Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 147. Aisyah Doyan Ngemil .


__ADS_3

Sesampainya di Mall kelima sahabat itu pun langsung memburu barang -barang sesuai selera masing -masing mereka .


Kebersamaan mereka saat itu mengingatkan mereka saat masih duduk dibangku sekolah SMA .Saat hari libur mereka sering jalan -jalan ke Mall , walau pun tidak belanja , yang penting jalan -jalan ke Mall .


Kini sekarang mereka bisa membeli apa yang mereka mau . Roda kehidupan mengantarkan mereka ke kehidupan yang lebih baik .


Setelah selesai berbelanja ,mereka pun menuju sebuah restoran untuk makan siang . Masing -masing mereka menenteng tas belanjaan . Ada yang beli baju , tas , sepatu , katamata , hijab ,dan kosmetik . Tapi belanjaan Aisyah lah yang berbeda dari teman -temannya .


Di Mall Aisyah bukan berburu fashion tapi bumil satu itu membeli snack atau kue kering seperti nastar , dan lainnya . Sepanjang jalan menemani para sahabatnya berbelanja , mulut Aisyah tidak berhenti mengunyah cemilan yang dibelinya saat memasuki Mall .


Sambil menunggu pelayan mengantar pesanan mereka . Kelima sahabat itu asik ngobrol seputar barang -barang yang mereka beli tadi .


" Benar -benar bumil satu ini , belanjaannya makanan semua . Dari tadi ngunyah terus tu mulut ." Kata Mala menggoda Aisyah .


Aisyah hanya tersenyum mendengar celotehan Mala .


" Biarlah La, namanya bumil." Kata Anggie yang juga merasa lucu dengan sikap Aisyah .


" Lama -lama toko kuenya di beli Mas Azzam." kata Ayu sambil tergelak .


Tidak lama kemudian pelayan datang mengantar makanan mereka . Kelimanya pun menikmati makan siang mereka .


" Gimana habis makan kita langsung pulang atau lanjut shoping lagi ?" Tanya Ayu .


" Pulang ajalah , lagian mau beli apa lagi ? " Kata Putri .


" Gimana Ais ?" Tanya Ayu


" Terserah aja. Tapi baiknya kita pulang kasian anak -anak sama suami kita di rumah . Ngomong -ngomong , bentar saya telpon Mas Azzam dulu ." Kata Aisyah lalu mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya .


" Assalamualaikum , By !" sapa Aisyah sambil tersenyum saat terlihat wajah Azzam dilayar ponselnya .


" Waalaikumsalam ! " Jawab Azzam yang saat itu juga sedang makan .


" Makan apa tu ? " Tanya Aisyah .


" Sup ayam . Abang Ahmad tadi delivery . Ini kami lagi makan bareng ." Kata Azzam sambil memperlihatkan suasana makan mereka .


Terlihat Ahmad dan juga Aldi yang sedang makan . Dan Azzam juga memperlihatkan anak -anak yang sedang di suapi pengasuh mereka masing - masing . Membuat para mama -mama yang meninggalkan anak mereka gemes saja .


" So sweeet banget sich , jadi pengen cepet pulang ." Kata Aisyah


" Jangan salah dek , bapak -bapak juga pandai jaga anak ." Kata Ahmad yang mengambil ponsel dari Azzam .


" Ya udah , kalo gitu kita pulangnya malam ya , " Kata Putri menggoda suaminya .


" Jangan dong ! " Sahut Ahmad yang membuat yang lain tergelak .


" Katanya pandai , ya udah jagain aja dulu ." Sahut Putri lagi yang mengambil alih ponsel Aisyah .


" Iya , tapi jangan sampai malam juga . " Kata Ahmad lagi .


" Iya , habis makan kami langsung pulang . Kasih ponselnya sama Azzam , Ais mau ngomong !" Kata Putri .


" Iya ,sayang kenapa ? " Kata Azzam dengan senyum manisnya saat wajah sang istri terlihat di layar ponselnya .


