Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 123. Di undang Makan Malam .


__ADS_3

Azzam menatap Aisyah yang juga menatapnya saat itu . Cukup lama keduanya saling pandang . Dering ponsel Azzam membuat Azzam mengalihkan pandangannya .


Azzam mengambil ponsel di sakunya . Azzam mengerutkan keningnya ketika melihat nomor tidak dikenal menelponnya .


"Nomer ngak dikenal !" Kata Azzam .


" Angkat aja siapa tau kolega kamu ." Kata Aisyah .


" Assalamualaikum ." Sapa Azzam..


" Waalaikumsalam. Zam ini Tante , Tante Mia ." kata Tante Mia


Nomor baru tadi adalah nomor barunya Tante Mia .


" Oh tante , apa kabar ? " sahut Azzam


" Kabar baik , tante ada di rumah Abby , kapan kamu kesini ? Tante kangen lho sama kamu ." kata Tante Mia .


" Insya allah , kalo ada waktu saya akan ke sana ." kata Azzam .


" Hmmm, jangan gitu dong , gimana kalo nanti malam kita makan malam bareng .pleace ..! " Kata Tante Mia lagi .


Azzam menatap Aisyah . Sebenarnya Azzam tidak ingin mempertemukan Aisyah dan Tante Mia , tapi dia juga tidak bisa menolak , walau bagaimana pun Tante Mia adalah tantenya . Adik dari Abbynya .Pak Khairul . Tapi tidak mungkin juga dia datang kesana sendiri .


" Zam , kok diam ! "


" Iya tante, nanti malam Azzam datang ."


" Okey , Tante akan masak makanan kesukaan kamu ." Kata Tante Mia kegirangan .


Setelah mengucapkan salam sambungan telpon pun terputus .


" Kenapa ? kok mukanya gitu habis terima telpon ?" Tanya Aisyah .


" Itu tadi Tante Mia yang telpon." sahut Azzam .


" Tante ? "


" Iya ,tante Mia adik ayah saya . Dia baru balik dari Amsterdam kemaren ." Kata Azzam.


" Oh gitu , mungkin dia kangen sama kamu , tapi ekspresi kamu kok gitu ? "


" Emang ekspresi saya gimana ? " Tanya Azzam lagi.


" Kamu kan bilang tante Mia baru balik , berarti kalian lama kan nggak ketemu , harusnya kamu tu senang , tapi kok kayaknya kamu nggak ? Kayak nggak suka gitu ngomongnya ."


" Iya , saya memang kurang suka sama tante Mia ." Sahut Azzam .


" Kenapa ? Boleh saya tau ? "


" Dia pernah mau mencelakai kamu , dan karena itu dia tinggal di Amsterdam." jelas Azzam .


"Kok bisa ? kenapa dia mau mencelakai saya." Tanya Aisyah semakin penasaran .


" Ceritanya panjang , nanti saya ceritakan . Kita makan dulu ." Kata Azzam saat pelayan cafe menyuguhkan makanan yang mereka pesan .


" Silahkan dicicipi , Mas , Mba !" Kata pelayan cafe .


" Terima kasih ." Sahut Azzam .


" Sama -sama ." Kata pelayan cafe itu lalu meninggalkan keduanya .


"Ayo kita makan ! Ajak Azzam


Aisyah masih terdiam , sebenarnya dia masih ingin mendengar kelanjutan cerita Azzam . Dia penasaran apa yang menyebabkan tante Mia ingin mencelakainya ? Apa Tante Mia tidak menyukainya ? Membencinya ? Tapi kenapa ?. Banyak pertanyaan muncul di pikiran Aisyah.


" Kok bengong , apa mau saya suapin ." tegur Azzam .


" Hnn, nggak .saya bisa makan sendiri ! " Kata Aisyah lalu mulai memcicipi makanan di depannya .


Saat makan keduanya tidak banyak bicara . Sesekali Azzam melirik Aisyah, melihat ekspresi Aisyah saat itu , Azzam tau Aisyah pasti kepikiran tentang Tante Mia tadi .


Seleaai makan , Azzam pun menceritakan semua tentang Tante Mia . Aisyah terdiam mencerna apa yang Azzam bicarakan .


" Tante Mia , mengundang kita makan malam , malam ini . Jujur saya sedikit kuatir ." Kata Azzam.


" Kuatir kenapa ? Kamu takut dia mencelakai saya lagi ? " Kata Aisyah


" Entahlah. " Sahut Azzam .


" Saya rasa , Tante Mia tidak akan semudah itu untuk mencelakai saya , kalau pun dia kembali ingin mencelakai saya lagi , dia pasti main cantik untuk hal itu ." tutur Aisyah.

__ADS_1


" Hmm, kamu benar . Jadi kamu mau kita makam malam bareng nanti malam ?" tanya Azzam.


" Kenapa nggak ? " Sahut Aisyah .


" Okey, kita kesana nanti malam ." Kata Azzam terssnyum


Aisyah menganggukan kepala .


