Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 46 Resepsi


__ADS_3

Tampak raut kebahagian terpancar di wajah keduanya . Isak tangis mulai terdengar saat kedua pengantin menyalami kedua orang tua mereka masing - masing .


Acara pun selesai , Putri menutup acara dengan pembacaan doa yang di pimpin oleh Ustadz Ali . Kemudian para tamu undangan dipersilahkan untuk mencicipi hidangan yang telah dipersiapkan .


Sementara itu pengantin dan kedua belah pihak keluarga melakukan sesi foto bersama . Sebelum mereka berangkat ke gedung tempat acara resepsi berlangsung .


"Hmmm..jadi iri ngeliatnya. " Kata Ayu sambil menyenggol Aisyah yang seolah tidak mau jauh dari Azzam .


"2 minggu gak ketemu maklum aja lah.." kata Mala ikut -ikutan menggoda keduanya


" 2 minggu kemarin , merupakan hari -hari terberat buat saya " kata Azzam menatap Aisyah penuh cinta .


" Oh ya ? " jawab Aisyah singkat


" Cieh..cieh..." Goda ketiga sahabat Aisyah melihat mereka saling bertatapan .


" Makanya cepet ,nyusul " Sela Anisa .


" Insya Allah , bulan depan kak " sahut Ayu


" Trus kalian berdua , Kapan ?" kata Anisa melirik Putri dan Mala


" Kapan ya ,La ..? Hahaha " kata Putri sambil tertawa ..di ikuti yang lainnya .


***


Azzam dan Aisyah berjalan keluar masjid sambil bergandengan tangan menuju mobil yang sudah di hias dengan bunga -bunga. Mobil itu akan membawa mereka menuju gedung resepsi pernikahan mereka .


Azzam tersenyum kepada Tomy yang bersiap membukakan pintu mobil kepada mereka . Aisyah masuk duluan .


" Tunggu , Pak Bos " seru Ozi tambak berlari -lari kecil mendekati Azzam yang menahan langkahnya untuk masuk mobil .


" Kenapa , Mas ? " Tanya Aisyah


" Tunggu sebentar , Kenapa Zi , ?" Tanya Azzam saat Ozi sudah didekatnya


" Ganti mobil Pak , pake yang di itu aja " kata Ozi sambil menunjuk mobil lain .


" Ada masalah ? " Azzam menyelidik


" Sedikit " jawab Ozi setengah berbisik


" Oke , perketat semua keamanan , ini hari bahagia saya , saya tidak mau terjadi hal -hal yang tidak dinginkan " perintah Azzam


" Siap , Pak Bos "


" Sayang , keluar dulu ya , kita ganti mobil " Kata Azzam lembut pada Aisyah .


Saat itu Aisyah sedang bengong , dia mendengar obrolan Azzam dengan seseorang yang memanggil Azzam tadi .

__ADS_1


" Sayang ..? panggil Azzam lagi


" Hah..iya " Jawab Aisyah lalu keluar dari mobil .


" Kenapa , Zam ?" tanya Ahmad menghampiri mereka


" Gak papa , bang " Jawab Azzam .


Aisyah menatap sekelilingnya , pandangannya tertuju pada seseorang yang memanggil Azzam tadi , orang itu tampak sibuk menelpon , dari raut mukanya tampak seperti telah terjadi sesuatu . Pandangan Aisyah beralih pada mobil yang sempat dia naiki tadi .


" Mobilnya bagus , sudah dihias pula , kenapa harus ganti mobil , ada apa sama mobil itu ? Apa yang telah terjadi sebenarnya ? " banyak pertanyaan muncul di bemak Aisyah .


" Silahkan masuk sayang " kata Azzam sambil membuka kan pintu mobil yang baru mendekati mereka menyadarkan Aisyah dari lamunannya . Lalu menuruti perintah Azzam .


Iring -iringan mobil yang mengantar mereka menuju tempat resepsi menjadi pusat perhatian para pengendaran lain dan orang - orang sekitar jalan yang mereka lewati .


" Kok bengong terus " Tegur Azzam saat keduanya sudah berada di dalam mobil menuju tempat resepsi . Dijawab Aisyah dengan senyuman .


Sebenarnya Aisyah menunggu penjelasan Azzam apa yang sudah terjadi ? Kenapa mereka pindah mobil ? Dia juga tidak mau langsung menanyakannya , karena Azzam sepertinya menutupi semua itu


Aisyah berusaha menepis semua dugaan -dugaan dibenaknya . Dia tidak mau merusak moment bahagia mereka hari itu.


"Ibu Bos , lagi mikirin apa sich ?, " goda Azzam


" Mulai deh , ibu bos lagi !"


" Lho iya , kan istrinya Pak Bos , gimana Pak Hari " Kata Azzam meminta pendapat sopir yang mengantar mereka , sambil tertawa, geli sendiri dengan kata -katanya .


