Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 136 . Persiapan Anniversary


__ADS_3

Di Dapur


Melihat Bi Nur kembali kedapur Bi Imah pun menghampiri Bi Nur .


" Gimana Bi ? "


" Kita di suruh makan duluan , Aden masih di masjid habis sholat isya baru pulang . Non Ais nunggu Aden baru mau makan ." Kata Bi Nur .


" Oh gitu , ya sudah kita makan duluan . Saya sudah lapar ." Kata Bi Imah.


" Kita makan di meja makan atau di sini saja ? " Kata Bi Nur


" Majikan kita nggak ada Bi Nur, sadar sama status kita ." kata Bi Imah .


" Iya Bi , saya tau . Tapi kalo makan bareng mereka , kayak nggak ada pembatasan status ya di antara kita ." Sahut Bi Nur .


" Kita harus banyak bersyukur , punya majikan sebaik mereka . Kita harus menunjukkan kinerja terbaik kita ke mereka ." Kata Bi Imah lagi .


" Iya Bi." Sahut Bi Nur .


Keduanya pun menikmati makan malam mereka di dapur bersama pegawai yang lain .


***


Di masjid sambil menunggu waktu sholat isya , para jamaah khususnya para kepala keluarga sedang berkumpul .Mereka sedang bermusyawarah .


Kasus begal dan kemalingan di beberapa tempat di sekitar komplek menjadi acuan untuk lebih meningkatkan keamanan komplek perumahan mereka . Walau pun belum pernah kejadian itu terjadi di komplek mereka . Bukan tidak mungkin kejadian itu akan terjadi di komplek mereka kalau mereka lengah , apa lagi yang tinggal di komplek itu rata -rata dari kalangan menengah ke atas .


Sebuah musyawarah yang singkat dan menghasilkan keputusan yang sudah disetujui semua warga .


Mereka sepakat untuk mengadakan ronda bergilir , yang nanti akan di atur oleh Pak RT setempat . Selesai musyawarah mereka pun bersiap untuk melaksanakan sholat Isya .


***


Setelah sholat isya dan berbincang sebentar dengan jamaah lain Azzam pulang ke rumah . Suasana rumah tampak sepi, Dia lalu langsung melangkah ke kamar. Didalam kamar dia tidak menjumpai Aisyah, di kamar mandi pun tidak ada . Dia lalu keluar dari kamar menuju dapur . Di dapur hanya tampak Bi Imah yang sedang beberes .


" Bi Imah , Istri saya kemana ya ? " Tanya Azzan .


" Di kamar nggak ada kah ,Den ? " Bi Imah balik bertanya .


" Nggak ada." Sahut Azzam .


" Di kamar atas mungkin , Den ! " kata Bi Nur yang baru keluar dari kamarnya.


" Belum saya cek juga sich ! " Saya ke sana dulu ." kata Azzam


" Saya siapkan makan malamnya ya ,Den !" Kata Bi Nur


" Iya ." Sahut Azzam sambil berlalu.


Azzam melangkah menuju kamar atas. Saat membuka pintu dia tersenyum melihat Aisyah yang di meja riasnya sedang melihat -lihat sesuatu . Azzam lalu mendekati Aisyah.


"Disini rupanya ! " Kata Azzam sambil merangkul pundak Aisyah .


Saat itu Aisyah sedang melihat album foto pernikahan mereka .


" Hubby ! " kata Aisyah lalu mencium punggung tangan suaminya .


" Yuk kita makan , hubby pasti udah laper kan ? " Kata Aisyah menutup album foto dan bangun dari duduknya .


" Sebentar dulu ! " Kata Azzam mengalungkan tangannya di pinggang Aisyah .


" Kamu mau nggak kita balik tidur di kamar ini . Jujur saya lebih suka kamar ini dari pada di bawah. " Kata Azzam


" Kenapa lebih suka kamar ini ? " tanya Aisyah sambil mengalungkan tangannya juga kepinggang Azzam


" Hmmm, posisi udah bagus nie, tinggal rebahan aja ! " kata Azzam sambil tersenyum menggoda Aisyah.


" Hubby ! " Aisyah mencubit bahian perut Azzam .


"Sakit sayang !" Rintih Azzam


" Pertanyaan Ais belum di jawab !"

__ADS_1


" Okey , kamar ini kan memang saya desain untuk kamar utama kita , kamarnya lebih besar. Ruang Wardrobenya luas .


kamar mandinya juga luas. Bathupnya bisa untuk kita berdua beremdan kan " Kata Azzam .


" Iya sich. ya udah kalau hubby mau , kita pindahaan lagi ke kamar ini. " Kata Aisyah.


" Boleh , hmm udah di jawabkan pertanyaan , gimana kalo kita ke situ !" Kata Azzam sambil melirik kasur berukuran big size di samping mereka .


" Makan dulu ,By .!" Kata Aisyah menarik tangan Azzam mengajak keluar kamar.


