
Azzam menatap Aisyah yang juga menatapnya saat itu . Cukup lama keduanya saling pandang . Dering ponsel Azzam membuat Azzam mengalihkan pandangannya .
Azzam mengambil ponsel di sakunya . Azzam mengerutkan keningnya ketika melihat nomor tidak dikenal menelponnya .
"Nomer ngak dikenal !" Kata Azzam .
" Angkat aja siapa tau kolega kamu ." Kata Aisyah .
" Assalamualaikum ." Sapa Azzam..
" Waalaikumsalam. Zam ini Tante , Tante Mia ." kata Tante Mia
Nomor baru tadi adalah nomor barunya Tante Mia .
" Oh tante , apa kabar ? " sahut Azzam
" Kabar baik , tante ada di rumah Abby , kapan kamu kesini ? Tante kangen lho sama kamu ." kata Tante Mia .
" Insya allah , kalo ada waktu saya akan ke sana ." kata Azzam .
" Hmmm, jangan gitu dong , gimana kalo nanti malam kita makan malam bareng .pleace ..! " Kata Tante Mia lagi .
Azzam menatap Aisyah . Sebenarnya Azzam tidak ingin mempertemukan Aisyah dan Tante Mia , tapi dia juga tidak bisa menolak , walau bagaimana pun Tante Mia adalah tantenya . Adik dari Abbynya .Pak Khairul . Tapi tidak mungkin juga dia datang kesana sendiri .
" Zam , kok diam ! "
" Iya tante, nanti malam Azzam datang ."
" Okey , Tante akan masak makanan kesukaan kamu ." Kata Tante Mia kegirangan .
Setelah mengucapkan salam sambungan telpon pun terputus .
" Kenapa ? kok mukanya gitu habis terima telpon ?" Tanya Aisyah .
" Itu tadi Tante Mia yang telpon." sahut Azzam .
" Tante ? "
" Iya ,tante Mia adik ayah saya . Dia baru balik dari Amsterdam kemaren ." Kata Azzam.
" Oh gitu , mungkin dia kangen sama kamu , tapi ekspresi kamu kok gitu ? "
" Emang ekspresi saya gimana ? " Tanya Azzam lagi.
" Kamu kan bilang tante Mia baru balik , berarti kalian lama kan nggak ketemu , harusnya kamu tu senang , tapi kok kayaknya kamu nggak ? Kayak nggak suka gitu ngomongnya ."
" Iya , saya memang kurang suka sama tante Mia ." Sahut Azzam .
" Kenapa ? Boleh saya tau ? "
" Dia pernah mau mencelakai kamu , dan karena itu dia tinggal di Amsterdam." jelas Azzam .
"Kok bisa ? kenapa dia mau mencelakai saya." Tanya Aisyah semakin penasaran .
" Ceritanya panjang , nanti saya ceritakan . Kita makan dulu ." Kata Azzam saat pelayan cafe menyuguhkan makanan yang mereka pesan .
" Silahkan dicicipi , Mas , Mba !" Kata pelayan cafe .
" Terima kasih ." Sahut Azzam .
" Sama -sama ." Kata pelayan cafe itu lalu meninggalkan keduanya .
"Ayo kita makan ! Ajak Azzam
Aisyah masih terdiam , sebenarnya dia masih ingin mendengar kelanjutan cerita Azzam . Dia penasaran apa yang menyebabkan tante Mia ingin mencelakainya ? Apa Tante Mia tidak menyukainya ? Membencinya ? Tapi kenapa ?. Banyak pertanyaan muncul di pikiran Aisyah.
" Kok bengong , apa mau saya suapin ." tegur Azzam .
" Hnn, nggak .saya bisa makan sendiri ! " Kata Aisyah lalu mulai memcicipi makanan di depannya .
Saat makan keduanya tidak banyak bicara . Sesekali Azzam melirik Aisyah, melihat ekspresi Aisyah saat itu , Azzam tau Aisyah pasti kepikiran tentang Tante Mia tadi .
Seleaai makan , Azzam pun menceritakan semua tentang Tante Mia . Aisyah terdiam mencerna apa yang Azzam bicarakan .
" Tante Mia , mengundang kita makan malam , malam ini . Jujur saya sedikit kuatir ." Kata Azzam.
" Kuatir kenapa ? Kamu takut dia mencelakai saya lagi ? " Kata Aisyah
" Entahlah. " Sahut Azzam .
" Saya rasa , Tante Mia tidak akan semudah itu untuk mencelakai saya , kalau pun dia kembali ingin mencelakai saya lagi , dia pasti main cantik untuk hal itu ." tutur Aisyah.
__ADS_1
" Hmm, kamu benar . Jadi kamu mau kita makam malam bareng nanti malam ?" tanya Azzam.
" Kenapa nggak ? " Sahut Aisyah .
" Okey, kita kesana nanti malam ." Kata Azzam terssnyum
Aisyah menganggukan kepala .
