
Di kantor Azzam sedang sibuk dengan beberapa file yang harus di tanda tanganinya . Saat itu Ririn pun ada bersamanya. Perusahaan Azzam benar -benar berkembang pesat sekarang. Cabang -cabang perusahaannya kini hampir berada di seluruh kota -kota besar di Indonesia . Bahkan di beberapa negara lainnya .
" Alhamdulillah , selesai juga " Kata Azzam ketika menyelesaikan pekerjaannya .
" Bulan ini kita memberangkatkan 10 orang lagi Pak Bos ,Gimana staf kantor lagi atau orang luar ? " tanya Ririn
" Okey , urusan itu nanti kamu urus sama istri saya saja ." kata Azzam
" Siap pak. Ternyata benar ya pak , semakin banyak kita bersedekah , rejeki kita akan semakin bertambah " kata Ririn .
" Bersedekah merupakan amal ibadah yang sangat disukai Allah SWT. Bahkan pintu surga pun terbuka bagi orang-orang yang ikhlas mendermakan hartanya di jalan Allah maupun untuk membantu sesama yang sedang kesusahan. " kata Azzam
" Mengapa Allah dan Rasulullah memerintahkan umatnya untuk bersedekah? Sebab, di dalam sedekah itu tertanam berlipat-lipat pahala. Allah memberikan ganjaran dan menyayangi umatnya yang peduli terhadap sesama.
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah peminjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. (QS. Al hadid: 18).
Bersedekah tidak mengenal waktu. Dalam artian, tidak harus menunggu saat sudah kaya atau sukses karena akan datang penyesalan kelak jika ajal menjemput.
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
"Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10).
Allah SWT mengingatkan setiap orang yang melalaikan kewajiban pasti akan merasa menyesal di saat meregang nyawanya, dan meminta agar usianya diperpanjang sekalipun hanya sebentar untuk bertobat dan menyusul semua amal yang dilewatkannya termasuk bersedekah.
Tetapi alangkah jauhnya, karena nasi telah menjadi bubur, masing-masing orang akan menyesali kelalaiannya.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pun pernah bersabda tentang penyesalan bagi orang yang lalai bersedekah.
Telah menceritakan kepada kami Abu Hurairah radliallahu anhu berkata,: "Seorang laki-laki datang kepada Nabi Shallallahualaihiwasallam dan berkata,: "Wahai Rasulullah, shadaqah apakah yang paling besar pahalanya?". Beliau menjawab: "Kamu bershadaqah ketika kamu dalam keadaan sehat dan kikir, takut menjadi faqir dan berangan-angan jadi orang kaya. Maka janganlah kamu menunda-nundanya hingga tiba ketika nyawamu berada di tenggorakanmu. Lalu kamu berkata, si fulan begini (punya ini) dan si fulan begini. Padahal harta itu milik si fulan". (HR. Bukhari)
Dalam hadits lain disebutkan:
Nabi Shallallahualaihiwasallam bersabda: "Bershadaqalah, karena nanti akan datang kepada kalian suatu zaman yang ketika itu seseorang berkeliling dengan membawa shadaqahnya namun dia tidak mendapatkan seorangpun yang menerimanya. Lalu seseorang berkata,: "Seandainya kamu datang membawanya kemarin pasti aku akan terima. Adapun hari ini aku tidak membutuhkannya lagi". (HR. Bukhari)
Sebagai umat muslim sudah semestinya selalu bersedekah sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya baik di kala lapang maupun sempit.
Ada tujuh hadist tentang sedekah dan keutamaannya:
Mencegah Kematian Buruk
Orang yang suka bersedekah akan dilindungi oleh Allah SWT dari kematian yang buruk.
Nabi Muhammad SAW bersabda : "Sedekah itu bisa mencegah kematian buruk".
Peredam Murka Allah
Bersedekah selain mendatangkan pahala berlipat, juga menghindari murka Allah.
Nabi Muhammas SAW bersabda : "Sedekah sirri (secara rahasia) memadamkan murka Allah dan sedekah secara terang-terangan merupakan perisai dari neraka”.
70 Pintu Keburukan Ditutup
Nabi SAWbersabda : "Sedekah itu bisa menutup 70 pintu keburukan”.
