Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 42 Pengobat Rindu


__ADS_3

" Ini minum dulu , Bang " kata Putri lalu menyodorkan sebotol minuman pada Ahmad .


" Terima kasih " kata Ahmad tersenyum lalu meneguk minumam yang diberikan Putri


" Heemmm, pelan -pelan Bang , ntar keselek "tegur Aisyah . Dia semakin yakin Abang nya ada sesuatu dengan Putri .


Setelah selesai minum , Ahmad lalu duduk di sebuah kursi di samping tempat Aisyah berbaring , semua yang ada di ruangan itu menatap Ahmad , menunggu penjelasan darinya


" Dari rekaman cctv memang tampak kelas plat mobil pelakunya , Abang sudah bicara juga sama keluarga pelaku untuk tidak memperpanjang kasus ini . Jadi semuanya sudah selesai " Tutur Ahmad


" Kok , gitu , ? Aisyah sampai begini lho Bang ?" protes Ayu


" Iya,, kok selesai gitu aja , gak adil dong " tambah Mala


" Sebenarnya ada apa sich , Bang ?" Pak Sulaiman mendekati Ahmad.


" Kenapa saya tidak perpanjang , karena pelakunya sudah tewas ditempat , tidak jauh dari tempat dia hampir nabrak Aisyah , dia kecelakaan . Nabrak seorang pemulung yang juga langsung tewas ditempat " jelas Ahmad


" Innalillahiwainnalilahirojiun " ucap mereka hampir bersamaan .


" Tragis sekali " ucap Putri


"Iya , lebih tragis lagi karena pelakunya masih di bawah umur " Kata Ahmad lagi .


" Aduuh , gak sanggup saya ngebayanginnya " Sahut Mala


" Masya Allah , kalo gitu keputusan kamu udah bener ,Bang , iya kan Yah ? , kasian juga sama keluarganya , pasti mereka benar -benar terpuruk " kata Bu Yani


" Iya " Jawab Pak Sulaiman


"Iya Bang , Ais juga gak papa , kata dokter tadi besok boleh pulang " kata Aisyah .


"Tadi juga pihak keluarga pelaku mau membiayai semua perawatan Aisyah , tapi Abang tolak ,Abang gak tega nambah beban mereka , " kata Ahmad


" O ya , Mas Azzam tau gak kejadian ini ?" tanya Ayu


" Tau " jawab Ahmad singkat lalu meneguk minumannya lagj .


" Tau ? Abang yang ngasih tau ?" tanya Aisyah menatap Ahmad


" Iya , tadi pas mau ke pos , papasan di depan , dia mau kesini , Abang ingatkan sama syarat dari Aisyah , makanya gak jadi masuk . Kami sama -sama ke pos naik mobil dia liat rekaman cctvnya . " jelas Ahmad


" Pasti dia khawatir " Kata Mala


" Pastilah , Pas Abang ajak ke pos ekspresi mukanya gimana gitu , Kasian juga sich ?" kata Ahmad


" Kamu tu , ada -ada aja Ais, pake gak boleh ketemu dulu , kan kasian Mas Azzamnya , ya kan ? " ucap Putri melirik Ayu dan Mala


" Siapa yang ngasih tau dia ?" tanya Aisyah


"Ais..kamu kan tau Mas Azzam itu siapa ? Paling anak buahnya yang ngasih tau " Kata Mala lagi


" Ais..kalo Mas Azzam kepikiran kamu terus , dia gak konsen kerja , trus kenapa -napa , kamu gak nyesel " bujuk Putri


" Nah , bener tu kata Putri " kata Ahmad lagi.


" Abang sudah ceritakan tentang kondisi Ais sekarang ? " sahut Aisyah


" Iya Abang sudah cerita , "


" Ya. Udah..Insya Allah semuanya akan baik -baik saja "

__ADS_1


Ahmad dan ketiga sahabatnya hanya saling pandang . Ketiga sahabatnya pun pamit pulang dan berjanji akan balik lagi nanti malam . Begitu juga Pak Sulaiman dan Bu Yani keduanya pun pulang , tinggal Ahmad saja yang menemani Aisyah .


***


Azzam sudah berada di rumahnya , tadinya dia ingin balik ke kantor , tapi dia lebih memilih pulang ke rumanya .


Bu Ainun yang melihat Azzam pulang segera menyusul Azzam ke kamarnya


Tok , tok , tok


" Masuk ,ummy , saya kira siapa ? " kata Azzam ketika melihat ibunya muncul dari balik pintu .


" Kenapa ? " Tanya Bu Ainun melihat Azzam murung


"Lagi gak mood aja my ." jawab Azamm lalu merebahkan lagi tubuhnya di tempat tidur .


" Kenapa ? "


" Aisyah my , "


" Iya , Aisyah kenapa ?"