" Gak mau , kalo di panggil Bu Bos ? "


" Kenapa? "


" Aneh aja gitu , Trus Mas seneng di panggil Pak Bos ,?" Aisyah balik bertanya menatap Azzam sambil tersenyum


" Yaaah , sebenarnya yang buat hal itu Ririn , dia yang mulai , akhirnya semuanya


jadi ikut -ikutan . agak sirih juga sich ! Tapi mereka dikantor seneng nya begitu , ya udah , ikut aja yang penting mereka senang " tutur Azzam .


" Oke , sampai , kita masuk lewat pintu samping Pak Bos " Kata Pak Hari .


Didepan pintu samping gedung sudah ada Luna yang menunggu mereka . Luna lalu membawa keduanya keruangan khusus untuk make up dan ganti pakaian .


Suasana gedung sudah ramai ,tamu undangan sudah mulai berdatangan . Rekaman proses ijab kabul pun di putar melalui layar yang terpasang di samping pelaminan sambil menunggu pengantin datang .


Banyak yang kagum melihat rekaman proses ijab kabul , Apa lagi fokus kamera tertuju pada Azzan , Sehingga tampak jelas Azzam yang melantunkan Surah Ar-Rahman dengan linangan air mata membuat yang menyaksikan terharu .


Diruang make up, Azzam yang sudah selesai duduk di sofa mengamati Aisyah yang sedang di make up oleh Mba Vivin seorang MUA yang cukup terkenal di kota itu .


" Cantik banget ya Pak Bos ? Sampe gak berkedip gitu ngeliatnya ? " kata Luna cengegesan yang juga duduk disofa sebelah Azzam .

__ADS_1


" Masya Allah , cantik sekali " Jawab Azzam mata masih tertuju lada Aisyah . Tatapan mata penuh cinta .


Mba Vivin dan Aisyah melirk Azzam sambil tersenyum


" Natural aja udah cantik, apa lagi dipoles , " Kata Vivin menimpali .


Tok tok tok


" Gimana ? Tamu undangan sudah banyak yang datang " kata Ririn yang muncul dari balik pintu


" Sebentar lagi " jawab Vivin melirik Ririn


" Waaw,, cantik banget , selfi dulu dong " Kata Ririn mendekati Aisyah .


Saat itu Aisyah mengenakan gaun pengantin berwarna putih , cantik sekali ,


Crek , crek , crek


" Pak Bos , ikutan juga dong " Luna menarik lengan Azzam untuk ikut selfi bersama mereka .


Tidak lama kemudian muncul ketiga sahabat Aisyah , Mala , Putri dan Ayu .


Mereka lalu berselfi bersama . Kemudian mereka bersama menuju aula gedung tempat acara resepsi berlangsung


" Udah halalkan , dekatan dikit dong " kata Ayu sedikit mendorong Aisyah agar berjalan lebih dekat dengan Azzam .


" Gak usah malu -malu kali " kata Mala


Dengan agak malu -malu Aisyah mengalungkan tangannya di lengan Azzam .


" Nah gitu , dong " Kata Ayu


Di aula gedung pembawa acara sudah membuka acara , kemudian dilanjutkan dengan acara selanjutnya penyambutan kedua mempelai . Azzam dan Aisyah pun masuk ke aula berjalan menuju pelaminan . Alunan musik romantis mengiringi langkah mereka . Aisyah kaget melihat begitu banyak tamu undangan yang datang . Membuatnya sedikit grogi , apa lagi semua mata tertuju pada mereka . Melihat ekspresi Aisyah , Azam mengusap lembut punggung tangan Aisyah , seolah memberi isyarat untuk tetap tenang. Karena hari itu merekalah yang menjadi raja dan ratunya . Keduanya pun duduk bersebelahan dengan kedua orang tua mereka .


Selanjutnya dilanjukan acara ucapan selamat kepada kedua mempelai , satu persatu tamu undangan yang sebagian besar adalah para relasi bisnis dan karyawan perusahaan keluarga Azzam , berjalan menuju pelaminan mengucapkan selamat kepada kedua mempelai .Kemudian tamu undangan dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disediakan .


" Para hadirin yang berbahagia , untuk special performance kita hari ini , kita akan mendengarkan sebuah lagu yang akan dinyanyikan oleh kedua mempelai kita . melantunkan ayat suci Al-Quran saja merdu sekali apa lago menyanyi " kata pembawa acara yang bernama Kevin menatap Azzam dan Aisyah


" Kok disuruh nyanyi ?" Gumam Aisyah sambil menatap Azzam. Azzam hanya tersenyum .


" Ayo..duet " kata Kevin melihat kedua pengantin saling pandang .


" Kalo duet Aisyah mau " kata Aisyah setengah berbisik pada Azzam


" Lagu apa ?" Azzam menatap Aisyah


***


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA

__ADS_1


TERIMA KASIH


__ADS_2