Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 127. Menemui Tante Mia .


__ADS_3

Bu Ainun lalu mengajak Pak Khairul ke ruang makan . Dan mereka menikmati makan siang yang sudah di siapkan asisten rumah tangga di rumah itu .


***


Tok tok tok


Azzam mengetuk pintu kamar tante Mia . Tanpa menunggu jawaban dari tante Mia Azzam langsung masuk . Dan memang benar Tante Mia saat itu sedang packing .


Melihat Azzam masuk kamarnya ,Tante Mia menghentikan aktifitasnya menatap Azzam dengan wajah ketakutan.. Dia tau Azzam pasti akan marah padanya . Tante Mia sudah pasrah . Dia tidak mampu menatap Azzam lama -lama . Katena terlihat jelas kemarahan di wajah ponakannya itu.


" Kenapa Tante ?" Tanya Azzam pelan saat duduk di samping tante Mia yang duduk di tepi tempat tidur .


Tante Mia tidak menjawab , dia hanya menunduk .


" Tante , Azzam sayang sama tante, kenapa Tante tega berbuat seperti itu. Menyakiti Istri Azzam , sama saja tante menyakit Azzam . Kenapa tante ? Salah Azzam apa sama tante ? " kata Azzam lagi .


Tante Mia tidak bisa berkata apa -apa . Tadinya di pikir Azzam akan maki -maki dia, atas apa yang sudah dia lakukan. Tapi mendengar kalimat demi kalimat yang keluar dari mulut Azzam , membuat tante Mia tidak bisa membendung air matanya .


Tante Mia sangat menyayangi Azzam. Dia menganggap Azzam seperti anaknya sendiri . Apa yang di lakukan hanya ingin melihat Azzam bahagia . Yang ada di pikiran Tante Mia saat itu hanyalah Siska yang bisa memberikan kebahagiaan untuk Azzam..


" Tante, please , kebahagian Azzam itu sama Aisyah, bukan Siska . Jadi stop usaha tante untuk memisahkan saya sama Aisyah. Jujur saya sayang tante , saya nggak mau kita pisah -pisah begini , saya ingin kita sama -sama kayak dulu lagi tante ." Kata Azzam


" Maafin tante ya , Zam . Maafin tante ." Kata Tante Mia sambil terisak .


" Tante janji tidak akan mengulangi kesalahan tante lagi . Abby mu sudah mengambil keputusan untuk tante harus balik ke Amsterdam hari ini . Jadi tante harus pergi . " kata Tante Mia


" Azzam juga minta maaf ..."


" Kamu nggak salah ,Nak . Kamu ponakan tante yang baik , tante yang udah salah sama kamu .jadi kamu jangan minta maaf sama tante ." Kata Tante Mia lalu memeluk Azzam .


" Tante baik -baik ya di sana . Nanti kalo ada waktu Azzam ke sana ." Kata Azzam


" Oiya , gimana Aisyah ? " Tanya tante Mia saat melepas pelukaknnya pada Azzam .


" Masih di rumah sakit , bilang dokter dia cuma kecapean ." jawab Azzam .


" Ini semua pasti gara -gara tante , maafin tante ya . Sampaikan permintaan maaf tante sama Aisyah juga "


" Iya . Nanti saya sampaikan ." kata Azzam.


" Ya udah dua jam lagi penerbangan tante , jadi tante harus ke bandara sekarang ." kata tante Mia .


" Secepat itu tante ! "


" Iya , Abby mu sudah mengurus semuanya . Yuk tante mau pamitan sama Abby dan Ummy mu ." Kata Tante Mia .


Azzam dan tante Mia pun keluar dari kamar itu , kebetulan saat itu Bu Ainun dan Pak Khairul juga sedang menuju ruang tamu dan mereka bertemu di situ .


Tante Mia meminta maaf atas semua sikapnya , Dan berjanji tidak akan mengulangi semuanya lagi . Bu Ainun dan tante Mia saling berpelukan . Saling meminta maaf satu sama lain . Suasana haru pun menyelimuti mereka.


Azzam lalu minta izin ke Pak Khairul untuk mengantar Tante Mia ke bandara .


" Nggak usah repot -repot ,Zam . Kan ada supir . Sebaiknya kamu kembali ke rumah sakit saja " Kata Tante Mia .


" Nggak, Azzam yang akan antar tante ." Kata Azzam lagi .


Tante Mia tidak bisa menolaknya lagi . Mereka pun berangkat .


***


Pukul 14.00 di rumah sakit .


Perlahan Aisyah mulai membuka mata . Ekor matanya menyapu seluruh ruangan yang serba putih itu . Sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit Aisyah berusaha untuk bangun dan duduk.


" Alhamdulillah. Akhirnya kamu bangun Dek ." kata Ahmad tersenyum menatap Aisyah dan membantu Aisyah duduk bersandar .


