
"Gaes, gaes.. dengar ya , minggu depan Pak Bos kita tunangan " kata Ririn
"Beneran ,Rin "
"Alhamdulillah ."
"Siapa ya gadis beruntung itu?"
"Pasti cantik banget , iya kan mba Rin ?"
"Kita diundang gak ?"
Akhir -akhir ini mereka tidak pernah melihat atau dengar bos mereka dekat dengan seseorang tiba -tiba saja sekarang dengar mau bertunangan .membuat mereka penasaran , siapakah gadis yang telah berhasil memikat hati bos ganteng mereka ? Dan pupuslah harapan para karyawati yang masih jomblo , bos yang selama ini menjadi
incaran mereka sudah menemukan pasangan hudupnya .
"Bos kita ganteng , pastilah pasangannya cantik juga , soal undangan kalian tunggu resepsinya saja ,soalnya lamarannya hanya acara biasa , sesama keluarga aja " jawab Ririn .
"Dijodohkan kah mba , "Tanya salah seorang dari mereka
"Bos kita yang ngajak Ta'aruf " Jawab Ririn
"Wah , jadi makin penasaran , pasti gadis itu istimewa sekali "
Setelah menyampaikan berita bahagia tentang bosnya Ririn kembali duduk dimeja kerjanya sementara yang lain masih sibuk membicarakan tentang bos mereka .
Ririn mulai melaksanakan perintah bosnya . Menghubungi seseorang yang bisa mengurus semua persiapan untuk acara pertunangan dan hantaran itu .
***
Dirumah Aisyah , Pak Ahmad tampak sedang menelpon , dia menelpon putri sulungnya Anisa mengabarkan tentang berita bahagia itu melalui sambungan video call .Anisa ikut bahagia mendengar berita itu .Anisa tidak bisa janji kalau bisa hadir karena lagi ada kegiatan diluar kota juga, tapi dia akan berusaha untuk bisa hadir .
Sedangkan Aisyah saat itu sedang berada di kamarnya , dia jua sedang menelpon . Tidak lain yang dia telpon lewat sambungan video call adalah ketiga sahabatnya
"Selamat ya , beb " Kata Ayu
"Makasih ya , "Balas Aisyah
"Tapi aku sedih lho , kalo kamu nikah pasti nanti gak bolehin Mas Azzam kerja lagi , aku kan jadi gak punya teman "kata Mala
"Emangnya di kantor temanmu cuma Aisyah , yang lainkan masih banyak " kata Putri
"Tapikan beda " Bantah Mala
Aisyah memikirkan apa yang dikatakan Mala , dia belum sempat membicarakan hal itu .
"Ais, kok bengong " tegur Putri
"Aku kepikiran omongan Mala , soalnya belum sempat aku bicarakan dengan Mas Azzam " kata Aisyah saat tersadar dari lamunannya
"Pastilah beb, kamu gak dibolehin kerja , kan suamimu orang tajir melintir , ya kan gaes " kata Ayu
"Bener juga Yu , masa iya suaminya punya perusahaan besar , istrinya masih kerja . " Tambah Mala.
"Siapa bilang gak kerja , masih kerja kok , tapi kerjaannya lebih spesial . Hem , hem " ledek Putri
"Mulai deh , Putri beraksi , makanya cepatan cari pacar " sahut Ayu .
__ADS_1
Diantara mereka berempat Putri dan Mala memang masih jomblo .
"Atau jodohin aja sama Bang Ahmad biar kalian iparan , Hahahaha " Kata Ayu lagi .
"Apaan sich ,Yu , gak lucu " Balas Ayu
"Ide baguskan , Bang Ahmad masih jomblo juga kan , Ais ?"Tanya Ayu
"Iya , juga ya , kok aku baru kepikiran sekarang ya " jawab Aisyah membuat muka Putri memerah
Mereka bertiga tertawa bersamaan melihat ekpresi Putri .
"Kalo Putri gak mau , Mala aja gimana ?" kata Ayu lagi
"Uppss..jangan dong , Bang Ahmad sudah aku anggap kayak Abang sendiri. Lagian aku masih nunggu Mas ku pulang juga " Kata Mala
Mala memang jomlo , tapi dia sedang menunggu seseorang yang berjanji akan melamarnya kalau dia sudah selesai study di Kairo 1 tahun lagi .
"Putri aja deh , aku setuju juga " Kata Ayu lagi sambil tertawa kecicikan
"Udah ah , gak lucu. Ngobrolnya dilanjutin nanti lagi ya ...bay ..."Kata Putri mengakhiri sambungan Video call
"Ya , ngambek dia " kata Mala
"Udah gak usah dibahas lagi. Kasian Putri " Kata Aisyah.
