
Azzam akui ucapan Aisyah memang ada benarnya . Azzam pun menyanggupi syarat yang Aisyah ajukan. Walaupun hatinya terasa berat sekali . Namun hal itu merupakan ujian cinta yang harus bisa dia lalui .
Azzam pun pamit pulang . Aisyah mengantar sampai kedepan pagar . Setelah mobil Azzam menghilang dibelokan jalan , Aisyah mengunci pagar dan masuk rumah bersama Ayah dan Abangnya .
***
Azzam pulang dengan suasana hati tak menentu . Batinnya bergejolak .Namun perasaan itu seketika lenyap saat dia melintas didepan sebuah gang , masih disekitar komplek perumahan tempat tinggal Aisyah . Dia melihat sebuah mobil terparkir di sana . Dia merasa kenal dengan mobil itu . Sengaja dia pelankan jalan mobilnya , ingin mengintai apakah mobil itu mengikutinya atau tidak , dan benar perlahan mobil itu pun bergerak mengikutinya .
Azzam yang sudah hafal dengan seluk beluk komplek itu sengaja muter -muter areal komplek , melewati jalan - jalan pintas . Dan kini gantian dia yang bersembungi di belokan jalan mengintai mobil itu lewat .
Selang beberapa menit kemudian mobil itu pun melintas didepan Azzam . Menyadari Azzam mengintainya , mobil itu langsung tancap gas, dan aksi kejar -kejaran pun terjadi. Pengendara mobil itu cukup mahir sehingga Azzam agak kesulitan mengejarnya . Azzam pun kembali mengambil jalan pintas dan akhirnya dia berhasil menghadang mobil itu .
Azzam lalu turun dari mobilnya , menghampiri mobil itu .
"Astagfirullah , ternyata kamu !" kata Azzam ketika mengetahui yang didalam mobil itu adalah Siska .
Wajah Siska pucat , melihat kemarahan di wajah Azzam . Perlahan dia membuka pintu mobil dan keluar
"Maksud kamu apa dengan mengikuti saya " Tanya Azzam .
"Mas , .. Saya masih cinta sama kamu " Kata Siska lalu ingin memeluk Azzam , namun ditepis Azzam
"Mas , kamu gak kangen sama aku ?" Siska.menarik tangan Azzam namun.lagi -lagi ditepis Azzam .
"Kamu sadar gak sama ucapan mu , Setelah semuanya terjadi kamu bilang masih cinta , kamu bilang cinta itu hanya karena kamu sudah dicampakan lelaki itu kan ? , maaf Siska , sekarang saya sudah menemukan cinta sejati saya , jadi tolong jangan ganggu hidup saya lagi " kata Azzam
"Apa , cinta sejati , aku gak percaya selera kamu serendah itu ,Mas .Liat aku mas , aku lebih segala -galanya dari dia , Dia pasti pelarian kamu saja kan ? aku yakin dalam hatimu yang paling dalam masih cinta sama aku "
"Susah ngomong sama perempuan gak waras kayak kamu , saya ingatkan jangan pernah kamu menghina Aisyah , Dia jauh lebih baik dari kamu . Dan jangan ganggu kehidupan saya " tegas Azzam lalu kembali kemobilnya dan meninggalkan Siska yang masih berdiri disamping mobilnya .
"Liat , aja Mas Azzam , kamu akan kembali bertekut lutut didepanku " gumam Siska .
***
Perasaan Azzam semakin kacau . Tadinya dia mau pulang ke apartemen , kini dia berbalik arah menuju rumah orang tuanya .
__ADS_1
Sesampainya disana , Azzam langsung masuk kedalam rumah .
"Assalamualaikum , Ummy , Abby " sapa Azzam sambil menyalami kedua orang tuanya yang sedang duduk di ruang keluarga .Dia berusaha serilex mungkin agar orang tuanya tidak tau kegelisahan hatinya .
"Walaikumsalam " jawab keduanya bersamaan
"Ummy , bikinkan minum ya , ?" ucap Bu Ainun
"Gak usah , Ummy , Azzam mau ke kamar belum mandi dari tadi sore sekalian mau sholat isya juga " kata Azzam
" ooh.. Ya sudah buruan gih , mandi trus sholat , o ya kamu sudah makan belum , kalo belum , nanti Ummy siapin ?"
