Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Chapter 1


__ADS_3

Hyun Ji POV


Hai nama aku Kim Hyun Ji aku bersekolah di SMU Sekang Art School. Disekolah ini aku adalah anak yang pintar, baik, cantik, dan rajin (hehehe percaya diri sekali aku ya.. Tapi memang benar sih). Aku sekarang kelas 2-3, ohh iya.. Aku juga mempunyai seorang kakak namanya Kim Nam Joon, dia adalah kakak yang aku sayangi dia berada di kelas 3-1.


Kakak itu sangat gesit banget dan selalu menjagaku, aku lama-lama seperti seorang putri dan juga penjaga. Ohh iya ngomong-ngomong soal cinta? jujur aku juga sedang merasakan nya saat aku masuk ke sekolah ini. Aku juga sedang menyukai seorang namja, namja itu sangat terkenal dikalangan semua yeoja di SMU ini. Namanya Jeon Jungkook, yahh.. Meskipun dia itu teman kakakku tapi aku tidak peduli sama sekali. Dia itu kelas 3-2 dia adalah kakak kelas yang ganteng, baik, putih, tetapi sikapnya sangat dingin, tapi aku tetap suka dan dia adalah tipe aku banget. Kenapa aku menyukainya? Karna dia adalah seorang malaikat untukku. Kenapa aku menyebut dia malaikat? Karna disaat aku susah dia ada untukku.


Aku sekarang sedang berada di kelas ku, aku sedang duduk di bangku ku sambil mendengarkan musik di earphone ku dan juga membaca buku pelajaran yang akan aku pelajari. Tiba-tiba saja suara langkah kaki seorang yeoja datang dan langsung duduk disamping ku.


" Haiii.. Selamat pagi Hyun Ji ku.. " menyapaku dengan berteriak dan sambil mengeluarkan buku pelajaran dari dalam tasnya.


Yaa.. Dia adalah Kim Soo In, dia adalah adik dari teman kakakku yaitu Kim Seok Jin siswa teladan di SMU ini dan juga dia adalah sahabat terbaikku dari kecil kita sudah bersama bahkan sampe sekarang.


" Eishhh.. Kau itu.. Pagi-pagi sudah membuat keributan " aku meletakkan bukuku dan melepas headsetku dan menegurnya dengan kesal.


" Wae? Memang aku seperti ini kan? Eihh.. " menyeggol lenganku dengan meledek " Kau kan juga sudah tau sikapku seperti apa.. Jadi tidak usah sok marah atau kesal. " Dia hanya tersenyum kepadaku merasa tidak bersalah atas perbuatannya dan langsung membaca buku. Ckckck... itulah Soo In biarpun begitu aku tetap senang punha sahabat seperti dia.


" Eisshh.. Kau ini. Padahal kakakmu itu orangnya pendiam dan juga ramah.. Tapi kau itu.. Ckckck " aku menggelengkan kepala dan sambil menatapnya dengan heran.


Soo In langsung membalikkan badannya dan manatapku " Aku memang berbeda dari kakakku.. Kenapa? Karna aku terlalu cantik dan juga imut " Dengan pedenya dia melakukan sebuah aegyo di depanku dan bertingkah... eishh aku tidak sanggup mengatakan nya. terkadang aku mulai heran dan muak sama dia tapi mau bagaimana lagi, dia memang sudah terbiasa seperti itu dan juga aku juga sudah terbiasa dengan sikapnya.


" Ohh.. Itu mereka datang "


" Iya.. Iya mereka datang wahhh mereka tambah tampan saja ya "


" Lihat.. Lihat itu Taehyung oppa dan juga Jimin oppa. "


" Ohh... Ohhh... Itu Jungkook oppa. Ahhh... Jungkook oppa "


Aku mendengar suara bising dan kegaduhan suara dari pada siswi di sini aku pun merasa heran dan penasaran dengan murid-murid. Karna penasaran aku langsung keluar kelas dan melihatnya di dekat pintu dan diikuti dengan Soo In. Ternyata pas aku lihat, ternyata itu geng kakak aku. Di sekolah ku ini, kakakku membuat sebuah geng namanya BTS (Bangtan Boys).


" Aku kira murid-murid berteriak karena ada pengumuman yang menarik.. Ternyata.. Haaahhh " aku langsung menyilangkan tanganku di kedua dadaku dan menatap geng kakakku dengan malas.