" Ais kenapa Bang, Kepala Ais terasa sakit sekali ." Kata Aisyah menatap Ahmad .


" Kamu panggil dokter ,Bang." Kata Bu Yani yang mendekati Aisyah .


" Baik yah ." Kata Ahmad lalu memanggil dokter lewat telpon yang tersedia di dalam ruangan itu .


" Ayah ,Ibu ,Ais kenapa , Mas Azzam mana ? " Kata Aisyah membuat Pak Sulaiman dan Bu Yani saling pandang .


" Azzam tadi pulang sama ummy . Sebentar lagi dia balik ." Kata Ahmad.

__ADS_1


" Ais kenapa Bang ?" kata Aisyah sambil meraba perutnya.


Terlintas di benaknya semua apa yang sudah terjadi sambil memegangi kepalanya . Aisyah histeris , Aisyah ingat semua yang telah terjadi pada dirinya .


" Ais , ini ibu nak , Kamu kenapa ? " Kata Bu Yani ikut menangis sambil memeluk Aisyah .


Tangis Aisyah semakin menjadi -jadi . Aisyah ingat semuanya , hal itu membuatnya tidak bisa membendung kesedihannya .


" Istigfar ,Nak ." kata Pak Sulaiman berusaha menenangkan Aisyah .


Kalimat istigfar pun berulang kali terdengar dari mulut Aisyah . Aisyah pun berusaha mengontrol emosinya dengan menyebut asma allah. Dan akhirnya tangisnya mulai mereda , walaupun air matanya terus mengalir membasahi pipinya .


Dokter Yusuf dan suster yang baru masuk ruangan itu mulai memeriksa kondisi Aisyah . Air mata Aisyah terus mengalir . Bu Yani mgusap lembut pipi Aisyah .


Dokter menanyakan hal -hal yang terjadi sebelum Aisyah pingsan . Karena dari rekam medis sebelumnya di ketahui Aisyah mengalami amnesia .


" Saya ingat semuanya ,Dok , saya ingat semua yang sudah terjadi ." Kata Aisyah terisak .


" Jadi gimana ,Dok. Apa adik saya sudah sembuh dari amnesianya ." Tanya Ahmad.


" Sepertinya begitu , untuk kedepannya tolong lebih hati -hati lagi . Soalnya benturan kepala itu akan berakibat patal." Kata Dokter .


Setelah Dokter Yusuf dan suster keluar Ahmad lalu memeluk Aisyah . .Dia merasa bahagia sekali Aisyah sudah sembuh dari amnesianya .


" Alhamdulillah . Dek . Abang senang sekali. " Kata Ahmad.


" Alhamdulillah ." Kata Pak Sulaiman dan bu Yani hampir bersamaan .


" Kalo gitu abang mau telpon Azzam dulu." Kata Ahmad lalu mengambil ponsel di sakunya .


" Jangan ,Bang .! " Kata Aisyah .


" Kenapa ,Dek ? " Tanya Ahmad bingung .


Aisyah kembali menangis . Bu Yani lalu memeluk Aisyah .


" Kenapa ,Nak ? " Tanya Bu Yani sambil mengusap kepala anaknya .


" Azzam akan senang sekali kalo kamu sembuh , dia orang yang terlupakan selama kamu amnesia ,Dek ," kata Ahmad lagi .


" Entahlah ,Yah. " Sahut Aisyah lalu memeluk ayahnya .


" Ais merasa takut , Mas Azzam pasti kecewa banget sama Ais . Dia ..." Aisyah sesegukan


" Nak , nggak ada yang kecewa sama kamu , Azzam pasti senang sekali saat dia tau kamu sudah sembuh , kamu kangen kan sama dia . " kata Pak Sulaiman .


Aisyah mengangguk . Aisyah teringat kata -kata tante Mia yang mengatakan Azzam harus punya keturunan , untuk meneruskan keluarga mereka . Sementara dia sendiri di vonis tidak bisa hamil lagi . Hal itu membuat Aisyah menjadi dilema .


"Ya udah , Abang ! Telpon Azzam." Kata Pak Sulaiman.


" Okey ." Sahut Ahmad.


Ahmad pun menelpon Azzam . Panggilan pertama tidak di jawab oleh Azzam, Ahmad pun mencoba lagi . Namun tidak ada jawaban juga .


" Gimana ?" Tanya Bu Yani pada Ahmad


" Nggak diangkat, mungkin dia lagi di kamar mandi , Kita tunggu aja , nanti dia pasti telpon balik ." kata Ahmad.


" Iya , nanti dia pasti telpon balik , sabar ya ." Kata Pak Sulaiman sambil mengusap kepala Aisyah .


" Kamu makan dulu ya , ini bubur buatan Putri , kamu kan paling suka bubur buatan Putri kan ? " Kata Bu Yani .


" Tapi Ais , nggak laper bu ."