"Azzam sudah makan, Azzam ke kamar dulu ya , Ummy , Abby " kata Azzam lalu menaiki tangga menuju kamarnya .
Pak Khairul dan Bu Ainun saling pandang .
"Abby rasa , pasti ada sesuatu my ," Kata Pak Khairul
"Iya , gak biasanya dia pulang malam - malam begini "sahut Bu Ainun
Beberapa menit kemudian , Pak Khairul dan Bu Ainun pergi ke kamar Azzam . Bu Ainun mengetuk pintu .namun tidak ada jawaban , Bu Ainun lanhsung membuka pintu kamar yang tidak dikunci. Tampak Azzam sedang berbaring sedang mengamati sesuatu di ponselnya .
"Hemmm, kangen ,ya ?" tegur Bu Ainun ketika melihat Azzam sedang mengamati foto Aisyah .
"Astaga , Ummy , bikin kaget aja " kata Azzam bergegas bangun karena kaget mengetahui Ummy dan Abbynya masuk ke kamarnya .
"Baru aja ketemu udah kangen " Kata Pak Khairul menggoda Azzam .
Azzam.lalu duduk di atas kasur dan kedua orang tuanya duduk di sebelahnya .
"Abby , kayak gak pernah muda aja " sahut Azzam
" Gimana hari ini udah beres semua " Tanya Bu Ainun
" Alhamdulillah , sudah Ummy " Jawab Azzam
__ADS_1
" Alhamdulillah , semoga lancar sampai hari H nanti ,amin " sahut Pak Khairul
"O ya , maharnya gimana , udah kamu tanya Aisyah dia minta apa ?" tanya Bu Ainun
" Itu dia Ummy , yang buat Azzam galau " kata Azzam setengah merengek , sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya
" Kenapa ?" Bu Ainun dam Pak Khairul saling pandang .
Azzam lalu menceritakan tentang surah Ar Rahman dan syarat yang di ajukan Aisyah .
" Ya ,, ampun , ummy kita apa ? Azzam , kamu kan hafal Surah Ar Rahman , kenapa galau ? ledek Bu Ainun
" Bukan Surahnya Ummy , tapi syaratnya itu 14 hari lho , Azzam gak boleh ketemu dia , sehari saja susah " keluh Azzam
Pak Khairul dan Bu Ainun tertawa bersamaan mendengar keluhan Azzam
" Tapi Zam , Abby salut lho sama Aisyah , di Zaman seperti sekarang sulit ketemu perempuan seperti Aisyah. Harusnya kamu bersyukur , dia calon istri yang sholehah , Nak , trus syarat yang dia ajukan itu , kalo menurut Abby , bagus , untuk mengontrol perasaan kalian masing -masing , orang -orang tua dulu bilangnya dipingit , calon pengantinnya gak boleh ketemu dulu sampai hari pernikahan , iya kan My ?" Kata Pak Khairul
"Iya , bener kata Abby , Aisyah memang gadis yang baik , dari awal ketemu Umny sudah suka sama dia . Tapi...kamu jangan ngeluh , kamu harus semangat , lebih baik kamu banyak berdoa , berdoa supaya semuanya berjalan lancar , " kata Bu Ainun
" O ya,, sebaiknya kamu istirahat aja dulu di rumah sampai hari H nanti . Tinggal di sini sama Ummy, gak usah pulang ke apartemen , urusan kantor juga , serahin aja dulu ke orang percayaanmu kata Bu Ainun lagi membujuk Azzam .
"Iya , Ummy , nanti Azzam pikirkan tentang itu , Makasih ya Ummy , Abby atas semua nasehatnya " kata Azzam .
"Sudah jadi tugak kami untuk selalu membimbing dan menasehati kamu " Jawab Pak Khairul
"Ya sudah sekarang kamu istirahat , Ummy juga sudah mengantuk " Kata Bu Ainun .
"Iya Ummy "
Pak Khairul dan Bu Ainun pun meninggalkan Azzam di kamarnya , keduanya pun pergi ke kamar mereka untuk istirahat .
Saat itu Azzam belum bisa memejamkan matanya , pikirannya melayang -layang , apa lagi ditambah hadirnya Siska . Dia khawatir Siska akan melakukan hal -hal yang aneh .
"Semoga saja dia tidak melakukan hal -hal yang aneh " Gumam Azzam .
__ADS_1