"Cieh , cieh..." goda sahabat -sahabat Aisyah .


Membuat wajah Aisyah merona .


" Udah nggak usah malu -malu , Anggap aja dunia ini milik kalian bersua , yang lain cuma ngontrak ! " Goda Ayu membuat yang lain tertawa .


" Apaan sich ! " Sahut Aisyah


Sementara Azzam hanya senyum -senyum melihat ekspresi Aisyah yang digoda sahabatnya .


" Ya udah deh sayang , kamu lanjutin makannya . Makan yang banyak ya ! " kata Azzam


" Iya .Hubby juga ! " Jawab Aisyah


" Iya. Love you sayang . Assalamualaikum ! " kata Azzam .


Aisyah kembali di sorakin para sahabatnya . Membuat wajahnya kembali memerah . Setelah membalas salam sambungan video call terputus .


" Cieh , pake malu -malu gitu , nggak papa lagi ." Kata Ayu .


" Apaan sich , udah lanjutin makannya ." Balas Aisyah .


" Iya buruan , supaya kita bisa cepat pulang ." Sahut Mala .


" Yaaah , kok pulang sich ! " Protes Ayu .


" Pulang lah , ngapain lagi . Kasian suami sama anak kita dirumah ." Sahut Mala yang dianggukin Putri .


" Iya , bercanda kok , lagian saya juga udah capek . " Jawab Ayu .


Akhirnya mereka pun memutuskan habis makan untuk langsung pulang . Anggie membantu Aisyah membawa belanjaannya .


Saat dalam perjalanan pulang kembali mereka menggoda Aisyah . Dengan mulut lemesnya Ayu berhasil membuat mereka semua tergelak . Sehingga tidak terasa mereka pun sudah sampai di halaman rumah Aisyah .

__ADS_1


Didalam rumah Aisyah kembali mereka membahas belanjaan mereka masing -masing bersama suami -suami mereka . Azzam hanya tersenyum melihat apa yang dibeli sang istri .


" Pasti anak kalian nanti doyan makan , mamanya dari tadi ngunyah terus mulutnya ." Kata Ayu .


" Kalau anak Ayu nanti doyannya kelayapan. Sampai lupa pulang ." Sahut Mala


" Jangan dong ! Sahut Ayu membuat yang lain tertawa .


" Sesuai sama sifat mamanya , kalo udah jalan , susah diajak pulang ." Sahut Putri .


" Waduh , di kroyok saya ,ya , !" Kata Ayu


Obrolan mereka terus berlanjut .sambil menikmati kue -kue yang dibeli Aisyah . Sesekali terdengar mereka tertawa bersama .Hingga tidak terasa terdengar kumandang azan menandakan waktu sholat Ashar telah tiba.


Yang laki -laki pun bersiap ke masjid . Sedangakan yang perempuan sholat berjamaah di rumah .


Pukul 05.00 sore , para sahabat Aisyah satu persatu pamit pulang . Azzam dan Aisyah mengantar mereka sampai di depan gerbang .


***


Malam itu Aisyah dan Azzam sedang duduk dibalkon menatap langit malam yang dihiasi bintang -bintang . Aisyah menyandarkan kepalanya di pundak sang suami .


" By , besok Ais mau ke rumah ibu , ya ? " Kata Aisyah .


" Iya . Nanti saya antar !" Jawab Azzam sambil membelai pipi Aisyah .


" Nggak usah , kan ada Pak Jai . Hubby ke kantor aja besok ! "


" Saya antar kamu dulu , baru saya kekantor ." sahut Azzam..


" Muter -muter dong ! " kata Aisyah .


" Nggak papa . Nggak ke kantor besok juga nggak papa ." sahut Azzam lagi .


" Hmmm, sombong ! Mentang -mentang Bos dikantor !" kata Aisyah


Membuat Azzam mencubit hidung istrinya itu, namun di balas Aisyah dengan mencubit perut Azzam..


