya di atas meja,sedangkan Hendrik sibuk memainkan ponsel miliknya,melihat ciwi-ciwi cantik di IG,biasalah jiwa buayanya kambuh.memang laki-laki mulutnya susah di percaya.
Setelah selesai,Lucas menyerahkan kembali berkas penting yang sudah ia periksa kepada Hendrik.
Dua laki-laki tampan itu turun menuju ruang makan untuk sarapan,di sana sudah terlihat semuanya sudah berkumpul,bik Tuti sama Rania juga sudah duduk manis di atas kursi meja makan.
"Tumben,bibi mau makan di sini?"tanya Lucas,matanya melirik sebentar pada Rania
"Mama yang maksa,hari ini kan terakhir bibi di sini,jadi mama mau ada kenangan sama bibi."jelas bu Renta
"Kamu,jadikan nganter bibi ke terminal?"tanya Pak Bambang
"Jadi pa,mama ikut?"Lucas menatap mamanya sekilas,setelah itu ia fokus kembali pada piringnya
"Hen,kenapa diam aja,perasaan dari tadi liatin Rania mulu,awas nanti nasinya salah masuk,malah masuk hidung gimana."pak Bambang menggoda Hendrik yang dari tadi diam saja
"Ah,om bisa aja,saya ga bisa fokus kalau di depan saya ada wanita cantik begini."Hendrik nyengir karena ketahuan memperhatikan Rania
"Dasar buaya!"cibir bu Renata
"Tante,boleh ga kalau Rania jadi pacar saya?"akhirnya Hendrik memberanikan diri bertanya pada Bodyguard nya Rania(kata Lucas tadi)
"Engga,kamu itu mata keranjang,sayang banget Rania yang polos kalau sampai jatuh di tangan yang salah,bisa-bisa dia tersesat."ucap bu Renta
Ucapan bu Renata membuat semuanya tertawa,terkecuali Hendrik ia menekuk wajahnya dalam-dalam.
Setelah selesai sarapan,semuanya bubar,pak Bambang pergi di antar supir ia ada perjalanan bisnis ke luar kota,sedangkan Hendrik terpaksa berangkat sendirian ke kantor.
__ADS_1
Bik Tuti mengeluarkan barang-barang yang akan ia bawa pulang,Rania sibuk membantu Uwa nya di bantu Mbak-mbak yang lain.
Lucas sudah duduk di belakang kemudi mobilnya,di luar bik Tuti terlihat sedang berpamitan pada teman-teman selama ia kerja di rumah itu,rasanya berat harus berpisah,tapi yang namanya kehidupan kalau ada pertemuan pasti akan ada perpisahan,begitu kata bik Tuti.
Bik Tuti masuk ke dalam mobil di ikuti Rania,ia duduk di kursi tengah,sedangkan di belakang sudah penuh dengan barang-barang bik Tuti.
"Rania,kamu duduk di depan ya sama Lucas."Bu Renata membuka pintu yang Rania tempati
"Bu,tuan Lucas alergi kalau dekat saya,ibu aja yang duduk di depan."Rania tersenyum manis sama bu Renata
Mendengar ucapan Rania,bu Renata saling pandang sama bik Tuti,lalu keduanya kompak menggelengkan kepalanya.
"Duduk sini bocah,jangan alasan."ucap Lucas tanpa menatap Rania
"Engga,nanti tuan merah-merah badannya kalau saya duduk di samping tuan."Rania kekeh menolak duduk di samping Lucas,salahkan Lucas yang tadi pagi bilang alergi kalau dekat Rania
"Nurut atau...
"Saya pindah tuan,"Rania langsung memotong ucapan Lucas,ia sudah hapal bakal ke mana arah ucapannya
Bu Renata sama bik Tuti cekikikan di belakang,mereka merasa lucu melihat dua mahluk yang sudah duduk di depan mereka itu.
Dasar tuan pemaksa,kalau tidak ada bu Renata sudah aku sundul pakai tanduk nih orang.
Lucas mulai melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah orang tuanya,sepanjang perjalanan di isi dengan canda tawa,sesekali terdengar pertengkaran Rania dan Lucas,yang menambah suasana lebih rame.
"Luc,nanti setelah mengantar bibi kita ke rumah jeng Neta dulu ya,Sarah sudah pulang dari luar negeri katanya."bu Renata memotong perdebatan Rania sama Lucas
"Ogah,mama sendiri aja,aku kapok jadi rebutan emak-emak."ucap Lucas
"Engga,nanti kamu ngobrol sama sarah aja,di sana,gimana?"tanya bu Renata
"Engga,aku udah hapal niat mama,mending langsung pulang aja ma."jawab Lucas
__ADS_1
Hai hai aku datang,aku suka males ah kalau sepi,ayo dong komen,like,vote nya biar aku semangat nulisnya di tunggu ya,kalau rame pasti bakal cepat up nya see youπππ€
πΊπΊπΊ