
Di Dapur
Melihat Bi Nur kembali kedapur Bi Imah pun menghampiri Bi Nur .
" Gimana Bi ? "
" Kita di suruh makan duluan , Aden masih di masjid habis sholat isya baru pulang . Non Ais nunggu Aden baru mau makan ." Kata Bi Nur .
" Oh gitu , ya sudah kita makan duluan . Saya sudah lapar ." Kata Bi Imah.
" Kita makan di meja makan atau di sini saja ? " Kata Bi Nur
" Majikan kita nggak ada Bi Nur, sadar sama status kita ." kata Bi Imah .
" Iya Bi , saya tau . Tapi kalo makan bareng mereka , kayak nggak ada pembatasan status ya di antara kita ." Sahut Bi Nur .
" Kita harus banyak bersyukur , punya majikan sebaik mereka . Kita harus menunjukkan kinerja terbaik kita ke mereka ." Kata Bi Imah lagi .
" Iya Bi." Sahut Bi Nur .
Keduanya pun menikmati makan malam mereka di dapur bersama pegawai yang lain .
***
Di masjid sambil menunggu waktu sholat isya , para jamaah khususnya para kepala keluarga sedang berkumpul .Mereka sedang bermusyawarah .
Kasus begal dan kemalingan di beberapa tempat di sekitar komplek menjadi acuan untuk lebih meningkatkan keamanan komplek perumahan mereka . Walau pun belum pernah kejadian itu terjadi di komplek mereka . Bukan tidak mungkin kejadian itu akan terjadi di komplek mereka kalau mereka lengah , apa lagi yang tinggal di komplek itu rata -rata dari kalangan menengah ke atas .
Sebuah musyawarah yang singkat dan menghasilkan keputusan yang sudah disetujui semua warga .
Mereka sepakat untuk mengadakan ronda bergilir , yang nanti akan di atur oleh Pak RT setempat . Selesai musyawarah mereka pun bersiap untuk melaksanakan sholat Isya .
***
Setelah sholat isya dan berbincang sebentar dengan jamaah lain Azzam pulang ke rumah . Suasana rumah tampak sepi, Dia lalu langsung melangkah ke kamar. Didalam kamar dia tidak menjumpai Aisyah, di kamar mandi pun tidak ada . Dia lalu keluar dari kamar menuju dapur . Di dapur hanya tampak Bi Imah yang sedang beberes .
" Bi Imah , Istri saya kemana ya ? " Tanya Azzan .
" Di kamar nggak ada kah ,Den ? " Bi Imah balik bertanya .
" Nggak ada." Sahut Azzam .
" Di kamar atas mungkin , Den ! " kata Bi Nur yang baru keluar dari kamarnya.
" Belum saya cek juga sich ! " Saya ke sana dulu ." kata Azzam
" Saya siapkan makan malamnya ya ,Den !" Kata Bi Nur
" Iya ." Sahut Azzam sambil berlalu.
Azzam melangkah menuju kamar atas. Saat membuka pintu dia tersenyum melihat Aisyah yang di meja riasnya sedang melihat -lihat sesuatu . Azzam lalu mendekati Aisyah.
"Disini rupanya ! " Kata Azzam sambil merangkul pundak Aisyah .
Saat itu Aisyah sedang melihat album foto pernikahan mereka .
" Hubby ! " kata Aisyah lalu mencium punggung tangan suaminya .
" Yuk kita makan , hubby pasti udah laper kan ? " Kata Aisyah menutup album foto dan bangun dari duduknya .
" Sebentar dulu ! " Kata Azzam mengalungkan tangannya di pinggang Aisyah .
" Kamu mau nggak kita balik tidur di kamar ini . Jujur saya lebih suka kamar ini dari pada di bawah. " Kata Azzam
" Kenapa lebih suka kamar ini ? " tanya Aisyah sambil mengalungkan tangannya juga kepinggang Azzam
" Hmmm, posisi udah bagus nie, tinggal rebahan aja ! " kata Azzam sambil tersenyum menggoda Aisyah.
" Hubby ! " Aisyah mencubit bahian perut Azzam .
"Sakit sayang !" Rintih Azzam
" Pertanyaan Ais belum di jawab !"
__ADS_1
" Okey , kamar ini kan memang saya desain untuk kamar utama kita , kamarnya lebih besar. Ruang Wardrobenya luas .
kamar mandinya juga luas. Bathupnya bisa untuk kita berdua beremdan kan " Kata Azzam .
" Iya sich. ya udah kalau hubby mau , kita pindahaan lagi ke kamar ini. " Kata Aisyah.
" Boleh , hmm udah di jawabkan pertanyaan , gimana kalo kita ke situ !" Kata Azzam sambil melirik kasur berukuran big size di samping mereka .
" Makan dulu ,By .!" Kata Aisyah menarik tangan Azzam mengajak keluar kamar.
