Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 89 . Obrolan Tiga Sahabat


__ADS_3

Setelah selesai sholat ,Aisyah pun melangkah menuju balkon dengan menenteng gitarnya . Cukup lama dia tidak memainkan gitarnya .


Aisyah mulai memainkan gitar menyanyikam lagu "Seharusnya Aku" dari Maulana Wijaya:


🎸🎵 Coba kau ingat ingat kembali


Siapa yang ada disaat kamu terluka


Aku bukan dia


Namunnya kau tak pernah merasa


Aku bukan dia


Namunnya kau tak pernah merasa 🎵🎸


🎸🎵Setelah semuanya kini berlalu


Luka dihatimu tak lagi berasa pilu


Pahit yang ku trima


Manisnya orang lain yang punya


Pahit yang ku trima


Manisnya orang lain yang punya🎵🎸.


Saat itu Azzam baru pulang dari masjid medengar suara Aisyah bernyanyi sambil memainkan gitar langsung menghampiri istrinya di balkon lalu duduk di samping Aisyah .


Melihat suaminya duduk di dekatnya , Aisyah lalu mencium tangan Azzam .


" Lanjut dong !"


" Hubby nggak makan siang duku , Ais siapin ."


" Masih kenyang , lanjut lagi dong nyanyinya ."


Aisyah pun menuruti kemauan suaminya .


🎸🎵Setelah semuanya kini berlalu


Luka dihatimu tak lagi berasa pilu


Pahit yang ku trima


Manisnya orang lain yang punya


Pahit yang ku trima


Manisnya orang lain yang punya🎵🎸.


🎸🎵"Kekasih dimana kurangnya aku padamu


Sehingga kau tak dapat melihat cinta


Sakitmu selalu aku yang ada untukmu


Senangmu tak pernah kau bagi untukku🎵🎸


🎸🎵Harusnya aku bukanlah dirinya


Orang yang pertama kau cinta


Harusnya aku bukanlah dirinya


Orang yang pertama kau cinta🎵🎸


" Hubby nyanyi juga dong ! " Kata Aisyah .


" Hubby nggak hafal lagunya, sayang" jawab Azzam berdalih


Aisyah lalu mengambil ponselnya, mencari lirik lagu di google .


" Ini lirik lagunya . Nggak ada alasan ,nggak bisa ya ."


"Okelah , kemudian Azzam mulai menyanyi mengikuti kemauan istrinya


🎵Setelah semuanya kini berlalu


Luka dihatimu tak lagi berasa pilu


Pahit yang ku trima


Manisnya orang lain yang punya


Pahit yang ku trima


Manisnya orang lain yang punya🎵


" Lanjut ! " Kata Aisyah sambil tersenyum pada Azzam .


🎵Kekasih dimana kurangnya aku padamu


Sehingga kau tak dapat melihat cinta


Sakitmu selalu aku yang ada untukmu


Senangmu tak pernah kau bagi untukku🎵


🎸🎵Harusnya aku bukanlah dirinya


Orang yang pertama kau cinta


Harusnya aku bukanlah dirinya


Orang yang pertama kau cinta 🎵🎸


" Lanjut lagi donk !" Kata Azzam


" Hubby mau lagu apa ?"


" Terserah sayang aja " sahut Azzam


Aisyah pun lanjut memainkan gitarnya . Beberapa lagumereka nyanyikan bersama . Sampai akhirnya ponsel Aisyah berdering .


Mereka pun berhenti bernyanyi .


Aisyah mendapat telpon dari Ririn .


" Assalamualaikum ,Mba ?"


" Waalaikumsalam , Ada apa Rin ?"


" Maaf menggangu ni Mba ,!"


" Nggak papa , saya lagi nyantai juga , "


Saat itu Azzam memindahkan gitar dari pangkuan Aisyah , dan menggantikan dengan merebahkan kepalanya di pangkuan istrinya itu . Aisyah tersenyum sambil membelai rambut suaminya .


" Ini mba , yang mba pilih untuk reward kita bulan ini siapa aja .? " Tanya Ririn


" Siapa ya by , ? Kata Aisyah pada Azzam


" Maksudnya ? "


" Itu untuk reward umroh ."


" Oh..Terserah sayang aja " Sahut Azzam .


"Hmm,, gimana kalo kita berangkatkan security kompelk ini sama security komplek rumah Ayah ?" tanya Aisyah sambil mengerucutkan bibirnya


" Bagus juga , terserah kamu aja sayang , bibir mu bikin hubby gemes deh ."