" Sakit sayang , kamu tu kebiasaan selalu perut saya yang jadi sasaran . " Kata Azzam sambil mengusap bagian perutnya yang dicubit Aisyah .


" Yang mulai siapa ? Hubby kan ? " sahut Aisyah .


" Saya maunya dicium sayang , bukan di cubit ! " goda Azzam lagi .


Ting !


Sebuah notifikasi masuk ke ponsel Aisyah . Aisyah mengambil ponsel yang diletakkannya di meja samping tempat dia dan Azzam duduk .


" Kenapa ? " tanya Azzam.


" Besok jadwal Ais , cek kandungan !" Jawab Aisyah sambil mengelus perutnya yang masih rata .


" Oh ya , ya udah cek up aja, pulang dari sana kamu bisakan ke rumah ibu ." kata Azzam .


" Tapi kesiangan dong ! Lusa aja ke rumah ibu !" kata Aisyah.


" Ya nggak papa . Saya mau telpon Anggie juga nanti . Ngasih tau saya nggak ke kantor besok !" kata Azzam


" Lho, kok nggak ngantor ? " Tanya Aisyah .


" Saya mau temani kamu . Nemani kamu ketemu Dokter Arini , trus kita sama -sama ke rumah ibu dan Ayah ." kata Azzam .


"Iya deh . Oh ya By , gimana kinerja Anggie ? " Tanya Aisyah


" Sejauh ini kinerjanya bagus . " Sahut Azzam .


" Syukurlah . Ais senang dengarnya ." Jawab Aisyah .


" Ya udah . Kita istirahat yuk ! " Ajak Azzam


" Ais belum ngantuk .Ais masih mau disini ." Jawab Aisyah .


" Nanti kamu masuk angin sayang. Makin malam makin dingin lho !" kata Azzam..


" Kan ada Hubby ." Kata Aisyah dengan manja memeluk Azzam .


Azzam tidak bisa menolak keinginan sang istri .


"By , Kamu pengennya anak cowok apa cewek ? " Tanya Aisyah .


" Cowok atau cewek sama aja sayang , yang penting kamu sehat, bayi kita sehat ." jawab Azzam sambil mengelus rambut Aisyah.


" Yang kamu rasain sekarang gimana sayang ? Kan ada baby kita di perut kamu . Udah terasa berat atau gimana ? " Tanya Azzam sambil mengelus perut Aisyah


" Masih biasa aja . Kan masih baru juga By !" Jawab Aisyah .


" Saya jadi kepikiran tentang kamar kita yang dilantai ini . Saya takut kamu kenapa -napa tiap hari naik turun tangga . Apa kita balik ke kamar yang di bawah . Tapi itu tadi agak sempit ." Tutur Azzam.


" Terserah Hubby aja . Ais ngikut ." Balas Aisyah .

__ADS_1


" Ada 2 pilihan sich . Kalau kita pindah ke bawah , kamar itu mau saya jebol saja . Kan luas tu , dua kamar jadi satu , trus kalau tetap dikamar ini , saya sich rencana mau buat lift aja .Gimana ? " tanya Azzam .


" Ais setuju kalau di buat lift . "Jawab Aisyah


" Ada satu pilihan lagi !" Kata Azzam


" Lho tadi bilangnya dua , kok malah ada satu lagi , jadi tiga pilihan dong ! " kata Aisyah membuat Azzam tertawa .


" Pilihan satunya lagi , kita buat rumah baru satu lantai saja . Jadi nggak repot naik -naik tangga atau lift !" Tutur Azzam .


" Keburu Ais lahiran dong !" Sahut Aisyah .


" Iya sich . Tapi kamu mau nggak kita buat rumah baru ? "Tanya Azzam .


" Alasannya kenapa Hubby mau buat rumah baru ? " Aisyah balik bertanya .


" Kok nanya balik . Pertanyaan saya dijawab dulu sayang ! " Kata Azzam .


" Kan setiap kita mau buat sesuatu kan harus punya alasan yang jelas . " Kata Aisyah


" Nggak ada alasan yang spesifik sich . Cuma pengen aja !" Jawab Azzam.


