
Azzam mondar mamdir di depan ruangan tempat Aisyah di tangani . Pikirannya kacau . Mau menelpon keluarga lainnya , ponselnya tertinggal di rumah . Saat itu Azzam hanya bisa berdoa , berharap kondisi Aisyah tidak terlalu parah .
20 menit berlalu . Pintu ruang penanganan Aisyah pun belum juga terbuka membuat Azzam semakin gelisah .
Tidak lama kemudian pintu itu langsung terbuka , tampak seorang perawat keluar .
" Suami pasien ,di panggil dokter silahkan masuk ! " Kata perawat itu ramah
Azzam pun masuk ke ruangan itu . Dan langsung duduk di kursi depan Dokter , yang bernama Dokter Indah .Azzam melirik Aisyah yang sedang berbaring di atas ranjang dengan mata masih terpejam .
" Gimana keadaan istri saya ,Dok ? "
" Tenang Pak , Dari serangkaian tes yang kami lakukan , istri anda positif hamil . Usia kehamilannya memasuki minggu ke 3 .Selamat ya Pak " Kata Dokter Indah sambil tersenyum .
" Apa ? Istri saya hamil ,Dok ?"
Dokter Indah mengangguk .
" Alhamdulillah . Terima kasih ya Allah ! " Ucap Azzam dengan mata berkaca -kaca .
" Hamil muda atau dikenal dengan sebutan trimester pertama adalah masa ketika usia kehamilan baru mencapai 1–12 minggu. Pada masa ini, ibu hamil biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti mudah lelah, mual, nyeri payudara dan ulu hati, sering buang air kecil, serta sembelit.
Berbagai keluhan tersebut memang normal terjadi akibat perubahan hormon selama masa kehamilan. Untuk menjaga kondisi tubuh ibu hamil dan janin tetap sehat saat hamil muda, penting untuk memerhatikan hal apa saja yang disarankan dan dilarang selama hamil muda. Hal yang Disarankan
Saat hamil muda, sebenarnya tidak masalah jika Bumil tetap beraktivitas atau bekerja. Namun, untuk mengurangi keluhan yang kerap muncul saat hamil serta menjaga kondisi kesehatan Bumil dan janin." tutur Dokter Indah .
Obrolan Azzam terhenti , ketika Azzam mendengar suara Aisyah memanggilnya .Azzam lalu menghampiri Aisyah.
" Hubby ,ini dimana ? " tanya Aisyah ekor matanya menelusuri seluruh ruangan itu
" Ini di klinik sayang . " Kata Azzam lalu mengecup kening Aisyah
" Ais kenapa by ? tadi tu Ais mual banget , Ais muntah di toilet , habis itu Ais gak tau lagi , "
" Sekarang masih mual gak ? " Tanya Azzam matanya tampa berkaca -kaca.
" Udah nggak lagi , Hubby , Ais kenapa ?" Aisyah merasa sedih melihat ekspresi Azzam .
" Gimana mba ? masih pusing ? Atau mual ? " Tanya Dokter Indah yang berdiri di samping Azzam
" Udah nggak mual ,Dok . Cuma masih agak pusing .Saya kenapa ,Dok ? " tanya Aisyah menatap Azzam dan Dokter Indah bergantian .
" Sayang , kamu sedang hamil ,kata Dokter usia kehamilan kamu sudah masuk 3 minggu ." Kata Azzam
" Beneran ,By ? "
Azzam menganguk
" Iya , Pusing dan mual yang mba rasakan itu karena mba sedang hamil . Selamat ya mba ! " Kata Dokter Indah sambil tersenyum .
" Alhamdulillah." kata Aisyah sambil mengusap perutnya . Air matanya tampak mengalir di sudut matanya .
Azzam lalu mengecup kening Aisyah . Membuat air mata itu semakin deras mengalir .
Aisyah merasa sangat bahagia. Apa yang dia inginkan selama ini telah terwujud . Di usia pernikahan mereka yang sudah hampir 3 tahun Allah telah mengabulkan keinginannya .Yah tinggal beberapa bulan lagi annyversari Azzam dan Aisyah yang ke 3 tahun . Kali ini mereka mendapatkan hadiah yang sangat spesial .
Setelah mendapatkan resep dari Dokter Indah , Azzam dan Aisyah pulang ke rumah . Dari ruangan itu Azzam menggendong Aisyah sampai ke pintu mobil . Dan setelah sampai di rumah pun Azzam kembali menggendong Aisyah memasuki rumah hingga ke kamar mereka . Azzam membaringkan Aisyah diatas tempat tidur .
" Hubby ! mau kemana ? "
" Saya mau ambilkan kamu air putih sayang , vitaminnya harus di minum ."
" Jangan lama -lama ya ? "
" Enggak sayang ! Sebentar aja kok ! " Sahut Azzam sambil tersenyum .Dia lalu buru - buru keluar kamar pergi ke dapur untuk mengambil air minum .
