
Semua yang ada di dalam ruangan itu pun bingung dengan kalimat yang keluar dari mulut Aisyah . Azzam tampak sedih ,karena Aisyah tidak mengenali dirinya.
" Dek , kamu nggak prank kita kan ? " Tanya Anisa sambil menatap Aisyah.
" Kak, Ais nggak bohong , Ais beneran nggak kenal mereka . Aduuh, kepala Ais sakit ." Kata Aisyah sambil meringis kesakitan .
" Oke , sekarang kamu istirahat aja , jangan di paksa mikir ! " Kata Anisa sambil mengusap kepala Aisyah
Anisa mengisyaratkan kepada yang lain untuk keluar dulu . Dengan berat hati akhirnya mereka semua pun keluar . Tinggal Anisa yang menemani Aisyah .
" Saya akan temui Dokter Arini ." Kata Azzam lalu bergegas menuju ruang Dokter Arini di susul Ahmad .
" Ya allah , Abby kenapa Aisyah nggak kenal sama kita ." Kata Bu Ainun.
" Entahlah ,Ummy . Kita tunggu saja informasi dari Azzam nanti ." Kata Pak Khairul.
" Kasian Aisyah , Yah . Azzam juga pasti sedih sekali ." Kata Bu Yani .
" Kita sama -sama semangati anak -anak kita Bu." Kata Bu Ainun sambil menatap Bu Yani .
" Iya ,Ummy." Sahut Bu Yani .
***
Di dalam ruangan Dokter Arini , Azzam menceritakan kondisi Aisyah . Dari kondisi yang diceritakan Azzam memang meleset dari presiksi awal . Prediksi awal Dokter Arini ,Aisyah akan mengalami kelumpuhan , tapi ternyata tidak. Semua organ tubuhnya berfungsi dengan baik , hanya saja ingatanya sedikit terganggu. Yang dalam dunia medis di sebut amnesia .
" Oke Mas Azzam . Nanti akan kami lakukan pemeriksaan lagi . Untuk sekarang tunggu mba Aisyah tenang dulu , kalo dia di paska untuk mengingat semuanya , saya takut akan berakibat patal. " kata Dokter Arini .
" Tapi adik saya bisa di sembuhkan kah ,Dok ? " Tanya Ahmad
" Insya Allah. Dari apa yang Mas Azzam sampaikan tadi sepertinya Mba Aisyah hanya kehilangan sebagian memorinya , buktinya dia masih ingat kedua orang tuanya , anda dan Kakak anda .Kondisi ini bisa di bilang tidak terlalu parah , tapi juga tidak boleh di remehkan ,karena kita tidak pernah tau kemungkinan buruk lainnya. " Kata Dokter Arini .
" Baik ,Dok. Terima kasih atas semua informasinya ."kata Azzam..
Azzam dan Ahmad pun keluar dari ruangan Dokter Aisyah dan kembali menemui keluarga mereka .Pak Sulaiman , Bu Yani , Pak Khairul ,Bu Ainun , Farhan dan Putri tampak duduk di depan ruangan Aisyah .
" Gimana ? " Tanya Pak Sulaiman ketika Azzam dan Ahmad kembali dan duduk bersama mereka .
" Kemungkinan besar Ais , mengalami amnesia ." kata Ahmad
" Iya , Nanti Dokter Arini akan melakukan pemeriksaan lagi." Kata Azzam .
" Kamu yang sabar ya Nak !" Kata Pak Sulaiman sambil merangkul pundak Azzam .
"Iya , Ayah ." Sahut Azzam pelan .
Tidak lama kemudian Anisa keluar.
" Ais , lagi tidur. Zam kamu sudah ketemu Dokter Arini ? " Kata Anisa
" Sudah kak, nanti mereka akan melakukan pemeriksaan lagi , kemungkinan Aisyah mengalami amnesia ." kata Azzam
" Iya , tadi saya sudah ngobrol juga sama Aisyah , sepertinya Aisyah mengalami Amnesia Retrograde." Kata Anisa
" Apa itu kak ? " Tanya Ahmad.
Yang lain pun menatap Anisa . Ikut penasaran dengan istilah yang baru disebut Anisa .
"Amnesia retrograde, kehilangan ingatan yang lebih baru terlebih dahulu dan menyimpan ingatan lama. Saya tadi nanya Aisyah , hal terakhir yang di ingatnya itu , Dia bilang Dia pulang dari kampus , trus jatuh dari motor . Trus dia juga bingung kalo dia sakit , gimana sama skripsinya .." Kata Anisa .
" Oh iya , Ais waktu masih kuliah pernah jatuh dari motor sampai pingsan ." Kata Ahmad menambahkan .