" Ais udah betah lho di sini , tetangga -tetangganya ramah , jaminan keamanannya pun terjamin . Trus rumah kita dekat masjid lho By ." tutur Aisyah .


" Iya sich . Ya udah jadi kita sepakat buat lift aja ya ! Nanti saya coba hubungi kontraktornya ." Kata Azzam .


Aisyah mengangguk


" Pembangunan masjid kita gimana ,By ? " Tanya Aisyah


" Sudah berjalan 30 % ." Jawab Azzam


" Besok kita cek kesana yuk !" Ajak Aisyah.


" Sayang , besok kita mau ke Dokter Arini cek kandungan kamu , trus ke rumah Ibu . Kamu lupa , barusan juga di omongin . Lain kali lah . Kan ada staf saya juga yang mengawasi disana " kata Azzam .


" Kalo nggak sempat besok , besoknya lagi , sekalian kita ke panti ." Kata Aisyah


" Kok maksa sich ? " Sahut Azzam


" Nggak maksa , Ais pengen aja ke sana ." jawab Aisyah .


" Iya pengennya itu maksa ." Sahut Azzam lagi .


" Kenapa ? Hubby nggak mau ? Ya udah nggak papa ! " Kata Aisyah lalu melepas pelukannya pada Azzam .


" Ngambek ? "


" Nggak ! " Jawab Aisyah dengan wajah cemberut .


Azzam menghela napas beratnya .


" Iya deh , nanti kita kesana . Tapi saya nggak janji lusa bisa ya , saya liat jadwal kerja saja dulu ." Kata Azzam lalu meraih pundak Aisyah agar kembali kepelukannya .


" Bener ya ? "


" Iya ! " Jawab Azzam kemudian mengecup puncak kepala Aisyah .


" Masuk yuk , dingin lho !" Ajak Azzam


Aisyah masih diam .


" Kalo belum ngantuk , kita ngobrolnya di dalam aja . " Bujuk Azzam lagi .


" Gendong ! " Rengek Aisyah manja .


"Iya ,saya gendong . Tapi jangan salahkan saya . Kalo saya letakkan kamu di kasur ya ? " Kata Azzam menggoda Aisyah .


" Kalo gitu , Ais nggak mau masuk . Di sini aja ! " sahut Aisyah .


" Yah , kok gitu ." kata Azzam


" Hubby ngajak masuk kan katanya mau ngobrol . " Kata Aisyah yang paham maksud suaminya tapi dia sengaja balik menggoda Azzam..


" Iya deh . Kalo nggak mau . Kita ngobrol aja ." Sahut Azzam tampak tak bersemangat .


Aisyah menahan tawa melihat ekspresi sang suami . Aisyah lalu bangun dari duduknya .


" Mau kemana , katanya mau di ...? " ucapan Azzam terhenti karena Aisyah kini memposisikan dirinya duduk di pangkuan Azzam . Menghadap ke Azzam dengan mesra mengalungkan tangannya di leher sang suami .


Senyum Aisyah menatap Azzam membuat jantung Azzam berdetak dua kali lebih cepat . Azzam lalu mengalumgkan tangannya di pingang ramping Aisyah .


" Sayang ? " kata Azzam sambil menoleh ke kiri dan kanan, kuatir takut ada yang melihat posisi mereka yang sangat intim itu .


" Kenapa ? " Tanya Aisyah .


" Nggak enak di liat orang sayang ." Kata Azzam


" Ya udah . Kita masuk aja ! Ais juga pengen Hubby " Kata Aisyah setengah berbisik di telinga Azzam , lalu mengecup sekilas bibir sang suami .

__ADS_1


Mendapat respon dari sang istri Azzam pun tersenyum . Azzam merasa senang hasratnya akan tersalurkan malam itu . Dia pun bangun dari duduknya dengan Aisyah yang bergelayut di gendongnnya . Dan Malam itu mereka lalui dengan bercinta .


...Bersambung...


__ADS_2