Didoakan Malaikat
Dari Abu Hurairah radliallahu anhu bahwa Nabi Shallallahualaihiwasallam bersabda: "Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua malaikat kepadanya lalu salah satunya berkata; "Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya", sedangkan yang satunya lagi berkata; "Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil) ". (HR. Bukhari)
Menolak Bala
Orang yang suka bersedekah hidupnya insyaallah akan dijauhkan dari marabahaya dan dipanjangkan umurnya dalam artian hidupnya dipenuhi keberkahan.
Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sedekah itu menolak bala dan memanjangkan umur”.
Menambah Kemuliaan dan Derajat
Dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya." (HR. Muslim)
Menjaga dari Siksa Api Neraka
Dari Adi bin Hatim mengatakan, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Jagalah diri kalian dari api neraka sekalipun hanya dengan sebiji kurma." Kemudian beliau berpaling dan menyingkir, kemudian beliau bersabda lagi: "jagalah diri kalian dari neraka", kemudian beliau berpaling dan menyingkir (tiga kali) hingga kami beranggapan bahwa beliau melihat neraka itu sendiri, selanjutnya beliau bersabda: "Jagalah diri kalian dari neraka sekalipun hanya dengan sebiji kurma, kalaulah tidak bisa, lakukanlah dengan ucapan yang baik." (HR. Bukhari).
__ADS_1
" Subhanallah , begitu besar kemuliaan orang bersedekah . Terima kasih Pak Bos atas ilmunya hari ini " Kata Ririn setelah mendengar penjelasan Azzam
"Saya banyak belajar dari istri saya Rin , dia yang banyak tau tentang prihal bersedekah ." kata Azzam sambil tersenyum.
" Pak Bos beruntung sekali ya , punya istri kayak Bu Aisyah. Kebanyakan istri -istri orang kaya itu biasanya selalu menghambur -hamburkan uang, beli barang -barang mewah , tapi Bu Aisyah dia malah sibuk menyumbangkan uang nya ke panti -panti " kata Ririn
" Alhamdulilah Rin, O ya, gak ada meeting lagi kan hari ini ,?"
," Gak ada "
" Kalo gitu saya mau pulang ,!"
" Mau acara 7 bulanan istrinya Pak Ahmad ya , Pak Bos ? "
" Iya , soalnya besok saya kan gak bisa kesana " kata Azzam
" Iya Pak Bos. Besok acaranya jam 1 siang . Jadi jam 11 kita sudah stanbay di studio ."
"Okey , ingatin lagi saya besok , ya " Kata Azzam yang sedang mengenakan jasnya kembali jasnya bersiap untuk pulang.
" Siap Pak Bos "
Sejak 3 bulan yang lalu perusahaan Azzam , mengadakan reward memberangkatkan umroh gratis kepada 5 - 10 orang setiap bulannya . Mulai dari staf kantor termasuk para OB sampai masyarakat umum .
Kalau untuk staf kantor mereka membuat undian . yang akan di undi setiap bulannya .Itu semua atas usul Aisyah tentunya. Biasanya kalau 10 orang , 5 di ambil dari staf di kantor dan 5 lainnya dari masyarakat sekitar .
Seperti bulan lalu , Aisyah memilih 5 orang takmir masjid yang berada di sekitar perusahaan Azzam berdiri . Yah itulah program -program baru yang di terapkan oleh perusahaan Azzam sebagai bentuk sedekah/ infaq perusahaan mereka .
***
Azzam lalu melangkah keluar ruangannya , disusul Ririn . Ririn terus mengamati Azzam sampai menghilang di balik pintu lift . Ririn kagum pada Pak Bosnya yang begitu mencintai istrinya . Ririn pun berharap suatu hari nanti dia pun akan mendapatkan pasangan yang juga sangat mencintai dirinya .
Sementara itu Ririn tidak sadar ada sepasang mata yang sedang mengamatinya . Sepasang mata itu tidak lain adalah mata Ozi . Yah , Ozi sedang mengamati Ririn .Sudah sejak lama Ozi menaruh hati pada Ririn , namun Ririn sampai sekarang tidak menyadari hal itu .Ririn masih saja jutek padanya . Apa karena Ririn tidak menyukainya ? Apa karena dia tidak masuk dalam kriteria lelaki idaman untuk Ririn ? Sampai akhirnya mata Ririn menatapnya .
" Ehh..ngapain di situ ? " kata Ririn yang masih berdiri di depan pintu ruangan Azzam melihat Ozi sedang menatap dirinya .
" Gak papa , Jutek amat sich ! " kata Ozi melangkah mendekati Ririn .
