
Ibu tadi sudah tidur , kebangun , keluar mau ambil minum , liat pintu kamarmu kebuka , makanya ibu masuk , Abang Kenapa ?"
" Gak papa bu ,"
" Kepikiran Ais ?"
" Sedikit "
" Ais...sudah bahagia , sudah ada yang jagain , sekarang giliran Abang, biar gak kesepian lagi" Kata Bu Yani sambil tersenyum
Ahmad pun tersenyum pada ibunya .
" Ya sudah , kamu sekarang tidur ,begadang gak baik untuk kesehatan " Kata Bu Yani lagi lalu beranjak dari duduknya keluar dari kamar Ahmad.
Kini bayangan Putri memenuhi pikirannya ,
" Ya , Allah kalau dia jodoh saya , permudahkanlah semuanya " gumam Ahmad . Lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur .
***
Setelah menikah , Azzam berusaha untuk selalu lebih dulu bangun tidur dari Aisyah . Seperti saat itu . Dia mengamati inci demi inci wajah cantik istrinya yang masih tertidur . Membelai dan mengecup mesra kening Aisyah. Aisyah pun mulai terbangun merasakan sentuhan -sentuhan itu . Lalu tersenyum walaupun matanya masih terpejam .
" I love you ,Sayang " Ucap Azzam melihat Aisyah yang tersenyum .
" I Love you to , Hubby " Balas Aisyah dengan suara yang masih serak
" Ais..., kalah lagi. Selalu Hubby yang bangun duluan " Kata Aisyah lalu mencium mesra pipi suaminya
" Hmmm,,udah berani ya cium -cium " Kata Azzam tersenyum .
Mendengar perkataan Azzam , Aisyah merasa malu sendiri atas apa yang barusan dia lakukan . dan menenggelamkan wajahnya kedalam pelukan Azzam
" Saya senang kok , gak usah malu -malu gitu. .mau yang lainnya juga boleh "
" Hubby ..! Aisyah mencubit perut suaminya
" Lho ,kok malah dicubit " sahut Azzam
" Sudah jam berapa ? "
" 03.50 "
" Ais mau dipeluk Hubby dulu , 5 menit aja "
"Lho ini kan udah dipeluk " Kata Azzam
"Ssstttt...5 menit lagi " Kata Aisyah manja sembari menempelkan jari telunjuknya ke bibir Azzam .
" Oke ,5 menit , 10 menit pun boleh " Kata Azzam sambil mempererat pelukannya
" Hubby , kalo gitu Ais..susah napasnya "
" Iya , deh . " Azzam melongggarkan pelukkannya.
Lima menit berlalu , tanpa suara Aisyah benar -benar menikmati kehangatan pelukan suaminya . Sementara Azzam , dia tiba -tiba teringat pesan sms yang masuk di ponsel Aisyah kemaren . Membuatnya tanpa sadar mempererat pelukannya pada Aisyah . Seolah tidak ingin melepaskanya lagi . Membuat Aisyah agak susah bernapas
" Hubby..." tegur Aisyah menyadarkan Azzam .
"Udah 5 menit . Yuk kita siap -siap sholat !" Ajak Azzam sambil mencium puncak kepala Aisyah . Dan melepaskan pelukannya .
" Iya . Mandi dulu "
Aisyah kemudian bangun melangkah menuju lemari , menyiapkan pakaian Azzam dan dirinya .
" Hubby atau saya yang mandi duluan "
__ADS_1
" Bareng aja " Sahut Azzam membuat Aisyah menatapnya
" Hubby aja yang mandi duluan ya , ntar Ais..siapkan dulu air hangatnya " kata Aisyah lalu masuk ke kamar mandi .
Azzam tersenyum mengamati gerak gerik istrinya . Ada rasa yang tidak cukup di ungkapkan dengan kata -kata saat itu . Dia sangat bersyukur memiliki istri seperti Aisyah . Tapi kini bayang -bayang masa lalu Aisyah dan masa lalunya membuatnya harus lebih menguatkan hati menghadapi semuanya. Dan memperkuat pertahanan cinta mereka agar tidak ada celah cinta lain masuk diantara mereka .
" Sayang , Hubby mau ngomong sesuatu " kata Azzam setelah mereka selesai sholat .
"Tapi sebelumnya , Hubby minta maaf ..."
Mendengar perkataan suaminya , Aisyah menghentikan aktifitasnya merapikan mukena . Lalu duduk mendekati Azzam yang masih duduk di atas sajadahnya .
" Hubby , mau ngomong apa ?"
" Kamu boleh marah sama Hubby " kata Azzam sambil memcium punggung tangan Aisyah membuat menatapnya semakin dalam .
" Sayang ingat gak , kemaren waktu kamu cari -cari ponselmu ? "
" Iya , kenapa ?"
" Sebenarnya , saya yang pegang kemaren "
" Gak papa , Hubby "
" Ada panggilan telpon dan sms masuk yang saya delete . Untuk itu saya minta maaf "
" Dari siapa ?"
