Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 35 Lamaran


__ADS_3

Okey, kenapa saya ?" tanya Putri lagi


"Seorang lelaki berani mengajak perempuannya ta'aruf itu karena dia sudah merasa cocok dengan perempuan itu , Jadi gimana ? Kalau kamu setuju , setelah pernikahan Aisyah saya akan melamar kamu "


"Gimana ya ? "


" Kalo kamu menolak saya gak papa , mungkin kita belum jodoh " kata Ahmad lesu .


"Terima saja Putri , bukankah ini yang kamu tunggu -tunggu selama ini , jangan dilepas lagi " batin Putro bergejolak


" Gimana ? Hello ... " kata Ahmad sambil melambai - lambaikan tangannya di depan wajah Putri yang sedang bengong


"Saya setuju , Bang . " jawab Putri


" Alhamdulillah " Ahmad lega mendengar jawaban Putri


" Tapi Bang , Aisyah ..? "


" Dia belum tau , semua keluarga saya belum tau . Mereka cuma tau saya sudah punya calon , tapi mereka gak tau kalo yang saya maksud itu adalah kamu "


" Ohh gitu , baguslah , berarti ini jadi rahasia kita berdua "


" Iya. Untuk sementara waktu .Saya mau semua fokus sama acara Aisyah dulu , tapi kok baguslah maksudnya ?"


" kalo udah tau semua , bakal di buli lagi ntar "


" Gak kok , ada saya gak akan ada yang buly kamu lagi " kata Ahmad melirik Putri sambil tersenyum


" Terima kasih , Bang , o ya ..saya ,, " kata Putri sambil menunjuk keluar


" Oh ,, ya , tunggu biar saya yang bukakan pintu " kata Ahmad bergegas turun dari mobil dan membukakkan pintu untuk Putri


" Silahkan ,tuan Putri " kata Ahmad sambil begaya layaknya seorang pelayan kepada tuan putrinya .


" Terima kasih " Kata Putri .


" Kalo gitu saya langsung pulang ya , sampai jumpa besok ,o ya...mau saya jemput kah besok ?"


" Gak usah deh , Bang ,nanti saya minta jemput Ayu aja , kan lewat sini juga "


" Oke,, baiklah kalo mau kamu begitu . Saya pulang ya ,tapi kamu masuk dulu . salam untuk ibu " kata Ahmad .


"Iya , Abang hati -hati dijalan " kata Putri lalu mengetuk pintu rumahnya . Tidak lama kemudian muncul ibunya membukakan pintu . Setelah lambaikan tangan kepada Putri dan Ibunya Ahmad lalu masuk ke dalam mobil dan pulang.

__ADS_1


"Siapa itu Put , Motor kamu mana " Tanya Bu Laila ibunya Putri sambil menatap Ahmad yang sudah masuk kedalam mobil yang mulai bergerak meniggalkan tempat itu


" Itu tadi Abang Ahmad kakaknya Aisyah ma , Kak Anisa gak ijinkan Putri pulang sendiri , jadi Abang Ahmad yang antar motor di tinggal disana , " Jelas Putri


Keduanya pun masuk kedalam rumah dan mengunci pintu .


***


Ditempat lain Azzam sedang mondar mandir di dalam kamarnya .dia belum bisa memejamkan matanya , pikirannya masih melayang -layang . Berkali -kali dia mencoba menelpon Aisyah namun tidak ada jawaban . Saat itu Aisyah sudah tertidur pulas karena kecapean


.


" Udah tidur kali ya ? , Pasti hari ini dia kecapeean " Gumam Azzam


Selain itu informasi yang dia dapat dari Ozi pun mengganggunya . Ozi memberitahu Azzam kalau hari itu Siska dan tantenya Mia sedang merencanakan sesuatu untuk mengacaukan acara pernikahannya . Walaupun Ozi berpesan agar dia tidak usah khawatir , karena masih bisa dia atasi . Tapi tetap saja Azzam kepikiran .


Jam di dinding terus berputar , tidak terasa sudah lewat tengah malam , akhirnya Azzam tertidur juga .


Pukul 03.30 ponsel Azzam berdering , menyadarkannya dari alam mimpi .


" Iya , Hallo ,, Assalamualaikum , ada apa lagi ? " jawab Azzam dengan suara beratnya tanpa melihat siapa yang menelponnya


" Waalaikumsalam , "


" Astagfirullah , dek Aisyah maaf dek , " kata Azzam ketika menyadari Aisyah yang menelponnya . Dia yang tadi masih berbaring lali duduk sambjl memeluk bantal .


