
Kebiasaan Lucas kalau sudah berhadapan dengan pekerjaan pasti sampai lupa waktu,seperti sekarang dirinya ingat kalau waktu sudah menunjukan pukul 20.45.perutnya terasa perih karena belum di isi dari siang.
"Pantas udah malam,tumben mama gak ngomel,kemana dia."gumam Lucas,ia turun keluar dari kamarnya menuju ruang makan di lantai bawah.sesampainya di ruang makan ia tak menemukan siapa-siapa rumah juga terasa sepi
Lucas melihat kanan kiri siapa tahu ada orang yang bisa ia tanya,tapi nihil tak ada satu orang pun.akhirnya ia mencari mamanya ke dalam kamarnya,tapi tak nampak keberadaan mamanya.
*pada kemana sih,rumah sepi banget ke kuburan aja,kamar si bocah yang mana sih,kata mama waktu itu kamarnya beda dari yang lain,iya lah harus beda masa calon istri gue di samakan kaya yang lain.
Lucas menatap pintu kamar yang ia yakini kalau itu kamar tidur Rania,dari pintunya yang berbeda dari kamar lain.kakinya melangkah ke depan pintu kamar itu lalu tangannya terulur mengetuk daun pintu beberapa kali.
"Iya,sebentar."terdengar suara pemilik kamar yang sangat familiar di telinga Lucas.
"Tuan,ada apa?"Rania muncul dari dalam kamar
"Saya lapar.kenapa gak ada yang nyiapin makan buat saya?"Lucas balik nanya,matanya menatap Rania dari atas sampai bawah di matanya Rania terlihat imut dengan pakaian tidur motif bunga sakura
"Maaf tuan,tadi saya takut ganggu."jawab Rania
"Ya sudah siapkan sekarang,saya lapar."ucap Lucas
Rania menutup pintu kamarnya,lalu berjalan menuju dapur di belakangnya Lucas mengekor seperti anak yang mengikuti ibunya.Lucas berjalan ke ruang makan sedangkan Rania memasuki dapur buat mengambil makanan yang telah ia masak lalu menghidangkannya di atas meja.
"Silahkan tuan."ucap Rania
"Hem,kamu tahu mama ke mana?"tanya Lucas
"Tidak tahu tuan,tapi tadi ibu bilang bakal pulang telat,jadi tuan makan sendiri saja."jawab Rania,ia masih berdiri di samping meja makan
"Kamu ambilin makanan buat saya."ucap Lucas,tangannya menggeser piring yang ada di hadapannya pada Rania
"Hah,maksudnya gimana tuan?"tanya Rania,dirinya bingung maksud majikannya itu
"Ya isi piring saya,saya mau kamu yang ambilkan makanan itu."jawab Lucas
ke sambet sean apaan nih orang,tiba-tiba sikapnya aneh kaya gini bikin merinding mana gak ada orang lagi
Meskipun dalam hati menggerutu tapi tak urung Rania mengambil piring itu lalu mengisinya dengan nasi.
__ADS_1
"Lauknya pakai apa tuan?"tanya Rania,nasi sudah masuk ke dalam piring tapi lauknya belum
"Terserah kamu,saya bakal makan apa pun yang kamu ambilkan buat saya."jawab Lucas
Makin aneh nih orang,dia kenapa sih jadi kaya gini,bu Renata cepat pulang anaknya ke sambet setan kerjaan mungkin
Rania mengambil sayur bening sama ayam,lalu menyimpan piring yang sudah terisi di depan majikannya.
"Kalau gitu,saya permisi ke belakang dulu tuan."ucap Rania
"Duduk sini,temani saya makan."kata Lucas,ia menunjuk kursi di samping menyuruh Rania duduk
"Tidak usah tuan,saya nunggu di belakang aja."Rania berusaha menolak perintah Lucas dirinya merasa tak pantas kalau harus duduk di kursi itu
"Duduk!"ucap Lucas dengan suara agak tinggi
Mau tak mau akhirnya Rania menurut berjalan mendekati kursi di depan Lucas,ia tidak menuruti Lucas yang meminta duduk di sampingnya.