" Gimana kondisi , Non Aisyah ,Den ? " tanya Bi Nur
" Alhamdulillah , istri saya hamil ,Bi ! "jawab Azzam sambil tersenyum
" Alhamdulillah , Den . Bi Nur senang dengarnya, Selamat ya Den . " Kata Bi Nur
"Non Aisyah hamil , Alhamdulillah. " kata Bi Imah juga ikut gembira mendengar kabar itu .
" Saya masak sup kesukaan Non Aisyah, nanti saya antar ke atas ya ,Den ? " Kata Bi Imah .
" Iya , " sahut Azzam , dia lalu bergegas kembali ke kamar, di susul Bi Imah dengan membawa semangkuk sup .
" Sayang ,.makan dulu ya ! Hubby suapin " Kata Azzam .
Azzam lalu membantu Aisyah untuk duduk . Dan mulai menyuapi Aisyah. Baru dua kali suapan ,Aisyah kembali mual , dan hampir memuntahkannya lagi . Aisyah lalu berhenti makan .
" Ais mau tiduran aja by ." kata Aisyah
__ADS_1
" Minum obatnya dulu sayang ." kata Azzam lalu membantu Aisyah minum obat.
Aisyah kembali berbaring .
" Hubby , makan juga , dari tadi belum makan kan ? maaf ya Ais nggak bisa layani Hubby ."
" Nggak papa sayang, sekarang kamu istirahat ya ! "
" By , kamu harus makan , Ais mau liat kamu makan , Bi Imah tolong ambilkan lagi supnya , Saya mau Mas Azzam makan yang banyak ." Kata Aisyah .
" Ini aja udah cukup sayang ." kata Azzam
" Ambilkan aja lagi ,Bi Imah ." kata Aisyah
Bi Imah pun menuruti kemauan Aisyah. Tidak lama kemudian dia kembali membawa 1 mangkuk sup lagi .lalu kembali ke dapur . Aisyah meminta Azzam untuk menghabiskannya .
" Hubby kekenyangan ini sayang ." Kata Azzam membuat Aisyah tersenyum .
" Baby nya mau Abbynya makan banyak ." Kata Aisyah sambil mengelus perutnya.
"Ohh jadi ini kemauannya baby ,hmm . trus babynya mau apa lagi sekarang ? Kata Azzam ikut mengelus perut Aisyah.
" Sayang , hubby tu bahagia banget , sebentar lagi kita berdua akan punya baby . Tapi dia manggil kita Ummy Abby atau Ayah ibu , atau daddy , mommy ? Kata Azzam lagi
" Ummy dan abby aja lebih sweet ." kata Aisyah .
" Okey , baby kamu di dalam sana jangan rewelnya, kasian Ummy , Abby janji akan selalu menjaga kalian berdua . " kata Azzam sambil mengelus perut Aisyah.
" Sekarang babynya mau apa lagi sayang ?" tanya Azzam .
" Babynya mau bobok dipelukan Abbynya ." Kata Aisyah sambil tersenyum .
" Okey , "
Azzam lalu naik keatas tempat tidur , mengambil posisi berbaring sambil memeluk Aisyah .
" O ya kita belum ngasih tau yang lain tentang berita bahagia ini . Kita telpon mereka ya ?" kata Azzam lalu mengambil ponsel untuk menelpon keluarga mereka.
Satu persatu Azzam mengabarkan berita bahagia itu kepada keluarganya . Semuanya bahagia sekali mendengar kabar kehamilan Aisyah .Tidak ketinggalan ketiga sahabat Aisyah . Merekapun sangat gembira .
Hari -hari berikutnya , Morning sickness menjadi aktifitas Aisyah setiap pagi . Aisyah memuntahkan semua isi perutnya , selain itu sikap dan tingkah laku Aisyah pun banyak berubah .
Mandi sebelum sholat subuh pun kini tidak bisa dia lakukan lagi .Makanan yang dia makan lebih banyak dimuntahkan dari pada bertahan di perutnya , dia banyak
Memasuki minggu ke enam , kondisi Aisyah semakin melemah , membuat Azzam terpaksa membawanya ke rumah sakit .Azzam pun kini lebih fokus pada kondisi istrinya , urusan kantor , dia serahkan pada Ahmad .
Dalam 1 bulan terakhir sudah 3 kali ini Aisyah di rawat di rumah sakit .Aisyah kini tidak takut lagi pada jarum suntik . Dan Dia tidak pernah mengeluh dengan kondisinya saat itu . Yang ada di pikirannya hanya ingin segera menggendong bayinya .
" Ummy, sampai kapan Dek Aisyah akan seperti ini ? Saya nggak tega liat kondisi Dek Aisyah seperti ini " kata Azzam pada Bu Ainun saat berada di dalam ruang rawat Aisyah .