" Jadi kejadian setelah itu dia tidak ingat lagi ? " Kata Pak Sulaiman .
" Sepertinya begitu , Hal terakhir yang di ingat sepertinya kejadian 5 tahun yang lalu. Jadi pastilah dia tidak mengenal Abby , Umny dan juga kamu Zam ." Kata Anisa sambil menatap ketiganya bergantian .
__ADS_1
" Apa bisa sembuh kak ? " tanya Azzam
" Bisa , tapi butuh waktu . Kondisi Aisyah itu seperti sebuah komputer yang henk, semua programnya ada di dalamnya , tapi butuh program khusus untuk menormalkannya lagi ." Kata Anisa
" Berapa lama, Kak ?" Tanya Azzam lagi .
" Tidak bisa di pastikan ,Zam . Saya mau ke ruangan Dokter Arini dulu, untuk konsultasi tentang kondisi Aisyah." Kata Anisa lalu melangkah meninggalkan mereka .
***
Keesokan harinya Dokter Arini pun melakukan serangkaian pemeriksaan pada Aisyah . Dan dari hasil pemeriksaan itu Aisyah disimpulkan mengalami Amnesia Retrograde. Hal itu di sampaikan Dokter Arini pada Pak Sulaiman , Azzam dan Ahmad yang di panggil ke ruangannya .
Apa yang di jelaskan Dokter Arini tidak jauh berbeda dengan yang sudah disampaikan Anisa .
" Mba Aisyah hanya butuh waktu untuk mengingat kembali semuanya . Tapi jangan terlalu di paksakan juga ." Dokter Arini.
" Mas Azzam yang sabar ya , Saya yakin ini tidak akan lama . Pelan -pelan semuanya akan normal kembali" Kata Dokter Arini yang melihat Azzam tampak bersedih .
" Iya , Dok." Sahut Azzam pelan .
" Trus kapan adik saya bisa pulang ? " Tanya Ahmad
" Kita liat kondisinya selama 2 hari kedepan , kalo semakin membaik ,mba Aisyah boleh pulang ." Jawab Dokter Arini .
" Alhamdulillah." Sahut ketiganya hampir bersamaan.
Mereka pun kembali ke ruang rawat Aisyah . Saat itu Aisyah sudah tertidur lagi di temani Bu Yani , Anisa , Putri dan Farhan . Karena sudah sore Anisa lalu mengajak kedua orang tuanya pulang , Ahmad juga meminta Putri untuk pulang, Akhirnya tinggal Ahmad dan Azzam yang menemani Aisyah .
Ahmad lalu berbaring di sofa sambil memainkan ponselnya . Sedangkan Azzam duduk di kursi disamping Aisyah berbaring . Azzam menatap dalam wajah Aisyah yang sedang tertidur. Semenjak Aisyah sadar dan lupa akan dirinya , Azzam hanya mendekati Aisyah saat Aisyah tertidur .
Sesekali Ahmad melirik Azzam . Tampak jelas raut kesedihan di wajah Azzam . Ahmad pun bisa merasakan apa yang di rasakan Azzam saat itu. Dia pun berinisiatif untuk meninggalkan keduanya .
" Zam , Saya keluar dulu ya . " Kata Ahmad lalu melangkah keluar .
Tidak lama setelah Ahamd keluar Aisyah pun terbangun .Dia kaget ketika melihat Azzam di sampingnya , apa lagi saat itu Azzam sedang mengenggam tangannya . Menyadari tangannya di genggaman Azzam , Aisyah pun menarik tangannya .
" Maaf ! " Kata Azzam saat Aisyah menarik tangannya
" Yang lain kemana , kenaoa kita cuma berdua disini ? " Kata Aisyah saat sadar kalau hanya ada Azzam di ruangan itu.
" Yang lain udah pulang , Abang Ahmad tadi keluar sebentar ." Kata Azzam agak terbata -bata , karena sepertinya Aisyah merasa tidak nyaman kalau mereka cuma berdua .
" Bisa tolong panggilkan abang Ahmad ." Kata Aisyah
" Iya , Saya akan telpon Abang Ahmad ." Kata Azzam.
Ketika Azzam mau menelpon Ahmad , terdengar ada yang mengetuk pintu , lalu muncul Ayu dan Mala dari balik pintu .
" Assalamualaikum, " Sapa Ayu dan Mala.
" Waalaikumsalam ." Aisyah dan Azzam hampir bersamaan .
" Kalo gitu saya keluar dulu " Kata Azzam..
" Mau kemana Mas ? " Tanya Ayu .