" Okey , kita makan dulu , supaya lebih strong ! " Kata Azzam sambil tersenyum mengikuti Aisyah yang menariknya melangkah menuruni anak tangga . Azzam seperti seorang bocah yang dipaksa ibunya untuk makan .


Setelah selesai menikmati makan malam mereka . Azzam dan Aisyah masuk ke kamar mereka .


" By , rapat apa tadi ? " Tanya Aisyah lalu duduk di sofa .


" Tentang keamanan sayang . Jadi nanti akan diadakan ronda bergilir." Kata Azzam lalu merebahkan tubuhnya meletakkan kepalanya di pangkuan Aisyah .


" Oh gitu . Bagus dong . Jadi Hubby nanti ikut juga ronda bergilir ? "


" Iya dong sayang . Kenapa ?"


" Nggak papa ! Kan Ais nanya aja ! " Sahut Aisyah sambil membelai wajah suaminya .


Azzam tersenyum menikmati belaian tangan Aisyah.


" Sayang ! "


" Iya kenapa ? "


" Kiss me please ! " Kata Azzam sambil memejamkan matanya .


Aisyah terdiam sambil menatap wajah tampan Azzam di pangkuannya .


" Sayang. Kalo saya yang duluan cium kamu kelanjutannya akan panjang sayang ! " Kata Azzam sambil tersenyum dengan mata masih terpejam .


Aisyah tersenyum merasa geli sendiri dengan ucapan suaminya . Walaupun dia yang duluan mencium Azzam , kelanjutannya juga nanti akan panjang . Karena dia sudah tau watak suaminya .


" Sayang ?" kata Azzam


" Sudah donk sayang ! Kamu kayak nggak tau aja kinerja asisten Hubby ! " Kata Azzam


" Ais kan minta Hubby yang carikan , kok suruh orang lain ?" kata Aisyah


Perkataan Aisyah membuat Azzam bangun dan duduk .


" Sayang , itulah gunanya asisten pribadi , menghendel semua perintah atasannya ."


" Ohh gitu , berarti bukan hubby kan yang bantu Ais , tapi Ozi ! " Kata Aisyah sengaja menggoda suaminya .


" Sayang ? "


" Bercanda By , " Kata Aisyah sambil tertawa .


" Kamu tu ya !" Kata Azzam mencubit pipi Aisyah .


" Kita istirahat yuk ! Ais udah ngantuk ." kata Aisyah .


" Yuk ! " sahut Azzam


Awalnya Aisyah berharap mereka benar -benar istirahat . Namun Azzam tetap beraksi .Sebagai seorang istri , sudah menjadi kewajiban untuk melayani suaminya.


***


Hari annyversari pun tiba . Suasana rumah Aisyah sudah ramai . Nanti malam mereka akan mengadakan acara syukuran yang hanya dihadiri oleh keluarga terdekat saja .


Aisyah tampak sibuk memasak bersama Bu Yani , Bu Ainun. Putri dan Anisa . Sementara mereka yang laki -laki sedang ngobrol diruang tamu , mereka adalah Pak Khairul. Pak Sulaiman ,dan Farhan .


Azzam tidak tampak di sana karena dia dan Ahmad setelah makan siang tadi pamit dengan alasan ada meeting mendadak.


Awalnya Aisyah sempat komplain dengan meeting dadakan itu , tidak biasanya Azzam lebih mementingkan pekerjaannya .Tapi karena banyaknya anggota keluarga di rumah membuatnya tidak bisa berbuat apa -apa .


Aisyah taunya suami dan abangnya itu sedang ada meeting penting , tapi sebenarnya keduanya berada di sebuah daeler otomotif. . Ahmad yang dulunya bekerja sebagai sales otomotif membantu Azzam yang ingin membeli sebuah mobil . Tentunya mobil itu akan di hadiahkan untuk istri tercinta . Mobil itu sudah mereka indens dari dua minggu lalu .

__ADS_1


Sebuah mobil mewah Ferrari California T dengan harga yang cukup pantastis dan keberadaannya di negara ini masih bisa di hitung dengan jari akan menjadi hadiah spesial annyversari ke-4 Azzam untuk Aisyah .


Cukup lama keduanya berada di dealer itu sehingga menjelang sore baru mereka bisa pulang . Azzam dan Ahmad tidak langsung pulang ke rumah tempat para keluarga mereka berkumpul , tapi keduanya pulang ke rumah orang tua Aisyah


Azzam berencana akan ke rumahnya setelah selesai sholat magrib dan meminta pihak dealer mengantar mobil itu pukul 19.00 kerumahnya .


***


Sepanjang perjalanan pulang Azzam tampak senyum -senyum sendiri . Karena dia merasa senang sekali bisa menghadiahkan sesuatu yang spesial untuk seorang perempuan yang sangat di cintainya itu . Dia sudah tidak sabar melihat ekspresi Aisyah saat melihat hadiah spesial darinya .


