
Azzam lalu mengenggam tangan Aisyah. Tangan Aisyah yang dirasanya dingin membuat Azzam mengerutkan keningnya menatap wajah istrinya lebih intens , ingin mengetahui apa yang membuat Aisyah seperti itu
Pintu ruang UGD pun terbuka , seorang dokter pun keluar ,menjelaskan kepada mereka kondisi Oma khadijah . Oma Khadijah mengalami struk , kemungkinan kaki dan tangannya tidak bisa di gerakan lagi .
Bu Ainun menangis sambil memeluk suaminya , dan Tante Mia menangis sambil menutup wajahnya .
" Bisa kami jenguk ibu saya , Dok ?" Tanya Pak Khairul .
Dokter memperbolehkan mereka menjenguk Oma khadijah tapi secara bergantian. Terakhir yang masuk ruangan itu adalah Azzam dan Aisyah .
Saat Azzam dan Aisyah masuk Bu Ainun mendekati Siska .
" Saya mau bicara sama kamu sebentar , ikut saya !" kata Bu Ainun
" Tante ?" Siska melirik Tante Mia
" Ikuti aja maunya , saya lagi pusing " sahut tante Mia
Siska lalu mengikuti Bu Ainun yang mengajaknya ke pojok ruangan itu .
" Ada apa , Ummy ?"
" Tante !" ucap Bu Ketus
" Ups..sorry Tante "
" Mau kamu tu apa sich ? Anak saya Azzam sudah punya istri , ngapain lagi kamu masih dekati dia ?"
" Saya kesini mau jenguk Oma. Tante !"
" Hah... Alasan ! Sekarang sebelum saya semakin emosi., sebaiknya kamu pergi dari sini "
"Tapi tante..."
"Pergi ! Sekali lagi saya ingatkan. Jangan coba -coba mengganggu kebahagian anak saya lagi " tegas Bu Ainun
Siska dengan wajah kesalnya pun meninggalkan Bu Ainun .
" Ibu sama anak sama aja tabiatnya , liat aja nanti saya akan buat kalian menderita " Gumam Siska
" Tapi , kok Mas Azzam baik -baik aja ya sama istrinya ? apa bekas lipstik saya kemaren udah hilang ? Hmmmm...harus pikirin rencana baru lagi ni " kata Siska bicara sendiri saat sudah berada di mobilnya .
***
Oma khadijah akhirnya di pindahkan ke ruang rawat . Ruangan khusus untuk para penderita struk . Masih dalam kondisi belum sadar .
Karena sudah sore Azzam pun mengajak Aisyah pulang dulu . Nanti malam baru balik lagi . Sikap Aisyah yang dirasanya berbeda hari itu, membuat Azzam penasaran. Dari sorot mata istrinya Azzam merasa ada sesuatu yang di sembunyikan Aisyah darinya .
" Sayang !" kata Azzam sambil membelai wajah istrinya saat mereka dalam perjalanan pulang ke rumah .
" Kamu kenapa sich ? saya perhatiin dari tadi sayang diam aja , mikirn apa sich ? Cerita donk !"
" Gak papa by ,Ais cuma prihatim liat kondisi Oma sekarang " sahut Aisyah berdalih
Walau mulut bisa berbohong tapi mata tidak , Azzam melihat ada sesuatu yang sengaja di sembunyikan oleh Aisyah
Sesampainya di rumah keduanya langsung ke kamar untuk bersih -bersih .
" Hubby , mandi duluan aja ya ?" kata Aisyah sambil memberikan sepasang baju dan celana untuk Azzam .
Tapi Azzam tidak mengambilnya dia malah duduk di atas tempat tidur .
__ADS_1
" Sayang , ada apa sich ? Jujur sama Hubby ! "
" Gak ada apa -apa " kata Aisyah berusaha tersenyum semanis mungkin di depan suaminya .
" Sekarang Hubby mandi dulu ! " kata Aisyah lagi sambil menarik tangan suaminya .
" Jangan bohong , kamu tu gak punya bakat bohong , sayang ! " kata Azzam lalu menarik balik tangan Aisyah, sehingga Aisyah kini jatuh di atas pangkuannya .
" Please... Jujur ! " kata Azzam menatap wajah istrinya .
" Gak ada apa -apa ,Hubby ! " Kata Aisyah dengan tangan menyangga kedua pipi suaminya .
Azzam menarik napas dalam .
" Sayang , hari ini tu kamu beda banget , " kata Azzam masih menatap intena wajah istrinya
Aisyah tersenyum , dia melihat ketulusan cinta di mata suaminya . Aisyah tidak mau menanyakan hal yang membuatnya pikirannnya kacau saat itu . Hati kecilnya pun mengatakan Azzam tidak mungkin selingkuh di belakangnya .
" Beda apanya , Hubby . Saya tetap istri Hubby yang akan selalu setia , sayang dan cinta Hubby " jawab Aisyah sambil mengecup mesra kening suaminya .
" Saya juga sayang , kamu istri Hubby , satu -satunya perempuan yang ada di hati saya , yang sangat saya cintai " kata Azzam lalu memeluk Aisyah .