" Hmm saya penasaran , gimana sich tampang Si Tante Mia ini ." batin Aisyah .


Azzam lalu memanggil pelayan cafe lagi untuk membayar makanan mereka . Setelah itu mereka keluar dari cafe .


"Saya akan ajak kamu ke tempat yang pasti kamu akan suka ? " Kata Azzam saat mereka sudah di dalam mobil .


" Oh ya , tempat apa itu ? " Tanya Aisyah


" Nanti juga kamu tau." Sahut Azzam sambil tersenyum melirik Aisyah .


" Okey .!"


Aisyah melirik ke kirin dan kanan , mengamati jalan yang mereka lalui .


" Saya kenal jalan ini , ini..."


" Kamu ingat jalan ini ?" Tanya Azzam lalu memperlambat laju mobilnya .


" Iya , ini jalan arah ke panti kan ? apa kita mau ke panti .? "Kata Aisyah


Azzam tersenyum.


" Saya ingat di depan situ ada kios es krim kan ? Sebelum ke panti saya selalu mampir beli es krim untuk anak panti , tapi kok kamu tau panti itu ?" kata Aisyah .


Aisyah menanyakan itu karena aktifitasnya yang sering ke panti semua kekuarganya dan ketiga sahabatnya tidak pernah tau .


" Sayang , kita itu menikah sudah 3 tahun. Semua tentang kamu saya tau . Dan kalo kita mengadakan syukuran kita selalu mengundang anak -anak panti . Sekarang kamu menjadi donatur tetap di panti itu . Tidak hanya panti asuhan itu , kamu juga menjadi donatur panti jompo sayang ." tutur Azzam .


" Selama menikah sama kamu. Saya banyak belajar dari kamu , kamu selalu mengutamakan untuk berbagi pada anak yatim dan fakir miskin , kamu tu punya jiwa sosial yang tinggi sayang . Itu yang membuat saya semakin cinta sama kamu ." Kata Azzam lagi .


" Bukankah itu memang kewajiban kita sesama umat untuk saling berbagi ." Sahut Aisyah .


" Kita mampir di kios itu ya ?" Kata Azzam lalu menepi .


" Kamu mau turn atau tunggu di mobil saja ?" Tanya Azzam .


" Okey , tunggu ." Kata Azzam lalu bergegas keluar untuk membukakan pintu mobil untuk Aisyah .


" Kenapa kamu selalu membukakan pintu mobil untuk saya , saya kan bisa buka pintu sendiri ." Kata Aisyah saat turun dari mobil .


" Karena kamu istri saya ." jawab Azzam sambil tersenyum .


" Kalo saya bukan istri kamu , apa kamu .."


" Kamu akan selalu menjadi istri saya . " potong Azzam sambil menatap dalam wajah Aisyah .


" Jadi nggak beli es krimnya ." kata Aisyah mengalihkan tatapan Azzam . Karena saat itu Azzam berdiri semakin dekat dengannya .


" Ayo kita ke sana " Kata Azzam .


Mereka berdua pun lalu masuk ke dalam kios penjual es krim . Membeli es krin dan snack lainnya. Kemudian mereka kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan mereka.


***


Di Panti


Melihat mobil yang mereka kenal memasuki halaman panti membuat beberapa anak panti yang sedang bermain di depan panti berlarian mendekati mobil itu .


" Panti ini banyak yang berubah , sekarang jadi lebih bagus ." Kata Aisyah .


" Kamu donaturnya sayang ." Kata Azzam lalu turun dan membukakan pintu mobil untuk Aisyah .


Anak -anak panti itu langsung memeluk Aisyah secara bergantian . Mendengar ribut -ribut didepan, anak -anak yang lain pun berlarian ke depan dan mereka senang sekali melihat Aisyah dan Azzam yang datang.


Melihat kedatangan Azzam dan Aisyah ,Ibu panti pun menghampiri Aisyah . Ibu panti lalu memeluk Aisyah .


" Alhamdulillah , kamu sudah sehat ,Nak . Ibu senang sekali " Kata ibu panti matanya tampak berkaca -kaca .


" Alhamdulillah .Bu ." Sahut Aisyah .


Dari Azzam 1 minggu yang lalu Ibu panti sudah tau kalau Aisyah mengalami amnesia . Waktu itu Azzam datang ke panti untuk memberikan uang bulanan untuk panti itu . Biasanya Aisyah yang selalu datang , mengingat konsidi Aisyah yang masih sakit . Azzam yang mengambil alih .


" Ayo kita masuk ." Ajak Ibu panti .

__ADS_1


" Anak -anak ,Kak Aisyahnya baru sembuh dari sakit , jadi kalian main sendiri dulu ya ." Kata Bu Panti .


" Iya ,Bu ." Sahut mereka serempak .


Di dalam panti Azzam membagikan es krim yang mereka bawa tadi . Mereka tampak senang sekali . Dan masing -masing mereka pergi ke tempat lain untuk menikmati es krim itu.


