
Ahmad tersenyum menatap wajah Aisyah ,
" Kok Putri ? "
" Jangan berdalih , Abang , . Aisyah tau kok , tenang Aisyah gak ember " kata Aisyah lagi
" Udah ,, ah , ,Abang ngantuk " Kata Ahmad lalu beranjak keluar kamar Aisyah
" Abaaang ,..." Geram Aisyah
" Udah ketauan , masih aja gak mau cerita , apa sich maunya , ? " gerutu Aisyah
Ahmad bergegas pergi dari kamar Aisyah , tanpa memperdulikan Aisyah yang ngomel -ngomel .
***
Jam 03.30 Azzam terbangun dari tidurnya . Dia bersiap untuk melaksanakan sholat tahajjud . Setelah itu Azzam mengulang -ulang membaca surah Ar -Rahman yang menjadi mahar pernikahannya dengan Aisyah .
Ketisa Azzam selesai membaca surah Ar-Rahman , dia kaget melihat Bu Ainun , duduk di belakangnya .
" Ummy, kenapa ?" Ketika melihat Bu Ainun mengusap air matanya .
" Suaramu merdu sekali ,Nak , Ummy bangga sama kamu ." Kata Bu Ainun terharu
"Terima kasih , Ummy , "
" Rasanya baru kemaren kamu masih Ummy gendong , ehh..sekarang udah mau kawin. " Kata Bu Ainun sambil menatap stelan baju pengantin yang akan di pakai Azzam saat ijab kabul nanti , yang di gantung di depan lemari Azzam .
Azzam ikut tersenyum memandang stelan baju pengantinnya .
" Ummy harap kamu bisa jadi imam yang naik buat Aisyah , semoga rumah tangga kaliam sakinah , mawadah , warohmah . ..Amin " kata Bu Ainun
" Amin , "
" Ya , Udah Ummy mau siap -siap , sebentar lagi Azan subuh " ucap Bu Ainun
__ADS_1
Baru saja Bu Ainun selesai ngomong , sayup -sayut terdengar suara azan subuh berkumamdang . Mereka pun lalu melaksanakan ibadah sholat subuh di ruangan khusus yang di sebut mushola dalam rumah bak istana itu .
***
Cuaca pagi itu terlihat cerah , seakan ikut bahagia mengantarkan dua insan yang akan menghalalkan hubungan mereka .
Suasana sekitar masjid tempat akad nikah pun sudah mulai ramai .Undangan yang hadir pun mulai masuk ke dalam masjid . Walaupun hanya didominasi oleh keluarga dari kedua belah pihak dan orang -orang yang tinggal di disekitar masjid saja.
Desain Clasic Romance dengan perpaduan dua warna hijau dan putih ,ditambah hampir semua yang hadir mengenakan pakaian berwarna putih , membuat suasana semakin indah di pandang mata .
Lantunan sholawat dikumandangakan seorang muazim menyambut kedatangan rombongan calon mempelai laki -laki .
Azzam turun dari mobil ,Wajah Azzam yang tampan serta senyumnya yang berkharisma membuat semua mata tertuju padanya . Mereka kagum akan ketampanan calon pengantin laki -laki yang baru saja memasuki areal masjid .
Tidak lama kemudian , rombongan keluarga calon mempelai perempuan pun datang . Kembali para tamu undangan terkagum -kagun melihat kecantikan calon mempelai perempuan yang baru turun dari mobil .kembali pula sholawat dilantunkan menyambut kedatangan mereka .
Azzam yang sudah duduk di tempat yang sudah sediakan berhadapan dengan Bapak penghulu dan saksi -saksi menoleh kearah pintu masuk masjid . Jantungnya berdegup kencang saat melihat Aisyah yang sedang berjalan mendekat ke arahnya . Memakai kebaya putih ,polesan make up diwajahnya membuat penampilannya semakin menarik perhatian siapa saja yang memandangnya .Semakin membuat Azzam terpesona . Aisyah tersenyum padanya . Senyum itu memberikan kesejukan di hati Azzam .Seperti transferan energi yang luar biasa pada dirinya .
" Subnallah cantik sekali calon istrimu , nak " Kata Pak Penghulu menyadarkan Azzam yang terpesona melihat kecantikan Aisyah .
Aisyah pun merasakan hal yang tidak jauh berbeda dengan apa yang dirasakan Azzam .
" Bismillah..insya Allah semuanya lancar " Bisik Anisa sambil mengenggam tangan Aisyah yang terasa dingin .
Aisyah duduk di belakang Azzam , berdampingan dengan ibu dan kakaknya Anisa .bersama tetamu lainnya. sedangkan Azzam sudah berhadapan dengan Bapak penghulu . Sesuai jadwal yang sudah ditentukan tepat pukul 09.00 waktu setempat acara Ijab kabul pun di mulai .