" Ohh.. Itu Taehyung oppa? Ohh.. Hari demi hari dia selalu saja tampan aku jadi tambah menyukainya " Soo In melihat Taehyung dengan berbinar-binar sambil mengepalkan kedua tangannya.


Yaa.. Sebenarnya Soo In menyukai Taehyung oppa jadi aku mendukungnya, karna aku yakin pasti mereka akan bersama. Kenapa aku mendukungnya? Karna kalau aku lihat mereka terlihat sama... Sama-sama gila.


" YA!!! KIM HYUN JI "


Aku langsung kaget karna kakakku memanggilku dengan berteriak dan juga menampakkan ekpresi marah. Aku langsung tertunduk dan mengepal kedua tanganku kebawah. Dengan cepat kakakku langsung menghampiriku dan berdiri di depanku.


" Mw.. Mwo? " aku bertanya dengan gagap. Karena aku takut baru kali ini aku melihat ekspresi kakakku seperti ini.


" Kim Hyun Ji.. Apa kau merasa aneh pada dirimu sendiri? " dia pun menatapku dengan heran dan kesal.


Aku langsung melihat keseluruh badanku dan aku merasa.. Tidak ada yang aneh " Molla.. Memangnya apa? " aku bingung dengan sikap kakakku ini.


Ia langsung menatapku dengan seram. " Coba kau lihat.. Di seragammu itu. "


Saat Nam Joon oppa bilang lihat ke seragamku, aku pun langsung lihat ke seragamku dan ternyata..


' astaga.. Kenapa bisa begini? Hyun Ji.. Papbo.. ' batinku dengan perasaan malu. Ternyata selama berangkat sekolah aku memakai nametag milik oppa ku dan oppaku memakai nametag ku..


Nam Joon oppa langsung memberikan nametag ku dan aku langsung melepas nametagnya oppa ku dari seragamku dan memberikannya.


" lain kali.. Kalau terburu-buru lihat dulu disekitarnya.. Dasar ceroboh " Nam Joon menasihatiku sambil menjitak kepalaku dengan pelan dan aku hanya menunduk dan meminta maaf.


" Mianhae oppa.. Karna kecerobohanku.. Kau jadi kesusahan " aku langsung meminta maaf ke oppa ku dengan menundukkan kepala dan oppa ku hanya tersenyum dan memegang puncak kepala ku dan pergi bersama gengnya


Oppa ku itu.. Orangnya sabar apalagi terhadap sikapku yang ceroboh ini.. Makanya aku menyanyangi dia. Tapi disaat oppa dan aku bercengkrama dari belakang aku bisa melihat Jungkook oppa menatap ke arah ku sambil tersenyum kecil entah ini hanya perasaan ku saja atau apapun itu aku berharap itu terjadi. Karna apa? aku bisa melihat senyum Jungkook oppa yang manis.


KRINGGGG!!!!


Bel pelajaran berbunyi, saat pelajaran berlangsung aku begitu serius saat mengerjakan tugas dan Soo In ia sedang menyalin semua jawaban yang sedang aku kerjakan. Huhhh... memang kebiasaan dia untungnya aku sabar. Tiba-tiba..


KRIEETTT...


Suara pintu kelasku bergeser dan ada kakak kelas masuk ke kelas ku.. Dan ternyata..


" JUNGKOOK OPPA " dengan refleks saat melihat Jungkook aku langsung berdiri dan menyapanya dengan berteriak. Karna pertama kalinya dia datang ke kelasku ini dan entah kenapa aku sangat bahagia sekali.


Dengan sikapku seperti itu semua murid di kelasku, Kim songsaengnim, Soo In, dan juga Jungkook menatapku heran dan seram terutama murid siswi di kelasku ini mereka menatap ku dengan tajam dan sinis seperti ingin... membunuhku.


" Hyun Ji-ssi.. Kau kenapa? " Tanya Kim songsaengnim kepadaku, aku belum mmenjawabnya karna masih menatap Jungkook oppa tapi buru-buru aku langsung menyadarinya dan merasa malu.


" Ahh.. A.. Aku.. Ohh ada lalat.. Iya ada lalat. " dengan terpaksa akh beralasan klasik dan aku langsung duduk dan menundukkan kepalaku sambil menutup wajahku.


" Hahaha.. Segitunya sukanya kau saat melihat Jungkook oppa? " bisik Soo In dengan meledekku dan langsung mengerjakan tugasnya lagi.