" Ngeliatinya gitu amat" Kata Ozi lagi
"Apa urusanmu ? " kata Ririn sambil melangkah menuju meja kerjanya ,
" Nanya doang " Ozi mengikuti Ririn
" Ehh kamu gak punya kerjaan kah, sana ! Jangan ganggu saya ! "kata Ririn lalu duduk di kursi kerjanya .
Tanpa menghiraukan ucapan Ririn, Ozi langsung duduk di kursi tepat di hadapan Ririn. Di tatapnya lekat wajah perempuan di hadapannya. Ririn menjadi salah tingkah dengan tatapan lelaki di hadapannya . Jantung Ririn berdetak dua kali lebih cepat .Baru pertama kalinya Ozi menatapnya seperti itu .
Ozi tersenyum melihat ekspresi Ririn . Kemudian dia mengeluarkan sesuatu dari dalam saku jasnya . Sebuah kotak kecil berwarna merah di letakkan Ozi dihadapan Ririn .Pelan -pelan Ozi membuka kotak itu , tampklah sebuah cincin berlian yang sangat indah sekali . Ririn menelan salivanya, menatap Ozi sambil mengerutkan keningnya .
Tanpa banyak basa -bari ,Ozi pun mengungkapkan isi hatinya dihadapan Ririn . menyampaikan maksudnya untuk ta'aruf dengan Ririn . Ririn hanya diam mencerna semua ucapan Ozi . Dia tidak menyangka hari itu Ozi akan mengungkapkan perasaan pada dirinya . Lelaki yang hampir setiap hari membuatnya emosi kini menngajaknya ta'aruf .Ririn seakan tidak oercaya dengan apa yang dialaminya saat itu . Secara fisik Ozi yang cukup menarik , pekerja keras dan cukup bertanggung jawab .
Perlahan Ririn pun menganggukan kepala. Dia menerima ajakan ta'aruf Ozi .Matanya tampak berkaca -kaca . Ozi pun terlihat bahagia sekali .
Azzam yang menyaksikan adegan itu pun menghampiri keduanya sambil bertepuk tangan membuat keduanya terkejut dan tersipu malu .
" Alhamdulillah , saya ikut bahagia ." kata Azzam
" Pak Bos , kok masih disini , bukan kah tadi ..." Kata Ririn
" Kenapa ? Kamu gak suka saya disini ? " Kata Azzam .
" Maksud saya bukan begitu , Pak Bos."
" Saya balik karena ponsel saya ketinggalan , dan saya beruntung melihat adengan ini hari ini " kata Azzam sambil menepuk pundak Ozi . Membuat Ozi tersenyum
" Selamat, ya semoga prosesnya lancar . Saya dukung kalian. Dari awal saya sudah bilang , kalian itu cocok " Kata Azzam lagi .
" Terima kasih , Pak Bos !" ucap Ozi .
" Okelah, silahkan di lanjut obrolan kalian, lama -lama disini buat saya jadi kangen istri saya " Kata Azzam sambil berlalu menuju ruangannya . Mengambil ponsel yang tertinggal di atas meja .
" Jangan kelamaan berduaan , belum sah !" kata Azzam sambil tersenyum ketika melewati Ozi dan Ririn yang masih ngobrol saat keluar ruangannya .
Ozi dan Ririn hanya tersenyum mendengan ocehan Pak Bos mereka .Sepeninggalan Azzam Ozi pun kembali ke ruang kerjanya dengan perasaan bahagia . Begitu juga Ririn .
***
Pukul 13.30 Azzam sampai di depan rumah mertuanya . Melihat kedatangan suaminya Aisyah langsung mendekati Azzam , mencium tangan suaminya . Dan Azzam mencium kening Aisyah . Orang -orang yang melihat adegan itu tersenyum -senyum .
" Hubby sudah makan ?" Tanya Aisyah
" Belum " jawab azzam singkat
" Ya udah kita makan dulu ! " Kata Aisyah sambil mengalungkan tangannya di lengan Azzam , mengajak suaminya ke meja makan.
Azzam langsung duduk di meja makan ,bersama Pak Sulaiman dan Ahmad yang saat itu sedang makan . Aisyah mengambilkan nasi dan lauk ke dalam piring suaminya.
" Sayang , kamu udah makan ?" tanya Azzam
" Belum , Belum dua kali " kata Aisyah sambil meletakkan piring nasi di depan Azzam .
