Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 37 Pengajian di rumah Aisyah


__ADS_3

Jadi , tebakan Ais benar kah Bang ?" kata Aisyah membuat Ahmad menatap kesal padanya.


Putri tidak ingin mendengar lagi obrolan mereka lalu bergegas ke dapur beralasan mengantar kue yang dimasukkannya ke dalam box tadi .


Bertepatan dengan suara kumandang Azan sholat dzuhur yang sudah terdengar dari masjid . Ahmad merasa lega , dia pun mengalihkan pembicaraan mereka , mengajak segera melaksanakan sholat .


Mereka pun bubar , yang laki -laki menuju masjid , sedangkan yang perempuan sholat di rumah saja .


Putri pun ikut lega ketika mereka bubar tidak lagi melanjutkan obrolan mereka . Putri dan Ayu tidak ikut sholat karena lagi berhalangan. Keduanya merapikan dapur Aisyah .


" Put..menurutmu Abang Ahmad itu beneran sudah punya calon kah ?" tanya Ayu kepada Putri saat mereka sedang mengelap piring .


" Entahlah " jawab Putri singkat tetap fokus sama piring yang dia lap


" Put , kamu kecewa kah ?"


" Hah.. Maksud mu ?"


" Jujur , kalo aku ngarepnya kamu jadian sama abang Ahmad " Jawab Ayu


" Kenapa ?"


" kalian bedua tu cocok , seraso gitu, lagian kamu kan belum punya pacar "


"Kamu dengar sendiri kan tadi . Abang Ahmad sudah punya calon , saya juga gakau pacaran, maunya kayak Aisyah , ta'aruf trus lanhsung nikah " jawab Putri pura -pura cuek


" Tapi kamu suka kan sama dia ?"


" Udahlah Yu , jangan di bahas lagi , gak enak di dengar yang lain "


"Iya deh " kata Ayu


***


Setelah selesai sholat Azzam dan keluarganya pun pamit pulang .


" Jadi tante Mia beneran gak ikut by , " kata Azzam ketika sudah berada di dalam mobil


" Sudahlah Nak , gak usah dibahas , biar aja " Kata Bu Ainun


" Nanti Abby tegur dia " Tambah Pak Khairul


" Azzam gak suka , Tante Mia dekat sama Siska . " Kata Azzam kesal


" Kamu beneran gak punya rasa apa - apa lagi kan sama Siska ?" tanya Bu Ainun

__ADS_1


" Ya enggak lah Ummy , Azzam udah punya Aisyah yang sangat jauh lebih baik dari Siska. " Jawab Azzam


" Baguslah , "


" Tapi , kalo menurut oma , kamu sebaiknya bersikap biasa -biasa aja , nanti kalo kamu terlalu keras , , takutnya dia nekat nanti dia berbuat yang aneh , kan kita juga yang repot , O ya, Aisyah sudah tau belum tentang Siska ? " Tanya Oma


" Bener kata Oma , hadapi dengan tenang "


" Aisyah belum tau tentang Siska ,Oma , ini yang menjadi beban saya , gimana cara ngasih tau ke Aisyah . Mulai besok kan berlaku sudah syarat untuk gak ketemu sampai hari H nanti " tutur Azzam .


" Gimana kalo Ummi aja yang ngasih tau " kata Bu Ainun


" Gak usah. Mi , biar ini jadi urusan Azzam, kalo menurut Abbi lebih baik Aisyah gak tau " Kata Pak Khairul


" Saya juga tadinya sempat berpikir begitu bi ,Aisyah biar gak tau , tapi takutnya Siska nyamperin Aisyah , trus ngomong yang bukan -bukan " kata Azzam


" Jangan suudzon dulu , nak , kita berdoa saja semoga tidak ada masalah , kalau pun Siska sampai nyamperin Aisyah, Abby rasa Aisyah akan cukup bijak menghadapinya " kata Pak Khairul


" Semoga by , Azzam takut nya Dek Aisyah salah paham " kata Azzam


Saat sampai di rumah , Tampak Aldi yang baru keluar dari mobilnya . Mereka saling.menyapa , Aldi menyalami Oma dan kedua orang tua Azzam


" Sorry Bro , gak bisa ikut tadi ,ada meeting yang benar - benar tidak bisa di tibggalkan " kata Aldi


" Gak papa , nanti malam ikutlah " ajak Azzam . Mereka lalu masuk ke dalam rumah


Azzam.mengajak Aldi masuk ke kamarnya . Mereka lalu ngobrol di kamar .