" Okey , kita makan dulu , supaya lebih strong ! " Kata Azzam sambil tersenyum mengikuti Aisyah yang menariknya melangkah menuruni anak tangga . Azzam seperti seorang bocah yang dipaksa ibunya untuk makan .
Setelah selesai menikmati makan malam mereka . Azzam dan Aisyah masuk ke kamar mereka .
" By , rapat apa tadi ? " Tanya Aisyah lalu duduk di sofa .
" Tentang keamanan sayang . Jadi nanti akan diadakan ronda bergilir." Kata Azzam lalu merebahkan tubuhnya meletakkan kepalanya di pangkuan Aisyah .
" Oh gitu . Bagus dong . Jadi Hubby nanti ikut juga ronda bergilir ? "
" Iya dong sayang . Kenapa ?"
" Nggak papa ! Kan Ais nanya aja ! " Sahut Aisyah sambil membelai wajah suaminya .
Azzam tersenyum menikmati belaian tangan Aisyah.
" Sayang ! "
" Iya kenapa ? "
" Kiss me please ! " Kata Azzam sambil memejamkan matanya .
Aisyah terdiam sambil menatap wajah tampan Azzam di pangkuannya .
" Sayang. Kalo saya yang duluan cium kamu kelanjutannya akan panjang sayang ! " Kata Azzam sambil tersenyum dengan mata masih terpejam .
Aisyah tersenyum merasa geli sendiri dengan ucapan suaminya . Walaupun dia yang duluan mencium Azzam , kelanjutannya juga nanti akan panjang . Karena dia sudah tau watak suaminya .
" Sayang ?" kata Azzam
" Sudah donk sayang ! Kamu kayak nggak tau aja kinerja asisten Hubby ! " Kata Azzam
" Ais kan minta Hubby yang carikan , kok suruh orang lain ?" kata Aisyah
Perkataan Aisyah membuat Azzam bangun dan duduk .
" Sayang , itulah gunanya asisten pribadi , menghendel semua perintah atasannya ."
" Ohh gitu , berarti bukan hubby kan yang bantu Ais , tapi Ozi ! " Kata Aisyah sengaja menggoda suaminya .
" Sayang ? "
" Bercanda By , " Kata Aisyah sambil tertawa .
" Kamu tu ya !" Kata Azzam mencubit pipi Aisyah .
" Kita istirahat yuk ! Ais udah ngantuk ." kata Aisyah .
" Yuk ! " sahut Azzam
Awalnya Aisyah berharap mereka benar -benar istirahat . Namun Azzam tetap beraksi .Sebagai seorang istri , sudah menjadi kewajiban untuk melayani suaminya.
***
Hari annyversari pun tiba . Suasana rumah Aisyah sudah ramai . Nanti malam mereka akan mengadakan acara syukuran yang hanya dihadiri oleh keluarga terdekat saja .
Aisyah tampak sibuk memasak bersama Bu Yani , Bu Ainun. Putri dan Anisa . Sementara mereka yang laki -laki sedang ngobrol diruang tamu , mereka adalah Pak Khairul. Pak Sulaiman ,dan Farhan .
Azzam tidak tampak di sana karena dia dan Ahmad setelah makan siang tadi pamit dengan alasan ada meeting mendadak.
Awalnya Aisyah sempat komplain dengan meeting dadakan itu , tidak biasanya Azzam lebih mementingkan pekerjaannya .Tapi karena banyaknya anggota keluarga di rumah membuatnya tidak bisa berbuat apa -apa .
Aisyah taunya suami dan abangnya itu sedang ada meeting penting , tapi sebenarnya keduanya berada di sebuah daeler otomotif. . Ahmad yang dulunya bekerja sebagai sales otomotif membantu Azzam yang ingin membeli sebuah mobil . Tentunya mobil itu akan di hadiahkan untuk istri tercinta . Mobil itu sudah mereka indens dari dua minggu lalu .
__ADS_1
Sebuah mobil mewah Ferrari California T dengan harga yang cukup pantastis dan keberadaannya di negara ini masih bisa di hitung dengan jari akan menjadi hadiah spesial annyversari ke-4 Azzam untuk Aisyah .
Cukup lama keduanya berada di dealer itu sehingga menjelang sore baru mereka bisa pulang . Azzam dan Ahmad tidak langsung pulang ke rumah tempat para keluarga mereka berkumpul , tapi keduanya pulang ke rumah orang tua Aisyah
Azzam berencana akan ke rumahnya setelah selesai sholat magrib dan meminta pihak dealer mengantar mobil itu pukul 19.00 kerumahnya .
***
Sepanjang perjalanan pulang Azzam tampak senyum -senyum sendiri . Karena dia merasa senang sekali bisa menghadiahkan sesuatu yang spesial untuk seorang perempuan yang sangat di cintainya itu . Dia sudah tidak sabar melihat ekspresi Aisyah saat melihat hadiah spesial darinya .