" Ummy ngerti perasaan kamu , Nak . Biasanya kalo sudah masuk bulan ke 4 atau ke 5 , udah nggak lagi , tapi kalo Ummy hamil kamu dulu sampai mau lahiran ya begini kondisi Ummy ." kata Bu Ainun
" Kasian Dek Aisyah My ! " Kata Azzam lagi
" Itulah perjuangan seorang ibu , Nak ! "
" Iya My , Dek Aisyah pun nggak pernah mengeluh dengan kondisinya , tapi saya nggak kuat My, liat dia tergeletak lemah seperti ini , Azzam kangen canda tawanya, Azzam kangen kemanjaannya ." kata Azzam tanpa terasa air matanya menetes.
" Nak , kamu sendirikan bilang istrimu tidak pernah mengeluh dengan kondisinya , jadi kamu jangan lemah begini , kamu harus kuat , suport dia jangan nangis bombay begini , Ummy jadi ikutan sedih ." Kata Bu Ainun lalu mengusap air mata
" Iya Ummy ." Sahut Azzam
Setelah 3 hari Aisyah di rawat . Hari itu Aisyah di perbolehkan pulang .Sesampainya di rumah Aisyah dan Azzam di sambut oleh kedua orang tua mereka masing -masing. Bu Ainun dan Bu Yani tampak sibuk memasak , kedua nya tampak kompak untuk merawat Aisyah . Aisyah merasa bahagia di kelilingi orang -orang yang begitu menyayanginya .
" Ibu , Ummy , Terima kasih ya , " kata Aisyah dengan mata berkaca -kaca.
"Sama -sama sayang , Ummy nanti akan nginap di sini untuk nemani kamu " kata Bu Ainun .
" Ibu juga , " sahut Bu Yani
" Nggak usah repot -repot bu , ummy ! "
Walaupun kedua ibu dan mentuanya itu selalu aktif menjaga dan merawat Aisyah , tetap saja kondisi Aisyah drop lagi . Hanya 1 minggu saja Aisyah di rumah , dia kembali lagi ke rumah sakit .Begitu seterusnya sampai usia kehamilannya memasuki bulan ke empat .
Kondisi itu membuat Azzam merasa serba salah . Hingga suatu hari Azzam terpaksa meninggalkan Aisyah yang tergeletak lemah di rumah sakit , karena harus ke kantor . Sudah hampir 4 bulan juga dia fokus pada Aisyah . Mengabaikan pekerjaannya . Itupun karena Aisyah memaksanya . Dengan berat hati Azzam berangkat ke kantor .
Saat itu selesai meeting , Azzam masih di ruangannya menanda tangani beberapa berkas yang di berikan Ririn .
" Pak Bos , anda baik -baik saja ." kata Ririn memecah kesunyian. Azzam terlihat tidak fokus , tampak sedang melamun .
Ririn tau saat itu Pak Bosnya memang sedang berada di hadapannya , tapi hati dan pikirannya , ada pada istrinya yang kini sedang di rawat di rumah sakit
" Hah , iya saya baik -baik saja " . Sahut Azzam tersadar dari lamunannya .
__ADS_1
" Pak Bos, yang sabar ya , insya allah mba Aisyah akan baik -baik saja. " Kata Ririn
Mendengar perkataan Ririn, Azzam lalu bersandar di kursinya .
" Rin , kondisi kesehatan istri saya buat saja tidak fokus . " Kata Azzam
" Iya , saya mengerti perasaan Pak Bos, saya juga kasian sama mba Aisyah , pengen betul hamil , pas hamil kondisinya malah seperti sekarang ." Kata Ririn ikut prihatin .
" Iya ,Rin. Tapi istri saya tidak pernah mengeluh dengan kondisinya , malah dia selalu mengkhawatirkan saya , dia selalu mengkhawatirkan kondisi orang -orang di sekitarnya , tanpa memperdulikan kondisinya sendiri , yah,, walaupun sekarang bawelnya bertambah 2 kali lipat " Kata Azzam sambil tersenyum .
" Pak Bos beruntung punya istri seperti mba Aisyah . O ya, minggu depan gimana jadi berangkat ke London? " tanya Ririn
" Untuk sekarang , biar Abang Ahmad saja yang menghandel semua , saya nggak bisa meninggalkan istri saya jauh -jauh . Ini saja kalo nggak terpaksa , saya nggak akan ke kantor ."
" Bakklah ,Pak Bos . Semoga Mba Aisyah cepat sehat , Pak Bos juga harus jaga kesehatan ." kata Ririn
" Okey , ini sudah saya tanda tangani semua , ada lagi ? "
" Nggak ada Pak Bos ." sahut Ririn sambil mengambil berkas -berkas di hadapan Azzam
" Saya mau balik ke rumah sakit dulu . " Kata Azzam .
