
"Kamu tetap di situ saja Rin , jangan keluar " sahut Azzam
" Huu..." kata Ririn sambil memajukan bibirnya . Membuat Siska menotot menatapnya
" Iiiihh...serem " ledek Ririn
" Mau apa kamu kesini lagi ? " tanpa menatap Siska .
Siska melangkah mendekati Azzam .Pakaian yang di kenakannya selalu menonjokkan bentuk tubuhnya yang ideal. Siapapun yang memandang pasti akan tergoda , tapi tidak untuk Azzam . Melihat Azzam yang cuek Siska semakin kesal .
" Saya kesini , karena saya kangen sama kamu " Kata Siska yang kini sudah duduk di kursi tepat di depan Azzam .
" Diantara kita sudah tidak ada apa-apa lagi , jadi tolong jangan ganggu hidup saya " kata Azzam bangun dari duduknya melangkah menjauhi Siska .
" Saya masih mencintai kamu, Mas " sahut Siska
" Masih ingat gak , beberapa hari yang lalu kamu pernah datang ke sini , bilang minta maaf ini lah itu lah , katanya tidak akan menggangu hidup saya , kenapa sekarang kamu mengingkari semua kata -katamu sendiri " kata Azzam
" Iya ..saya tau , tapi saya belum bisa move on dari kamu , berusaha menjauhi kamu membuat saya semakin tersiksa " kata Siska memelas .
" Tolonglah , kasih saya kesempatan sekali lagi , untuk memperbaiki semuanya , saja berjanji tidak akan mengecewakan kamu lagi " lanjut Siska.
" Ini perempuan urat malunya udah putus kali ya , bener - bener udah gak waras " gumam Ririn yang kesal mendengar perkataan Siska .
" Siska , kamu sadar gak sama omonganmu barusan ? Tanya Azzam tanpa menatap Siska , tatapannya memandang jauh di luar jendela .
" Sadar , kenapa ?"
Azzam mengeleng -gelengkan kepala lalu membalikkan badannya menatap Siska .
" Saya sudah menikah , di hati saya hanya ada satu perempuan , yaitu istri saya , jadi sebaiknya kamu stop mendekati saya ,"
" Saya tau kamu sudah menikah,Mas . Saya mau kok , jadi istri keduamu , dalam islam pun di perbolehkan lelaki menikah lebih dari satu kali . Saya tau dalam lubuk hati kamu yang paling dalam masih ada rasa cinta buat saya , karena kita dulu sama -sama saling mencintai "
"Kalau pun agama memperbolehkan laki -laki menikah llebih dari satu kali dan istri saya memberi izin , saya tidak akan melakukannya , kamu tau alasannya kenapa? Karena hati saya hanya untuk istri saya seorang . Jadi stop ! Jangan ganggu hidup saya lagi , atau saya laporkan semua kejahatan kamu , kamu ingat apa yang kamu lakukan di hari pernikahan kami , saya punya semua bukti -buktinya . "
Siska terdiam , dia takut Azzam benar -benar melaporkan semua perbuatannya tempo hari .
" Kenapa diam ? Kamu kira saya tidak tau semuanya ? Saya tidak sebodoh itu Siska . Sekarang sebelum kesabaran saya habis , kamu liat pintu itu masih terbuka , tolong cepat keluar dari ruangan saya !" kata Azzam dengan suara agak meninggi .
" Mas , maafkan saya , Saya terlalu mencintai ...."
" Keluar atau saya lapor polisi ?"
Siska lalu bergegas keluar meninggalkan ruangan Azzam . Azzam kembali duduk di kursi meja kerjanya .
" Ada ya , Pak Bos perempuan seperti itu " kata Ririn lalu duduk di kursi yang duduki Siska tadi .
" Yah,,, dia memang begitu orangnya , semua yang dia inginkan harus dia dapatkan. Setidaknya sekarang saya punya senjata untuk menekan dia balik " sahut Azzam
__ADS_1
"Iya , Pak Bos juga jangan sampai tergoda lagi sama dia , lagian masih cantikkan mba Aisyah juga kan ?"
" Saya tidak akan pernah tergoda lagi , Rin . O ya gimana yang kemaren ? "
" Kalo yang tadi tikus got , yang satu ini Kutu Busuk ..." Kata Ririn sambil tertawa .
" Ada - ada aja kamu ,Rin " sahut Azzam ikut tertawa .
" Kan Pak Bos sendiri yang kasih julukan duluan , tapi cocok tikus got sama kutu busuk , sama -sama mengganggu " kata Ririn kembali tertawa
"Terserah kamu lah , jadi gimana Si Kutu Busuk ?"
Lagi -lagi Ririn tertawa mendengar perkataan Pak Bosnya .