" Hmm saya penasaran , gimana sich tampang Si Tante Mia ini ." batin Aisyah .
Azzam lalu memanggil pelayan cafe lagi untuk membayar makanan mereka . Setelah itu mereka keluar dari cafe .
"Saya akan ajak kamu ke tempat yang pasti kamu akan suka ? " Kata Azzam saat mereka sudah di dalam mobil .
" Oh ya , tempat apa itu ? " Tanya Aisyah
" Nanti juga kamu tau." Sahut Azzam sambil tersenyum melirik Aisyah .
" Okey .!"
Aisyah melirik ke kirin dan kanan , mengamati jalan yang mereka lalui .
" Saya kenal jalan ini , ini..."
" Kamu ingat jalan ini ?" Tanya Azzam lalu memperlambat laju mobilnya .
" Iya , ini jalan arah ke panti kan ? apa kita mau ke panti .? "Kata Aisyah
Azzam tersenyum.
" Saya ingat di depan situ ada kios es krim kan ? Sebelum ke panti saya selalu mampir beli es krim untuk anak panti , tapi kok kamu tau panti itu ?" kata Aisyah .
Aisyah menanyakan itu karena aktifitasnya yang sering ke panti semua kekuarganya dan ketiga sahabatnya tidak pernah tau .
" Sayang , kita itu menikah sudah 3 tahun. Semua tentang kamu saya tau . Dan kalo kita mengadakan syukuran kita selalu mengundang anak -anak panti . Sekarang kamu menjadi donatur tetap di panti itu . Tidak hanya panti asuhan itu , kamu juga menjadi donatur panti jompo sayang ." tutur Azzam .
" Selama menikah sama kamu. Saya banyak belajar dari kamu , kamu selalu mengutamakan untuk berbagi pada anak yatim dan fakir miskin , kamu tu punya jiwa sosial yang tinggi sayang . Itu yang membuat saya semakin cinta sama kamu ." Kata Azzam lagi .
" Bukankah itu memang kewajiban kita sesama umat untuk saling berbagi ." Sahut Aisyah .
" Kita mampir di kios itu ya ?" Kata Azzam lalu menepi .
" Kamu mau turn atau tunggu di mobil saja ?" Tanya Azzam .
" Okey , tunggu ." Kata Azzam lalu bergegas keluar untuk membukakan pintu mobil untuk Aisyah .
" Kenapa kamu selalu membukakan pintu mobil untuk saya , saya kan bisa buka pintu sendiri ." Kata Aisyah saat turun dari mobil .
" Karena kamu istri saya ." jawab Azzam sambil tersenyum .
" Kalo saya bukan istri kamu , apa kamu .."
" Kamu akan selalu menjadi istri saya . " potong Azzam sambil menatap dalam wajah Aisyah .
" Jadi nggak beli es krimnya ." kata Aisyah mengalihkan tatapan Azzam . Karena saat itu Azzam berdiri semakin dekat dengannya .
" Ayo kita ke sana " Kata Azzam .
Mereka berdua pun lalu masuk ke dalam kios penjual es krim . Membeli es krin dan snack lainnya. Kemudian mereka kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan mereka.
***
Di Panti
Melihat mobil yang mereka kenal memasuki halaman panti membuat beberapa anak panti yang sedang bermain di depan panti berlarian mendekati mobil itu .
" Panti ini banyak yang berubah , sekarang jadi lebih bagus ." Kata Aisyah .
" Kamu donaturnya sayang ." Kata Azzam lalu turun dan membukakan pintu mobil untuk Aisyah .
Anak -anak panti itu langsung memeluk Aisyah secara bergantian . Mendengar ribut -ribut didepan, anak -anak yang lain pun berlarian ke depan dan mereka senang sekali melihat Aisyah dan Azzam yang datang.
Melihat kedatangan Azzam dan Aisyah ,Ibu panti pun menghampiri Aisyah . Ibu panti lalu memeluk Aisyah .
" Alhamdulillah , kamu sudah sehat ,Nak . Ibu senang sekali " Kata ibu panti matanya tampak berkaca -kaca .
" Alhamdulillah .Bu ." Sahut Aisyah .
Dari Azzam 1 minggu yang lalu Ibu panti sudah tau kalau Aisyah mengalami amnesia . Waktu itu Azzam datang ke panti untuk memberikan uang bulanan untuk panti itu . Biasanya Aisyah yang selalu datang , mengingat konsidi Aisyah yang masih sakit . Azzam yang mengambil alih .
" Ayo kita masuk ." Ajak Ibu panti .
__ADS_1
" Anak -anak ,Kak Aisyahnya baru sembuh dari sakit , jadi kalian main sendiri dulu ya ." Kata Bu Panti .
" Iya ,Bu ." Sahut mereka serempak .
Di dalam panti Azzam membagikan es krim yang mereka bawa tadi . Mereka tampak senang sekali . Dan masing -masing mereka pergi ke tempat lain untuk menikmati es krim itu.