"Makan dulu , dikit aja , Supaya kamu cepat pulih ,Nak ! Ibu suapin ya ? " Bujuk Bu Yani .


Akhirnya Aisyah pun mau makan bubur yang baru di kirim oleh Putri sahabat sekaligus kakak iparnya itu


Pak Sulaiman lalu menelpon Anisa melalui sambungan video call , mengabarkan Aisyah yang sudah sembuh dari amnesianya .


Awalnya Anisa sempat panik karena melihat kedua orang tuanya yang berada di rumah sakit. Pak Sulaiman kemudian memberitahukan kalau Aisyah sempat pingsan makanya mereka berada di rumah sakit .


" Alhamdulillah, kakak senang deh , kamu udah sembuh dek ." Kata Anisa dengan wajah sumringah .


" Alhamdulillah.Kak." Sahut Aisyah .

__ADS_1


" Azzam mana ,kok nggak keliatan ?" Tanya Anisa


" Azzam tadi pulang , nganter bu Ainun, mungkin bentar lagi balik ." kata Pak Sulaiman .


" Oh gitu , Azzam pasti senang sekali .Insya Allah minggu depan kakak ke sana " Kata Anisa lagi .


Tidak lama kemudian sambungan video call pun terputus ,karena Anisa harus menangani seorang pasien .


Ahmad pun kembali menelpon Azzam , namun masih sama tidak ada jawaban . Tapi dia tidak memberi tau Aisyah akan hal itu . Ahmad tidak mau Aisyah kepikiran .


"Ais ngantuk ." Kata Aisyah .


" Ya udah kamu rebahan . Tidur aja dulu ,Nak . " Kata Bu Yani .


Aisyah lalu kembali berbaring. Rasa ngantuknya membuat dia kembali terlelap.


Karena belum bisa menelpon Azzam , Ahmad lalu menelpon istrinya Putri , mengabarkan berita bahagia kalau Aisyah sudah sembuh dari amnesianya .


Setelah Ahmad menutup telpon. Kabar gembira itu langsung di teruskan Putri kepada kedua sahabatnya Ayu dan Mala . mereka pun sangat bahahia sekali dan berencana akan menjenguk Aisyah minggu depan .


***


Pukul 15.00


Setelah pesawat Yang di tumpangi Tante Mia lepas landas. Azzam keluar dari bandara dan melangkah menuju tempat mobilnya terparkir .


" Astaga rupanya tertinggal di mobil." Kata Azzam setelah menemukan ponselnya .


Melihat banyak sekali miss call dari Ahmad ,dia lalu menelpon Ahmad .


" Assalamualaikum , maaf Bang, ponsel saya tertinggal di mobil . " Sapa Azzam.


" Waalaikumsalam. Pantesan kamu saya telpon dari tadi nggak di jawab " sahut Ahmad


" Maaf Bang , saya tadi nganter tante Mia ke bandara . Kenapa Bang ? Dek Aisyah nggak kenapa -napa kan ? " tanya Azzam . Dia mulai kuatir .


" Aisyah sudah sadar , dia ..."


" Dek Aisyah , kenapa Bang ?"


Ahmad mengurungkan niatnya untuk memberitahu Azzam kalau Aisyah sudah sembuh dari amnesianya . Dia ingin ngasih surprise pada Azzam .


" Abang , kok diam , Dek Aisyah kenapa ?"


Tanya Azzam .


" Dia sudah sadar . Dia cariin kamu ." Kata Ahmad .


" Iya Bang . tapi dia nggak kenapa -napa kan ? " Kata Azzam .


" Nggak, kamu ceptan aja ke sini , tapi ingat jangan ngebut -ngebut ." Kata Ahmad .


" Iya Bang. saya segera kesana !" Kata Azzam .


Setelah saling mengucapkan salam , sambungan telpon pun terputus . Azzam langsung tancap gas menuju rumah sakit .


Dalam perjalanan Azzam sedikit kesal karena dia terjebak macet . perjalannya yang tadinya hanya 30 menit , menjadi berjam -jam . sudah 1 jam Azzam terjabak dalam kemacetan yang cukup panjang itu .


Sampai akhirnya Azzam menerima telpon dari Ahmad lagi .


" Zam , kamu dimana ? " tanya Ahmad


" Masih di jalan Bang , kejebak macet nie ." Jawab Azzam .


" Oh gitu , ya udah kamu hati -hati ya !" Kata Ahmad. "


" Iya , Dek Aisyah gimana ? "


" Dia lagi tidur ni . Habis makan disuapin ibu tadi trus tidur lagi ." Kata Ahmad .


" Syukurlah . saya senang mendengarnya ." kata Azzam .


Sambungan telpon terputus . Dan Azzam kembali konsentrasi menghadapi kemacetan panjang di hadapannya . Yang menjadi penghalang baginya untuk segera bertemu Aisyah.


...Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2