Aku merasa malu dengan sikapku bodohku, kenapa juga aku harus berterima begitu saat Jungkook oppa masuk, hilang sudah harga diriku ini.. " ouhhh.. Hyun Ji.. Kau benar-benar bodoh " batinku sambil memukul kepalaku dengan pelan.


KIM HYUN JI POV END


JUNGKOOK POV


Setelah selesai mengantar tugas ke Kim Songsaengnim aku terus mengingat kejadian yang lucu dan juga aneh...


" JUNGKOOK OPPA... "


Saat aku masuk ke kelas itu seorang gadis menyapaku dengan berteriak histeris sampai membuat seisi kelas menatapnya dengan heran jujur aku juga terkejut ada yang berani memanggil ku seperti itu dan aku bisa menebak, karna gadis yang berani memanggil namaku dengan kan yang hanya dia saja... Kim Hyun Ji. Saat dia memanggil namaku aku tersenyum tipis tapi tidak terlalu kelihatan banget.


' lucu sekali dia.. Lama kelamaan dia juga semakin cantik. ' batin ku sambil senyum-senyum sendiri dan menuju ke kelas sambil terus mengingat kejadian itu.


KRINGGG!!!


Bel istirahat pun berbunyi murid-murid semua langsung pada keluar dari kelas, disaat murid-murid sudah pada keluar aku masih duduk di tempat ku sambil menatap keluar jendela.


" Hei kita ke kantin yukk.. Aku lapar.. " ajak Taehyung sambil merangkul ku.

__ADS_1


" Bukannya tadi pagi kau sudah makan 3 roti dan 2 susu kotak? " tanya Jimin dengan heran melihat sahabatnya itu.


" Iya.. Tapikan itu pagi kalau ini siang jadi beda. Yasudahlah ayo.. " ia pun berdiri dan merangkul Jimin dan mengajaknya ke kantin yang di ajak malah menggerutu karna sikapnya yang begitu


Aku hanya tersenyum melihat tingkah mereka semua dan juga aku merasa bahagia mempunyai sahabat seperti mereka.


" Ohh Jungkook.. kau tidak ikut ke kantin? " Hoseok membalikkan badannya dan bertanya kepada ku.


" Ohh.. Aku akan menyusul saja... Kau duluan saja " aku menyuruh Hoseok untuk duluan ia hanya tersenyum dan pergi ke kantin duluan. Aku pun langsung membereskan buku-buku pelajaran ku dan langsung ke kantin. Saat berjalan ke kantin banyak siswi yang melihatku dengan histeris dan berteriak, jujur aku merasa risih kalau harus begini, tiba-tiba pandangan ku berhenti kepada gadis yang sudah aku sukai selama 2 tahun ini dan aku melihat ia juga sedang berjalan ke arah kantin. Tanpa basa-basi aku pun langsung menyusulnya dengan cepat agar bisa ke kantin bersama.


" Hai semua.. Hai Soo In.. Dan juga Hyun Ji " aku pun menyapa mereka dengan tersenyum dan berdiri di depan mereka.


" Ohh.. Hai Jung.. Jungkook op-oppa... " Bisa ku lihat dia merasa gugup dan grogi saat di dekatku. entah kenapa aku merasa heran saja kenapa dia bersikap seperti ini... apa mungkin dia juga mempunyai perasaan yang sama seperti ku?


" Halo Jungkook oppa.. Kau ingin kemana? " Aku pun tersadar dari lamunan ku saat Soo In bertanya kepadaku sambil menepuk lenganku.


" Ohh.. Aku ingin kekantin. Kau sendiri ingin ke kantin juga kan? Kalau begitu kita bareng aja ke kantin nya " aku pun mengajaknya.


" Ohh... Kita sama dong oppa, kami juga ingin ke kan-... " saat Soo In menjawabnya tiba-tiba Hyun Ji langsung menutup mulut Soo In dengan tangannya


" Mmhhh mmhhh... "


" Se-sebenarnya... Ka-kami ingin ke... Ke..." dan bisa ku lihat dari tatapan Hyun Ji dia merasa gugup dan mencari-cari alasan dan pandangannya kemana-mana " Perpus... iya kita ingin ke perpus, iya kan Soo In? " dan juga ia mengajak Soo In dengan terpaksa. Dan Soo In pun menganggukkan kepalanya.