Azzam lalu bergegas meninggalkan ruangan itu . Dan langsung menuju rumah sakit tempat Aisyah di rawat .
Sesampainya di rumah sakit , Azzam langsung melangkah ke kamar VIP tempat Aisyah di rawat . Di ruangan itu tampak Bu Ainun ,Bu Yani ,Pak Sulaiman , dan yang baru tiba Anisa dan suaminya Farhan . Begitu masuk ruangan Azzam langsung menghampiri AIisyah yang sedang tertidur . Dan mengecup kening istrinya.
" Setelah kakak kasih obat yang kakak bawa dia nggak muntah lagi. Mudah -mudahan Aisyah nggak muntah -muntah lagi .baru stengah jam dia tidur , makannya udah banyak juga tadi kakak suapin " Kata Anisa mendekati Azzam yang berdiri di samping Aisyah .
" Alhamdulillah , terima kasih kak , kakak kapan sampai ? "
"2 jam lalu ,kamu dah makan ? Kalo belum makan dulu , kamu harus tetap jaga kesehatan kamu ." kata Anisa
" Yuk Zam kita makan bareng ." Ajak Farhan .
Farhan dam Azzam pun makan bersama -sama dengan lauk yang di bawa Bu Yani .
" Makan yang banyak Nak , Aisyah tadi udah makan banyak jua , dan nggak muntah lagi ,obat dari Bu Dokter Anisa ampuh ! " kata Bu Ainun sambil tersenyum
" Alhamdulillah , obat itu saya dapat dari teman saya yang menjadi Dokter di Singapure , saya juga sudah pesankan vitamint juga tapi minggu depan baru sampai ke sini , sudah saya alamatkan ke alamat rumah kalian ." Kata Anisa .
" Terima kasih kak , " kata Azzam lagi .
" Kakak juga sudah konsultasi dengan Dokter yang menangani Aisyah ,kalo Aisyah nggak muntah lagi sampai besok , lusa kita bisa pulang . Biar di inpus di rumah saja, nanti kakak yang urus semuanya ." Kata Anisa lagi .
" Sekali lagi terima kasih banyak kak , " Kata Azzam
" Sama -sama, Zam , Ais adek kesayangan kakak , kakak juga nggak tega liat dia begini terus , kasian calon baby kalian ." kata Anisa .
Dua jam kemudian Aisyah pun terbangun ,Azzam lalu mendekati istrinya .mengelus rambut Aisyah, dan Aisyah pun tersenyum .
" Hubby ! "
" Iya , sayang !" Azzam mengecup punggung tangan Aisyah .
" Hubby udah makan ? " tanya Aisyah setengah berbisik membuat Azzam menunduk ,
" Hubby ..? Ais nanya kok nggak di jawab ? " tanya Aisyah lagi
" Sudah sayang , " jawab Azzam dengan mata berkaca -kaca , sambil mengelus perut Aisyah yang kini sudah mulai tampak membesar karena usia kehamilannya sudah masuk bulan ke 4 . dia terharu karena Aisyah yang mengkhawatirkan dirinya .
Sementara yang lain , senyam senyum melihat mereka yang tampak mesra .
" Mau minum ? " Tanya Azzam
Aisyah mengangguk
Azzam lalu mengambilkan segelas air putih dan membantu Aisyah minum .
" Gimana sekarang dek ? Masih pusing , mual ? " Tanya Anisa yang kini berada di samping Aisyah .
"Nggak kak ." Sahut Aisyah
" Syukurlah. " Kata Anisa
" Ais mau ke toilet " kata Aisyah .
"Yuk , Hubby antar ke toilet ! " Kata Azzam lalu menggendong Aisyah .
Aisyah ke toilet untuk buang air kecil kemudian dia kembali berbaring di atas tempat tidur . Kemudian Azzam mengupaskan buah apel untuk Aisyah. Azzam merasa senang karena sudah 2 biji buah apel yang di makan Aisyah , dan dia tidak memuntahkannya , biasanya nggak sampai satu biji Aisyah sudah muntah.
Keesokan harinya Aisyah pun di perbolehkan pulang .Dan hari - hari kedepannya pun Aisyah sudah tidak muntah -muntah lagi .Anisa senang obat dari sahabatnya itu benar -bemar ampuh . Anisa dan keluarga kecilnya pun pamit pulang .
Berkat vitamint yang pesan Anisa ,kini porsi makan Aisyah pun sudah lumayan banyak ,Dan kondisi Aisyah tidak lemah lagi hanya saja kini Aisyah sedikit lebih rewel , emosinya tidak stabil , hal - hal kecil pun bisa membuatnya menagis tersedu -sedu . Membuat Azzam semakin serba salah . Benar -benar tantangan buat Azzam .
__ADS_1
Bersambung...