Saat itu Putri yang sudah terbiasa sebagai MC di berbagai acara unjuk diri sebagai pembawa acara mulai membuka acara .
" Assalamu’alaikum Wr.Wb. "
"Alhamdulillah, Alhamdulillahi robbil ‘alamin wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin wa’ala ‘alihi washahbihi ajma’in. Amma Ba’du. Marilah kita panjatkan puji syukur akan kehadirat ilahi robbi Allah Swt. "
"Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang tak pernah pilih kasih maupun pilih sayang kepada hamba-hambanya. "
" Atas kasih sayang tersebut, pada hari ini, kita semua dapat bertatap wajah dan bertemu pandang dalam rangkaian acara prosesi Akad Nikah antara Aisyah Sulaiman dengan Azzam Khairullah "
__ADS_1
Hadirin yang berbahagia.
Sebentar lagi akan ada dua hati yang terpaut dan terikat dalam satu janji. Janji yang akan mengubah segala rangkaian ibadah menjadi luar biasa.
Janji tersebut akan diucapkan oleh dua insan yang bernama Aisyah Sulaiman dan Azzam Khairullah . Aisyah Sulaiman merupakan putri dari pasangan Bapak Sulaiman dan ibu Yanita . Azzam Khairullah merupakan putra dari Bapak H. Khairul dan Ibu Hj Ainun Adnan
Semoga saja prosesi akad nikah hari ini berlangsung secara lancar, sehingga kedua sejoli berikut mampu menempuh kehidupan baru sebagai pasangan mahram suami istri. Aamiin Ya Rabbal Alamin."
Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al quran , khutbah nikah. Kemudian masuk ke acara inti prosesi ijab kabul .
Sebelum melafazkan kalimat ijab kabul , Azzam terlebih dahulu melafazkan surah Ar -Rahman .
Suara Azzam yang merdu , seakan menghipnotis semua hadirin yang hadir , sebagian dari yang hadir khususnya para ibu -ibu banyak yang meneteskan air mata terharu .
Azzam memejankan matanya saat membaca surah tersebut . Bayangan wajah Aisyah memenuhi pikirannya . Rasa syukur atas pertemuan dan cinta kasihnya pada Aisyah membuatnya tanpa sadar meneteskan air mata kebahagiaan. Sehingga terdengar beberapa kali suaranya terisak menahan tangis membuat suasana semakin mengharukan . Azzam melafazkan 78 ayat surah Ar - Rahman dengan lancar membuat yang hadir kagum padanya .
Pak Sulaiman menatap tajam wajah Azzam yang duduk di depannya. Dia teringat kata -kata Aisyah , kalau Aisyah mulai menyukai Azzam sejak pertama kali mendengar Azzam melafazkan surah itu . Dan hari itu dia pun menyaksikan sendiri bagaimana kepiawaian Azzam melafazkan ayat demi ayat surah tersebut seakan langsung menembus lubuk hatinya yang paling dalam . Dia begitu kagum.pada Azzam . Lelaki yang sudah berhasil meluluhkan hari anak gadisnya . Dan akan menjadi iman untuk anaknya Aisyah .
Pak Sulaiman memberikan tisu pada Azzam saat dia sudah selesai melafazkan Surah Ar-Rahman .Azzam lalu mengusah air mata yang mengalir membasahi pipinya . Begitu pula Aisyah , air matanya mulai mengalir sejak awal Azzam mulai melafazkan ayat -ayat tersebut .
Prosesi ijab kabulpun di mulai .Pak Sulaiman lalu menjabat tangan Azzam
"Saya nikahkan engkau Ananda Azzam khairullah bin H. Khairul dengan Putri saya sendiri Aisyah Sulaiman Binti Sulaiman dengan mas kawin Surah Ar-Rahman dan seperangkat alat sholat dibayar tuunai."
"Saya terima nikahnya Aisyah Sulaiman Binti Sulaiman dengan mas kawin Surah Ar -Rahman dan seperangkat alat sholat dibayar tunai." sahut Azzam dengan satu tarikan napas.
" Sah " Jawab saksi serempak diiringi tepuk tangan tamu undangan yang hadir .
“Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir.”
Alhamdulillah , kini Azzam dan Aisyah sah menjadi sepasang suami istri . Aisyah lalu di persilahkan untuk duduk di samping Azzam, untuk proses penanda tanganan buku nikah dan serah terima mahar . Dan beberapa proses lainnya .
Tampak raut kebahagian terpancar di wajah keduanya . Isak tangis mulai terdengar saat kedua pengantin menyalami kedua orang tua mereka masing - masing .
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA
__ADS_1
TERIMA KASIH