Aku hanya tersenyum dengan tingkah, gelagatnya dan apapun dari diri dia, karna aku tetap menyukainya.


" Baiklah kalau begitu.. Aku ke kantin duluan ya..." aku langsung melambaikan tangan ke Hyun Ji dan Soo In, lalu meninggalkan mereka.


' Kau begitu lucu Hyun Ji.. Dan juga aku akan selalu menyukaimu dan juga selalu berada di sisimu ' batin Jungkook.


JUNGKOOK POV END


AUTHOR POV


Saat Jungkook sudah pergi meninggalkan Hyun Ji dan juga Soo In. Hyun Ji menatap punggung Jungkook dengan kagum dan juga merasa senang tapi ada rasa tidak enak saat Hyun Ji menolak ajakam Jungkook untuk ke kantin bersama. Dengan cepat Soo In melepas tangan Hyun Ji yang berada di mulut Soo In yang untuk menutup mulutnya.


" Hei.. Apa kau ingin membunuhku? Aku kehabisan nafas tau " mengambil nafas sebanyak-banyaknya dengan tersengal-sengal dan merasa kesal dengan sikap Hyun Ji.


" Ohh.. Maafkan aku.. aku lupa. Hehe maaf ya " Hyun Ji minta maaf dengan muka imut dan juga merasa malu dengan sikapnya.


" Kau.. Kenapa kau tidak bilang kalau kita ke kantin juga? kan memang kita mau ke kantin. "


" Ak-aku... "


" Tadi apa? Kau bilang kita mau ke perpus? memang ada apaan disana? mau makan buku? " kesal Soo In.


" Maaf Soo In... Tapi aku ada alasan kenapa begitu Soo In "


" Apa alasannya? karna Jungkook? dan juga kau menolak ajakan Jungkook, Hadehhh "


" Aku terlalu malu untuk melihat wajahnya.. apalagi kalau berjalan bersamanya... Bukannya ke kantin malah ke UKS nantinya kita " menjelaskan dengan muka melas


Saat menuju ke kantin Hyun Ji merasa malu dan antusias akan kejadian singkat tadi. Di kantin Hyun Ji dan juga Soo In sedang memilih makan siang apa yang akan mereka santap.


" Hei kau mau makan apa? " Tanya Soo In ke Hyun Ji sambil melihat-lihat makanan yang telah di sajikan.


" Ehmm.. " Hyun Ji masih bingung mau memilih makan apa.


" Pesan ini saja.. Ini enak lho " seorang namja menyuruh Hyun Ji untuk memilih makanan yang ia pilih sambil menunjuk makanan itu. Namja itu menunjuk ke arah kimbap yang isinya 5, dan sebenarnya itu adalah makanan kesukaan Hyun Ji.


" Ohh ini kesukaanku... Aku kira sudah habis ternyata masih ada " mengambil makanannya dengan gembira, Hyun Ji pikir kimbap nya sudah habis ternyata masih ada, saat dia sudah mengambil kimbap itu ia pun berbalik badan karna ingin mengucapkan Terima kasih karna sarannya


" Terima kasih karna su-..." saat ingin mengucapkan terimakasih kasih ke namja itu, dengan refleks Hyun Ji menjatuhkan makanannya dan menatap namja ith dengan terkejut dan merasa tidak percaya dan parahnya lagi semua orang yang di kantin mengarahkan pandangannya tertuju pada Hyun Ji.


" Hei Hyun Ji.. Kenapa kau menumpahkan makanannya? " tanya Soo In kaget dan heran melihat Hyun Ji tidak sengaja menjatuhkan makanan nya. Dan Soo In menatap namja yang berdiri di depan Hyun Ji dengan tatapan biasa aja.


" Eihhh.. Jungkook oppa? " panggil Soo In dengan malas.


" Annyeong " sapanya dengan melambaikan tangannya.


Disisi lain Hyun Ji masih terdiam dan menatap Jungkook dengan tidak percaya dan merasa ini semua hanya mimpi.


AUTHOR POV END


KIM HYUN JI POV


' ba-bagaimana ini? Kenapa aku harus diam disini? Kenapa juga aku menumpahkan makananku di depan dia? Ahhh.. Hyun Ji kau benar-benar papbo-ah ' batinku dan merasa malu dengan sikap ku ini.


" Eishh.. Yasudahlah aku duluan ya Hyun Ji... Oppa aku duluan. " mendengar Soo In duluan duduk aku langsung gugup setengah mati karna apa? aku berdua dengan Jungkook oppa.