"Ngapain duduk di sana,mau ngelihatin wajah tampan saya supaya lebih jelas ya?"tanya Lucas,sebelum menyuapkan makanan ke dalam mulutnya
Mendengar ucapan Lucas,Rania langsung bangkit berpindah ke samping kursi yang tadi ia duduki.
"CK,tuan kepedean nya di turunin dikit kenapa sih,perasaan wajah tuan itu biasa aja."Rania berdecak,lalu pindah kembali dari tempat duduknya jadi di samping Lucas
"Mana ada saya biasa aja,mata kamu emang wajib di periksa,kamu tahu,karyawan saya di kantor selalu bilang saya tampan tiap saya lewat depan mereka."ucap Lucas
"Mata mereka yang bermasalah tuan,justru mata saya sehat,jadi saya bisa melihat dengan jelas kalau wajah tuan Lucas itu BIASA AJA!"kata Rania,dengan menekan kata biasa aja
"Dasar bocah,kamu memang gak mau kalah ya,ambilkan minum buat saya."titah Lucas
Rania mengisi gelas dengan air putih,lalu memberikannya pada Lucas,ia menatap Lucas yang sedang makan
"Bocah,kamu gak makan?"tanya Lucas
"Hem,tinggal separuh baru nanya saya gak makan."Rania mendengus mendengar pertanyaan Lucas yang menurutnya telat,harusnya dari tadi sewaktu piring Lucas masih penuh
"Saya lupa bocah,nih mau saya suapin?"Lucas mengarahkan sendok berisi makanan itu ke depan mulut Rania
__ADS_1
"Engga,saya sudah makan tuan,lagian siapa juga yang mau di suapin sama tuan."ucap Rania,ia menahan tangan Lucas yang sedang memegang sendok
"Saya bisa melihat kalau kamu mau saya suapin,ngaku aja!"
"Tahu dari mana tuan,di jidat saya ada tulisan gitu kalau saya mau disuapi sama tuan?"tanya Rania
"Enggak,tapi saya tahu aja,eh bocah,tadi kamu di suruh ngapain sama mama?"tanya Lucas
"Kapan tuan?"Rania mengerutkan dahinya
"Tadi,pas kamu gegayaan pegang laptop mama."jawab Lucas
"Bukan gegayaan tuan,tadi saya di suruh liat-liat Universitas sama ibu."kata Rania
"Buat apaan?"tanya Lucas,ia menghentikan makannya lalu menoleh pada Rania
"Buat saya tuan."jawab Rania,buru-buru ia memalingkan wajahnya ketika wajah Lucas menatapnya
"Kamu mau kuliah?"tanyanya
"Ya mau lah tuan,tapi maksud saya bukan sekarang,saya mau mengumpulkan dulu uangnya,tapi ibu maksa."jawab Rania
Kenapa tuan Lucas gak ngomong apa-apa,kata ibu dia sudah setuju untuk menikah sama aku,apa bu Renata bohong ya,tapi mana mungkin,bu Renata bukan orang seperti itu
"Ko bisa,apa mama meminta sesuatu sama kamu?tanya Lucas
"Maksudnya gimana tuan?"Rania malah balik nanya
"Makanya punya otak tuh encer dikit kenapa sih.biar pintar dikit"Lucas menyentil kening Rania,tapi tak keras seperti biasanya
"Ya mungkin otak saya lagi mau istirahat tuan,jadi beku dulu sebentar."kata Rania
"Emang bisa otak kaya gitu?"tanya Lucas
"Bisa,jadi gimana maksud tuan,saya gak ngerti beneran deh."tanya Rania
"Ya,maksudnya apa mama nyuruh kamu ngelakuin sesuatu gitu,atau apalah,sampai mama bersedia bayarin kuliah kamu,tadi saya lihat Universitasnya swasta semua,yang bayarnya sampai ratusan juta sampai bisa lulus."jawab Lucas panjang sedikit lebar kaya badan author
__ADS_1
"Em itu....
Aku up nie kaka,terima kasih udah nungguin sayangku,jangan lupa like,komen,vote nya masukin favorit juga ya🤗