" Hubby. Jangan ngomomg gitu , nggak malu apa di dengar Ririn ." kata Aisyah


Ririn yang mendengar obrolan itu hanya senyum -senyum sendiri. Dia sudah paham betul dengan sifat Pak Bos ganteng nya itu .


" Rin , kamu dengar , saya lagi gemes ni sama istri sa..."


Belum selesai Azzam ngomong , Aisyah menutup mulut Azzam dengan telapak tangannya .


" Jangan gitu ahh , Ais malu sama Ririn , Ais nggak suka ya , Hubby kekanak -kanakan gitu " Kata Aisyah mukanya tampak memerah , menahan malu dan amarahnya . Membuat Azzam tidak berkutik .


Azzam yang tadinya berbaring di pangkuan Aisyah , kini bangun dan duduk di samping Aisyah .Sementara Aisyah lanjut ngobrol dengan Ririn.


" Rin , kita berangkatkan 3 security komplek tempat ayah saya tinggal sama 2 orang security di komplek kami ini ." kata Aisyah .


" Oke , Baiklah akan saya urus semuanya " kata Ririn


" Terima kasih ya Rin ,!"


" Sama -sama mba , Assalamualaikum !"

__ADS_1


" Waalaikumsalam "


"Aduuh . Mereka berantem nggak ya ,, dari suaranya tadi mba Aisyah beneran marah , Trus Suara pak Bos nggak kedengaran lagi .lagian Pak Bos juga sich !" kata Ririn sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal .


Aisyah menatap wajah suaminya , yang memandang jauh ke depan . Kemudian dia beranjak dari duduknya masuk ke dalam kamar .


" Aduuh , ngambek beneran kah ? " Gumam Azzam saat Aisyah meninggalkannya sendiri di balkon .Azzam menyadari kalau dia memang salah , tapi tadi niatnya cuma bercanda .


" Tunggu 5 menit dulu, kalo gak balik , berarti ngambek beneran ni ." kata Azzam bicara sendiri


Sementara di dalam kamar ,Aisyah yang mengintip dibalik gorden , senyum -senyum sendiri melihat suaminya komat kamit gak jelas .Dianmasuk ke kamar untuk mengambil obat untuk Azzam .


" Fix marah benean ini , udah lebih 5 menit gak balik . Azzam kamu salah , kamu harus minta maaf sama istrimu ." kata Azzam lagi -lagi bicara sendiri .


Azzam lalu beranjak dari duduknya. Melangkah masuk kedalam kamar. Saat akan masuk hampir saja dia menabrak Aisyah yang mau balik ke balkon .


"Mau kemana By , Minum.obatnya dulu " Kata Aisyah


Azzam tidak.menjawab. Dia hanya menatap Aisyah yang saat itu sedang membawa gelas berisi air putih dan obatnya .


" Sayang , maafkan hubby ,ya ?"kata Azzam sambil menatap inters wajah istinya


" Minum obatnya dulu , " Kata Aisyah lalu melangkah menuju balkon dan kembali duduk di kursi tadi .


Azzam mengikuti Aisyah .dan ikut duduk di samping Aisyan . Sambil minum obat Azzam terus mengamati wajah Aisyah . Hingga akhirnya dia tersedak .


" Pelan - pelan minumnya by ." kata Aisyah sambil menepuk -nepuk pundak suaminya


" Ais gak marah kok , Ais kesal aja sama Hubby " Kata Aisyah


" Marah sama kesal itu11 12 aja sayang , maafin hubby ya ? " kata Azzam lagi .


" Ais , juga minta maaf udah ngomong agak kasar sama Hubby ."


" Nggak papa sayang , hubby juga yang salah ." kata Azzam sambil memeluk Aisyan dan mengecup puncak kepala Aisyah .


" Tadi , hubby gak nanya ke Riirin tentang lowongan kerjaan di kantor Hubby ." Kata Aisyah yang kini bersandar di pundak Azzam .


" Nanti hubby langsung kebagian HRD saja ."


" Maksud hubby , hubby mau ke kantor ?"


Azzam mengangguk


"Nggak , Ais gak izinin Hubby ke kantor selama 1 minggu ke depan , Hubby harus istirahat , stay di rumah aja ." Kata Aisyah


" Tapi sayang ,..."