' Soo In... lihat aja nanti ya ' batinku mengutuk Soo In.


" Eohh.. Iya.. Hyun Ji? Apa kau ingin memesan yang lain? " tanya Jungkook oppa kepadaku.


Aku masih melamun dan menatapnya dengan tidak percaya, karna apa? ini diluar ekspetasi ku karna in my first life aku makan siang bareng dengan Jungkook oppa.


" Hyun Ji? " Jungkook oppa memanggil ku dengan menepuk pundaku ku dan membuyarkan lamunanku.


" Eohh.. Ad-ada apa op-oppa? " tanya ku gugup.


" Apa kau ingin memesan yang lain? " tawar Jungkook oppa kepadaku karna makanan yang sudah aku ambil tadi sudah kotor karna ulah ku sendiri.


" Eohh.. Aku.. Aku.. " aku bingung menjawabnya dan memilih makanan apa.


" Mmm.. Pesan ini saja ya? " Jungkook oppa menunjuk makanan yang dia sarankan kepadaku dan dia menunjuk tonkatsu dan menurutku itu tidak masalah.


" Iya.. Iya.. " aku hanya bisa menjawabnya dengan malu dan... bahagia.

__ADS_1


KIM HYUN JI POV END


SKIPPPP..


AUTHOR POV


Bel pulang sekolah berbunyi semua murid sudah pada pulang kerumah mereka masing-masing. Saat di perjalanan menuju rumah dengan menaiki sebuah mobil mewah, di dalam mobil Hyun Ji selalu senyum-senyum sendiri dan itu membuat Nam Joon risih dan aneh.


" Heii.. Kau kenapa? Apa kau sudah gila? " Nam Joon bertanya kepada Hyun Ji dengan perasaan aneh dan heran karna melihat adiknya senyum-senyum sendiri seperti orang gila.


" Mwo?! " Hyun Ji langsung kaget mendengar perkataan kakaknya yang katanya dia kayak ' orang gila '.


" Oppa.. Aku masih waras dan aku tidak gila tau.. Hmpptt " Hyun Ji mempoutkan bibitnya sambil menyilangkan tangannya ia pun ngambek ke oppa nya karna di hina begitu.


" Mmmm..?? " Nam Joon langsung memasang wajah smirknya dan sambil memikirkan sesuatu sambil menyetir mobilnya.


" Apa mungkin.. Kau sedang menyukai seseorang? " tebak Nam Joon.


Saat mendengar pertanyaan itu dari Nam Joon oppa, Hyun Ji langsung diam dan tak bisa menjawabnya dan hanya membalik badannya ke arah jendela mobil sambil melihat ke arah jalan.


" Ohhhh.. Benarkan? Benarkan dugaanku? " Nam Joon tertawa karena bisa menebak perasaan Hyun Ji dan juga tingkah nya juga aneh.


" Op.. Oppa.. " Hyun Ji langsung membalikkan badannya dan menatap Nam Joon dengan sinis, Hyun Ji pun mencubit lengan dan memukulnya.


" A.. Ahh.. Appo.. Appo.. Hyun Ji. Jangan seperti ini aku sedang menyetir.. " menahan pukulannya dengan satu tangan dan sambil fokus ke jalanan.


" Apa kau sudah siap pergi ke surga? Heyy.. Hentikan sudah... sakit... sakit... "


" Makanya jangan buat akh kesal oppa " Hyun Ji langsung berhenti memukulnya dengan wajah masaknya dan langsung menatap ke arah jalanan.


Lalu Nam Joon memberhentikan mobilnya dengan pelan karna saat ini di depannya menunjukkan lampu merah. Sambil menunggu lampu lalu lintas berganti warna mereka hanya diam.


" Jadi.. Kau sedang menyukai siapa? " tanya Nam Joon sambil memandang ke depan dan memecahkan keheningan.


Hyun Ji langsung mengerutkan dahinya " Mwo? Oppa bicara apa sih? Oppa nih aneh "


" Heyy.. Kau jangan berbohong Hyun Ji, kau tidak bisa membohongi oppa. " menatap Hyun Ji dengan meledek " Aku ini Oppa mu " dan langsung melihat ke depan lagi.


" Mmm.. Arraso.. Arraso.. Oppa " memasang muka bersalah tapi imut.