" Belum dua kali , perasaan udah 3 kali Abang liat makan !" Sahut Ahmad yang sudah selesai makan .
" Hmmm, Abang aja udah lebih dari 3 kali makan ! Sama ibu sama ayahnya pada jago makan , ntar anaknya kayak Si Entong ( Sebutan untuk anak -anak yang gendut ) " Balas Aisyah .
Azzam hanya tersenyum mendengar candaan kedua kakak beradik itu . Dia lalu mengulurkan tangannya untuk menyuapi Aisyah
" Aaaaa "
__ADS_1
Aisyah langsung membuka mulutnya menerima suapan dari suaminya sambil tersenyum.
" Lagi ? "
Aisyah mengangguk membuat Azzam tersenyum . Azzam lalu menyuapi Aisyah lagi . Setelah itu Aisyah mengambil sendok d tangan suaminya , gantian kini dia yang menyuapi Azzam.
" Aduuuh , aduuh , kabur aahh " Kata Ahmad yang bergegas beranjak dari duduknya . Karena dia sudah selesai makan .
" Lanjutin aja makannya " kata Pak Sulaiman
Lalu menyusul Ahmad meninggalkan keduanya yang masih makan .
"Iya ,Yah " sahut Azzam
Azzam dan Aisyah pun melanjutkan makan mereka dengan saling suap suapan .Selesai makan Aisyah langsung mengumpulkan piring -piring kotor untuk di cuci . Saat itu Azzam masih duduk mengamati istrinya
" Biar saya aja Non ," kata Bi Imah mengambil piring -piring kotor di tangan Aisyah .Bi Imah tidak enak hati karena di rumah mereka Azzam tidak mengizinkan Aisyah lakukan hal -hal seperti itu .Azzam tidak mau Aisyah sampai capek . Apa lagi saat itu Azzam mengamati Aisyah seolah melarang istrinya melakukan itu .
Azzam lalu meraih tangan Aisyah mengajaknya ke ruang tengah tempat yang lainnya sedang ngobrol . Aisyah duduk di samping Putri . Perut Putri kini sudah sangat besar . Dari hasil USG bayi Putri dan Ahmad kembar . Aisyah jadi ngeri sendiri membayangkan kalo nanti dirinya hamil dengan perut seperti itu .
" Hay entong -entkngnya Aunty , kamu berdua sehat -sehat ya , ntar kalo udah lahir jangan rewel ya , jangan kayak ayah kalian ! " kata Aisyah mengelus -ngelus perut Putri sambil melirik Ahmad .
Kembali kedua kakak beradik itu mengoceh dengan ocehan -ocehan konyol mereka membuat yang lain tertawa .
Tidak lama kemudian Anisa datang . Begitu pintu mobil terbuka kedua bocah Dira dan Dika langsung berlari keluar dan masuk ke dalam rumah , membuat mba Inah ngos - ngosan mengejar mereka
" Uncle , Aunty " teriak kedua bocah itu saat melihat Aisyah dan Azzam .
Aisyah lalu merentangkan tangannya agar kedua bocah itu memeluknya . Keduanya pun memeluk Aisyah dan Azzam bergantian
Kemudian masuk Anisa dan Fathan .
" Katanya Mas Farhan gak bisa ikut ?" Kata Aisyah
" Gak mau lah saya merana sendiri , sementara kalian ngumpul di sini " sahut Farhan sambil tersenyum.
Pak Sulaiman dan Bu Yani tersenyum bahagia melihat anak -anak mereka berkumpul . Suasanankekeluargaan yang begitu harmonis . Apalagi kehadiran kedua cucunya yang menyita waktu Pak Sulaiman.
***
Malam itu Aisyah istirahat di kamarnya . Duduk di atas tempat tidur sambil memijit -mijit pergelangam kakinya yang terasa pegel .Azzam yang baru pulang dari masjid langsung ke kamar dan melihat yang Aisyah lakukan .
" Pegel kah ? Sini Hubby pijit " Kata Azzam lalu duduk memijit kaki Aisyah
" Sedikit , Ais ambilkan Hubby minum dulu ya ! "
" Eiits...nggak usah , nanti Hubby ambil sendiri ."
" Kayaknya Hubby punya bakat mijit deh , udah kurang rasa pegelnya . " Kata Aisyah sambil tersenyum .