"Oke deh , aku juga nau pulang nich. Nanti kita sambung lagi ya " Kata Mala
"See you gaes " video call berakhir .
***
"Assalamualaikum " Sapa Azzam saat video call tersambung sambil tersenyum
"Waalaikumsalam " balas Aisyah
"Masya Allah , cantik sekali " Kata Azzam melihat Aisyah yang sudah mengenakan mukena yang berwarna putih .
"Mulai deh ngegombal " Sahut Aisyah
"Gak gombal. Saya bicara fakta , jadi malu deh , Saya aja belum cuci muka " kata Azzam
"Masih ganteng kok Mas , " Kata Aisyah sambil menahan tawa .
"Tu kan ,diketawaain , " kata Azzam
"Makanya bangunnya lebih pagi "Sahut Aisyah
"Iya deh , besok -besok bangun lebih pagi "
"Ya ,udah sekarang Mas cuci muka , mandi trus siap -siap bentar lagi azan "
"Oke, tapi bentar deh , hari ini kamu masuk kerja kan ? Mas antar ya ? Eis..gak boleh nolak ! "
"Oke deh , Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam "
__ADS_1
***
Selesai sholat Aisyah pergi ke dapur , Pagi itu Aisyah lah yang memasak . Dia masak nasi goreng . Ibunya hanya membantu beres -beres .
Setelah semua terhidang di meja makan , Aisyah kembali ke kamarnya , untuk mengganti pakaiannya .
Saat kembali dari kamar menuju meja makan , Aisyah kaget melihat Azzam yang sudah duduk di meja makan bersama kedua orang tuanya .
"Baru nyampe , Mas ?" Tanya Aisyah lalu duduk disamping Azzam sambil tersenyum
"Iya , Baru nyampe " kata Azzam
"Tadi Ayah yang bukaain pintu , langsung ayah ajak saraoan bareng " Kata Pak Sulaiman
"Ayo , nak Azzam kita sarapan dulu " kata Bu Yani lalu menyuguhkan sepiring nasi goreng pada Azzam dan pada Aisyah. Sedangkan Aisyah menuangkan minuman untuk mereka
"Nasi gorengnya enak " Puji Azzam
"Aisyah yang masak " Kata Bu Yani melirk Aisyah
"O ya , enak sekali dek , Mas Suka "Kata Azzam lagi
"Iya mas , terima kasih "Aisyah tersenyum malu -malu
"Pantesan sibuk masak sendiri tadi " kata Ahmad yang baru bergabung
"Jangan mulai deh ."sahut Aisyah
"Iya , dek " Kata Ahmad
Merekapun menikmati sarapan pagi bersama . Suasana hangatnya kekeluargaan sangat membuat Azzam merasa nyaman walaupun baru pertama kalinya mereka sarapan bersama . Selesai sarapan Aisyah pun pamit pergi kekantornya diantar Azzam .
Azzam dengan sigap membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Aisyah masuk .
"Terima kasih ,Mas " kata Aisyah sambil tersenyum .
" Nanti pulangnya jam berapa ?"
"Biasanya sore habis asar , "
"Sebenarnya saya mau ngomong sesuatu .. "
"Ngomong apa ,mas ? Ngomong aja !"
Azzam lalu menepikan mobilnya .
"Kita ngobrol sebentar ya ! "
Aisyah mengangguk
"Begini dek , maaf sebelumnya , kita kan sebental lagi mau nikah . Saya mau kamu risen dari kerjaan kamu , itu pun kalo kamu mau , kalo gak mau juga gak papa , saya gak maksa , Saya juga gak mau dibilang menghalangi karier kamu , atau kalo kamu masih mau kerja , kamu bisa kerja dikantor saya , Lagian beberapa hari ke depan kita akan mempersiapkan acara pertunangan kita , trus dilanjut lagi acara ijab kabul , cutikan ada batasanya juga ...."
Aisyah hanya terdiam menatap Azzam . Apa yang dikatakan Azzam memang benar .
"Iya ,Ais paham maksud ,Mas . Beri saya waktu untuk memikirkan ini semua "
"Oke , klo giti kita lanjut jalan lagi "
__ADS_1
Mobil Azzam berhenti tepat didepan gerbang kantor Aisyah . Dia bergegas turun untuk membukakan pintu untuk sang pujaan hati . Setelah berpamitan Aisyah melangkah masuk ke dalam gedung kantornya. Sementara Azzam masih berdiri menatap Aisyah sampai menghilang dari pandangannya.