" Nggak boleh bantah , kan bisa lewat telpon Hubby menghubungi anak buah Hubby ,"


" Iya deh , hubby nurut aja apa kata kesayangan hubby ini " kata Azzam sambil mencubit hidung Aisyah .


" Gitu dong " Kata Aisyah tersenyum


" hmmm , berarti 1 minggu kedepan kita berduan terus ya . .? "


" Nggak usah mikir yang aneh -aneh deh by , pokoknya 1 minggu kedepan tidak ada aktifitas yang melelahkan , hubby harus fokus pada pemulihan supaya benar -benar sehat ." Kata Aisyah


" Tapi kalo lelahnya mengenakan, boleh donk , " kata Azzam dengan senyum menggoda .


" Hubby ...!"


" Iya deh, " Kata Azzam .


***


Selama 1 minggu Azzam berisritahat di rumah . Azzam benar -benar menikmati masa 1 minggu itu dengan benar -benar istirahat . 1 minggu itu keduanya tidak melakukan aktifitas diluar rumah . Mereka menghabiskan waktu berdua dengan nonton tv , berenang ,berzikir bersama dan membaca Alquran bersama -sama ..


Setelah 1 minggu itu . Kondisi Azzam kini sudah bisa dikatakan pulih. Aisyah pun sudah memperbolehkan suaminya berangkat ke kantor .


Waktu terus berlalu ,hari berganti hari ,kini Fanya sudah bekerja di kantor Azzam .Rriin dan Ozi pun sudah resmi.menjadi pasangan suami istri . Abangnya Ahmad juga kini sudah naik jabatan menjadi seorang Ayah.


Putri melahirkan anak kembarnya yang mereka beri nama Yusuf dan Yasmin 1 minggu yang lalu . Aisyah pun banyak menghabiskan waktunya di rumah orang tuanya . Hampir setiap hari dia berkunjung ke rumah orang tuanya untuk menjenguk kedua ponakan yang lucu -lucu itu .


Hari itu Aisyah berkunjung ke rumah mertuanya . Sekalian menjenguk Fadil yang katanya lagi sakit . Fadil pun kini sangat dekat dengan Aisyah . Sehingga waktu itu Fadil mau tidur di temani Aisyah .Fanya keluar dari kamar membiarkan anaknya bersama Aisyah . Fanya sudah 2 hari ini izin tidak masuk kanto


Setelah Fadil tidur , Aisyah pun pamit pulang pada Bu Ainun .Saat akan keluar Aisyah meninggalkan ponselnya di kamar Fadil . Dia pun berbalik menuju kamar Fadil .


Aisyah masuk ke kamar Fadil untuk mengambil ponselnya yang tertinggal di atas tempat tidur . Tanpa sengaja Aisyah melihat ponsel Fanya yang menyala karena ada pesan yang masuk . Aisyah melihat walllpaper ponsel Fanya adalah foto seorang laki -laki . Karena penasaran dan saat itu Fanya berada di kamar mandi , Aisyah memberanikan diri mendekati ponsel itu , dan benar wallpaper nya adalah foto seorang laki -laki yang tidak lain adalah foto Azzam suaminya .


Perasaan Aisyah jadi tidak menentu , dia lalu buru -buru keluar dari kaman itu . Dan langsung. pulang .Dalam perjalanan pulang Aisyah hanya diam .Banyak plertanyaan muncul dikepalanya. Otak Aisyah berpikir keras , menepis dugaan -dugaan yang muncul di pikirannya .


" Non , Non Aisyah baik -baik saja ?" Tegus Pak Jai .


" Hah , kenapa pak ? "


" Pak putar balik ke kantor Mas Azzam ya ."


" Baik Non "


Sesampainya di kantor suaminya. Aisyah menyuruh Pak Jai pulang saja , Dia bisa pulang ikut suaminya .


Aisyah melirik jam tangannya yang menunjukan pukul 14.15 . Dia lalu melangkah memasuk menuju lift ke lantai paling atas tempat ruangan suaminya .tidak lupa di menelpon Azzam , namun sayang , Azzam tidak menjawab . Karena saat itu dia sedang meeting.


"Asaalamualaikum , Rin " sapa Aisyah


" Waalaikumsalam. Mba Aisyah "


" Pak Bos mu ada di dalam ? "


Nggak ada mba , Pak Bos lagi meeting , tapi sebentar lagi selesai kok ." kata Ririn.