" Hubby , sekarangkan Oma lagi sakit, honey mood kita di tunda aja ya, ? sampai kondisi oma membaik " Kata Aisyah
" Itu juga yang mau saya omongin sama sayang , tapi beneran sayang gak papa kita tunda dulu ke Parisnya ?"
" Hubby , jahat sekali kita kalo tetap pergi ke Paris sementara kondisi Oma seperti itu".
" Terima kasih , sayang " Kata Azzam lalu mendekatkan wajahnya ,sepertinya bibir sensual Aisyah akan jadi sasaran empuknya .
" Eiiits...mandi dulu " kata Aisyah sambil meletakkan jari telunjuknya di bibir suaminya . Membuat Azzam mematung sesaat .Aisyah lalu bergegas bangun dari pangkuan suaminya .
" Gak mau ntar kebablasan "sahut Aisyah yang kini sedang berada di depan lemarinya sementara Azzam masih duduk menatapnya
" Kebablasan juga gak papa sayang ! " kata Azzam lalu bangun dan berjalan menuju kamar mandi
" Mau mandi bareng ? " tanya Azzam lagi sebelum dia menutup pintu .
Aisyah hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum
" Baiklah " Kata Azzam lalu menutup pintu kamar mandi .
***
Hari -hari berikutnya Aisyah dan Azzam banyak menghabiskan waktu di rumah sakit , menemani Bu Ainun menjaga Oma Khadijah yang saat itu dalam kondisi koma .
Malam itu didalam ruangan Oma tampak mereka sedang berbincang
" Honey moon kalian gimana ? " Tanya Bu Ainun pada Aisyah dan Azzam
"Ummy , kami sepakat menunda dulu , sampai kondisi Oma membaik ". Sahut Azzam
" Yang penting sekarang kondisi Oma , Ummy " Aisyah menimpali
" Kamu baik sekali nak , maaf kondisi Oma buat kalian harus menunda honey moon kalian " kata Bu Ainun sambil memegang tangan Aisyah .
" Gak usah minta maaf Ummy , semua sudah takdir Allah , semoga saja Oma segera pulih seperti semula . " Sahut Aisyah
"Amin " sahut mereka hamoir bersamaan
" Kalian kan sudah dari tadi siang di sini , sebaiknya kalian pulang istirahat , Zam ajak istri mu pulang dulu " Kata Pak Khairul
__ADS_1
" Iya , biar Ummy sama Abby yang disini malam ini " Kata Bu Ainun
"Yuk sayang , kita pulang ! "
Aisyah mengangguk , setelah mencium tangan Bu Ainun dan Pak Khairul keduanya pun keluar dari ruangan itu .
" Langsung pulang , atau kita cari makan dulu ?" tanya Azzam saat keduanya sudah berada di dalam mobil
" Hubby laper ? "
Azzam mengangguk
" Mampir makan aja dulu baru pulang " sahut Aisyah
" Oke sayang "
Keduanya pun mampir ke salah satu rumah makan , dan menikmati makan malam di sana . Setelah itu mereka lanjut pulang ke rumah .
"Tunggu sebentar , Non " seru Bi Nur
Aisyah dan Azzam yang ingin menaiki anak tangga menuju kamar menghentikan langkah mereka
" Ada peketan untuk Non Aisyah " Kata Bi Nur lalu memberikan paketan itu pada Aisyah
"Dari siapa Bi ?"
" Gak tau ,Non " Jawab Bi Nur
" Gak ada nama pengirimnya kah ?" Tanya Azzam
" Gak ada by" Kata Aisyah sambil membolak balik mencari nama pengirimnya
"Yang antar tadi siapa , Bi " Tanya Azzam
" Kurir ojol ,Den " jawab Bi Nur
"Buka aja dulu , Sayang " kata A@zam laku mengajak Aisyah duduk di sofa ruangan itu
Perlahan Aisyah mulai membuka paketan itu .Bungkusan paketan itu berlapis -lapis . Aisyah membuka bungkusan yang terakhir . Sementara Azzam dan Bi Nur terus mengamati Aisyah .
Aisyah mengeluarkan sebuah boneka kelinci berwarna pink dari dalam kotak itu
. Dan sebuah surat
Dear Aisyah
Semoga kamu suka hadiah dari saya . Tetaplah tersenyum , walau hati kamu sedang terluka . Kalau kau tidak lagi merasa nyaman bersamanya datanglah padaku , aku akan selalu menunggumu
I Love You
Azzam lalu mengambil surat itu dari Aisyah dan membacanya . Setelah membaca surat itu Azzam menatap Aisyah .
" Hubby , jangan marah ya , Ais..juga gak tau ini dari siapa ?"
" Gak , Saya gak marah ! " kata Azzam lalu beranjak dari duduknya melangkah menaiki anak tangga meninggalkan Aisyah yang masih duduk di sofa .
Bersambung....
Jangan Lupa Like dan Komem ya...
Terima kasih
__ADS_1