" Iya , gak papa ,Mas .Saya minta maaf juga udah ganggu Mas istirahat "


" Gak papa dek , malah saya senang kamu bangunin, "


" O ya , maaf tadi malam saya ketiduran pas telpon , tapi saya liat panggilan terakhir itu jam 11.25 , jam segitu Mas kok belum tidur , Kenapa Mas ? "


" Mikirin kamu , maka nya susah mau tidur "


" Segitunya , tapi kalo peeling saya , Mas , pasti lagi mikirin sesuatu yang lebih serius "


Mendengar perkataan Aisyah membuat Azzam mematung .dia terdiam . Karena apa yang dikatakan Aisyah memang benar


" Mas....?"


"Iya,," Jawab Azzam kaget


" Beneran Mas ada masalah serius , boleh Aisyah tau ?" Bujuk Aisyah lembut

__ADS_1


" hmmm. Iya..masalah seriusnya setelah besok ...Mas gak bisa ketemu kamu ,, bayangin 2 minggu , haduuuuh...!"


" Ya. Ampun Mas , kirain masalah apa ! 2 minggu gak lama kok ?"


" Berat dek !"


" Belum di jalanin, idah ngeluh , gak boleh gitu mas " sahut Aisyah


Sebenarnya Azzam bingung , dia ingin sekali memceritakan semuanya pada Aisyah , tapi tidak mungkin dia ceritakan semua lewat telpon. Untuk bertemu langsung , sepertinya tidak mungkin , karena setelah acara tunangan besok , sudah berlaku syarat yang Aisyah ajukan tempo hari .


" Semoga Ozi bisa mengatasi semuanya : Batin Azzam


"Mas.. Kok diam ?"


" Hah.. Kenapa dek ?"


" Ada masalah apa sich mas ?"


" Gak ada "


"Oke .." jawab Aisyah singkat walaupun dia merasa ada sesuatu yang disembunyikn Azzam darinya . Aisyah tidak mau memaksa Azzam untuk berbagi cerita padanya .


"Belum saatnya kamu berhak tau Ais : bisik hati Aisyah menahan dirinya .


Setelah dirasa cukup obrolan mereka saat itu .sambungan telpon pun terputus .Keduanya kemudian melakukan aktifitas mereka masing - masing . Azzam bergegas pergi ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap untuk melaksanakan sholat subuh , sedangkan Aisyah mulai melantunkan ayat demi ayat al quran sampai tiba waktu sholat subuh .


***


Acara lamaran atau tunangan seauai kesepakatan dilaksanakan pukul 10.00 , jam dinding menunjukkan pukul 09.15 menit , masih sekitar 45 menit lagi .


Para undangan yang di dominasi warga sekitar kompleks perumahan kediaman Aisyah saja sudah mulai berdatangan ,dan langsung memasuk ke dalam rumah .


Tidak lama kemudian iring -iringan mobil rombongan Azzam dan kelurganya datang . Dari mobil -mobil yang digunakan rombongan calon mempelai lelaki , Barang hantaran yang.mereka.bawa lumayan.banyak dan terlihat.mewah , tampak.kelas.kalau.mereka.bukan.orang biasa ,ditambah wajah tampan yang dimiliki Azzam membuat yang sudah hadir khusunya para ibu -ibu kagum .


" Aisyah beruntung ya bu , dapat calon suami seperti dia " kata salah satu ibu yang berdiri di dekat pintu .


" Iya , sangat serasi , " tambah ibu yang lain .


​" Tapi , kalo orang tajir , biasanya istrinya gak cukupl 1 , siapa tau Aisyah di jadiiin istri simpanan saja , lagian.acaranya.kok.begini.aja." kata ibu yang dari tadi.menatap.sinis . terlihat dia sepertinya kurang suka dengan keluarga Aisyah .


" Jangan shuuzon dulu bu ? " sahut Ayu yang mendengar obrolan mereka .


Ibu itu hanya menatap sinis pada Ayu , tapi Ayu tetap tersenyum manis di depan ibiu resek tadi .

__ADS_1


” Ada.masalh apa.sich.ni orang.sama.keluarga Ais , kok.ngomkng nya gitu ?”.batin.Ayu .


__ADS_2