" Kalo gitu saya tunggu dia di dalam saja " Kata Aisyah .


" Oh. Iya mba ,Silahkan masuk " Kata Ririn .


Setelah Aisyah masuk ruangan Pak Bosnya.


Ririn lalu menelpon salah satu OB di kantor itu .


" Buatkan minuman untuk istri Pak Bos " Kata Ririn


" Siap bu "


***


Di dalam ruangan Azzam , Aisyah lalu duduk di kursi kebesaran suaminya . Kemudian berputar - putar dengan kursi itu .seperti pikirannya yang sedang berputar -putar gara -gara wallpaper di ponsel Fanya .


Azzam yang sudah selesai meeting pun bermaksud kembali ke ruangannnya .


" Pak Bos , Ada Mba Aisyah di dalam ." Kata Ririn saat Azzam lewat di depannya .


" Oh Ya , kapan dia datang ?"


" Baru saja " Kata Ririn


" Oke , Thank's ." Kata Azzam lalu melangkah ke ruangannya .


Saat masuk Azzam menyapa istrinya , Namun karena Aisyah sibuk sendiri dengan pikirannya , sampai Azzam berdiri di sampingnya pun dia tidak tau .


" Sayang , mikirin apa sich ,? " Kata Azzam sambil meraih tangan Aisyah.


" Astagfirullah, Hubby ! Ngagetin aja !" Kata Aisyah lalu mencium punggung tangan suaminya


"Mikirin apa sich , dari tadi di panggil nggak dengar -dengar ." Kata Azzam lagi . Kini Aisyah sudah duduk di pangkuannya


" Mikirin Hubby , " Kata Aisyah


" Oh , ya ?" kata Azzam sambil tersenyum .


" Iya ," Kata Aisyah lalu memeluk Azzam .


" Sayang kesini tadi sama siapa ? "


" Sama Pak Jai , tapi sudah Ais suruh pulang ,."


" Ohh, ya udah nanti pulangnya sama Hubby "


" Fadil gimana ? "


" Udah agak mendingan , badanya sudah nggak panas lagi . "


" Syukurlah "


" Ngomong -ngomong tapi bengong mikirin apa sich ? "


" Kan udah bilang tadi , !"


" Iya , sekarang Hubby sudah di sini , udah didekat sayang . Terserah sayang mau ngapain hubby !" kata Azzam dengan senyum menggodanya.


" Kita kapan berangkat umroh ?" Tanya Aisyah mengalihkan pembicaraan mereka .


Membuat Azzam menghela napas berat.

__ADS_1


" Insya Allah minggu depan kita berangkat " Sahut Azzam . Membuat Aisyah tersenyum .


Aisyah lalu meraih wajah suaminya , dan mengecup mesra bibir suaminya. Azzam menikmati setiap sentuhan yang Aisyah berikan


" Udah pinter ya sekarang ," Kata Azzam pada istrinya ketika Aisyah melepakan bibirnya


" Kan Hubby yang ajarin " Kata Aisyah sambil tersenyum .


" Ohh gitu ya , ya udah sekarang hubby ajarin sesuatu lagi , " Kata Azzam lalu menggendong Aisyah membawanya menuju kamar khusus di ruangan itu .


" Pelajarannya harus tuntas ,sayang , biar ilmunya bener -bener dapet ." Kata Azzam setengah berbisik dan meletakkan tubuh Aisyah di atas tempat tidur. Kemudian Azzam mengatur suhu ruangan itu , agar aktifitas mereka lebih romantis .


Aisyah hanya bisa pasrah , karena ulahnya sendiri yang telah membangkitkan hasrat lain dalam diri suaminya .


Sikap Azzam yang tidak berubah padanya membuat Aisyah merasa tidak perlu berlarut -larut memikirkan tentang kenapa Fanya mengunakan foto Azzam sebagai wallpapernya.


Beberpaa hari kemudian , mendengar kabar Putri sudah melahirkan anak kembarnya ,Ayu dan Mala pun datang menjenguk Putri . Perut Ayu kini sudah membesar . Usia kandungannya sudah memasuki bulan ke 6 .


Keempat sahabat itu pun berkumpul , Mala pun memberitahukan kalau dirinya juga kini sedang hamil . Usia kehamilannya masih hitungan minggu . Secara bergantian mereka menggendong bayi kembar yang lucu - lucu itu .