" Aisyah tadi hampir ke tabrak mobil trus sekarang di rawat di rumah sakit " jawab Azzam


" Apa ? Kenapa baru bilang , antar ummy ke rumah sakit jenguk Aisyah " kata Bu Ainun sambil menarik tangan Azzam


" Ummy , dengarkan Azzam ngomong dulu "


Azzam lalu menceritakan semuanya yang terjadi pada Bu Ainun .


" Ya ampun kasian Aisyah , Gimana kalo Ummy telpon aja ? ," kata Bu Ainun lalu mengambil ponsel di sakunya


" Aisyah itu calon mantu ummy ,.masa ummy gak punya nomernya , punya dong " sahut Bu Ainun


" Aduuh..Ummy jangan video call , nanti dikira Azzam lagi yang suruh ummy telpon " kata Azzam


" Tapi kamu senengkan Ummy telpon Aisyah "


" Ummy...!"


" Azzam ..kalo gak video call mana tau kondisi Aisyah , kamu diam aja disitu jangan bersuara , dengerin aja Ummy ngomong " perintah Bu Ainun


" Assalamualaikum , "sapa Bu Ainun ketika sambungan video call tersambung . Dan tampak wajah Aisyah tersenym muncul di layar ponsel .


" Waalaikumsalam bu .ehh. Ummy ," jawab Aisyah


"Aisyah ...?"


"Iya , saya Ummy ".


" Oh... Gimana kondisi kamu nak ? , Ummy dengar cerita Azzam kamu hampir di tabrak mobil ya , ada yang luka atau .... " kata Bu Ainun .


" Alhamdulillah , cuma lecet dikit aja , besok Aisyah boleh pulang " Jawab Aisyah


" Syukurlah nak , Insya Allah nanti Ummy mau ajak Abby jenguk kamu"


" Gak usah repot -repot , ummy ?"


" Gak repot , sayang . Sama siapa di sana ?"


Saat itu Azzam hanya mematung mendengarkan pembicaraan bu Ainun dan Aisyah .

__ADS_1


" Sama Abang Ahmad aja , teman - teman sama ayah ibu , barusan pulang ? "


" Ohh..pantesan gak pake jilbab , Ummy sampai pangling liatnya , cantik " puji Bu Ainun karena saat itu Aisyah tidak memakai jilbab


" Ummy , Aisyah jadi malu . "


" Gak papa sayang , "


" Mas Azzam , belum pulang ya Ummy ? "


Azzam tersenyum mendengar Aisyah menanyakan dirinya .


" Iya , kangen ya ?"


Azzam mengacungkan ibu jarinya pada Bu Ainun


Aisyah hanya tersenyum


" Azzam juga kangen lho " kata Bu Ainun lagi


" Bilangin aja nanti Mas Azzam Ummy , kalo Aisyah gak papa , dia gak usah khawatir , "


" Iya , nanti ummy bilang ke dia , kamu istirahat ya ?"


" Iya... ummy , terima kasih "


" Sama -sama sayang , Assalamualaikum "


" Waalaikumsalam "


Bu Ainun menutup telpon


" Gimana udah lega , ? " kata Bu Ainun pada Azzam


Azzam menghela napas dan perlahan mengangguk , mendengar suara Aisyah setidaknya bisa mengurangi rasa rindunya . walaupun sebenarnya dia ingin sekali bertemu langsung dengan Aisyah.


" Ummy , sampai pangling liat Aisyah gak pake jilbabnya " kata Ummy lagi


" Cantik banget ya , my ?" kata Azzam sambil tersenyum


" Cantik bangeet malah , kamu gak salah pilih calon istri . Ya udah Ummy mau ke dapur dulu "


" Bentar my , tante Mia kemana ? "


" Ada , paling di kamarnya , Tumben juga dia sehari ini dia gak kemana -mana , kenapa ?"


" Gak papa "


" Ya udah , Ummy keluar dulu , kamu mandi bentar lagj Azan magrib " lalu berjalan menuju pintu


" Iya "


Saat itu Tante Mia yang sejak tadi menguping pembicaraan Azzam dan ibunya di depan pintu kamar Azzam buru -buru kembali ke kamarnya , Di kamarnya dia menelpon Siska , memberitahukan semua apa yang dia dengar .


Bu Ainun yang melihat pintu kamar Tante Mia sediikit terbuka lalu mendekati , dan dia pun mendengar semua pembicaraan Tante Mia .


" Ohh. Ternyata dia nguping tadi , keterlaluan , awas kalian !" gerutu Bu Ainun di balik pintu geram melihat tingkah Tante Mia .


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DENGAN LIKE DAN KOMEN, YA !


TERIMA KASIH .

__ADS_1


__ADS_2