" Sebenarnya saya gak enak ngomongnya , kemaren saya sendiri yang minta sayang untuk tidak membahas masa lalu , tapi sekarang ..."
" Maksud Hubby , itu telpon dan sms dari mantan Aisyah ? "
Azzam mengangguk
" Mantan yang mana ya ?"
" Enggak , bercanda kok , Hubby serius banget mukanya. " kata Aisyah sambil tertawa melihat ekspresi wajah suaminya.
" Kirain "
"Kalo beneran , Ais punya banyak mantan gimana ?"
" Ya , gak papa "
" Gak papa , tapi shok gitu mukanya , "
Azzam tersenyum
" Ais...cuma punya 1 mantan , tapi sudahlah..gak usah dibahas " kata Aisyah lagi
"Saya kepikiran terus dari semalam., ...
"
" Kepikiran apa ? " potong Aisyah
" Hubby , gak papa kok. Ais..ngerti perasaan Hubby . Masa lalu biarlah berlalu . Yang penting masa sekarang dan masa depan Ais sama Hubby . "
" Terima kasih sayang , saya lega sekarang , "
" Ya udah , sekarang jangan mikir macem -macem . Cukup mikirin Aisyah aja " Kata Aisyah dengan posisi tangan di kedua pipi suaminya
" Aisyah mau turun kebawah , mau masak sama Ummy ..."
" Eeiits.....tunggu dulu , " kata Azzam menarik tangan Aisyah . Aisyah yang tadinya mau berdiri kembali duduk ,
__ADS_1
Tanpa banyak basa -basi Aisyah langsung mencium mesra pipi kiri suaminya lalu bergegas keluar dari kamar .
" Thank"s you , darling " kata Azzam tersenyum bahagia .
***
Aisyah dan Bu Ainun tampak sibuk memasak . Nasi goreng menjadi menu utama pagi itu . Di bantu Bi Jujum dan Bi Nur asisten rumah tangga di rumah itu .
Setelah semua hidangan tersedia di atas meja mereka semua lalu menikmati sarapan pagi bersama .
" Masakannya enak sekali " puji Oma khadijah setelah mencicipi masakan Aisyah
Yang lain pun mengangguk - ngangguk membenarkan perkataan Oma Khadijah .
" Terima kasih , Oma " kata Aisyah .
Tante Mia menatap sinis pada Aisyah , membuat Aisyah tidak enak hati . Selera makannya tiba -tiba hilang .
" Ya Allah . Kebencian begitu tampak di mata Tante Mia , apa salah saya padanya ?" bisik hati Aisyah
" Sayang , kok bengong ?" tegur Azzam
" Hah...gak papa , " Jawab Aisyah gugup .
" Saya gak selera makan " kata Tante Mia sambil meletakkan sendok dan garfu agak sedikit keras di piring lalu pergi .
" Mia ..." Tegur Pak Khairul tapi Tante Mia tidak menghiraukannya . Membuat Bu Ainun geram .
" Sudah..dilanjutin aja makannya , Ais...jangan di ambil hati ya. Tante Mia memang begitu orangnya ." kata Bu Ainun berusaha menetralisir situasi saat itu.
" Iya , Umny " Jawab Aisyah mukanya tampak memerah .
Melihat ekspresi wajah istrinya , Azzam lalu menggenggam tangan Aisyah , agar Aisyah lebih tenang . Dia pun ikut geram melihat tingkaj tantenya seperti itu . Bu Ainun pun merasa tidak enak hati pada Aisyah dengan sikap Tante Mia .
Perasaan Aisyah tak menentu saat itu , Bi Nur yang sedang membersihkan ruangan di lantai atas memberitahukan kalau terdengar suara ponsel berdering dari kamar Azzam.
" Hubby. Bawa ponsel gak ? " tanya Aisyah
" Bawa " Jawab Azzam sambil meraba saku celananya
" Berarti ponsel Aisyah. Kalo gitu Ais kekamar dulu " kata Aisyah
" Sayang , habiskan dulu makananya " kata Azzam
" Udah , kenyang . Maaf Ummy. Abby , Oma saya ke kamar dulu , " Kata Aisyah beranjak pergi
Azzam hanya menatap Aisyah yang buru -buru ke kamar
" Mia benar -benar keterlaluan , " guman Bu Ainun setelah Aisyah pergi
" Sabar Ummy. Nanti Abby tegur dia , habiskan dulu makannnya "kata Pak Khairul
" Nanti Ibu akan tegur juga dia , Kasian Aisyah jadi gak selera makan " kata Oma Khadijah
" Zam , selesai makan kamu susul istrimu, hibur dia , dia pasti tertekan dengan sikap tante mu tadi " kata Bu Ainun
" Iya. Ummy ,hari ini Azzam mau ajak dek Aisyah kerumah baru kami "
" Bagus...buatlah istrimu selalu bahagia ,nak , " kata Bu Ainun
" Insya Allah , Ummy
Bersambung.....
Jangan lupa like dan komen ya !
__ADS_1
Terima.kasih