***


Sementara itu di kediaman Aisyah , kembali mereka tampak sibuk mempersiapkan untuk acara pengajian setelah sholat magrib nanti.


Aisyah yang kini sudah mengganti gaun kebayanya dengan baju harian biasa ikut berbaur dengan yang lain mempersiapkan semuanya.


Saat itu Aisyah diam -diam mengamati Abangnya dan Putri , feeling ada sesuatu di antara mereka semakin kuat , Aisyah merasa senang sekali kalau memang Ahmad memilih Putri menjadi pasangan hidupnya .


Tapi kalau menang ada sesuatu di antara mereka , sejak kapan ? dan kenapa mereka menyembunyikannya ? Kenapa dia tidak tau ? Banyak pertanyaan muncul di pikiran Aisyah .


Karena melihat Aisyah melamun , Mala menghampirinya


"Hey,, gak boleh melamun , ntar ke sambet " tegur Mala .


" Siapa yang melamun , cuma bengong aja " balas Aisyah


" Sama aja kali "

__ADS_1


Setelah dirasa semua beres mereka pun kembali duduk santai sambil ngobrol di teras depan rumah , sambil menikmati minuman yang sudah disiapkan Bu Yani . Sesekali terdengar mereka tertawa bersama .


Dan kembali terdengan suara azzan menandakan waktu sholat Ashar telah tiba , Aisyah dan Mala melaksanakan sholat bersama Bu Yani dan kakaknya Anisa , sedangkan Ayu dan Putri membersihkan gelas minuman yang mereka pakai tadi .


Jam 04.30 sore Ayu , Putri dan Mala pamit pulang. Lagi - lagi Putri meniggalkan motornya di depan rumah Aisyah , karena Ayu mengajaknya pulang bersama -sama naik mobiilnya . , dan balik menjelang magrib nanti bersama juga .


***


Suasana rumah Aisyah kembali ramai , kali ini banyak anak -anak yang tidak lain adalah anak -anak panti yang sering Aisyah kunjungi . Anak -anak itu tampak dekat sekali dengan Aisyah , mereka memeluk dan mencium Aisyah . Aisyah tampak begitu menyayangi mereka , membuat yang lain menatap kagum pada Aisyah.


Selama ini baik kedua orang tua , kakak -kakaknya apa lagi ketiga sahabatnya tidak pernah tau kalau Aisyah sering datang ke panti itu .


" Jangan pernah kamu sakiti hati perempuan yang baik seperti Aisyah " kata Bu Ainun pada Azzam


" Insya Allah ummi " kata Azzam


" Do'ain Aldi juga ummy , biar dapat calon istri kayak Aisyah " Kata Aldi


" Pasti ummy do'ain " jawab Bu Ainun


Azzam semakin kagum akan ketulusan hati Aisyah , dia sangat bersyukur telah bertemu gadis seperti Aisyah . Dan dia berjanji pada dirinya sendiiri dakan menjadi suami terbaik untuk Aisyah .


Malam itu mereka berdoa bersama , berzikir bersama di pimpin ustadz Ali .Mengharap Ridho dari Sang Pencipta ,agar proses sampai hari pernikahan Azzam dan Aisyah berjalan lancar .


***


Acara selesai Kini rumah Aisyah sudah kembali sepi. Aisyah yang sudah sangat lelah merebahkan tubuhnya di tempat tidur . Karena rasa capek nya dia langasung terlelap .


Ahmad yang tadinya ingin ngobrol dengan Aisyah melangkah kembali kekamarnya melihat Aisyah yang sudah tertidur pulas .


Malam itu Ahmad susah memejamkan matanya . Tiba -tiba dia teringat Putri. Dia lalu memberanikan diri untuk menelpon Putri , namun sayang tidak ada jawaban . Sampai tiga kalii dicoba , tetap tidak ada jawaban .


" Mungkin kayak Aisyah ketiduran juga " gumam Ahmad .


" hemmm..hemm hemmm , nelpon siapa tu ? " Kata Anisa yang tiba -tiba muncul dari balik pintu mengagetkan Ahmad


" Astaga , kak Nisa , bikin kaget aja " kata Ahmad


" Boleh kakak masuk ? "


" Boleh kak, "


" Kok belum tidur,? " tanya Anisa . Kini dia sudah duduk di sebuah kursi berhadapan dengan Ahmad yang duduk di kasurnya.


" Kakak juga kenapa belum tidur ?"

__ADS_1


" Tadi kakak habis telponan sama mas Farhan , trus mau ambil minum ke dapur liat kamu jalan dari kamar Adek , kakak iseng ngikuti aja " Jawab Anisa sambil tersenyum


__ADS_2