Aisyah , Azzam dan Ibu panti ngobrol di ruang tamu . Setelah cukup lama ,Aisyah lalu menghampiri anak -anak dan.mengajak mereka ke halaman belakang panti . Di sana mereka duduk membemtuk lingkaran dan Aisyah duduk di tengah -tengah mereka .


Aisyah menceritakan sebuah dongeng untuk anak -anak itu . Mereka tampak antusias sekali mendengar cerita Aisyah .


" Nyanyi dong kak ! " Celetuk salah satu anak ketika Aosyah selesai mendongeng .


" Nyanyi ? Nyanyi lagu apa ? " tanya Aisyah .


" Itu kak , lagu sholawat yang sering kakak nyanyikan itu ." Kata anak yang lainnya .


" Yang mana ? Kakak lupa !" Sahut Aisyah .


"Tasmaunirobbah ,kak." Kata anak itu lagi .


" Okey , kita nyanyi sama -sama. Ya !" Ajak Aisyah .


Mereka semua pun bernyanyi bersama -sama sambil bertepuk tangan . Aisyah tampak bahagia sekali saat itu .Azzam tersenyum menatapnya dari kejauhan dan mengabadikan moment itu dengan kamera ponselnya.


Menjelang ashar , Azzam dan Aisyah pun pamit pulang . Kembali satu persatu anak panti memeluk Aisyah .


" Jangan sedih , nanti kak Ais balik lagi . Kalian jangan nakal ya , nurut sama ibu panti ." Pesan Aisyah .


" Iya Kak.! Sahut mereka serempak .


Azzam kembali membukakan pintu mobil untuk Aisyah . Setelah Aisyah masuk dia pun bergegas masuk . Perlahan mobil mereka bergerak meninggalkan halaman panti . Anak -anak panti melambaikan tangan melepas kepergian Aisyah dan Azzam .


" Kita langsung pulang kan ?" Kata Aisyah


" Iya , kenapa kamu mau ke suatu tempat lagi ? Saya antar ! " Kata Azzam


" Nggak , O ya terima kasih ya ,Mas . Saya senang sekali kamu mengajak saya ke panti itu." Kata Aisyah sambil tersenyum .


"Sama -sama . Alhamdulillah, kalo kamu senang . Selepas magrib kita ke rumah orang tua saya , ya ! " Kata Azzam .


"Iya ." Sahut Aisyah


" Saya boleh minta sesuatu ?" Tanya Azzam.


" Apa ?"


" Itu kalo kamu mau , kalo nggak , nggak papa ." Kata Azzam sambil melirik Aisyah .


" Iya , tapi kamu mau minta apa ?"


" Saya mau nanti kalo di depan tante Mia , saya mau kita terlihat mesra . Supaya dia nggak mikir aneh -aneh nanti ." Kata Azzam .


" Di depan tante Mia aja kan , hmmm . Boleh ." Sahut Aisyah .


" Alhamdulillah .Terima kasih . Tapi kamu nggak usah kuatir , mesranya masih hal yang wajar -wajar saja . Saya bukan lelaki yang memanfaatkan situasi ." Kata Azzam lagi .


" Okey ! " Sahut Aisyah .


***


Selepas sholat magrib , Aisyah pun bersiap untuk ikut Azzam ke rumah orang tuanya memenuhi undangan makan malam dari Tante Mia .


Tidak lama kemudian pintu kamar Aisyah di ketuk . Aisyah lalu membuka pintu , tampak Azzam dari balik pintu. Azzam terlihat tampan sekali membuat Aisyah tersenyum , Azzam juga terpesona melihat kecantikan perempuan di hadapannya , apalagi Aisyah menatapnya sambil tersenyum membuat Azzam semakin terpukau .


" Subhanallah , sungguh indah ciptaan mu !" batin Azzam .


" Hey , kok bengong . Saya sudah siap , yuk kita berangkat ! " Kata Aisyah menyadarkan Azzam dari lamunannya .


" Iya , Ayo ." Kata Azzam namun masih tetap matanya tertuju pada wajah Aisyah .


"Ada yang salah sama penampilah saya ?" Kata Aisyah sambil melihat dirinya sendiri .


" Salahnya itu, kamu terlihat cantik sekali malam ini ." kata Azzam .


" Jadi malam ini saja saya terlihat cantik ? "


" Hah, nggak kamu selalu terlihat cantik kok sayang , tapi malam ini sedikit berbeda ." Kata Azzam lagi .


" Hemm, kalo ngobrol terus kapan berangkatnya nie ? " Kata Aisyah lagi .


" Okey , ayo kita berangkat." Kata Azzam lalu meraih tangan Aisyah dan mereka berjalan sambil bergandengan tangan menuruni tangga menuju halaman parkir .

__ADS_1


Bi Imah dan bi Nur yang melihat kebersamaan mereka pun merasa bahagia. Begitu juga yang lainnya . Mereka semua sangat berharapajikan mereka itu segera pulih ingatannya dan bahagia lagi seperti dulu .


...Bersambung ...


__ADS_2