" Okey , gini Pak Bos , Si Hendri alias Kutu Busuk ini baru keluar dari penjara . Dia di tahan selama 1 bulan . Dituntut oleh pihak keluarga calon istrinya atas kasus pencemaran nama baik . "
" Kok Bisa ? Jadi gagal dia nikah "
" Iya , 2 minggu setelah putus dari mba Aisyah dia mau menikahi seorang perempuan namanya Ria , pesta pernikahan itu kacau , ni orang benar -benar play boy , saat mau ijab kabul datanglah perempuan yang di pergoki Mba Aisyah sampai mereka putus itu . Marah -marah , trus datang lagi satu perempuan yang ngaku dia dihamili sama kutu busuk ini .ya kacaulah semuanya . Pihak keluarga Ria menuntut hingga dia di penjara dan harus menikahi perempuan yang dia hamili itu "
" Jadi dia sudah menikah ?"
" Sudah , 2 hari yang lalu "
" Sudah menikah , tapi kenapa masih bisa bilang cinta ke perempuan lain ? "
" 11 12 aja sama tikus got tadi Pak Bos "
Ririn melanjutkan penjelasannya , dengan menyebutkan info -info lainnya tentang si Kutu Busuk tadi. Azzam cukup puas dengan kinerja Ririn . Lalu memberi sebuah amplok kepada Ririn
"Apa ini Pak Bos ?" Ririn basa -basi karena dia sudah tau isi amplok itu pasti uang. Sudah jadi kebiasaan Pak Bosnya selalu ngasih tips setelah dia berhasil mengerjakan perintah Pak Bosnya .
"Ambil , kerja mu bagus "
" Terima kasih , Pak Bos "
Azzam lalu menelpon Ozi dan memintanya segera ke ruangannya
" Assalmualaikum " sapa Ozi sambil mengetuk pintu .
" Waalaikumsalam " sahut Azzam dan Ririn bersamaan
" Masuk " kata Azzam
Ozi pun masuk dan duduk di kursi sebelah Ririn . Azzam pun memberikan sebuah amplok yang sama pada Ozi .
"Mulai hari ini , Ririn kamu awasi si kutu busuk dan Ozi awasi tikus got ."
" Siap Pak Bos " kata Ririn sambil cekikikan merasa lucu dengan ucapan Azzam
__ADS_1
Sementara ,Ozi menatap keduanya sembari mengerutkan kening, dia masih bingung dengan jululan baru dari Pak Bos mereka . Melihat Ozi yang nampak bingung , Ririn lalu menjelaskan siapa yang dapat julukan Tikus Got dan Kutu Busuk .
" Siap Pak Bos " kata Ozi ikut cekikikan setelah tau siapa yang mendapat julukan itu .
" Dan untuk kamu , saya kasih julukan sunlight" kata Ririn menatap Ozi sambil kecicikan
" Kok Sunlight ? Itu cairan untuk mencuci piring " sahut Ozi
" Terserah saya donk !"
"Fine , trus kamu Mama Lemon !" Balas Ozi sambil tertawa juga
" Kok Mama Lemon ?"Protes Ririn
" Eiiit..jangan protes ,Mama Lemon , cocok kan Pak Bos ?" kata Ozi
" Terserah kalian lah , " kata Azzam ikut tertawa melihat tingkah anak buahnya
" Tapi sebentar , kalian kan sama -sama jomblo , kenapa gak jadian aja , saya liat kalian cocok " kata Azzam
" Haahhh " Ririn dan Ozi saling pandang
" Gak deh , Pak Bos ! " kata Ririn lalu keluar .
Azzam hanya tersenyum menatap Ririn yang keluar dari ruangannya . Lalu melirik Ozi . Azzam melihat Ozi sepertinya menyukai Ririn.
" Kamu suka dia ? " tanya Azzam
" Hmmm , Entahlah Pak Bos , ! Jawab Ozi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" Kalo suka ta'aruf aja , saya setuju , kalian cocok " kata Azzam lagi .
" Aduuh, nanti dulu lah Pak Bos , Belum siap " kata Ozi .
" Okelah , kalo gitu lanjutkan tugas kalian , saya mau pulang , udah kangen sama istri " kata Azzam sambil tersenyum
" Siap , Pak Bos "
Azzam lalu keluar ruangan meninggalkan Ozi yang masih berdiri mematung di ruangan itu . Dia mulai kepikiran tentang ucapan Pak Bosnya tadi .
" Rin ,, Ozi tampan juga , lagian kalian cocok kok !" Kata Azzam menghampiri Ririn di meja kerja nya yang sedang fokus sama komputer di depannya .
" Pak Boss....please deh ,Ririn gak suka orang paling nyebelin kayak dia " sahut Ririn
" Awas ! Ntar suka beneran baru tau , benci sama suka itu beda tipis lho ! " kata Azzam sambil berlalu meninggalkan Ririn .
Bersambung....
Jangan Lupa Like dan Komen ya
__ADS_1
Terima Kasih !!!