Aisyah , Azzam dan Ibu panti ngobrol di ruang tamu . Setelah cukup lama ,Aisyah lalu menghampiri anak -anak dan.mengajak mereka ke halaman belakang panti . Di sana mereka duduk membemtuk lingkaran dan Aisyah duduk di tengah -tengah mereka .
Aisyah menceritakan sebuah dongeng untuk anak -anak itu . Mereka tampak antusias sekali mendengar cerita Aisyah .
" Nyanyi dong kak ! " Celetuk salah satu anak ketika Aosyah selesai mendongeng .
" Nyanyi ? Nyanyi lagu apa ? " tanya Aisyah .
" Itu kak , lagu sholawat yang sering kakak nyanyikan itu ." Kata anak yang lainnya .
" Yang mana ? Kakak lupa !" Sahut Aisyah .
"Tasmaunirobbah ,kak." Kata anak itu lagi .
" Okey , kita nyanyi sama -sama. Ya !" Ajak Aisyah .
Mereka semua pun bernyanyi bersama -sama sambil bertepuk tangan . Aisyah tampak bahagia sekali saat itu .Azzam tersenyum menatapnya dari kejauhan dan mengabadikan moment itu dengan kamera ponselnya.
Menjelang ashar , Azzam dan Aisyah pun pamit pulang . Kembali satu persatu anak panti memeluk Aisyah .
" Jangan sedih , nanti kak Ais balik lagi . Kalian jangan nakal ya , nurut sama ibu panti ." Pesan Aisyah .
" Iya Kak.! Sahut mereka serempak .
Azzam kembali membukakan pintu mobil untuk Aisyah . Setelah Aisyah masuk dia pun bergegas masuk . Perlahan mobil mereka bergerak meninggalkan halaman panti . Anak -anak panti melambaikan tangan melepas kepergian Aisyah dan Azzam .
" Kita langsung pulang kan ?" Kata Aisyah
" Iya , kenapa kamu mau ke suatu tempat lagi ? Saya antar ! " Kata Azzam
" Nggak , O ya terima kasih ya ,Mas . Saya senang sekali kamu mengajak saya ke panti itu." Kata Aisyah sambil tersenyum .
"Sama -sama . Alhamdulillah, kalo kamu senang . Selepas magrib kita ke rumah orang tua saya , ya ! " Kata Azzam .
"Iya ." Sahut Aisyah
" Saya boleh minta sesuatu ?" Tanya Azzam.
" Apa ?"
" Itu kalo kamu mau , kalo nggak , nggak papa ." Kata Azzam sambil melirik Aisyah .
" Iya , tapi kamu mau minta apa ?"
" Saya mau nanti kalo di depan tante Mia , saya mau kita terlihat mesra . Supaya dia nggak mikir aneh -aneh nanti ." Kata Azzam .
" Di depan tante Mia aja kan , hmmm . Boleh ." Sahut Aisyah .
" Alhamdulillah .Terima kasih . Tapi kamu nggak usah kuatir , mesranya masih hal yang wajar -wajar saja . Saya bukan lelaki yang memanfaatkan situasi ." Kata Azzam lagi .
" Okey ! " Sahut Aisyah .
***
Selepas sholat magrib , Aisyah pun bersiap untuk ikut Azzam ke rumah orang tuanya memenuhi undangan makan malam dari Tante Mia .
Tidak lama kemudian pintu kamar Aisyah di ketuk . Aisyah lalu membuka pintu , tampak Azzam dari balik pintu. Azzam terlihat tampan sekali membuat Aisyah tersenyum , Azzam juga terpesona melihat kecantikan perempuan di hadapannya , apalagi Aisyah menatapnya sambil tersenyum membuat Azzam semakin terpukau .
" Subhanallah , sungguh indah ciptaan mu !" batin Azzam .
" Hey , kok bengong . Saya sudah siap , yuk kita berangkat ! " Kata Aisyah menyadarkan Azzam dari lamunannya .
" Iya , Ayo ." Kata Azzam namun masih tetap matanya tertuju pada wajah Aisyah .
"Ada yang salah sama penampilah saya ?" Kata Aisyah sambil melihat dirinya sendiri .
" Salahnya itu, kamu terlihat cantik sekali malam ini ." kata Azzam .
" Jadi malam ini saja saya terlihat cantik ? "
" Hah, nggak kamu selalu terlihat cantik kok sayang , tapi malam ini sedikit berbeda ." Kata Azzam lagi .
" Hemm, kalo ngobrol terus kapan berangkatnya nie ? " Kata Aisyah lagi .
" Okey , ayo kita berangkat." Kata Azzam lalu meraih tangan Aisyah dan mereka berjalan sambil bergandengan tangan menuruni tangga menuju halaman parkir .
__ADS_1
Bi Imah dan bi Nur yang melihat kebersamaan mereka pun merasa bahagia. Begitu juga yang lainnya . Mereka semua sangat berharapajikan mereka itu segera pulih ingatannya dan bahagia lagi seperti dulu .
...Bersambung ...