Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu
Part 54. Masal Lalu Biarlah Berlalu


__ADS_3

Ibu tadi sudah tidur , kebangun , keluar mau ambil minum , liat pintu kamarmu kebuka , makanya ibu masuk , Abang Kenapa ?"


" Gak papa bu ,"


" Kepikiran Ais ?"


" Sedikit "


" Ais...sudah bahagia , sudah ada yang jagain , sekarang giliran Abang, biar gak kesepian lagi" Kata Bu Yani sambil tersenyum


Ahmad pun tersenyum pada ibunya .


" Ya sudah , kamu sekarang tidur ,begadang gak baik untuk kesehatan " Kata Bu Yani lagi lalu beranjak dari duduknya keluar dari kamar Ahmad.


Kini bayangan Putri memenuhi pikirannya ,


" Ya , Allah kalau dia jodoh saya , permudahkanlah semuanya " gumam Ahmad . Lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur .


***


Setelah menikah , Azzam berusaha untuk selalu lebih dulu bangun tidur dari Aisyah . Seperti saat itu . Dia mengamati inci demi inci wajah cantik istrinya yang masih tertidur . Membelai dan mengecup mesra kening Aisyah. Aisyah pun mulai terbangun merasakan sentuhan -sentuhan itu . Lalu tersenyum walaupun matanya masih terpejam .


" I love you ,Sayang " Ucap Azzam melihat Aisyah yang tersenyum .


" I Love you to , Hubby " Balas Aisyah dengan suara yang masih serak


" Ais..., kalah lagi. Selalu Hubby yang bangun duluan " Kata Aisyah lalu mencium mesra pipi suaminya


" Hmmm,,udah berani ya cium -cium " Kata Azzam tersenyum .


Mendengar perkataan Azzam , Aisyah merasa malu sendiri atas apa yang barusan dia lakukan . dan menenggelamkan wajahnya kedalam pelukan Azzam


" Saya senang kok , gak usah malu -malu gitu. .mau yang lainnya juga boleh "


" Hubby ..! Aisyah mencubit perut suaminya


" Lho ,kok malah dicubit " sahut Azzam


" Sudah jam berapa ? "


" 03.50 "


" Ais mau dipeluk Hubby dulu , 5 menit aja "


"Lho ini kan udah dipeluk " Kata Azzam


"Ssstttt...5 menit lagi " Kata Aisyah manja sembari menempelkan jari telunjuknya ke bibir Azzam .


" Oke ,5 menit , 10 menit pun boleh " Kata Azzam sambil mempererat pelukannya


" Hubby , kalo gitu Ais..susah napasnya "


" Iya , deh . " Azzam melongggarkan pelukkannya.


Lima menit berlalu , tanpa suara Aisyah benar -benar menikmati kehangatan pelukan suaminya . Sementara Azzam , dia tiba -tiba teringat pesan sms yang masuk di ponsel Aisyah kemaren . Membuatnya tanpa sadar mempererat pelukannya pada Aisyah . Seolah tidak ingin melepaskanya lagi . Membuat Aisyah agak susah bernapas


" Hubby..." tegur Aisyah menyadarkan Azzam .


"Udah 5 menit . Yuk kita siap -siap sholat !" Ajak Azzam sambil mencium puncak kepala Aisyah . Dan melepaskan pelukannya .


" Iya . Mandi dulu "


Aisyah kemudian bangun melangkah menuju lemari , menyiapkan pakaian Azzam dan dirinya .


" Hubby atau saya yang mandi duluan "

__ADS_1


" Bareng aja " Sahut Azzam membuat Aisyah menatapnya


" Hubby aja yang mandi duluan ya , ntar Ais..siapkan dulu air hangatnya " kata Aisyah lalu masuk ke kamar mandi .


Azzam tersenyum mengamati gerak gerik istrinya . Ada rasa yang tidak cukup di ungkapkan dengan kata -kata saat itu . Dia sangat bersyukur memiliki istri seperti Aisyah . Tapi kini bayang -bayang masa lalu Aisyah dan masa lalunya membuatnya harus lebih menguatkan hati menghadapi semuanya. Dan memperkuat pertahanan cinta mereka agar tidak ada celah cinta lain masuk diantara mereka .


" Sayang , Hubby mau ngomong sesuatu " kata Azzam setelah mereka selesai sholat .


"Tapi sebelumnya , Hubby minta maaf ..."


Mendengar perkataan suaminya , Aisyah menghentikan aktifitasnya merapikan mukena . Lalu duduk mendekati Azzam yang masih duduk di atas sajadahnya .


" Hubby , mau ngomong apa ?"


" Kamu boleh marah sama Hubby " kata Azzam sambil memcium punggung tangan Aisyah membuat menatapnya semakin dalam .


" Sayang ingat gak , kemaren waktu kamu cari -cari ponselmu ? "


" Iya , kenapa ?"


" Sebenarnya , saya yang pegang kemaren "


" Gak papa , Hubby "


" Ada panggilan telpon dan sms masuk yang saya delete . Untuk itu saya minta maaf "


" Dari siapa ?"