" Kamu sabar ya , Ais , Insya Allah sebentar lagi kamu pasti hamil " Kata Mala menghibur Aisyah .


" Yang penting rajin -rajin aja buatnya, siapa tau dapat bayi kembar juga " Kata Ayu cengengsan .


" Amin ." kata yang klain hampir bersamaan.


" Gais , lama kita nggak ke cafe biasa kita nongkrong , ke sana yuk , saya lagi pengen ke cafe itu . Pengen Strawberry Milkshake


dan Chocolate Milkshake ." Kata Mala.


" Boleh tu Yuk kita kesana " tambah Ayu


" Kalo kalian mau kecafe , ke cafe aja , " Kata Putri


" Demi bumil -bumil yang pengen ngemil , ayok kita berangkat saya yang traktir ." kata Aisyah


" Asiik , di traktir Bu Bos , nyonya besar PT Graha Abadi ." Kata Ayu dengan gaya lebainya .


Mereka bertiga pun pergi ke cafe di antar oleh Pak Jai sopir pribadi Aisyah .Sesampainya di cafe . Ketiganya memesan minuman sesuai selera mereka masing -masing . Dan berlanjut ngobrol .


" Ais. Itu bukannya Mas Azzam? Dia sama siapa itu ? "Kata Ayu menunjuk ke luar cafe .


Aisyah dan Mala melihat ke arah yang ditunjuk Ayu . Dan benar tampak Azzam dan seorang perempuan yang tidak lain adalah Fanya . Mereka baru keluar dari sebuah toko mainan . Dan Fadil pun ada di antara mereka . Aisyah terus mengamati Azzam sampai masuk mobil kembali .


" Sepertinya oerempuan itu bukan peremouan spesialnya Mas Azzam , liat aja ,Mas Azzam gak buka kan dia pintu mobil , Mas Azzam duduk di depan sama sopirnya , sedangkan perempuan itu di belakang sama anak kecil itu " Kata Mala


" Kamu kenal kah sama tu perempuan ?" tanya Ayu .


" Dia sepulunya Mas Azzam .Namanya Fanya Dia janda anak 1 sekarang tinggal di rumahnya Ummy . Dan dia juga kerja di kantor Mas Azzam ." jawab Aisyah


" Kamu harus hati -hati ,Ais , saya kok merasa tu peremouan ada hati sama Mas Azzam ." Kata Ayu .


" Ada hati gimana ? " tanya Mala


" Peeling aja , kan cuma sepupuan. Kalo Mas Azzam saya sich yakin aja , tapi kalo tu peremouan pepet Mas Azzam terus gimana ? " Kata Ayu


" Coba kamu telpon Mas Azzam tanyain dia di mana , jujur gak dia , maaf ya Ais buat jaga -jaga aja , soalnya saya punya peeling nggak enak sama tu perempuan ." kata Ayu lagi


Aisyah lalu menelpon Azzam


Tut..tut..tut..


" Assalamualaikum sayang !"


" Waalaikumsalam , Hubby. Hubby di mana sekarang ?" tanya Aisyah sambil melirik Ayu dan Mala .


" Ini Hubby di jalan mau balik ke kantor , tadi Fanya ajak Fadil ke kantor , Fadilnya rewel jadi hubby bawa di toko mainan , supaya nggak rewel lagi ." tutur Azzam


" Kok Fadil ikut ke kantor , kenapa gak tinggal di rumah saja ." kata Aisyah


" Entahlah sayang ,O ya sayang hari ini ke kantor gak ? "


" Nggak deh kayaknya , soalnya Ais lagi di cafe ni sama Ayu dan Mala ." kata Aisyah


" Yah..padahal Hubby maunya sayang ke kantor hari ini ."


" Maaf ya by , Ais kan udah lama gak ngumpul sama teman -teman Ais , sama Hubby nanti malam aja ya " kata Aisyah sambil tersenyum.


" Hem..hem..hemm " Kata Ayu melirik Mala .


" Oke, beneran ya ntar malam ? " kata Azzam


Mendengat perkataan Pak Bosnya membuat Riko senyum -senyum sendiri .Sedangkan Fanya mukanya tampak cemberut mendengar obrolan itu .


" Iya " Sahut Aisyah


" Ya udah , sayang happy-happy aja ya , hubby titip salam buat mereka . I love you sayang.. emmuach . assalamualaikum "


" Oke , Love you Hubby , waalaikumsalam " kata Aisyah lalu mengakhiri telpon.