" Sepertinya Dek Aisyah tidak nyaman kalo saya ada di ruangan ini ." Kata Azzam pelan lalu melangkah keluar .
Ayu dan Mala hanya menatap Azzam yang keluar . Mereka juga tidak bisa berbuat apa -apa .
" Kasian Mas Azzam." Gumam Mala.
Ayu dan Mala sudah tau kondisi Aisyah yang mengalami amnesia dari Putri . Mereka turut prihatin ,
Ayu dan Mala melihat bagaimana Azzam yang selalu menemani Aisyah saat sedang koma , bagaimana usaha Azzam untuk Aisyah segera sadar. Tapi saat Aisyah sadar , malah dia lupa dan tidak mengenali Azzam .
__ADS_1
"Kok bengong ? " tegur Aisyah .
" Ais , kamu nggak lupa sama kita berdua ? " Tanya Ayu .
Di jawab Aisyah dengan menggelengkan kepala lalu tersenyum pada kedua sahabatnya itu .
" Alhamdulillah." kata Ayu
Ayu dan Mala lalu memeluk Aisyah yang masih berbaring .
" Saya kangen banget sama kamu." Kata Ayu .
" Saya juga ." kata Mala menambahkan .
" Kalian sahabat -sahabat terbaik saya." Kata Aisyah .
" Tapi tunggu , Ais , kamu benar -benar nggak ingat sama Mas Azzam ,suami kamu ? " kata Ayu saat melepas pelukannya .
" Saya bingung dengan semua ini ." jawab Aisyah .
" Okey , ya sudah tidak usah di bahas . " Kata Mala .
" Kalo saya sudah menikah , apa kalian juga sudah menikah ? Putri sudah menikah , lucunya kok bisa dia menikah sama Abang Ahmad ? " Tanya Aisyah sambil berusaha untuk bangun dan duduk di bantu Ayu sehingga kini posisinya duduk bersandar di kasurnya .
Pertanyaaan Aisyah membuat Ayu dam Mala saling pandang . Mala mengisyaratkan agar Ayu saja yang menjawab duluan pertanyaan itu
" Beb , Saya dan Mala juga sudah menikah , Kita semua menikah di tahun yang sama 3 tahun yang lalu." Kata Ayu
" Oh , ya ? Trus ! " sahut Aisyah
" Yang pertama menikah itu kamu , trus saya lanjut Putri terakhir Mala ." Kata Ayu lagi.
"Kalian berdua menikah sama siapa ? Yu , apa kamu menikah sama Mas Radit ? Seingat saya kamu pacaran sama dia kan ? " Tanya Aisyah
" Iya saya menikah sama Mas Radit ." Jawab Ayu .
"Trus kamu La , menikah sama siapa ? kita berdua kan belum punya pacar ? " tanya Aisyah lagi.
" Saya menikah sama Mas Aldi sahabatnya suami kamu. " Kata Mala.
" Oh ya , semuanya pasti menyenangkan sekali kalo saya bisa mengingat semuanya, kalian pasti bahagia kan bersama suami kalian. Emmm, apa kalian sudah punya anak ? " Tanya Aisyah lagi.
Kembali Ayu dan Mala saling pandang .Kalau mereka menjawab, pastilah Aisyah juga akan menanyakan dirinya juga , mereka takut Aisyah shok kalau tau kecelakaan yang menimpa dirinya membuat dia harus kehilangan janinnya .
Tiba -tiba ponsel Ayu berdering .
"Sebentar ya ! " Kata Ayu lalu mengambil ponsel dari dalam tasnya .
" Assalamualaikum ! " Sapa Ayu ketika menjawab telpon suaminya.
" Saya ada urusan mendadak ,saya harus balik, kalau kamu masih mau di sini , biar saya balik sendiri ." kata Radit
" Kalo boleh saya masih mau di sini Mas !" Jawab Ayu .
" Oke , ya sudah boleh , paling 2 hari saya di sana. " Kata Radit lagi .
" Oke, Terima kasih .Beb." Kata Ayu .
Setelah menutup telpon Ayu pun pamit pulang , karena dia harus packing untuk suaminya . Karena kuatir Aisyah akan menanyakan hal -hal lain , Mala pun ikut pamit pulang . Dia takut salah menjawab pertanyaan Aisyah . Apa lagi kondisi Aisyah masih lemah .
Nanti malam atau besok kami balik lagi. cepat sembuh ya .!" Kata Ayu .
Kembali ketiganya saling berpelukan . Aisyah menatap kedua sahabatnya yang melangkah keluar dari ruangan itu. Kebetulan Ahmad pun kembali masuk ke ruangan itu sehingga Aisyah tidak sendirian.
...Bersambung......
__ADS_1