" Sebenarnya saya gak enak ngomongnya , kemaren saya sendiri yang minta sayang untuk tidak membahas masa lalu , tapi sekarang ..."


" Maksud Hubby , itu telpon dan sms dari mantan Aisyah ? "


Azzam mengangguk


" Mantan yang mana ya ?"


" Enggak , bercanda kok , Hubby serius banget mukanya. " kata Aisyah sambil tertawa melihat ekspresi wajah suaminya.


" Kirain "


"Kalo beneran , Ais punya banyak mantan gimana ?"


" Ya , gak papa "


" Gak papa , tapi shok gitu mukanya , "


Azzam tersenyum


" Ais...cuma punya 1 mantan , tapi sudahlah..gak usah dibahas " kata Aisyah lagi


"Saya kepikiran terus dari semalam., ...


"


" Kepikiran apa ? " potong Aisyah


" Hubby , gak papa kok. Ais..ngerti perasaan Hubby . Masa lalu biarlah berlalu . Yang penting masa sekarang dan masa depan Ais sama Hubby . "


" Terima kasih sayang , saya lega sekarang , "


" Ya udah , sekarang jangan mikir macem -macem . Cukup mikirin Aisyah aja " Kata Aisyah dengan posisi tangan di kedua pipi suaminya


" Aisyah mau turun kebawah , mau masak sama Ummy ..."


" Eeiits.....tunggu dulu , " kata Azzam menarik tangan Aisyah . Aisyah yang tadinya mau berdiri kembali duduk ,

__ADS_1


Tanpa banyak basa -basi Aisyah langsung mencium mesra pipi kiri suaminya lalu bergegas keluar dari kamar .


" Thank"s you , darling " kata Azzam tersenyum bahagia .


***


Aisyah dan Bu Ainun tampak sibuk memasak . Nasi goreng menjadi menu utama pagi itu . Di bantu Bi Jujum dan Bi Nur asisten rumah tangga di rumah itu .


Setelah semua hidangan tersedia di atas meja mereka semua lalu menikmati sarapan pagi bersama .


" Masakannya enak sekali " puji Oma khadijah setelah mencicipi masakan Aisyah


Yang lain pun mengangguk - ngangguk membenarkan perkataan Oma Khadijah .


" Terima kasih , Oma " kata Aisyah .


Tante Mia menatap sinis pada Aisyah , membuat Aisyah tidak enak hati . Selera makannya tiba -tiba hilang .


" Ya Allah . Kebencian begitu tampak di mata Tante Mia , apa salah saya padanya ?" bisik hati Aisyah


" Sayang , kok bengong ?" tegur Azzam


" Hah...gak papa , " Jawab Aisyah gugup .


" Saya gak selera makan " kata Tante Mia sambil meletakkan sendok dan garfu agak sedikit keras di piring lalu pergi .


" Mia ..." Tegur Pak Khairul tapi Tante Mia tidak menghiraukannya . Membuat Bu Ainun geram .


" Sudah..dilanjutin aja makannya , Ais...jangan di ambil hati ya. Tante Mia memang begitu orangnya ." kata Bu Ainun berusaha menetralisir situasi saat itu.


" Iya , Umny " Jawab Aisyah mukanya tampak memerah .


Melihat ekspresi wajah istrinya , Azzam lalu menggenggam tangan Aisyah , agar Aisyah lebih tenang . Dia pun ikut geram melihat tingkaj tantenya seperti itu . Bu Ainun pun merasa tidak enak hati pada Aisyah dengan sikap Tante Mia .


Perasaan Aisyah tak menentu saat itu , Bi Nur yang sedang membersihkan ruangan di lantai atas memberitahukan kalau terdengar suara ponsel berdering dari kamar Azzam.


" Hubby. Bawa ponsel gak ? " tanya Aisyah


" Bawa " Jawab Azzam sambil meraba saku celananya


" Berarti ponsel Aisyah. Kalo gitu Ais kekamar dulu " kata Aisyah


" Sayang , habiskan dulu makananya " kata Azzam


" Udah , kenyang . Maaf Ummy. Abby , Oma saya ke kamar dulu , " Kata Aisyah beranjak pergi


Azzam hanya menatap Aisyah yang buru -buru ke kamar


" Mia benar -benar keterlaluan , " guman Bu Ainun setelah Aisyah pergi


" Sabar Ummy. Nanti Abby tegur dia , habiskan dulu makannnya "kata Pak Khairul


" Nanti Ibu akan tegur juga dia , Kasian Aisyah jadi gak selera makan " kata Oma Khadijah


" Zam , selesai makan kamu susul istrimu, hibur dia , dia pasti tertekan dengan sikap tante mu tadi " kata Bu Ainun


" Iya. Ummy ,hari ini Azzam mau ajak dek Aisyah kerumah baru kami "


" Bagus...buatlah istrimu selalu bahagia ,nak , " kata Bu Ainun


" Insya Allah , Ummy


Bersambung.....


Jangan lupa like dan komen ya !

__ADS_1


Terima.kasih


__ADS_2