" Oh ya , bagus dong , ya udah kalo gitu sayang istirahat , hari ini kani banyak yang sayang lakuin .pasti capek banget kan ? " Kata Azzam
" Ais mau cuci muka dulu " kata Aisyah lalu bangun dari duduknya
" Bisa jalan gak , kalo gak hubby gendong " kata Azzam mengamati gerak gerik Aisyah .
" Bisa ,Hubby " kata Aisyah .
Aisyah lalu masuk kamar mandi mencuci muka serelah itu melakukan ritual khususnya untuk wajahnya sebelum tidur, setelah itu dia lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur . Azzam yang sudah berbaring di atas temoat tidur memakai piyamannya lalu meraih tubuh Aisyah membawa ke dalam pelukannya .
" Besok acaranya jam berapa ?"
"Jam 1 siang , jam 11 sudah harus ada di studio "
" Oya..besok pasti ,hubby tanya macem -macem sama host nya , Hubby jawabnya jangan ke babblasan ya , ntar hilang semua amal perbuatan kita selama ini "
" Iya ,Hubby akan bicara seperlunya saja . Hubby ngerti kok maksud kamu , makasih ya udah ingatin Hubby "
" I love you , hubby "
" Lobe you, more . Sayang "
Cup
Azzam mengecup kening Aisyah . Keduanya pun akhirnya terlelap .Terbuai dalam alam mimpi masing -masing .
***
Jam 9 pagi suasana rumah Pak Sulaiman sudah ramai . Para tetamu undangan sudah banyak yang datang .mereka sudah menemoati ruangan dan kursi -kursi yang sudaj disiapkan .
Sementara itu Azzam pamit , karena harus ke studio . Jarak ke studio lumayan jauh , jadi dia harus berangkat sekarang . Azzam minta maaf ke semuanya karena dia tidak bisa mengikuti acara tujuh bulanan .
" Cieh , yang mau masuk TV hari ini , selamat ya ! " kata Anisa . Dia ikut bangga dengan prestasi yang di raih adik iparnya .
" Terima kasih kak , Ini semua karena adik kakak ini " kata Azzam sambil merangkul pundak Aisyah .
" Nanti acaranya jam berapa ? live kan ? " tanya Farhan
" Live Jam 1 ,sesudah sholat dzuhur " jawab Azzam tersenyum
Setelah Riko sopir pribadinya datang , Azzam langsung masuk ke dalam mobil . Tidak lupa dia memeluk dan mencium kening Aisyah . Saat itu Aisyah sedikit malu , karena posisi mereka berada di depan rumah di lihat banyak orang . Yang melihat pun pasti berkomemttar dengan presepsi mereka masing -masing . ada yang nyinyir tapi ada juga kagum pada ke hamonisan mereka . Aisyah melambaikan tangan melepas kepergian suaminya .
Karena tetamu undangan sudah banyak yang datang , anak santri dan panti juga sudah berdatangan acara pun segera di mulai dengan pembacaan sholawat dan zikir bersama yang di pimpin oleh seorang Ustadz .kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan tausiah dari ustadz tersebut . Setelah itu dilanjutkan dengan acara makan bersama -sama .
Pukul 12.00 acara selesai . Satu persatu tamu undangan meninggalkan rumah Pak Sulaiman . Beberapa tetangga masih bertahan , yang laki -laki mereka membantu Ahmad dan Farhan meleoas tenda dan menyusun kursi -kursi , mengembalikan ke tempat semula .Setelah itu mereka bersiap untuk melaksanakan sholat Dzuhur di masjid . Sedangkan yang perempuan membantu membersihkan piring -piring yang kotor .
Selesai sholat , Ahmad dan Farhan langsung memasang sebuah layar besar dan pengeras suara yang akan di gunakan mereka nonton bersama acara talkshow Azzam .Kedua orang tua Azzam pun ada di situ .
Acara masih 30 menit lagi tapi semua yang ada di dalam rumah itu sudah stanbay duduk melantai di depan layar besar yang di pasang Ahmad dan Farham di ruang tengah . Mereka sudah tidak sabar menyaksikan penampilan Azzam di layar itu .
Dikamtor Azzam pun terpasang layar besar di loby kantor . Semua karyawan berkumpul untuk menyaksikam Pak Bos mereka tampil di TV .
__ADS_1
Mereka kagum dengan pencapaian Azzam . Dan bangga menjadi bagian dari perusahaan yang mendapatkan peringkat pertama di Indonesia ,Serta sekarang jadi buah bibir masyarakat .
Bersambung....