Sementara itu di rumah Aisyah sudah gelisah karena sudah menjelang magrib Azzam belum juga pulang . Dia semakin cemas karena ponsel Azzam dan Ahmad pun tidak bisa dihubungi .


Aisyah sudah mencoba menelpon Ririn untuk menanyakan keberadaan Azzam dan abangnya . Namun dia hanya mendapatkan info Azzam dan Ahmad sedang meeting Karena Ririn sudah diwanti -wanti oleh Azzam untuk tidak mengatakan apa -apa , cukup mengatakan kalau mereka sedang meeting di luar kantor .


Walaupun sudah beberapa kali di bujuk Putri dan Mala untuk tetap tenang dan positif thingking , tapi Aisyah tetap saja masih gelisah .


" Put , kamu nggak kuatir kah ? Dari tadi siang lho mereka nggak ada kabar !" Kata Aisyah .


" Istri mana yang nggak kuatir sama suaminya . Kita berdoa saja , positif thingking ,insya allah mereka akan baik -baik saja ." Kata Putri .


Putri tidak kuatir karena dia sudah tau rencana Azzam dari suaminya .Dan barusan Ahmad sudah menelpon . Begitu juga anggota keluarga yang lain . Tapi mereka hanya tau kalau Azzam mempersiapkan hadiah spesial tanpa tau apa hadiah spesial itu .


" Tapi nggak biasanya Mas Azzam begini , ini hari istimewa kita lho , dia nggak pernah


seperti ini ." Kata Aisyah lagi .


" Tapi tunggu deh , kayaknya dari tadi kalian semua biasa aja gitu , apa kalian udah kompakan ya , hmmm Ais tau pasti ada sesuatu yang di sembunyiin dari Ais , Ayo ngaku ! " Kata Aisyah.


" Ibu , Ummy , ! " Kata Aisyah menyelidiki


" Udah mending sekarang kamu ke kamar , mandi . Bentar lagi azan magrib ! " Kata Bu Yani


" Ibu mu bener Nak , jangan mikir yang aneh -aneh . Mandi dulu biar pikiran lebih fress." Kata Bu Ainun .


" Oke , Ais mandi . Tapi Ais yakin pasti ada sesuatu yang kali sembunyikan ." kata Aisyah lalu melangkah ke kamarnya .


Dari ekspresi anggota keluarganya ,Aisyah yakin sekali pasti ada sesuatu yang mereka sembunyikan . Karena mereka semua terlihat biasa saja .


" Hubby , ada apa ini ? Apa yang sudah kamu rencanakan , jangan buat Ais begini dong ? Ais kuatir ! " Kata Aisyah bicara sendiri saat mencoba menelpon Azzam yang masih tidak bisa juga dihubungi .


" Tenang Ais , tenang. Suamimu pasti sedang menyiapkan suprise buat kamu . Kira -kira apa ya suprisenya , aaahhh jadi penasaran ! " Gumam Aisyah lalu masuk ke kamar mandi.


Sepeninggalan Aisyah masuk ke kamarnya , Bu Ainun dan yang lain saling pandang.


" Azzam ni kelewatan juga ." Kata Bu Ainun


" Tenang ,Ummy , Azzam dan Mas Ahmad ada di rumah kami , mereka lagi istirahat di sana , nanti habis magrib baru ke sini ." Kata Putri .


" Jangan keras -keras ngomongnya , ntar kedengeran Aisyah." Kata Mala .


" Tadi hampir aja ketahuan , ektingnya natural dikitlah . " Kata Anisa sambil terkekeh .


" Ya Udah semua makanan sudah siapkan , kita siap -siap sholat magrib dulu ." Kata Bu Yani .


Tidak lama kemudian kumandang azan magrib pun terdengar . Mereka pun bersiap untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah , sedangkan yang laki -laki pergi ke masjid .


Aisyah sholat sendiri di kamar . Walaupun dia tau kalau Azzam sedang merencanakan sesuatu tapi hatinya masih saja gelisah . Selesai sholat Aisyah berdoa . Dia tidak bisa membendung air matanya . Dia meluahkan semua yang ada di hatinya .


Aisyah berharap tidak terjadi apa -apa pada suaminya . Untuk menenangkan hati Aisyah lanjut berzikir .


***


Azzam dan Ahmad sudah bersiap menuju kediamannya . Dalam perjalanan Ahmad menelpon Putri untuk memastikan agar Aisyah jangan keluar dulu .


" Tenang aja , Ais masih di kamar kok." Sahut Putri .


" Kami sudah di gerbang komplek ni. Bentar lagi masuk." Kata Ahmad.


" Iya. Buruan Kasian Ais ,dia kuatir sekali ." Kata Putri .


" Iya ."


Sambungan telpon terputus . Azzam dan Ahmad sengaja parkir di depan gerbang sambil menunggu staf dealer mengantar mobil baru Aisyah .

__ADS_1


...Bersambung ...


__ADS_2