" Cieh..yang udah janjian buat Push up ntar malam " Kata Ayu sambil tertawa .


" Apaan sich , saya ngomong gitu supaya Si Fanya itu dengar " Kata Aisyah


" Maksudmu ? " Tanya Ayu .


" Tapi kalian jangan cerita ke orang lain ya , ? "kata Aisyah


" Ais , kamu kayak gak kenal kita aja ,berapa taun sudah kita sahabatan ." Kata Mala .


" Jujur , saja juga ada peeling gak enak sama si Fanya ini , Soalnya saya gak sengaja liat wallpaper ponselnya foto mas Azzam ."


Kata Aisyah


"Apa ? Waah, gawat kalo gitu , musuh dslam selimut lagi ni ceritanya . Nggak bisa di biarin itu Ais, " kata Ayu mulai geram .


" Iya bener kata Ayu , kamu harus waspada . Kita tau Mas Azzam cinta banget sama kamu , takutnya dia nekat jebak Mas Azzam aja , ingat kasus Siska kemaren ." Kata Mala menambahkan .


" Kok saya geram ya sama orang yang begitu , ." Kata Ayu


" Makanya kalo ada dia , saya sengaja mesra -mesra sama Mas Azzam ." Kata Aisyah


" Bener, biar dia panas juga , siapa suruh suka sama sepupu sendiri , suami orang pula , hadeeh dunia sudah edan ." kata Ayu lagi .


" Tapi Mas Azzam sudah tau nggak tentang fotonya yang di jadikan wallpaper sama Fanya ? " tanya Mala


" Enggak , saya belum cerita ." kata Aisyah


***


Sementara itu di mobil . Azzam tamoak senyum -senyum sendri melihat foto -foto yang di posting Ayu di akun instragramnya .


Tampak foto keseruan ke empat sahabat itu


bersama 2 bayi kembar Yusuf dan Yasmin .


" Kenapa Ko , ?" Tanya Azzam pada sopirnya


" Pak Bos romantis banget sama bu Aisyah "


Kata Riko


" Ohh..itu. membahagiakan istri itu kewajiban para suami , nanti kalo kamu udah nikah, kamu juga harus pandai -pandai membuhat istrimu bahagia , rejekimu akan terus mengalir kalau istrimu selalu bahagia ." kata Azzam..


Perkataan Azzan membuat Fanya semakin mengagumi Azzam . Dia pun ingin sekali merasakan gimana sich rasanya di cintai lelalki seperti Azzam .


" Iya Pak Bos . Semoga saya cepat ketemu jodoh ." kata Riko .


" Amin " Kata Azzam


" Fanya , kamu balik ke kantor atau pulang ? Kalo pulang sekalian di antar !.kata Azzam .


" Gak papa kah , kalo saya pulang ?"


" Gak papa, Fadil juga kan sudah tidur , kasian kalo di bawa lagi ke kantor . " Kata Azzam


Azzam lalu mengantar Fanya pulang , kemudian dia balik ke kantor .Sebelum itu dia mengajak Riko makan siang dulu di sebuah restoran .


***


Setelah dari cafe , Aisyah bersama kedua sahabatnya memutuskan untuk pergi ke Mall .mereka bershoopimg ria disana . Mulai dari baju , tas , sepatu dan barang -barang lainnya . Ayu selalu memposting foto -foto kebersamaan.mereka .


Ayu mengajak mereka masuk ke sebuah toko pakaian dalam .


" Ais, ,, ini cocok untuk kamu pake entar malam " Kata Ayu sambil menunjukan senuat baju tidur yang sangat transparan


" Apaan sich kamu , Yu ? " Kata Aisyah


" Biar makin kleyengan tu Mas Azzam " Kata Ayu sambil tertawa .


" Gak butuh yang kleyengan, butuhnya yang kuat " Kata Aisyah ikut terrawa .


" Bener tu kuat dan tahan lama ., ,biar semakin ah....saya jadi kepengen juga " Kata Ayu lagi kembali terkekeh

__ADS_1


Mala hanya geleng -geleng kepala melihat tingkah kocak kedua sahabatnya .


" Ehhh La , kamu kok diam aja , ? Jangan-jangan Mala lagi ngebayangin lagi Push Up sama Mas Aldi nie , sabar dulu La ." Kata Ayu kembali tergelak .


__ADS_2