Sementara itu di rumah Aisyah sudah gelisah karena sudah menjelang magrib Azzam belum juga pulang . Dia semakin cemas karena ponsel Azzam dan Ahmad pun tidak bisa dihubungi .
Aisyah sudah mencoba menelpon Ririn untuk menanyakan keberadaan Azzam dan abangnya . Namun dia hanya mendapatkan info Azzam dan Ahmad sedang meeting Karena Ririn sudah diwanti -wanti oleh Azzam untuk tidak mengatakan apa -apa , cukup mengatakan kalau mereka sedang meeting di luar kantor .
Walaupun sudah beberapa kali di bujuk Putri dan Mala untuk tetap tenang dan positif thingking , tapi Aisyah tetap saja masih gelisah .
" Put , kamu nggak kuatir kah ? Dari tadi siang lho mereka nggak ada kabar !" Kata Aisyah .
" Istri mana yang nggak kuatir sama suaminya . Kita berdoa saja , positif thingking ,insya allah mereka akan baik -baik saja ." Kata Putri .
Putri tidak kuatir karena dia sudah tau rencana Azzam dari suaminya .Dan barusan Ahmad sudah menelpon . Begitu juga anggota keluarga yang lain . Tapi mereka hanya tau kalau Azzam mempersiapkan hadiah spesial tanpa tau apa hadiah spesial itu .
" Tapi nggak biasanya Mas Azzam begini , ini hari istimewa kita lho , dia nggak pernah
seperti ini ." Kata Aisyah lagi .
" Tapi tunggu deh , kayaknya dari tadi kalian semua biasa aja gitu , apa kalian udah kompakan ya , hmmm Ais tau pasti ada sesuatu yang di sembunyiin dari Ais , Ayo ngaku ! " Kata Aisyah.
" Ibu , Ummy , ! " Kata Aisyah menyelidiki
" Udah mending sekarang kamu ke kamar , mandi . Bentar lagi azan magrib ! " Kata Bu Yani
" Ibu mu bener Nak , jangan mikir yang aneh -aneh . Mandi dulu biar pikiran lebih fress." Kata Bu Ainun .
" Oke , Ais mandi . Tapi Ais yakin pasti ada sesuatu yang kali sembunyikan ." kata Aisyah lalu melangkah ke kamarnya .
Dari ekspresi anggota keluarganya ,Aisyah yakin sekali pasti ada sesuatu yang mereka sembunyikan . Karena mereka semua terlihat biasa saja .
" Hubby , ada apa ini ? Apa yang sudah kamu rencanakan , jangan buat Ais begini dong ? Ais kuatir ! " Kata Aisyah bicara sendiri saat mencoba menelpon Azzam yang masih tidak bisa juga dihubungi .
" Tenang Ais , tenang. Suamimu pasti sedang menyiapkan suprise buat kamu . Kira -kira apa ya suprisenya , aaahhh jadi penasaran ! " Gumam Aisyah lalu masuk ke kamar mandi.
Sepeninggalan Aisyah masuk ke kamarnya , Bu Ainun dan yang lain saling pandang.
" Azzam ni kelewatan juga ." Kata Bu Ainun
" Tenang ,Ummy , Azzam dan Mas Ahmad ada di rumah kami , mereka lagi istirahat di sana , nanti habis magrib baru ke sini ." Kata Putri .
" Jangan keras -keras ngomongnya , ntar kedengeran Aisyah." Kata Mala .
" Tadi hampir aja ketahuan , ektingnya natural dikitlah . " Kata Anisa sambil terkekeh .
" Ya Udah semua makanan sudah siapkan , kita siap -siap sholat magrib dulu ." Kata Bu Yani .
Tidak lama kemudian kumandang azan magrib pun terdengar . Mereka pun bersiap untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah , sedangkan yang laki -laki pergi ke masjid .
Aisyah sholat sendiri di kamar . Walaupun dia tau kalau Azzam sedang merencanakan sesuatu tapi hatinya masih saja gelisah . Selesai sholat Aisyah berdoa . Dia tidak bisa membendung air matanya . Dia meluahkan semua yang ada di hatinya .
Aisyah berharap tidak terjadi apa -apa pada suaminya . Untuk menenangkan hati Aisyah lanjut berzikir .
***
Azzam dan Ahmad sudah bersiap menuju kediamannya . Dalam perjalanan Ahmad menelpon Putri untuk memastikan agar Aisyah jangan keluar dulu .
" Tenang aja , Ais masih di kamar kok." Sahut Putri .
" Kami sudah di gerbang komplek ni. Bentar lagi masuk." Kata Ahmad.
" Iya. Buruan Kasian Ais ,dia kuatir sekali ." Kata Putri .
" Iya ."
Sambungan telpon terputus . Azzam dan Ahmad sengaja parkir di depan gerbang sambil menunggu staf dealer mengantar mobil baru Aisyah .
__ADS_1
...Bersambung ...