Tak lama lampu lalu lintas berubah menjadi hijau, dan Nam Joon langsung menancap gas dan mulai menyetir lagi.


" Jadi.. Kau suka sama siapa? Yoongi? Jimin? Taehyung? Atau.. J-hope? " Nam Joon menebak-nebak siapa namja yang Hyun Ji suka sambil menyetir.


" Mmm.. Bukan mereka oppa.. Tapi ada pokoknya oppa "


" Mmm.. Nugu? "


" Mmm.. Adalah pokoknya oppa " Hyun Ji tersenyum-senyum sendiri membayangkan wajah Jungkook.


" Namja yang kau suka itu.. Orangnya seperti apa? Aku ingin tahu "


KIM HYUN JI POV


" Mmm.. Orangnya itu.. " aku membayangkan Jungkook itu orangnya seperti apa.. Sambil tersenym-senyum sendiri (kayak orang gilakan? Iyalah namanya juga lagi jatuh cinta hehe) " Ganteng.. Pinter.. Baik.. Sopan dan santun.. Dan juga.. "


" Mmm? Apa? "


Aku masih membayangkannya dan aku tidak bisa mendeskripsinya karna aku terlalu mengaguminya apalagi kejadian di sekolah hari ini membuatku bahagia setengah mati.


" Senyumnya itu oppa.. Sangat menawan.. Karena aku menyukainya " aku langsung menundukkan kepalaku di dekat jendela mobil dan senyum-senyum sendiri membayangkan senyum nya lagi.


" Mmm.. Apa mungkin.. Kau menyukai.. Jeon.. Jungkook? "


Saat aku mendengar nama Jungkook dari mulutnya Nam Joon oppa aku langsung kaget dan dengan bodohnya aku langsung salting dan juga muka ku itu langsung merah.


" Woahhh.. Benarkan? Kau menyukainya? " Oppa kaget saat melihat sikap aneh ku itu, tapi aku terus menyangkalnya.


" Oppa.. Sudah hentikan. Memangnya aku tidak boleh menyukai seseorang dan lagi pula bukan Jungkook oppa yang aku suka " aku terus menyangkal bahwa aku tidak menyukainya agar oppa ku tidak curiga dan berpikir aneh-aneh tentang Jungkook.


" Arraso.. Arraso.. Aku mengerti " oppa langsung mengelus puncak rambutku dan mulai menyetir lagi " Kau boleh menyukai seseorang dan kau juga harus berhati-hati jaga dirimu dan juga fokus ke sekolahmu dulu "


" Iya... Iya... Aku juga tau kok " jawabku dengan singkat. Lalu kami berdua terdiam lagi.


" Tapi Hyun Ji... "


" Mmm? Mwo? " tanyaku sambil menatapnya Nam Joon oppa.


" Aku tidak tau kau itu sedang menyukai siapa, tapi entah kenapa... aku akan merasa senang kalau kau bersama Jungkook "


Seketika aku terkejut mendengar perkataan oppa ku tadi, dia bilang ' dia senang kalo aku bersama Jungkook? ' tapi kenapa?


" Kenapa oppa senang kalo aku nantinya bersama Jungkook? memangnya siapa juga yang menyukainya. Orangnya cuek, sikapnya dingin dan... "


" Kau salah... Jungkook tidak seperti itu. "


" lalu? "


" Dibalik sikapnya itu sebenarnya dia itu berhati lembut dan juga dia bakal bersikap lembut hanya ke orang tertentu dan juga... " Nam Joon oppa menatapku dan menjeda perkataannya " Orang yang dia sayang " katanya di bagian akhirnya Nam Joon oppa fokus ke jalanan lagi.


Entah kenapa kata-kata terkahir yang di bilang Nam Joon oppa seperti ada rasa bahagia tapi apa benar Jungkook oppa begitu?


" Makanya... Jika Jungkook bersama mu aku akan merasa senang banget. Karna orang yang aku kenal dan juga orang yang aku percaya yang bisa menjagamu hanya dia, jadi semangat terus ya "


Mendengar kata-kata oppaku seperti itu, aku menjadi terharu mendengarnya. Karena.. Oppa saangat mendukung aku. Oppa.. Aku sangat beruntung mempunyai oppa sepertimu dan aku tidak akan melepasmu untuk selamanya. Gomawo oppa.. Sarange oppa..


KIM HYUN JI POV END

__ADS_1


Tbc...


__ADS_2